Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2022): April"
:
12 Documents
clear
Arabic Code As Ethnic Identity on Multilingualism Society in Kampong Arab Ampel Surabaya
Lutfiyah Alindah;
Masna Hikmawati;
Taufiqurrohman Taufiqurrohman
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.1-9
The emergence of Muslim immigrants’ centuries ago, to be specific Arab-Hadrami descendants and it networks, plays significant role to express Islamic practices. The practices of Hadrami descendant in kampong (hamlet) Arab Surabaya closely related to their respect toward local inhabitants. It is usually expressed through their language and its manners. Besides, their interaction with local people imposes them to switch speaking in Indonesian, Javanese, and Maduranese. They used two languages (bilingualism) or more (multilingualism) in an everyday conversation. Interestingly, they attempt to practice and maintain Arabic to show their identity as holy people relate to their claim that they trace their descent to the Prophet Muhammad. The objective of research is describing relationship between language and culture that implicates into daily language practices in Arab community, particularly in kampong Arab Ampel Surabaya. The researcher uses archival or documentary method to search the various languages and ethnography method to describe and explore daily language of native. This paper reveals that the daily practices of Arabic code emphasize their identity individually or socially and defend their language in social multilingualism. In addition, fushah language or high level of Arabic language is used only in formal situation. However, most of them is using low level of Arabic language called ‘Amiyah in non formal situation both in public or private sphere.
Puisi Ayyuhā al-Nās Karya Tamim al-Barghouti: Analisis Semiotika Riffaterre
Moh. Ainul Yaqin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.22-35
Artikel ini mengkaji puisi Tamim al-Barghouti yang berjudul “Ayyuha an-Naas”. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Michael Riffaterre, yaitu dengan cara melakukan pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik atau retroaktif dan penentuan matriks dari puisi tersebut. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa puisi Ayyuha an-Naas dalam pembacaan heuristik masih rancu, belum teratur maknanya. Dalam pembacaan hermeneutik atau retroaktif, dengan menentukan model, matriks, dan hubungan aktual dalam puisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa salah satu model dalam puisi tersebut ada dalam kalimat “wahai manusia, kalian adalah pemimpin”, adapun matriks dalam puisi “Ayyuha an-Naas” adalah “karakter seorang pemimpin”.
‘Ilm al-Uslūb dan Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain: Pengantar Stilistika Arab
Mohammad Yusuf Setyawan;
Syihabuddin Qalyubi
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.36-48
Stilistika merupakan disiplin ilmu modern yang hadir untuk memenuhi kebutuhan linguistik dan sastra. Meski terkesan modern, namun embrio dari stilistika Arab telah ada sejak zaman dulu. Sebagaimana ilmu-ilmu yang lain, stilistika juga tidak terlepas dari ilmu-ilmu kebahasaan yang lain. Artikel ini bertujuan untuk mengupas istilah-istilah yang berkaitan erat dengan stilistika Arab, seperti uslūb, ‘ilm al-uslūb, dan uslūbiyyah. Selain itu artikel ini juga mengungkap hubungan antara stilistika Arab dengan ilmu-ilmu yang lain, seperti balagah, linguistik (‘ilm al-lugah), dan kritik sastra (al-naqd al-adabī). Artikel ini merupakan hasil kajian kepustakaan yang menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil dari kajian ini menemukan bahwa uslūb dapat dipamahi sebagai gaya bahasa, sedangkan ‘ilm al-uslūb dan uslūbiyyah bisa dipahami sebagai stilistika Arab. Mayoritas linguis tidak membedakan anatara ‘ilm al-uslūb dan uslūbiyyah. Stilistika Arab memiliki hubungan yang erat dengan ilmu-ilmu yang lain, seperti balagah, linguistik, dan kritik sastra.
Analisis Keindahan Syair Modern Karya Mahmud Sami al-Barudi
Ahmad Nuruddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.49-63
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bentuk keindahan syair modern karya Mahmud Sami Al-Barudi yang merupakan salah seorang tokoh penyair terkemuka pada masa modern. Dalam hal ini, Al-Barudi banyak membuat syair dengan berbagai macam qafiyah huruf hijaiyah, salah satunya adalah huruf hijaiyah ‘ain yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun data dan sumber datanya adalah kata atau pun kalimat yang merupakan syair dari Mahmud Sami Al-Barudi. Dalam penelitian ini akan membahas secara terperinci bagaimana bentuk keindahan syair dari Mahmud Sami Al-Barudi yang berqafiyahkan huruf ‘ain. Adapun bentuk keindahan yang akan dikaji adalah dari segi tema, emosi (‘Athifah), imajinasi (Khayāl), gaya bahasa, ‘arudl, diksi atau pemilihan kata, dan amanat.
Students’ Perception on Online Arabic Learning Based on Learning Principle of Rusydi Ahmad Thu’aimah Perspective: Case Study in Arabic Language Intensive Program of State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya
Asma Nafiesatinnaja;
Muhammad Thohir;
Muhammad Afifudin Dimyathi
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.64-87
Arabic language learning must experience its learning system reconstruction as a consequence of Covid-19 pandemic which hits the world globally. The system change from offline to online makes each learning component must adjust with new system by still referring to the learning principles built adjusting with the virtual system. This article presents the study result conducted on Arabic language program at State Islamic University of Sunan Ampel Surabaya. The purpose of this research was to understand the students’ perception about online Arabic language learning based on the learning principle by Rusydi Ahmad Thu’aimah which covers communication principle, learning method principle, and learning media principle. This study was conducted by using qualitative method through case study approach with data obtained through questionnaire based survey strengthened by the data of interview result. The research result showed that students had quite good perception on Arabic language intensive learning in odd semester of 2021-2022.
Ali Ahmad Bakatsir dan Upayanya dalam Memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia Melalui Karya Sastra
Muhammad Al-Mubassyir;
Mochammad Indra Yumanto
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.10-21
Ali Ahmad Bakatsir adalah seorang penyair prolifik Arab berdarah Hadrami yang lahir dan tumbuh di Indonesia, berkembang di Hadramaut, dan berkarir sampai akhir hayatnya di Mesir. Bakatsir terkenal sebagai pelopor karya drama (masraḥ) karena semasa hidupnya banyak menulis karya drama selain juga menulis puisi dan novel. Salah satu yang cukup berkesan bagi rakyat Indonesia dari sosok Ali Ahmad Bakatsir adalah karya-karyanya yang banyak menceritakan kemerdekaan Indonesia, dan bahkan karya-karya tersebut turut andil dalam membangun dan mendorong iklim kemerdekaan Indonesia. Selain itu, dalam kehidupannya, Bakatsir juga akrab dengan tokoh-tokoh pemegang kunci kemerdekaan seperti Ir. Soekarno, dr. Soetomo, dan Drs. Moh. Hatta. Ia memberi dorongan dan semangat serta menjadi salah satu penyuara atas kemerdekaan Indonesia. Dengan mengacu kepada kajian pustaka, artikel ini akan mengulas biografi Ali Ahmad Bakatsir dan upayanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui karya sastra.
Puisi Ayyuhā al-Nās Karya Tamim al-Barghouti: Analisis Semiotika Riffaterre
Yaqin, Moh. Ainul
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.22-35
Artikel ini mengkaji puisi Tamim al-Barghouti yang berjudul “Ayyuha an-Naas”. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif deskriptif dan menggunakan teori semiotika yang dikemukakan oleh Michael Riffaterre, yaitu dengan cara melakukan pembacaan heuristik, pembacaan hermeneutik atau retroaktif dan penentuan matriks dari puisi tersebut. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa puisi Ayyuha an-Naas dalam pembacaan heuristik masih rancu, belum teratur maknanya. Dalam pembacaan hermeneutik atau retroaktif, dengan menentukan model, matriks, dan hubungan aktual dalam puisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa salah satu model dalam puisi tersebut ada dalam kalimat “wahai manusia, kalian adalah pemimpin”, adapun matriks dalam puisi “Ayyuha an-Naas” adalah “karakter seorang pemimpin”.
‘Ilm al-Uslūb dan Hubungannya dengan Ilmu-Ilmu Lain: Pengantar Stilistika Arab
Setyawan, Mohammad Yusuf;
Qalyubi, Syihabuddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.36-48
Stilistika merupakan disiplin ilmu modern yang hadir untuk memenuhi kebutuhan linguistik dan sastra. Meski terkesan modern, namun embrio dari stilistika Arab telah ada sejak zaman dulu. Sebagaimana ilmu-ilmu yang lain, stilistika juga tidak terlepas dari ilmu-ilmu kebahasaan yang lain. Artikel ini bertujuan untuk mengupas istilah-istilah yang berkaitan erat dengan stilistika Arab, seperti uslūb, ‘ilm al-uslūb, dan uslūbiyyah. Selain itu artikel ini juga mengungkap hubungan antara stilistika Arab dengan ilmu-ilmu yang lain, seperti balagah, linguistik (‘ilm al-lugah), dan kritik sastra (al-naqd al-adabī). Artikel ini merupakan hasil kajian kepustakaan yang menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Hasil dari kajian ini menemukan bahwa uslūb dapat dipamahi sebagai gaya bahasa, sedangkan ‘ilm al-uslūb dan uslūbiyyah bisa dipahami sebagai stilistika Arab. Mayoritas linguis tidak membedakan anatara ‘ilm al-uslūb dan uslūbiyyah. Stilistika Arab memiliki hubungan yang erat dengan ilmu-ilmu yang lain, seperti balagah, linguistik, dan kritik sastra.
Analisis Keindahan Syair Modern Karya Mahmud Sami al-Barudi
Nuruddin, Ahmad
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.49-63
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana bentuk keindahan syair modern karya Mahmud Sami Al-Barudi yang merupakan salah seorang tokoh penyair terkemuka pada masa modern. Dalam hal ini, Al-Barudi banyak membuat syair dengan berbagai macam qafiyah huruf hijaiyah, salah satunya adalah huruf hijaiyah ‘ain yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun data dan sumber datanya adalah kata atau pun kalimat yang merupakan syair dari Mahmud Sami Al-Barudi. Dalam penelitian ini akan membahas secara terperinci bagaimana bentuk keindahan syair dari Mahmud Sami Al-Barudi yang berqafiyahkan huruf ‘ain. Adapun bentuk keindahan yang akan dikaji adalah dari segi tema, emosi (‘Athifah), imajinasi (Khayāl), gaya bahasa, ‘arudl, diksi atau pemilihan kata, dan amanat.
Arabic Code As Ethnic Identity on Multilingualism Society in Kampong Arab Ampel Surabaya
Alindah, Lutfiyah;
Hikmawati, Masna;
Taufiqurrohman, Taufiqurrohman
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 6 No. 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15642/jilsa.2022.6.1.1-9
The emergence of Muslim immigrants’ centuries ago, to be specific Arab-Hadrami descendants and it networks, plays significant role to express Islamic practices. The practices of Hadrami descendant in kampong (hamlet) Arab Surabaya closely related to their respect toward local inhabitants. It is usually expressed through their language and its manners. Besides, their interaction with local people imposes them to switch speaking in Indonesian, Javanese, and Maduranese. They used two languages (bilingualism) or more (multilingualism) in an everyday conversation. Interestingly, they attempt to practice and maintain Arabic to show their identity as holy people relate to their claim that they trace their descent to the Prophet Muhammad. The objective of research is describing relationship between language and culture that implicates into daily language practices in Arab community, particularly in kampong Arab Ampel Surabaya. The researcher uses archival or documentary method to search the various languages and ethnography method to describe and explore daily language of native. This paper reveals that the daily practices of Arabic code emphasize their identity individually or socially and defend their language in social multilingualism. In addition, fushah language or high level of Arabic language is used only in formal situation. However, most of them is using low level of Arabic language called ‘Amiyah in non formal situation both in public or private sphere.