cover
Contact Name
Bambang Eka Purnama
Contact Email
masbambangnet@gmail.com
Phone
+6287736223737
Journal Mail Official
masbambangnet@gmail.com
Editorial Address
Kompleks APMMI - Jl. Bangak Simo KM 7, Sambi, Boyolali, Jawa Tengah 57376
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi
ISSN : 19799330     EISSN : 20880154     DOI : -
Jurnal SPEED adalah majalah ilmiah untuk menampung publikasi riset yang dilakukan oleh dosen, guru dan praktisi agar bisa di kritisi banyak masyarakat sehingga menadpat kemanfaatan dalam kehidupan. Scope jurnal diantaranya adalah ilmu komputer, pemrograman, pendidikan, ebussines dan lingkup disekitarnya
Articles 566 Documents
Perancangan Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Autisme Pada Anak Berbasis Android - AMIK BSI Tegal, Suleman; - AMIK BSI Yogyakarta, Pudji Widodo; - AMIK BSI Purwokerto, Akhmad Muzaky
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.278 KB)

Abstract

ABSTRACT - Autism is a disorder of child development that is sometimes misperception by some of our society. Autism is usually marked or detected through developmental abnormalities of the nervous system. The main characteristics are difficulty in social relationships, difficult to communicate normally, not understanding emotions and feelings of others well. With the current technological developments, expert system applications can be created that can help diagnose distractions. The process for managing the existing data in this study is using the Naive Bayes method. Data obtained in the form of symptoms of diagnosis of autism based on DSM IV and DSM V TR. This method will multiply the value obtained from the expert as well as the value of the user. This study resulted in an expert system application to diagnose autism in an android-based child. The test used in this research is validation testing and accuracy testing. The result of data validation testing shows that the system functionality is running well.Keywords: expert system, Autism, Naive Bayes, Android ABSTRAK - Autisme merupakan gangguan perkembangan anak yang kadang salah dipersepsikan oleh sebagian masyarakat kita. Penyakit autisme biasanya ditandai atau dideteksi melalui kelainan perkembangan sistem saraf. Karakteristik utama adalah kesulitan dalam menjalin hubungan sosial, sulit berkomunikasi  secara normal, tidak memahami emosi dan perasaan orang lain dengan baik. Dengan perkembangan teknologi sekarang ini, dapat dibuat aplikasi sistem pakar yang dapat membantu mendiagnosa gangguan. Proses untuk mengelola data yang ada dalam penelitian ini adalah menggunakan metode Naive Bayes. Data yang didapat berupa gejala diagnosa autisme berdasarkan DSM IV dan DSM V TR. Metode ini akan mengalikan nilai yang didapat dari pakar dan juga nilai dari pengguna. Penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi sistem pakar untuk mendiagnosa autisme pada anak berbasis android. Pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengujian validasi dan pengujian akurasi. Hasil pengujian validasi data yang menunjukan bahwa fungsionalitas sistem berjalan dengan baik.Kata kunci :  Sistem pakar, Autisme, Naive Bayes, Android
Komputerisasi Pengolahan Data Penerimaan Peserta Didik Baru Di SMK Negeri 3 Pati Berbasis Intranet ., Retno Nur Hidayati
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.179 KB)

Abstract

ABSRAK: Indonesia merupakan Negara agraris yang mempunyai bermacam-macam suku,agama,ras dan termasuk Negara kepulauan. Pendidikan di Indonesia di awali dari pendidikan usia dini (Paud), taman kanak-kanak, SD, SMP,SMA atau SMK. Dengan berhasil program wajib belajar 9 tahun, mulai 2012 pemerintah Indonesia melalui kementrian pendidikan dan kebudayaan mencanangkan pendidikan belajar 12 tahun. Dimana mengharapkan pada anak bangsa agar menempuh pendidikan serendah- rendahnya SMA, MA, SMK atau yang sederajat. Agar penduduk Indonesia lebih maju di bidang pendidikan. SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) Negeri 3 Pati merupakan sekolah menengah yang menitik beratkan pada bidang keahlian perhotelan, jasa boga, kecantikan dan busana. Yang mengharapkan setelah menempuh di SMK Negeri 3 Pati, para alumni menguasai keahlian pada bidang akuntansi dan penjualan yang kelak bermanfaat dalam meraih masa depan. SMK Negeri 3 Pati merupakan sekolah swasta yang ada di pati yang turut mendukung program pemerintah mengentaskan pendidikan 12 tahun dengan di imbangi pendidik dan tenaga pendidikan yang profesinal pada bidangnya, sarana dan prasarana yang refresentatif, ilmu dan teknologi yang maju. Kata kunci, intranet, peserta didik Abstract: Indonesia is an agricultural country having diverse ethnic, religious, racial and including the island nation. Education in Indonesia at the start of early childhood education (ECD), kindergarten, elementary, junior high, high school or vocational school. With the successful 9-year compulsory education program, starting in 2012 the Indonesian government through the ministry of education and culture learning education launched 12 years. Where is the hope in the nation to be educated as low as SMA, MA, vocational school or the equivalent. In order for Indonesia's population is more advanced in the field of education. SMK (vocational high school) School 3 Starch is a high school that focuses on the areas of expertise of the hospitality, catering, beauty and fashion. Who expect after taking in SMK Negeri 3 Starch, alumni master the skill in the field of accounting and sales that would be useful in reaching future. SMK Negeri 3 Starch is a private school that is in starch that support the government's program to eradicate the 12-year education in Balance educators and education personnel profesinal on the field, refresentatif facilities and infrastructure, science and advanced technology. Keywords, intranet, learners
Memprediksi Minat Pelanggan Membeli Produk Sepatu Menggunakan Metode Decision Tree Pada PT. Zoelindo Elite Anugerah Hendri - STMIK Nusa Mandiri Jakarta; Yana Iqbal Maulana Universitas BSI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 10, No 4 (2018): Speed 2018
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.043 KB) | DOI: 10.55181/speed.v10i4.500

Abstract

Abstrak – Hingga saat ini, ada beberapa kasus yang mempengaruhi pembeli dalam memilih sebuah produk sepatu yang belum diketahui penyebabnya. Ada beberapa faktor dan masalah peminatan pembeli yang dapat memicu pertimbangan dalam memilih sepatu yaitu dari segi merk, warna, dan bahan sepatu.Pemahaman mengenai bagaimana konsumen melakukan keputusan pembelian merupakan salah satu syarat bagi pemasar untuk meraih keberhasilan dalam melakukan program pemasarannya”. Minat pembelian adalah niat untuk melakukan pembelian pada waktu yang akan datang, Secara khusus, pemasar harus mengidentifikasi siapa yang membuat keputusan pembelian, jenis-jenis keputusan pembelian, dan langkah-langkah dalam proses pembelian. Analisis optimasi model algoritma C4.5 memberikan nilai akurasi dengan model algoritma C4.5 yaitu 73.88%. Dari evalusai menggunakan ROC curve untuk model yaitu, untuk model algoritma C4.5 nilai AUC adalah 0.764 dengan tingkat diagnosa Fair classification. Dari evaluasi ROC curve tersebut terlihat bahwa model algoritma C4.5 dapat disimpulkan bahwa algoritma C4.5 cukup akurat dalam memprediksi minat beli produk sepatuKata kunci:  ROC, C4.5, Produk Sepatu
Sistem Administrasi Servis Motor Di Bengkel WD Motor Tegalsari Salatiga Heribertus Ary Setyadi; Galih Setiawan Nurohim
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 12, No 2 (2020): Speed Mei 2020
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.534 KB) | DOI: 10.55181/speed.v12i2.639

Abstract

ABSTRACT - Administrative services at the WD Motor workshop still use manual systems, it can be seen from the spare part data collection still recorded in the inventory book using handwriting and saved on the map. Thats causes of data processing into information that is needed by the warehouse is not going well. There is an error in the spare parts stock where the number of spare parts in the inventory book is different from the stock in the warehouse, thus creating inaccuracies and delays in the information generated. The purpose of this research is to design and build an administrative information system WD Motor using visual basic as a software development tool and Ms. Access as a database. The analysis system phase carried out in this study is analyzing the current system, analyzing the weaknesses system's using the PIECES method and analysis of requirements developed system. The design of the system developed in this research is to make a developed system flow chart, data flow diagram, input and output design also database design. Developed system includes processing data services, data items, customer data, supplier data, employee data, purchase transactions, sales, service receipts, service services, service transactions, and print reports. The system can produce a list of goods, services, consumers, suppliers and employee lists, sales reports, purchases and service reports.Keywords :Service, Sales, WD Motor, Visual BasicABSTRAK- Pelayanan administrasi di bengkel WD Motor masih mengadopsi sistem manual, terlihat dari pendataan sparepart masih dicatat pada buku persediaan menggunakan tulisan tangan dan disimpan pada map (snell helder). Hal ini menimbulkan pemrosesan data menjadi informasi yang diperlukan oleh bagian gudang tidak berjalan dengan baik. Terdapat kesalahan pada bagian stok sparepart dimana jumlah stok sparepart pada buku persediaan berbeda dengan stok yang ada pada gudang, sehingga memunculkan kendala ketidakakuratan dan keterlambatan informasi yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi administrasi Bengkel WD Motor menggunakan visual basic sebagai tool pengembangan perangkat lunak dan Ms.Access sebagai database. Tahap analisis sistem yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis sistem yang sedang berjalan, melakukan analisis kelemahan sistem dengan menggunakan metode PIECES dan analisis kebutuhan sistem yang dikembangkan. Perancangan dari sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah membuat bagan alir sistem yang dikembangkan, diagram arus data, desain input dan ouput serta desain basis data. Sistem yang dikembangkan meliputi pengolahan data jasa, data barang, data konsumen, data supplier, data karyawan, transaksi pembelian, penjualan, penerimaan servis, pelayanan servis, transaksi servis, dan cetak laporan. Sistem yang dibuat dapat menghasilkan daftar barang, jasa, konsumen, supplier dan daftar karyawan, laporan penjualan, pembelian dan laporan servis.Kata Kunci: Servis, Penjualan, WD Motor, Visual Basic  ABSTRACT - Administrative services at the WD Motor workshop still use manual systems, it can be seen from the spare part data collection still recorded in the inventory book using handwriting and saved on the map. Thats causes of data processing into information that is needed by the warehouse is not going well. There is an error in the spare parts stock where the number of spare parts in the inventory book is different from the stock in the warehouse, thus creating inaccuracies and delays in the information generated. The purpose of this research is to design and build an administrative information system WD Motor using visual basic as a software development tool and Ms. Access as a database. The analysis system phase carried out in this study is analyzing the current system, analyzing the weaknesses system's using the PIECES method and analysis of requirements developed system. The design of the system developed in this research is to make a developed system flow chart, data flow diagram, input and output design also database design. Developed system includes processing data services, data items, customer data, supplier data, employee data, purchase transactions, sales, service receipts, service services, service transactions, and print reports. The system can produce a list of goods, services, consumers, suppliers and employee lists, sales reports, purchases and service reports.Keywords : Service, Sales, WD Motor, Visual BasicABSTRAK- Pelayanan administrasi di bengkel WD Motor masih mengadopsi sistem manual, terlihat dari pendataan sparepart masih dicatat pada buku persediaan menggunakan tulisan tangan dan disimpan pada map (snell helder). Hal ini menimbulkan pemrosesan data menjadi informasi yang diperlukan oleh bagian gudang tidak berjalan dengan baik. Terdapat kesalahan pada bagian stok sparepart dimana jumlah stok sparepart pada buku persediaan berbeda dengan stok yang ada pada gudang, sehingga memunculkan kendala ketidakakuratan dan keterlambatan informasi yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi administrasi Bengkel WD Motor menggunakan visual basic sebagai tool pengembangan perangkat lunak dan Ms.Access sebagai database.Tahap analisis sistem yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis sistem yang sedang berjalan, melakukan analisis kelemahan sistem dengan menggunakan metode PIECES dan analisis kebutuhan sistem yang dikembangkan. Perancangan dari sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah membuat bagan alir sistem yang dikembangkan, diagram arus data, desain input dan ouput serta desain basis data.Sistem yang dikembangkan meliputi pengolahan data jasa, data barang, data konsumen, data supplier, data karyawan, transaksi pembelian, penjualan, penerimaan servis, pelayanan servis, transaksi servis, dan cetak laporan. Sistem yang dibuat dapat menghasilkan daftar barang, jasa, konsumen, supplier dan daftar karyawan, laporan penjualan, pembelian dan laporan servis.Kata Kunci: Servis, Penjualan, WD Motor, Visual Basic
Pengkajian Penerimaan Dan Penggunaan Aplikasi Transportasi Online (Ride Sharing) Di Jakarta Dan Sekitarnya Taufik Asra - BSI Jakarta; Andi Taufik; Muhammad Rofi’i - STMIK Nusa Mandiri Jakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 10, No 3 (2018): Speed 2018
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.344 KB) | DOI: 10.55181/speed.v10i3.351

Abstract

Abstrak – Pengkajian atas penerimaan dan penggunaan terhadap teknologi telah diungkapkan melalui metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Metode lain juga berkembang adalah Technology Acceptance Model (TAM). Keunggulan model UTAUT misalnya adanya faktor pengaruh sosial yang tidak terdapat di TAM. Dari beberapa metode yang ada, ada faktor yang tidak terdapat didalamnya yaitu faktor keamanan. Faktor keamanan akan ditambahkan dalam melengkapi kajian model penerimaan dan penggunaan aplikasi transportasi online di Jakarta dan sekitarnya. Uji statistik dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) yang akan dianalisis dengan menggunakan software AMOS. Hasil dari analisis SEM diperoleh bahwa model tidak fit. Hipotesis yang diterima adalah bahwa faktor social mempengaruhi penggunaan actual, dan attitude toward mobile service juga memberikan nilai signifikan atas penerimaan teknologi ini.Kata Kunci: UTAUT, TAM, Ride Sharing, AMOS, SEM Abstract – Assessment of acceptance and use of technology has been disclosed through the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) method. Another method also developed is the Technology Acceptance Model (TAM). The advantages of UTAUT model for example the exixtence of social influence factor that is not found in TAM. From some existing methods, there is a factor thas is not contained in it, ie the security factor. The safety factor will be added in order to completing the study of the model of acceptance and use of online transport applications in Jakarta and surrounding areas. Statistical test with Structural Equation Modeling (SEM) method to be analyzed by using AMOS software. Results from the SEM analysis show that the model is not fit. The accepted hypothesis is that social factors affect the actual use, and the attitude toward mobile service also provide significant value on the acceptance of this technology.Key Word: UTAUT, TAM, Ride Sharing, AMOS, SEM
Metadata Forensik Untuk Analisis Korelasi Bukti Digital - MTI UII Yogyakarta, Zaenudin; - UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Bambang Sugiantoro; - Universitas Islam Indonesia, Yudi Prayudi
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 10, No 1 (2018): Speed 2018
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.65 KB)

Abstract

Abstrak – Metadata tidak terlihat saat melihat data dalam jumlah bentuk seperti gambar atau dokumen. Metadata adalah informasi yang ditanam pada sebuah file yang isinya berupa penjelasan tetang file tersebut. Metadata ini mengandung informasi mengenai isi dari suatu data yang dipakai untuk keperluan manajemen file atau data itu nantinya dalam suatu basis data. Selama ini investigator analisis forensik lebih fokus kepada hasil temuan file barang bukti utama yang didapatkan pada saat investigasi. Tidak menutup kemungkinan ada file-file lain yang terkorelasi/terkait dengan file tersebut. Untuk menyikapi hal tersebut, Salah satu cara yang dilakukan yaitu melalui pendekatan berbasis metadata forensik, karena metadata menyimpan informasi sebuah file dan menggunakan metadata untuk mencari korelasi antara file-file yang terkait dengan parameter metadata yang ditentukan, sehingga dapat memperbanyak temuan barang bukti dan mempermudah analisis barang bukti digital tersebut.Kata kunci :  Metadata, Metadata Forensik, Korelasi File, Bukti Digital Abstract - Metadata is not visible when viewing data in a number of forms such as a word document or an image. Metadata is information that is planted in a file whose content is an explanation of the file. This metadata contains information about the contents of a data used for the purpose of file or data management that later in a database. So far, forensic the investigators have focused more on the findings of key evidence files obtained at the time of investigation. There is no possibility of any other files that are correlated/related to the file. To address this, One way is through a forensic metadata-based approach, because metadata stores information of a file and uses metadata to search for correlations between files associated with specified metadata parameters, so as to expand evidence findings and simplify analysis such digital evidence.Keywords: Metadata, Forensic Metadata, File Correlation, Digital Evidence
Sistem Informasi Akademik Pada SMK Multicomp Depok Wina Widiati; Refi Indriyani - Universitas Bina Sarana Informatika
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 11, No 2 (2019): Speed 2019
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.619 KB) | DOI: 10.55181/speed.v11i2.598

Abstract

Abstract - Information systems are well designed and built so as to increase productivity, improve service quality so that the need to access information quickly, precisely easily. So that currently the information system is used in various fields, one of which is in the field of education. In academic information systems the use of information technology by presenting educational information in helping manage teaching and learning activities effectively and efficiently. By having a school information system, educational institutions can provide various kinds of information as needed. Depok Multicomp Vocational School requires an information system that supports and provides convenience for principals, teachers and students. For this reason, the writer tries to make a Final Project regarding the academic system about inputting school data and student grades at Multicomp Vocational Schools. The purpose of this study is to produce an academic information system for schools, guardian parents, and students.Keywords: Academic Information System. Abstrak - Sistem informasi dirancang dan dibangun dengan baik agar meningkatkan produktivitas, mengingkatkan kualitas layanan agar kebutuhan untuk mengakses informasi secara cepat, tepat dengan mudah. Sehingga saat ini sistem informasi digunakan di berbagai bidang, salah satunya adalah pada bidang pendidikan. Dalam sistem informasi akademik pemanfaatan teknologi informasinya dengan menyajikan informasi pendidikan dalam membantu mengelola kegiatan belajar mengajar dengan efektif dan efisien. Dengan memiliki sistem informasi sekolah, maka lembaga pendidikan dapat menyajikan berbagai macam informasi sesuai kebutuhan. SMK Multicomp Depok membutuhkan sekali adanya suatu sistem informasi yang mendukung dan memberikan kemudahan bagi kepala sekolah, guru serta siswa. Untuk itu penulis mencoba membuat Tugas Akhir mengenai sistem akademik tentang penginputan data-data sekolah maupun nilai siswa di SMK Multicomp. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan sistem informasi akademik bagi sekolah, orangtua wali, dan siswa. Kata Kunci: Sistem Informasi Akademik.
Optimasi Data dengan Regresi Linier pada Klasifikasi Potensi Kenaikan CFR Demam Berdarah Anik Andriani - UBSI
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 12, No 4 (2020): Speed Oktober 2020
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.363 KB) | DOI: 10.55181/speed.v12i4.664

Abstract

ABSTRACT - The main problem of data collection is the finding of irregular and unstructured data. That is why we often find much data missing value while collecting them. The result of classification is affected by the data quality. Linear Regression is one of methods in Machine Learning that we can use it to estimate the value of data based on the correlation between variables in the dataset. We can also use the method to estimate the missing values in a dataset, so it will optimize te dataset to be used for classification. To examine the performance of the linear regression method in estimating missing values that carried out in the Case Fatality Rate dataset Dengue Fever in Indonesia, is to classify whether there is a potential increase in the percentage of Dengue fever Fatality Rate Cases in a province. The classification is done two times; first it using a dataset without missing value, and the second using a dataset with optimal data after the estimated missing value. The classification is carried out on the training data, while to determine its performance, it uses the results of the classification test on the testing data. The results show the classification of data both in training data and testing data using an optimized dataset has a higher percentage of accuracy than the dataset that removes missing value data.Keywords: Missing Value, Linear Regression, Classification, Case Fatality Rate, Dengue FeverABSTRAK - Permasalahan utama pada pengumpulan data adalah data tidak teratur dan tidak terstruktur.  Seringkali kita mengumpulkan data dengan banyaknya data missing value di dalamnya.  Hasil klasifikasi sendiri sangat terpengaruh pada kualitas dari data.  Regresi Linier merupakan salah satu metode dalam Machine Learning  yang dapat digunakan untuk memperkirakan nilai dari suatu data berdasarkan korelasi antar variabel dalam dataset.  Teknik ini dapat digunakan untuk memperkirakan nilai yang hilang dalam dataset sehingga dapat mengoptimalkan dataset yang akan digunakan untuk klasifikasi.  Untuk menguji performa metode regresi linier dalam memperkirakan missing value dilakukan  pada dataset Case Fatality Rate penyakit Demam Berdarah di Indonesia untuk mengklasifikasi apakah ada potensi kenaikan presentase Case Fatality Rate Demam Berdarah di suatu provinsi atau tidak.  Klasifikasi dilakukan dua kali yaitu pertama menggunakan dataset tanpa missing value dan kedua menggunakan dataset dengan data optimal setelah diperkirakan nilai missing value.  Klasifikasi tersebut dilakukan pada data training, sedangkan untuk mengetahui performanya dilakukan pengujian hasil klasifikasi pada data testing.  Hasilnya menunjukkan klasifikasi data baik pada data training maupun data testing menggunakan dataset yang sudah dioptimasi memiliki presentase akurasi yang lebih tinggi dibanding dataset yang membuang data missing value.Keywords: Missing Value, Linear Regression, Classification, Case Fatality Rate, Demam Berdarah
SISTEM INFORMASI REKAPITULASI PENDAPATAN PADA PUSKESMAS PEMBANTU SIDOMULYO ., Mirza Rida Prastika; ., Sukadi
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 7, No 1 (2015): Speed 2015
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.65 KB)

Abstract

ABSTRACT : Problems that occur in the health center Sidomulyo the data treatment of patients who come for treatment at the health center Sidomulyo still done the conventional note book of records, as well as from pregnancy, family planning, labor performed in the conventional recording. In making the report spends a long time, because of the treatment data of patients who come in every day recorded in the books. Rekapan income treatment outcomes of patients seen and calculated based on the patient treatment record book.Problems researcher obtained through Field and Library Studies. Field studies done by observation and interview. Observation of the survey directly to the field, looking directly directly observe events and field events. Interview by asking questions directly to the midwives at health center Sidomulyo.From the results of the study are expected researchers to solve problems that occur above. That produces System Information Summary of Revenue to obtain data and revenue information. So they can be implemented with existing infrastructure in the health center Sidomulyo, and can help in the process such as patient data collection, patient actions, drug data collection, reporting patient data collection, the actions of patients and health center reports earnings Sidomulyo.Keywords: Systems; Information; Revenue. ABSTRAKSI : Permasalahan yang terjadi di Puskesmas Pembantu Sidomulyo yaitu Data pengobatan pasien yang datang untuk berobat di Puskesmas Pembantu Sidomulyo masih dilakukan pencatatan konvensional yaitu dicatat dibuku,  seperti juga data hamil, KB, persalinan dilakukan pencatatan secara konvensional. Dalam pembuatan laporan menghabiskan waktu yang cukup lama, karena dari data pengobatan pasien yang datang setiap hari dicatat di buku.  Rekapan pendapatan hasil pengobatan pasien dilihat dan dihitung berdasarkan buku pencatatan pengobatan pasien.Permasalahan didapat peneliti melalui Studi Lapangan dan Studi Kepustakaan. Studi Lapangan dilakukan dengan Observasi dan Wawancara. Observasi yaitu Survey langsung ke lapangan, melihat langsung  kejadian dan mengamati langsung kejadian dilapangan. Wawancara dengan cara bertanya langsung ke bidan di Puskesmas Pembantu Sidomulyo.Dari hasil penelitian diharapkan peneliti dapat menyelesaikan masalah yang terjadi diatas. Yaitu menghasilkan Sistem Informasi Rekapitulasi Pendapatan untuk mendapatkan informasi data dan pendapatan. Sehinga bisa  diimplementasikan  dengan prasarana  yang ada di Puskesmas Pembantu Sidomulyo, dan dapat membantu dalam proses  seperti  pendataan pasien, tindakan pasien, pendataan obat, laporan pendataan pasien, tindakan pasien dan laporan pendapatan  di Puskesmas Pembantu Sidomulyo.Kata Kunci : Sistem; Informasi; Pendapatan
PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP BUDAYA KERJA PADA PERGURUAN TINGGI AGAMA (Studi Pada IAIN Antasari Banjarmasin) - Institut Agama Islam Negeri Antasari Banjarmasin, M. Hasby
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 7, No 4 (2015): Speed 2015
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSI : Teknologi Informasi dan Budaya Kerja dua hal yang ada di perguruan tinggi, keberadaan keduanya penting bagi pengembangan lembaga dan saling mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Teknologi Informasi terhadap Budaya Kerja pada IAIN Antasari  Banjarmasin. Sumber data penelitian berasal dari 90 responden pegawai yang digali dan dikumpulkan melalui teknik kuesioner dan observasi. Pengolahan dan analisis data menggunakan software SPSS, melalui serangkaian uji validitas, realibilitas kuesioner. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya, dilakukanlah uji regresi linear sederhana. Berdasar hasil penelitian ditemukan bahwa Teknologi Informasi berpengaruh terhadap Budaya Kerja pada IAIN Antasari Banjarmasin. Koefisien regresi 0,452 dan signifikansinya 0,000 di bawah alpha (a 0,05) dengan Koefisien regresi bernilai positif (+). Penelitian ini menemukan R square 0,254 atau 25,4 %. Sehingga dapat dimaknai bahwa variabel tidak terikat (independen) mempengaruhi variabel terikat (dependen) sebesar 25,4%. Selebihnya (74,6 %) dijelaskan variabel lain. Kata kunci : teknologi, budaya kerja, pengaruh  ABSTRACT : Information technology and work culture are two important things in the university, both of them are exist for the development of the Institute and influencing each other. This research knows to discover the influence of information technology to work culture at IAIN Antasari Banjarmasin. Source of data research has been collected from the 90-IAIN employees through questionnaires and observation techniques. Processing and data analysis are using SPSS software, through a series of validity test, reliability, and questionnaire. To find out how big the influence of technology information for them, the simple linear regression test has been used. Based on the results of research,it was found that technology information is affecting work culture at IAIN Antasari Banjarmasin. The regression coefficient of 0.452 and their significance 0.000 under alpha (a 0.05) and the regression Coefficient is positive (+).This research also found the value of R square is 0.254 or 25.4%. It can be understanded that independent variable influence dependent variable with 25,4% value. The rest (74.6%) are described by another variable. Keywords : technology, work culture, influence

Filter by Year

2008 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2023): Speed April 2023 Vol 14, No 4 (2022): Speed Oktober 2022 Vol 14, No 3 (2022): Speed Juli 2022 Vol 14, No 2 (2022): Speed April 2022 Vol 14, No 1 (2022): Speed Januari 2022 Vol 13, No 4 (2021): Speed Oktober 2021 Vol 13, No 3 (2021): Speed Juli 2021 Vol 13, No 2 (2021): Speed April 2021 Vol 13, No 1 (2021): Speed Januari 2021 Vol 12, No 4 (2020): Speed Oktober 2020 Vol 12, No 3 (2020): Speed Juli 2020 Vol 12, No 2 (2020): Speed Mei 2020 Vol 12, No 1 (2020): Speed Januari 2020 Vol 11, No 4 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 3 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 2 (2019): Speed 2019 Vol 11, No 1 (2019): Speed 2019 Vol 10, No 4 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 3 (2018): Speed 2018 Vol 10, No 2 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 4 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 4 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 2 (2015): Speed 2015 Vol 5, No 3 (2013): Speed 20013 Vol 10, No 1 (2018): Speed 2018 Vol 9, No 3 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 2 (2017): Speed 2017 Vol 9, No 1 (2017): Speed 2017 Vol 8, No 3 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 2 (2016): Speed 2016 Vol 8, No 1 (2016): Speed 2016 Vol 7, No 4 (2015): Speed 2015 Vol 7, No 3 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 4 (2014): Speed 2014 Vol 6, No 2 (2014): Seed 2014 Vol 6, No 1 (2014): Speed 2014 Vol 5, No 4 (2013): Speed 2013 Vol 5, No 1 (2013): Speed 2013 Vol 4, No 4 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 3 (2012): Speed 2012 Vol 4, No 2 (2012): Speed April 2012 Vol 4, No 1 (2012): Speed Januari 2012 Vol 3, No 4 (2011): Speed Oktober 2011 Vol 3, No 3 (2011): Speed Juli 2011 Vol 2, No 4 (2010): Speed Oktober 2010 Vol 2, No 3 (2010): Speed Juli 2010 Vol 1, No 4 (2009): Speed Oktober 2009 Vol 1, No 2 (2009): Speed April 2009 Vol 7, No 1 (2015): Speed 2015 Vol 6, No 3 (2014): Seed 2014 Vol 5, No 2 (2013): Speed 2013 Vol 3, No 2 (2011): Speed April 2011 Vol 3, No 1 (2011): Speed Januari 2009 Vol 2, No 2 (2010): Speed April 2010 Vol 2, No 1 (2010): Speed Januari 2010 Vol 1, No 3 (2009): Speed Juli 2009 Vol 1, No 1 (2009): Speed Januari 2009 More Issue