cover
Contact Name
Wike Adhi Anggono
Contact Email
wike73@gmail.com
Phone
+6282329620776
Journal Mail Official
jmmt_pstm@yudharta.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Mesin, Universitas Yudharta, Jl. Yudharta 07 Pandean Sengonagung Purwosari Pasuruan
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Journal mechanical and manufacture technology (JMMT)
ISSN : -     EISSN : 27214664     DOI : https://doi.org/10.35891/jmmt
Journal mechanical and manufacture technology adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh program studi Teknik Mesin Universitas Yudharta. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu Bulan Maret dan September. Scope bidang jurnal ini meliputi : Mekanika dan rekayasa teknologi Fokus dan ruang lingkup - Konversi Energi - Proses Produksi - Teknologi Rekayasa - Mekanika Teknik - Perancangan Mesin
Articles 72 Documents
ANALISA PERAWATAN MESIN PROTOS 1-8 MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE II (RCM II) DI PT. XYZ Saputra, Joko Hadi; Bashori, Hasan

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5664

Abstract

XYZ merupakan perusahaan pengolahan tembakau menjadi sigaret/rokok menggunakan mesin otomatis. Masalah yang dihadapi adalah kerusakan yang sering terjadi di mesin PROTOS 1-8 sehingga pemeliharaan korektif harus dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi perawatan mesin PROTOS 1-8, upaya penanggulangannya dan pemilihan tindakan.Metode yang digunakan adalah RCM II untuk mengidentifikasi kerusakan termasuk penentuan lingkup studi, RCM IIinformation worksheet, RCM II decision worksheet dan perhitungan keandalan. Analisis resiko meliputi bidang tersembunyi, keselamatan, lingkungan, serta operasional yang selanjutnya dipilih tindakan yang sesuai untuk diambil. Berdasarkan tindakan terpilih, disusun strategi pemeliharaan, perhitungan reliability, interval perawatan dan jadwal perawatan selanjutnya. Hasil analisa RCM II diperoleh komponen paling kritis adalah steep-angle conveyor, picker roller dan tipping knife. Dengan mengeliminasi tingkat kerusakan, diperoleh reliability steep-angle conveyor 57%, picker roller 54,1% dan tipping knife 57,9% dengan interval perawatan steep-angle conveyor 969,2 jam/46 hari, picker roller 1.323,3 jam/63 hari dan tipping knife 945 jam/45 hari serta jadwal perawatan setiap 51 hari kerja untuk ketiga komponen kritis tersebut dan 102 hari kerja untuk komponen lainnya.
PERANCANGAN SISTEM PENGAMAN KUNCI KONTAK PADA UNIT FORKLIFT BATTERY MENGGUNAKAN RFID BERBASIS ARDUINO Septa , Yayan Dwi; Iskandar, Nur M; Rahadian S, Safril

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5665

Abstract

Forklift adalah salah satu alat pengangkat yang digunakan untuk memindahkan barang, serta dapat memindahkan benda dengan jarak yang pendek dan ketinggian tertentu, alat berat ini sangat penting. Alat berat ini sangat membantu saat memindahkan benda yang sangat besar dari arah vertical dan horizontal. Sistem kunci pengaman kontak pada unit forklift battery menggunakan RFID (Radio Frequency Identification) berbasis Arduino ini merupakan pengamanan untuk forklift agar digunakan oleh pengguna atau operator forklift yang telah diizinkan untuk mengoperasikan unit forklift tersebut. Arduino ini menggunakan jenis Arduino Nano, dan juga ditambahkan komponen pendukung lainnya seperti RFID, Relay, Display/LCD, dan kabel jumper. Untuk Arduino nano ini menggunakan tegangan daya sebesar 5 VDC. Fungsi dari perancangan ini menggunakan sebuah kartu yang telah didaftarkan didalam coding Arduino dengan cara menempelkan kartu ke sebuah RFID. Apabila kartu sesuai maka pada display/LCD akan menampilkan sebuah tulisan nama pengguna pada kartu tersebut, dan forklift akan berfungsi siap untuk digunakan. Namun apabila kartu tersebut tidak sesuai maka display/LCD akan menampilkan sebuah tulisan kartu di tolak , dan forklift tidak bisa berfungsi.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN BAHAN BAKAR PLASTIK POLYPROPILENE DENGAN PETROL CLEANER TERHADAP ANGKA OKTAN SERTA REKOMENDASI TERHADAP SPESIFIKASI MESIN KENDARAAN BERMOTOR Wahid, Mohammad Taufiqurrohman; Wahyu Pratama, Aditya

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5666

Abstract

Menipisnya persediaan bahan bakar minyak (BBM) merupakan bahan bakar fosil di alam yang termasuk bahan bakar tak terbarukan. Sampah plastik berjenis polyproppilene (PP) adalah salah satu bahan bakar alternatif yang disebut-sebut sebagai solusi krisis energi dengan menggunakan proses pirolisis. Bahan bakar hasil pirolisis tadi di campur dengan zan aditif petrol cleaner atau carbon cleaner dengan variasi penambahan 1ml, 1,5ml, 3ml lalu dilakukan pengujian nilai oktan dari campuran bahan bakar polypropylene hasil pirolisis dengan zat aditif dengan alat octane number. Nilai oktan berpengaruh terhaadap efisiensi kinerja mesin, semakin tinggi nilai oktan semakin tinggi pula rasio kompresi mesin yang di perlukan agar tidak terjadi detonasi. Pengjian ini menghasilkan nilai oktan tertinggi pada campuran bahan bakar polypropylene + carbon cleaner dengan volume campuran 100ml + 1,5ml dengan hasil nilai oktan >115,4 RON. Nilai oktan yang dihaasilkan lebih tinggi dari pertamax turbo milik pertamin dengan nilai oktan 98 RON.
PEMANFAATAN TUNGKU PEMBAKARAN BAGLOG JAMUR SEBAGAI SUMBER ENERGI GENERATOR TERMOELEKTRIK DI HOME INDUSTRI BUDIDAYA JAMUR TIRAM Hanafi, Anggi; Subagyo, Tulus

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5667

Abstract

Budidaya jamur tiram menggunakan tungku pembakaran untuk proses sterilisasi pada baglog jamur yang memiliki durasi ±7-8 jam sebelum dilakukan pembenihan jamur tiram, hal ini bisa dimanfaatkan. Maka dilakukan Penelitian dengan merakit alat mengenai konversi energi yang bersumber dari panas tungku pembakaran baglog jamur dalam industri rumahan ditempat budidaya. Konversi dilakukan dengan menggunakan Elemen Termoektrik. Termoelektrik merupakan suatu alat yang berbentuk modul, yang dapat secara langsung mengubah energi panas menjadi energi listrik. Termoelektrik terbuat dari bahan semikonduktor yang tersusun dengan komposisi tipe-n dan tipe-p. Pengujian menggunakan sebanyak 9 elemen dengan rangkaian Seri dan 8 Elemen dengan rangkaian kombinasi seri paralel diletakkan diatas tungku pembakaran baglog jamur. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan waktu pengujian selama 180menit yang bertujuan Membuat pemasok listrik melalui generator termoelektrik, Untuk Mengetahui kemampuan generator termoelektrik jika diberikan beban pada rangkaian alat, dan sebagai salah satu solusi alternatif pembudidaya dalam mengatasi permasalahan pemasok listrik ditempat budidaya. Perhitungan yang dilakukan meliputi Daya (P), Kalor yang masuk (QH), dan Efisiensi alat generator. Hasil pengujian menunjukkan Daya tertinggi pada alat sebelum diberi beban terdapat pada rangkaian seri didurasi 120 menit yaitu 2,10 Watt dengan vii Tegangan 10,54 V dan Arus (I) 0,20 A. Sedangkan dengan beban alat yaitu 0,91 Watt dengan Tegangan 4,57 V dan Arus (I) 0,20 A. Kalor yang masuk (QH) tertinggi pada alat terdapat pada durasi 90 menit dirangkaian kombinasi seri paralel yaitu ≈ 474.79 Watt. Efisiensi pada alat terdapat pada rangkaian seri didurasi 120 menit yaitu ≈ 0,31%. Kata kunci: Generator, Baglog Jamur, Termoelektrik, Tungku pembakaran, Jamur Tiram.
RANCANG BANGUN MESIN PENGERING PERMEN AGAR-AGAR TIPE RAK Rokhim, Muhamad Ainur; Huda, Miftachul; Soedarmadji, Wisma

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v5i2.5668

Abstract

Permen merupakan camilan yang diminati semua kalangan mulai anak-anak hingga orang dewasa, banyak jenis permen seperti permen keras dan lunak salah satunya yaitu permen agar-agar atau biasa disebut permen kristal. Dalam proses pembuatan permen agar-agar diperlukan proses pengeringan, dalam produksi rumahan proses pengeringan dilakukan dengan menjemur dibawah sinar matahari dengan waktu 2-3 hari yang kurang efisien. Dalam penelitian ini dibuat mesin pengering untuk permen agar-agar berkapasitas 10kg dengan tipe rak susun yang dilengkapi dengan pemanas, kipas sirkulasi udara panas, pengatur suhu dan kelembapan, timer, serta ventilasi udara otomatis. Mesin menggunakan material utama berupa kayu pinus seberat 19.54 kg – 25.91 kg dengan ukuran mesin 80 cm x 51,5 cm x 93 cm didapatkan hasil analisa pembebanan analisis stress dengan nilai minimal sebesar -0,0209059 MPa dan nilai maksimal sebesar 0,0165018 MPa, Deplacement nilai minimal -0,0112649 mm dan maksimal 0,00231762 mm, Strain mendapatkan nilai minimal 0 ul dan nilai maksimal 0,0000305181 ul, Safety factor nilai minimum maupun maksimum dari safety factor adalah 15 dengan pembebanan sebesar 1000N. Hasil pengeringan terbaik menggunakan suhu sebesar 40oC dapat mengeringkan dalam waktu 4 jam 15 menit didapatkan pengeringan sebesar 0,066 % per menit atau sekitar 3,4 gram dengan menggunakan daya 1.3 Kwh atau biaya Rp.1.878,00.
KOMPARASI INTERPOLASI NEVILLE’S ALGORITHM, NEWTON FORM, DAN LINEAR REGRESSION PADA DATA FREON R-12. Zaman, Muhammad Badaruz; Maghfiroh, Rofila El

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6107

Abstract

Freon R-12 merupakan salah satu jenis dari fluida refrigerant yang sering digunakan dalam mesin pendingin. Kondisi jenuh (saturated state) atau kondisi super panas (superheated state) adalah dua kondisi yang terjadi pada Freon R-12. Kedua kondisi tersebut tergantung pada nilai volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh. Pada penelitian ini akan ditentukan kondisi Freon R-12 pada tekanan 400 kPa, dengan membandingkan volume spesifik v = 0,042 m3/kg dengan volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh vg. Volume spesifik uap Freon R-12 saat kondisi jenuh vg ditentukan dengan beberapa metode interpolasi, yaitu neville’s algorithm, newton form, dan linear regression. Ketiga metode memberikan kondisi super panas (superheated state) pada Freon R-12 di tekanan 400 kPa. Interpolasi neville’s algorithm dikatakan lebih efisien dengan nilai vg = 0,04319 m3/kg.
PERENCANAAN DAN ANALISIS PEMBUATAN MESIN PENYAYAT BAN BEKAS Santoso, Eko Budi; Syaichu, Achmad; Sukarsono, Agustin

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6108

Abstract

Ban bekas merupakan salah satu jenis limbah karet yang sulit diuraikan didalam tanah sehingga keberadaannya sangat mengganggu. Hal ini akan semakin parah jika tidak ada tindakan untuk pengolahan limbah ban bekas. Padahal ban bekas dapat diolah menjadi bahan dasar untuk produk kerajinan. Untuk merubah ban bekas menjadi produk kerajinan ban diperlukan proses penyayatan. Oleh karena itu diperlukan mesin yang mampu menyayat ban bekas. Pemanfaatan limbah ban bekas yang diformulasikan dalam bentuk belahan atau sayatan yang memanjang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan bermacam-macam alat kebutuhan rumah tangga yang awet dan murah, diantaranya yaitu gladhak (tali timba), jok kursi dan lain-lain, sehingga akan berdampak pada peningkatan nilai ekonomi para pengrajin ban bekas oleh karena itu dilakukan perencanaan dan perbujutan dalam pembuatan mesin penyayat limbah ban bekas. Metode uji coba sangat penting dilaksanakan yaitu untuk mengetahui besarnya gaya yang diperlukan dalam proses penyayatn limbah ban bekas sehingga limbah ban bekas dapat dijadikan produk yang diformulasikan dalam bentuk sayatan memanjang sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan alat rumah tangga dari ban bekas. Percobaan penyayatan ban bekas dilakukan dengan cara membelah awal ban bekas yang pada pangkal sayatan terdapat pisau vertikal kemudian ujung ban bekas ditarik menggunakan neraca pegas yang otomatis akan menyayat pangkal belahan ban bekas dengan gaya potong 27 kg pada penunjuk neraca pegas. Berdasarkan uji coba maka dapat di tentukan mesin penyayat ban bekas ini berpenggerak motor bensin 5,5 hp yang di konversikan dengan gearbox rasio 1:70 yang pada putaran 25 rpm dapat menyayat ban bekas sepanjang 6,751 meter dalam waktu 1 menit.
PERENCANAAN DAN ANALISIS PEMBUATAN MESIN PENYAYAT BAN BEKAS Santoso, Eko Budi; Achmad Syaichu; Agustin Sukarsono

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6129

Abstract

Ban bekas merupakan salah satu jenis limbah karet yang sulit diuraikan didalam tanah sehingga keberadaannya sangat mengganggu. Hal ini akan semakin parah jika tidak ada tindakan untuk pengolahan limbah ban bekas. Padahal ban bekas dapat diolah menjadi bahan dasar untuk produk kerajinan. Untuk merubah ban bekas menjadi produk kerajinan ban diperlukan proses penyayatan. Oleh karena itu diperlukan mesin yang mampu menyayat ban bekas. Pemanfaatan limbah ban bekas yang diformulasikan dalam bentuk belahan atau sayatan yang memanjang dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan bermacam-macam alat kebutuhan rumah tangga yang awet dan murah, diantaranya yaitu gladhak (tali timba), jok kursi dan lain-lain, sehingga akan berdampak pada peningkatan nilai ekonomi para pengrajin ban bekas oleh karena itu dilakukan perencanaan dan perbujutan dalam pembuatan mesin penyayat limbah ban bekas. Metode uji coba sangat penting dilaksanakan yaitu untuk mengetahui besarnya gaya yang diperlukan dalam proses penyayatn limbah ban bekas sehingga limbah ban bekas dapat dijadikan produk yang diformulasikan dalam bentuk sayatan memanjang sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan alat rumah tangga dari ban bekas. Percobaan penyayatan ban bekas dilakukan dengan cara membelah awal ban bekas yang pada pangkal sayatan terdapat pisau vertikal kemudian ujung ban bekas ditarik menggunakan neraca pegas yang otomatis akan menyayat pangkal belahan ban bekas dengan gaya potong 27 kg pada penunjuk neraca pegas. Berdasarkan uji coba maka dapat di tentukan mesin penyayat ban bekas ini berpenggerak motor bensin 5,5 hp yang di konversikan dengan gearbox rasio 1:70 yang pada putaran 25 rpm dapat menyayat ban bekas sepanjang 6,751 meter dalam waktu 1 menit.
ANALISA VIBRASI SPEED MOTOR CONDENSATE EXTRACTION PUMP MENGGUNAKAN METODE ENVELOPE ANALYSIS Effendi, Mohammad

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6515

Abstract

Condensate Evacuation Pump (CEP) berfungsi sebagai pompa untuk mempompa kondensat dari kondensor melalui hotwell, melalui cartridge filter dan ground steam generator ke deaerator. Analisis getaran adalah salah satu teknologi pemeliharaan prediktif, khusus digunakan untuk mengidentifikasi penyebab gejala kerusakan. Penelitian ini di lakukan dengan metode envelope analysis, tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perubahan speed motor condensate extraction pump terhadap vibrasi dengan satu buah sensor accelerometer arah horizontal sisi bearing motor NDE (Non drive End). Dari hasil pengujian data yang sudah diambil menghasilkan nilai minimum pada speed 1300 rpm dengan frekuensi 86,40 Hz nilai vibrasi sebesar 0,016 m/s2, nilai medium pada kecepatan 1200 rpm dengan frekuensi 60,99 Hz nilai vibrasi sebesar 0,099 m/s2 dan nilai maksimum pada kecepatan 1400 rpm dengan frekuensi 90,40 Hz nilai vibrasi sebesar 0,322 m/s2. Dapat disimpulkan bahwasannya perbedaan rpm berpengaruh pada amplitude envelope spectrum namun tidak berpengaruh pada pola spektrum, kenaikan rpm berbanding lurus dengan kenaikan amplitude spektrum envelope. Dari hasil perhitungan bahwa umur bearing motor condensate extraction pump (CEP) pada kecepatan 1200 rpm adalah 217013,89 jam operasi atau 25 tahun waktu operasi. Pada kecepatan 1300 rpm 1229517,94 jam operasi atau 26 tahun waktu operasi, pada kecepatan 1400 rpm 184891,66 jam operasi atau 21 tahun waktu operasi, maka dapat disimpulkan bahwa kondisi dikecepatan rpm 1400 rpm umur bearing lebih pendek. Dan pada kecepatan rpm 1300 umur bearing lebih lama, dengan ketentuan data di atas motor condensate extraction pump speed, pelumasan,beban harus tetap kondisi normal steady.
UJI EKSPERIMENTAL MINYAK HASIL PIROLISIS LDPE BERKATALIS CAO Nugroho, Arif Setyo; Rahayu, Aris Teguh; Lutfian, Aditya Arkhani; Aklish, Nur

Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas Yudharta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jmmt.v6i1.6516

Abstract

Penelitian ini adalah upaya untuk menjawab krisis limbah plastik. Permasalahan krusial saat ini adalah menipisnya sumber daya energi fosil dan akumulasi limbah yang kian menjadi. Konsumsi bahan bakar fosil yang masif, terutama oleh sektor industri dan transportasi, telah menggerus cadangan energi ini. Bersamaan dengan itu, limbah menjadi isu mendesak karena peningkatannya yang tak terkendali dan kurangnya solusi penanganan yang memadai. Plastik, khususnya, merupakan sumber masalah besar karena sifatnya yang sulit terurai dan ancaman pencemarannya terhadap lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada produksi bahan bakar cair melalui pirolisis limbah kantong plastik. Proses pirolisis dilakukan dengan memvariasikan suhu reaktor pada 300°C, 350°C, dan 400°C, serta mengaplikasikan katalis CaO untuk mengoptimalkan hasil minyak. Hasil dari studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang pirolisis limbah kantong plastik. Reaktor pirolisis menggubakan jenis fixed bad pendinginan air. Data mengenai pirolisis LDPE tanpa penambahan CaO pada berbagai suhu reaktor menunjukkan: Pada 200°C: 14% gas, 51% padatan, 35% cairan/minyak. Pada 250°C: 24% gas, 34% padatan, 42% cairan/minyak. Pada 300°C: 26% gas, 29% padatan, 45% cairan/minyak. Perlu dicatat bahwa kekentalan minyak, baik dari LDPE tanpa maupun dengan CaO, berkorelasi dengan suhu proses.