cover
Contact Name
Abdulloh Ubet
Contact Email
jilsa@uinsa.ac.id
Phone
+6282257622145
Journal Mail Official
jilsa@uinsa.ac.id
Editorial Address
Program Studi Bahasa dan Sastra Arab Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Jl. Jend. Ahmad Yani 117 Surabaya Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab)
ISSN : 26147777     EISSN : 26151952     DOI : https://doi.org/10.15642/jilsa
Core Subject : Humanities,
Jurnal Ilmu Linguistik & Sastra Arab (JILSA) adalah Jurnal yang diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun oleh Program Studi Bahasa & Sastra Arab Fakultas Adab & HUmaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Jurnal ini memfokuskan bidang kajiannya dalam bidang Bahasa & Sastra Arab.
Articles 134 Documents
Al-Ḥikmah fī Khuṭbah Ilā al-Ṭullāb li al-Imām Ḥasan al-Bannā Abidin, M. Zainal
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.154-163

Abstract

Salah satu medium yang kerap digunakan oleh orang Arab dalam menyampaikan gagasan ataupun dakwahnya dalam bentuk verbal adalah khotbah. Para sastrawan, memasukkan khotbah dalam bagian karya sastra prosa (natsr) yang sangat berpotensi dalam menyampaikan pesan-pesan hikmah kepada orang lain. Hasan al-Banna seorang tokoh dan pemikir Arab sering menggunakan khotbah sebagai suatu medium dakwah kepada gagasan-gagasannya tentang Islam. Bahkan, banyak khotbah beliau yang telah dibukukan dan sangat terkenal hingga saat ini, di antaranya adalah khotbah yang berjudul Ilaa al-Thullab (kepada mahasiswa) yang terdapat dalam kitab Majmu’ah al-Rasail. Artikel ini mencoba meneliti khotbah Imam Hasan al-Banna tersebut dari sisi hikmah yang terkandung di dalamnya. Melalui metode penelitian instrinsik dalam khotbah, dapat disimpulkan bahwa pada khotbah tersebut terdapat banyak sekali hikmah yang dapat diambil sebagai pelajaran hidup dan semangat berdakwah yang semua itu mencakup aspek kehidupan yang paling asasi, yakni agama, sosial dan politik.
Ḥurriyyah al-Mar’ah fī Qiṣṣah Wardah al-Hānī li Jibrān Khalīl Jibrān: Dirāsah al-Adab al-Ijtimāʽī Sari, Annisaa Sukma Kumala
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.164-179

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk kebebasan perempuan untuk menentukan pasangan dalam cerita Wardah al-Hani 1908 karya Khalil Jubran yang merupakan salah satu cerita dari antalogi cerpen al-Arwah al-Mutamarridah. Cerita menggambarkan sebuah bentuk kebebasan perempuan dalam menentukan pasangan hidup. Pada masa sekarang ini, seorang perempuan tidak dapat mengekspresikan kebebasan yang diinginkannya dengan mudah. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan teori sosiologi sastra Rene Wellek dan Austin Warren serta tambahan teori feminisme. Tujuan penelitian ini untuk ?endeskripsikan kebebasan wanita dalam hal menentukan pasangan hidup yang terdapat pada teks Wardah al-Hani.
Al-Kalām al-Insyā’ī al-Ṭalabī fī Kitāb Mukhtār al-Aḥādīṡ al-Nabawiyah wa al-Ḥikam al-Muḥammadiyah Wijaya, Dwiki Hari
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 4 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2020.4.2.180-205

Abstract

Mukhtar al-Ahadits merupakan salah satu kitab yang disusun oleh Sayyid Ahmad al-Hasyimi. Kitab ini memiliki peranan yang penting bagi umat Islam, sebab di dalamnya berisi hadis-hadis pilihan yang paling mendasar berkaitan kehidupan umat Islam. Penelitian ini membahas tentang kalam insya’i thalabi dalam Mukhtar al-Ahadits yang berfokus pada macam-macam dan makna-maknanya. Dengan metode deskriptif kualitatif, dan melalui pendekatan stilistika Arab, penulis memperoleh beberapa data yang mengacu pada kesimpulan bahwa dalam Mukhtar al-Ahadits terdapat beberapa ragam kalam insya’i thalabi, di antaranya amar, nahi, istifham, nida’ dan tamanni.
Asrār Taʽdiyah al-Fiʽl bi Ḥarf Jarr fī Baʽḍ al-Āyāt min Sūrah al-Baqarah: Dirāsah Naḥwiyah Balāgiyah Tajuddin, Tajuddin
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.1-26

Abstract

Al-Qur’an selain menjadi pedoman dan petunjuk bagi manusia juga menjadi referensi beberapa disiplin ilmu pengetahuan, seperti ilmu nahwu, balaghah, fikih, tauhid dan lain-lain. Surah yang terpanjang di dalam al-Qur’an adalah surah al-Baqarah. Jika dilihat dari sisi kebahasaan, khususnya nahwu dan balaghah, maka di dalam surah al-Baqarah tersebut terdapat fi’il muta’addi yang menggunakan huruf jarr yang bermacam-macam (misalnya: ?? ???? ???? ??). Hal itu berimplikasi pada perubahan makna fi’il tersebut. Ragam makna akibat penggunaan huruf jarr untuk ta’diyat al-af’al di dalam beberapa ayat dari surat al-Baqarah dengan segala macam rahasianya akan dikupas di dalam artikel ini berdasarkan teori kajian nahwu dan balaghah.
Al-ʽAnāṣir al-Dākhiliyah fī Riwāyah Banāt al-Riyāḍ li Rajā’ ʽAbd Allāh al-Ṣāniʽ: Dirāsah Adabiyah Puspitasari , Fifi
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.27-51

Abstract

Novel Banat Riyadh adalah sebuah novel yang menceritakan tentang kehidupan para perempuan Riyadh yang merasa dibatasi dan terbelenggu oleh latar belakang sosial, kultur budaya serta adat istiadat yang dominan yang terlihat tidak mampu untuk melindungi, memperdulikan perasaan, pikiran dan hati para perempuan Riyadh. Novel ini membuka sesuatu yang disebut sebagai aib bagi masyarakat Arab. Bagi masyarakat Arab, cinta bukanlah sesuatu yang indah, namun justru ditakuti, diawasi dan dibatasi. Novel karya Rajaa Al Sanea ini menarik untuk dikaji karena di samping dari segi tema, alur dan setting, novel ini memiliki empat tokoh utama yang mana hal tersebut membedakan dengan novel pada umumnya. Gaya bahasa dan penulisannya menarik untuk di teliti. Oleh karena itu, melalui pendekatan strukturalisme yang mencakup unsur-unsur yang membangun sebuah karya, artikel ini akan mengulas novel tersebut sehingga pada akhirnya akan ditemukan tema, tokoh , alur, setting, dan gaya bahasa karya tersebut.
Al-Tanāṣ al-Adabī fī Masraḥiyah Muḥammad Ṣallā Allāh ʽAlaih wa Sallam li Taufīq al-Ḥakīm Nisa, Kholifah Wahidatun
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.52-67

Abstract

One of the Egyptian famous writer is Taufiq Al-Hakim. Of the many drama scripts that he wrote, namely "Muhammad SAW" which is a biography of the life of the Prophet SAW which is outlined in the form of a drama. Of course a writer has the inspiration to be the main idea during the writing of his literary work. This is what is commonly referred to as intertextual. The problems examined in this research are: First, what are the forms of intertext in the drama script "Muhammad SAW" by Taufiq Al-Hakim? Second, what are the influences that arise on the drama script "Muhammad SAW?. The method used in this research is a qualitative descriptive method with a literature study approach. From the research results, it is founded that in the drama script "Muhammad SAW" there are 22 direct intertext and 9 indirect intertext. As for the influence of the previous texts on the drama script "Muhammad”, namely the value of the Islamic religion and the Al-quran as the foundation of drama script writing.
Uslūb al-Bayān fī Syiʽr al-Khamriyāt li Abī Nuwās: Dirāsah Balāgiyah Silviana, Yolanda
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.68-84

Abstract

Khamr has been the goal of shi'ir since Jahiliyah era. In Abbasid Period, the majority of the people came from ethical people, lived in luxury and extravagance. So, at this time there were many witty poets, sprees, and drinking khamr hobby. One of the poets who is famous for his Syi'ir Khumriyat is Abu Nuwas. Therefore, the author is interested in examining the beauty of the uslub language style on Syi'ir Khumriyat. The formulation of the problem is studying the themes of Abu Nuwas’s syi'ir stanza and how is Abu Nuwas describes the beauty of khamr in his syi'ir in terms of Bayan, and why is Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas looks beautiful. In this study, it can be concluded that the themes of Syi'ir Khumriyat’s Abu Nuwas stanzas are numerous. However, the author only quotes part of it. The Uslub used is Uslub Adaby containing Bayan elements which include Tasybih, Majaz Lughawi bil Isti'arah makniyah wa tashrihiyah wa tamtsiliyah, Majaz Mursal, Majaz 'Aqli, and Kinayah. Likewise, the depiction of Syi'ir Khumriyat Abu Nuwas has a strong imagination, amazing parables, and has figurative language in the texts, so it looks beautiful.
Faʽāliyah Taṭbīq al-Wasā’il al-Taʽlīmiyah Quiz Creator li Taqwīm Mahārah al-Kitābah li Talāmīż al-Faṣl al-Ḥādī ʽAsyar min al-Qism al-Dīnī-1 bi al-Madrasah al-Ṡānawiyah al-Islāmiyah al-Ḥukūmiyah al-Ṣāniyah Tuban Yuliana, Sri Erchinda
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.85-99

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Quiz Creator dalam mengevaluasi kemampuan menulis siswa. Sampel yang digunakan adalah seluruh siswa kelas XI-Agama 1. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen untuk mencari pengaruh variabel X terhadap variabel Y, maka hasil yang didapat adalah hasil uji “T” = t dan tt , maka dari sini dapat menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak.Sehingga penggunaan quiz creator efektif untuk mengevaluasi kemampuan menulis siswa kelas XI-Agama 1 MA Negeri 2 Tuban. Hasil penelitian ini menunjukkan efektivitas penerapan media pembelajaran quiz creator dalam evaluasi pembelajaran bahasa Arab keterampilan menulis siswa kelas XI-Agama-1 MAN 2 Tuban terdapat perubahan. Karena sebelum diterapkan media quiz creator, rata-rata siswa 76 dan setelah diterapkan media quiz creator, rata-rata siswa menjadi 87.
Analisa Ilmu Arudl dalam Syair Baqāyā al-Kharīf Karya Abu Qasim al-Syabi Munfa’ati, Izzatul
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.1.100-115

Abstract

Syair atau puisi Arab adalah karya sastra yang berupa ucapan atau tulisan yang meiliki wazan atau mengikuti ritme gaya lama, qofiyah, serta didominasi oleh unsur ekspresi dan imajinasi. Salah satu teori yang bisa digunakan untuk menganalisis syair arab adalah ilmu arudl. Ilmu arudl adalah salah satu cabang keilmuan bahasa yang membahas tentang rumus-rumus syair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui macam-macam wazan arudl dan perubahannya yang terdapat dalam syair “Baqaaya Al-Khariif”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa syair “Baqaaya Al-Khariif” karya Abu Qasim Asy-Syabi hanya menggunakan satu bahr saja yaitu bahr mutaqarab. Perubahan wazan arudl berupa zihaf dan illat yang ditemukan dalam syair “Baqaaya Al-Khariif” adalah zihaf mufrod berupa qabdl yang terdapat dalam bait ke- 1, 2, 5, 6, 7, 8, 10, 11, 12, 13, 15, 19, 20, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 32, 33, 34. Sedangkan illatnya terdapat dua macam yaitu Hadzf yang terdapat dalam bait ke- 1, 7, dan 33 dan Qashar yang terdapat dalam keseluruhan bait syi’ir.
Anwāʽ al-Mafʽūl al-Muṭlaq fī Kitāb Taʽlīm al-Mutaʽallim li al-Zarnūjī Razaq, Fathur
JILSA (Jurnal Ilmu Linguistik dan Sastra Arab) Vol. 5 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jilsa.2021.5.2.116-129

Abstract

Pemahaman suatu bahasa dapat dilakukan dengan beragam pendekatan, di antaranya melalui pendekatan tata bahasa yang salah satu komponennya adalah sintaksis atau ilmu nahwu. Pokok bahasan di dalam ilmu nahwu cukup banyak, salah satunya adalah al-maf’ul al-muthlaq yang sering muncul di dalam rangkaian kalimat dalam bahasa Arab. Di dalam warisan peradaban Islam terdapat satu kitab fenomenal berbahasa Arab karya al-Zarnuji (w. 1242 H.), seorang ahli bahasa dari Bukhara yang berjudul Ta’lim al-Muta’allim yang berisi pedoman dan petunjuk teknis mengenai pengajaran dan pembelajaran dengan pendekatan moral spiritual. Dengan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan teori ilmu nahwu, artikel ini mengkaji macam-macam al-maf’ul al-muthlaq di dalam karya al-Zarnuji tersebut.

Page 8 of 14 | Total Record : 134