cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 585 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH LANGSAT (Lansium domesticum Cor.) TERHADAP Shigella flexneri ., Fransiska Sepdahlia
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa PSPD FK UNTAN
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Diarrhea remains a health problem in developingcountries such as Indonesia. Poor environmental sanitation and thelack of clean water sources lead to this disease. Diarrhea can besevere when it becomes bloody diarrhea, which can be calleddysentery. Langsat (Lansium domesticum Cor.), one of the speciesfrom Meliaceae family, is a tropical plant in Indonesia. Studies ofliterature, concerning the empirical data, show that part of langsatcan be used to treat diarrhea and bloody diarrhea. Objective: Thisresearch aimed to determine the antibacterial activity of the ethanolextract of langsat peel (Lansium domesticum Cor.) against Shigellaflexneri, the content of the compound and the minimum inhibitoryconcentration (MIC) of ethanol extract of langsat peel.Methodology: Langsat peel was extracted by maceration using96% ethanol. The extracts obtained carried out phytochemicalscreening test. the antibacterial activity test carried out with KirbyBauerDisc Difussion methods against Shigella flexneri.Ciprofloxacin 5 g/ disc was used as positive control while 96%ethanol was used as negative control. Results: Based on thephytochemical screening test, ethanol extract of langsat peelcontains phenols, flavonoids, tannins, saponins, triterpenoids andalkaloids. This research showed no minimum inhibitoryconcentration (MIC) of ethanol extract of langsat peel that can beused against Shigella flexneri. Conclusion: The ethanol extract oflangsat peel has no antibacterial activity against Shigella flexneri.Keyword: Antibacterial, ethanol extract of langsat peel, Shigellaflexneri1) Medical School, Faculty of Medicine, University of TanjungpuraPontianak, West Borneo.2) Pharmacy School, Faculty of Medicine, University ofTanjungpura Pontianak, West Borneo.3) Medical School, Faculty of Medicine, University of TanjungpuraPontianak, West Borneo.
IDENTIFIKASI TEMPAT PERINDUKAN BUATAN LARVA Aedes aegypti DAN PELAKSANAAN 3M PLUS DI KELURAHAN BANGKA BELITUNG DARAT KECAMATAN PONTIANAK TENGARA KOTA PONTIANAK ., Riyang Pradewa Admawan
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectiondisease that caused by dengue virus through bites of Aedes aegypti.Pontianak city is one of DHF endemic areas and Bangka Belitung Daratvillage is an area that has the highest incidence rate in Pontianak city.Objectives: The aims of this research are to know the density figure oflarvae of the Aedes aegypti mosquito, the actions of 3M plus and to knowthe classification of the water container that dominant of larvae of theAedes aegypti mosquito. Methods: This research was designed as across-sectional descriptive survey. This research conducted in March2014. The amount of sample were 100 respondents that collected withentomology survey and using the questionnaire instrument. Purposivesampling used for the sampling technique and the data was analyzed byusing descriptive statistic method. Results: The result of the researchshowed that 64% respondents do draining the bathing container, 90%covering the water container, 83% removing unused things, 34% usingmosquito net, 92% using repellent, 75% using temephos, 10% raise awiggler eating fish, 69% installing wire netting, 87% hanging shirt in thebedroom, and 7% replacing the water of flower vase and drinking place ofthe bird. Index of larvae of the Aedes aegypti mousquito were 13,7% ofcontainer index (CI), 42% of house index (HI), and 96 of breteau index(BI). Conclusions: The density figure of larva of the Aedes aegypti basedon CI was 4, BI was 7, HI was 6 and the water container that dominant oflarva of the Aedes aegypti is cement crock.Keywords: Dengue Hemorraghic Fever, Larvae Index, Implementations of3M Plus1. Department of Parasitology, Medical Faculty, Tanjungpura University,Pontianak, West Borneo2. Department of Public Health, Medical Faculty, Tanjungpura University,Pontianak, West Borneo3. Medical Faculty, Tanjungpura University, Pontianak, West Borneo
HUBUNGAN TINGKAT KONTROL ASMA DAN KUALITAS HIDUP PENDERITA ASMA YANG BEROBAT DI RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK PADA BULAN MARET SAMPAI DENGAN MEI TAHUN 2012 ., Rahayu
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa PSPD FK UNTAN
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background. The goals for asthma management are to achieve andmaintain controlled asthma, so that patient with asthma can live normally.The relation between asthma control level and quality of life in asthmapatients treated at dr. Soedarso general hospital Pontianak has not beeninvestigated.Objective. The aim of this study was to assess the relation between asthmacontrol level and quality of life in asthma patients treated at dr. Soedarsogeneral hospital Pontianak.Methods. This study was a cross sectional analytic study. This study wasconducted at dr. Soedarso general hospital Pontianak from March until Mei2012. Data was collected from 100 asthma patients who visited theoutpatient clinic and inpatient unit of lung disease at dr. Soedarso generalhospital Pontianak using Asthma Control Test(ACT)and StandardizedAsthma Quality of Life Questionnaire(AQLQ-S). Data was analyzed withChi-square test.Results. All asthma patients with poor quality of life have uncontrolledasthma, asthma patients with moderate quality of life more often haveuncontrolled asthma than controlled asthma, and all asthma patients withgood quality of life have controlled asthma. There were significant relation(p=0,000)between asthma control level and quality of life.Conclusion. Asthma control level influenced quality of life in asthmapatients treated at dr. Soedarso general hospital Pontianak from March untilMay 2012.Keywords : asthma control level, quality of life, asthma control test,standardized asthma quality of life questionnaire
DETERMINAN TERJADINYA KEPUTIHAN PATOLOGIS PADA REMAJA PUTRI DI PESANTREN DARUSSHOLAH DUA KECAMATAN PONTIANAK UTARA ., Virga Azzania Ashari
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keputihan atau Fluor albus merupakan suatu gejala gangguanalat kelamin yang dialami oleh wanita, berupa keluarnya cairan putih kekuninganatau putih kelabu dari vagina. Keputihan bisa bersifat fisiologis (dalam keadaannormal) namun bisa juga bersifat patologis (karena penyakit). Tujuan:Mengetahui determinan terjadinya keputihan patologis pada remaja putri diPesantren Darussholah Dua Kecamatan Pontianak Utara. Metodologi: Penelitiananalitik observasional dengan pendekatan rancangan penelitian jenis crosssectional.Jumlah sampel sebanyak 110 orang. Variabel bebas penelitian iniadalah pengetahuan, sikap dan perilaku vulva hygiene sedangkan variabelterikatnya adalah kejadian keputihan patologis pada remaja putri di PesantrenDarussholah Dua Kecamatan Pontianak Utara. Hasil: Sebanyak 51,8% subjekpenelitian memiliki pengetahuan yang buruk terhadap vulva hygiene dankeputihan. Sebanyak 52,7% subjek penelitian memiliki sikap buruk dalammenjaga vulva hygiene. Sebanyak 50,9% subjek penelitian memiliki perilaku yangburuk dalam menjaga vulva hygiene. Berdasarkan uji statistik yang telahdilakukan terdapat hubungan yang bermakna pada ketiga variabel dengan nilaip<0,05. Serta hasil statistika multivariat didapatkan bahwa perilaku memiliki OddRatio (OR) paling tinggi. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pengetahuan,sikap dan perilaku vulva hygiene terhadap kejadian keputihan patologis sertafaktor determinan terjadinya keputihan patologis pada remaja putri di PesantrenDarussholah Dua Kecamatan Pontianak Utara yaitu perilaku dalam menjaga vulvahygiene.Kata Kunci: Keputihan patologis, remaja putri, pengetahua, sikap, perilaku
HUBUNGAN DERAJAT ASMA PERSISTEN DAN KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA DINILAI DENGAN ASTHMA QUALITY OF LIFE QUESTIONNAIRE (AQLQ) DI POLI PARU RSUD DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2014 ., M Jahari Supianto
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Asma merupakan masalah kesehatan yang serius di dunia. Asma mempunyai dampak negatif pada kualitas hiduppenderitanya. Asma persisten sedang sampai berat mengakibatkan penurunan kualitas hidup penderitanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui hubungan derajat asma persisten dan kualitas hidup pasien asma di Poli Paru RSUD dr. Soedarso Pontianak. Metodologi:Penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan potong lintang (cross sectional). Penelitian di lakukan di Poli Paru RSUD dr.Soedarso Pontianak dari bulan Oktober 2014 sampai Februari 2015. Datadi kumpulkan dari 34 pasien asma. Penelitian ini menggunakan AsthmaQuality of Life Questionnaire (AQLQ). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Pasien asma pada penelitian ini lebih banyakmenunjukkan kualitas hidup buruk. Pasien asma persisten ringan kualitas hidupnya lebih baik dibandingkan asma persisten sedang dan asmapersisten berat. Terdapat hubungan yang bermakna antara derajat asmapersisten dan kualitas hidup pasien asma dengan nilai P=0,033 (p<0,05).Kesimpulan: Derajat asma persisten mempengaruhi kualitas hiduppenderita asma yang berobat di RSUD dr. Soedarso Pontianak. Kata Kunci. Derajat asma persisten, kualitas hidup, Asthma Quality of LifeQuestionnaire (AQLQ)
Pengaruh Pajanan Akut Formaldehid per Oral terhadap Gambaran Histologis Korteks Ginjal Tikus Putih Jantan Galur Wistar ., Maylisa Santauli Manurung
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Cerebellum
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Penyalahgunaan formaldehid di Indonesia sebagai bahan pengawet makanan sering ditemukan dalam tahu, mie, dan bahan makanan lain. Penggunaan senyawa ini bersama dengan makanan memiliki efek berbahaya terhadap kesehatan manusia maupun hewan. Pajanan formaldehid per oral yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan berbagai organ, termasuk ginjal. Metodologi. Penelitian eksperimental ini dilakukan dengan menggunakan 25 tikus yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol (K); perlakuan 1 (P1); perlakuan 2 (P2); perlakuan 3 (P3); dan perlakuan 4 (P4) yang diberikan akuades 1,5 ml, formaldehid dosis 25, 50, 100, dan 200mg/kgBB selama 14 hari. Setelah perlakuan, hewan coba dimatikan dan dibuat preparat histologi ginjal dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin. Pengamatan dilakukan dengan mikroskop cahaya pada perbesaran 400x. Perubahan histologis korpuskulum dianalisis menggunakan Kruskal-Wallis sedangkan kerusakan tubulus proksimal ginjal dianalisis dengan One-Way ANOVA. Hasil. Analisis menunjukkan adanya perubahan histologis korpuskulum (p=0,02) dan kerusakan tubulus proksimal ginjal (p=0,00) terhadap kelompok kontrol. Formaldehid menyebabkan perubahan histologis korpuskulum berupa atrofi dan hiperselularitas glomerulus sedangkan tubulus proksimal mengalami kerusakan berupa hilangnya brush border, degenerasi vakuolar, cast intratubulus dan nekrosis. Kesimpulan. Pajanan akut formaldehid per oral menyebabkan perubahan histologis korpuskulum dan kerusakan tubulus proksimal ginjal.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN KARAMUNTING (Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) TERHADAP Salmonella typhi SECARA IN VITRO ., Hendri Saputra
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Demam tifoid adalah penyakit endemik di Indonesia yangdisebabkan oleh infeksi S. typhi. Ditemukannya resistensi pada terapiantibiotik terhadap bakteri S. typhi ini mendorong pencarian tumbuhanherbal yang memiliki khasiat sebagai antibakteri. Karamunting(Rhodomyrtus tomentosa (Aiton) Hassk.) merupakan tumbuhan obat yangtelah lama digunakan oleh masyarakat Kalimantan Barat. Daunkaramunting diketahui memiliki kandungan metabolit sekunder yangbersifat sebagai antibakteri. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol daun karamuntingterhadap S. typhi secara in vitro. Metode. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen murni in vitro dengan rancangan posttest onlycontrol group design. Daun karamunting diekstraksi menggunakan metodemaserasi dengan pelarut etanol 96%. Konsentrasi ekstrak yang digunakanpada uji antibakteri adalah 0.3%, 0.4%, 0.5%, 0.6%, 0.7% dan 0.8% b/v.Metode uji antibakteri yang digunakan adalah uji difusi cakram KirbyBauer.Kontrol positif menggunakan siprofloksasin 5 µg/disk dan kontrolnegatif menggunakan DMSO 10%. Hasil. Ekstrak etanol daunkaramunting memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. typhi. Konsentrasioptimum pada 0.8% b/v dengan rata-rata zona hambat sebesar 18.87 mm.Uji statistik menunjukkan perbedaan bermakna (p = 0.00) dengan kontrolpositif sehingga tidak didapatkan konsentrasi efektif. Kesimpulan. Ekstraketanol daun karamunting memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. typhisecara in vitro.Kata Kunci: Aktivitas antibakteri, Karamunting, Salmonella typhi.
EFEK PEMBERIAN VARIASI DOSIS AIR KELAPA MUDA (Cocos nucifera L.) TERHADAP JUMLAH TROMBOSIT TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) GALUR WISTAR TROMBOSITOPENIA YANG DIINDUKSI SIKLOFOSFAMID ., CHRISTOVER FIRSTNANDO SARAGIH
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Trombositopenia dapat terjadi pada beberapa penyakit salah satunya demam berdarah dengue, yang masih merupakanpenyakit dengan tingkat morbiditas dan mortalitas tinggi di KalimantanBarat. Air kelapa secara empiris dikonsumsi masyarakat dan mudahditemukan di Indonesia. Pada beberapa penelitian air kelapa memiliki efek regeneratif pada sel. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiefek air kelapa terhadap jumlah trombosit tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi siklofosfamid. Metodologi. Desain penelitian ini adalah trueexperimental dengan pendekatan pretest and posttest control groupdesign. Penelitian ini menggunakan 30 tikus dan dibagi menjadi 5kelompok. Kontrol positif (KTP) diberikan injeksi NaCl0,9% 5ml/kgBB;kelompok kontrol negatif (KN) diberikan injeksi intraperitonealsiklofosfamid 50mg/kgBB; kelompok perlakuan dosis 1,2,3 (D1,D2,D3)diberikan injeksi intraperitoneal siklofosfamid 50mg/kgBB dan air kelapadengan dosis masing-masing 2ml/100g BB, 4ml/100g BB dan 6ml/100g BB. Semua perlakuan dilakukan selama 14 hari. Pemberian siklofosfamiddilakukan sekali pada hari ke-1. Pemeriksaan darah awal dilakukan pada hari ke-1, pretest ke-4, dan posttest ke-15 masa perlakuan. Data dianalisadengan uji Repeated ANOVA dan One way ANOVA yang dilanjutkan dengan analisis Post Hoc Test.  Hasil. Induksi siklofosfamid berhasilmenurunkan jumlah trombosit tikus menjadi trombositopenia. Penilaian jumlah trombosit berdasarkan waktu pemeriksaan Posttest menunjukkantidak terdapat perbedaan bermakna antara KN dengan kelompok Dosis D1, D2, dan D3. Pada kelompok KTP didapatkan perbedaan bermaknadengan KN dan D1. Pada penilaian rerata kenaikan jumlah trombosit(∆ Posttest-Pretest) didapatkan kelompok D3 berbeda bermakna denganKN. Kesimpulan. Pemberian air kelapa dapat meningkatkan jumlah trombosit secara bermakna pada tikus putih yang diinduksi siklofosfamid Kata kunci: Trombositopenia, air kelapa (Cocos nucifera L.), Siklofosfamid, Sysmex-KX 21 hematology analyzer
GAMBARAN SKOR TRAUMA PADA PASIEN DI UGD RSUD DR SOEDARSO PONTIANAK MENGGUNAKAN REVISED TRAUMA SCORE (RTS) PERIODE TAHUN 2012 ., Ellen Celcilia
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Trauma merupakan masalah kesehatan yang besar di negara berkembang yang jumlahnya meningkat sebanding denganperkembangan industri dan transportasi. Beberapa sistem skors telahdiajukan, salah satu sistem skor yang dapat digunakan adalah RevisedTrauma Score (RTS). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran skor trauma pada pasien di UGD RSUD dr. SoedarsoPontianak menggunakan Revised Trauma Score (RTS). Metodologi:Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatanretrospektif. Pengumpulan data yang diambil dari rekam medis pasienUGD RSUD dr. Soedarso Pontianak. Data yang diambil berupa nilaiGlasgow coma scale, tekanan darah sistolik, dan frekuensi napas dari 120pasien trauma. Hasil: Dari penelitian diketahui 85 orang (70,8%) berjeniskelamin laki-laki, kelompok usia terbanyak adalah kelompok usia 15-23tahun (40,83%), dan 101 orang (84,2%) dengan nilai RTS 12.Kesimpulan: Pasien trauma di UGD RSUD dr Soedarso kebanyakanberjenis kelamin laki-laki, pada usia produktif, memiliki nilai RTS yangtinggi dan prognosis yang baik. Kata kunci: trauma, sistem skor trauma, revised trauma score
Hubungan antara Lingkar Perut dan Kadar HDL menggunakan Metode Presipitasi pada Pegawai Pria Satpol PP di Kota Pontianak tahun 2013 ., Rabiul Priyantono
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Cerebellum
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kelebihan lemak tubuh merupakan salah satu faktor risiko yang berhubungan dengan mortalitas prematur, diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Keadaan obesitas sentral berpengaruh terhadap profil lipid terutama kadar High Density Lipoprotein (HDL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lingkar perut dan kadar HDL pada pegawai pria di Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak. Metodologi: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan cross-sectional. 42 subjek dipilih sebagai sampel penelitian dengan menggunakan simple random sampling. Lingkar perut diukur di pertengahan antara batas bawah tulang rusuk yang dapat diraba dengan bagian atas krista iliaka. Subjek dikelompokkan dalam 2 kategori, yaitu berisiko (≥90 cm) dan tidak berisiko (<90 cm). Kadar HDL diukur dengan metode presipitasi yang menggunakan reagen HDL presipitat dan reagen kolesterol. Hasil: Rerata lingkar perut adalah 86,81 cm. Rerata kadar HDL kelompok lingkar perut berisiko adalah 32,27 mg/dL dan rerata kadar HDL kelompok lingkar perut tidak berisiko adalah 42,35 mg/dL. Kadar HDL pada kelompok berisiko lebih rendah secara signifikan daripada kelompok tidak berisiko dan terdapat hubungan bermakna antara lingkar perut dan kadar HDL (p<0,001) Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara lingkar perut dan kadar HDL menggunakan metode presipitasi pada pegawai pria Satuan Polisi Pamong Praja Kota Pontianak. Peningkatan lingkar perut dapat menyebabkan penurunan kadar HDL kolesterol.

Filter by Year

2013 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 3a (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 3b (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 2b (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 2a (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 4, No 4 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 3, No 4 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 3 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 3 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014 Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa PSPD FK UNTAN Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura More Issue