cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 585 Documents
GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU MENGENAI HIV/AIDS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS TANJUNGPURA ., Desilianty Sari
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractBackground- West Kalimantan is becoming the sixth province that have high number of HIV/AIDS in Indonesia. Doctors graduated from Medicine and Health Science Faculty of Tanjungpura University will be primary care doctors that would diagnose HIV/AIDS cases so they need a good enough knowledge, attitude and behaviour of HIV/ AIDS.Objectives- To know the overview of knowledge, attitude and behaviour about HIV/AIDS among medical students of Tanjungpura University.Methodology? This research used cross-sectional study. Sample of this research were medical students of Tanjungpura University class of 2008, 2009 and 2010. Knowledge, attitude and behavior level about HIV/AIDS of 150 medical students were collected by completing questionnaire. The data was analyzed by SPSS 17.Result- There were 141 students (94%) had good level of knowledge, 130 students (86,7%) had good level of attitude and 120 students (80%) had good level of behavior. Class of year 2008 had a good level of knowledge 100%, good attitude 96% and good behavior 90%.Conclusion? Most of students have good knowledge (94%), good attitude(86,7%) and good behavior(80%). Class of 2008 have more higher knowledge, attitude and behavior than class of 2009 and 2010.Key words: knowledge attitude behavior HIV/AIDS medical students
GAMBARAN KASUS SEKSIO SESAREA BERDASARKAN STATUS RUJUKAN DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK PERIODE 1 JANUARI 31 DESEMBER 2011 ., Sandi
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) diIndonesia saat ini masih tinggi. Kelancaran rujukan merupakan faktor yangmenentukan dalam menurunkan AKI dan AKB. Rumah sakit rujukan harusmemiliki kesiapan khususnya dalam penanganan rujukan obstetri. Salah satutindakan penanganan rujukan obstetri yang harus tersedia di rumah sakitrujukan adalah seksio sesarea. Tujuan: Mengetahui angka seksio sesarea;karakteristik ibu, indikasi dan luaran persalinan seksio sesarea berdasarkanstatus rujukan; di RSU Dokter Soedarso Pontianak periode 1 Januari 31Desember 2011. Metodologi: Penelitian deskriptif observasional denganmenggunakan data rekam medik. Hasil penelitian: Jumlah seksio sesareasebanyak 653 dari 1696 total persalinan. Sebanyak 587 pasien sebagai sampelpenelitian. Proporsi kelompok rujukan 57,9% dan kelompok non-rujukan 42,1%.Kategori kasus dengan proporsi terbesar pada kelompok rujukan dan nonrujukanadalah kelompok umur 25 29 tahun (29,7% dan 29,1%), frekuensiANC empat kali atau lebih (79,4% dan 82,2%); paritas nullipara (45,9% dan42,1%); kadar Hb pascaseksio sesarea < 11 gr/dl (77,1% dan 77,7%);komplikasi infeksi luka insisi (30,8% dan 61,5%); lama perawatan lima hari ataukurang (77,1% dan 76,5%); dan kategori tidak asfiksia (81,6% dan 82,1%).Proporsi terbesar indikasi seksio sesarea pada kelompok rujukan adalahmalpresentasi janin (15,3%), sedangkan kelompok non-rujukan adalahdisproporsi sefalopelvik (14,6%). Kematian ibu hanya ditemukan padakelompok rujukan (4 kasus). Kematian perinatal pada kelompok rujukan (19kasus) lebih tinggi dibandingkan kelompok non-rujukan (8 kasus). Kesimpulan:Angka seksio sesarea di RSU Dokter Soedarso Pontianak tahun 2011 adalah38,5%. Hampir tidak terdapat perbedaan proporsi umur, frekuensi ANC; paritas;kadar Hb; jenis komplikasi; lama perawatan; dan skor apgar pada kelompokrujukan dan non-rujukan. Proporsi terbesar indikasi seksio sesarea padakelompok rujukan adalah malpresentasi janin sedangkan pada kelompok nonrujukanadalah bekas seksio sesarea. Kematian ibu dan perinatal padakelompok rujukan lebih tinggi daripada kelompok non-rujukan. Kata kunci: Seksio sesarea, status rujukan.
HUBUNGAN ANTARA JUMLAH LEUKOSIT DENGAN APENDISITIS AKUT DAN APENDISITIS PERFORASI DI RSU DOKTER SOEDARSO PONTIANAK TAHUN 2011 ., Anggi Patranita Nasution
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit apendisitis merupakan penyebab nyeri abdomenakut yang paling sering ditemukan di bidang bedah dan memerlukan tindakanpembedahan segera untuk mencegah komplikasi. Pemeriksaan hitung jumlahleukosit dapat membantu menegakkan diagnosis apendisitis danmembedakan antara apendisitis akut dan apendisitis perforasi. Tujuan:Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hubungan antarajumlah leukosit dengan apendisitis akut dan apendisitis perforasi di RSUDokter Soedarso Pontianak. Penelitian ini secara khusus untuk mengetahuigambaran jumlah leukosit pada pasien apendisitis akut dan apendisitisperforasi di RSU Dokter Soedarso Pontianak. Metode: Penelitian inimerupakan studi analitik dengan metode potong lintang. Pengambilansampel dilakukan secara consecutive sampling dengan jumlah sampelsebanyak 100 rekam medik pasien yang telah menjalani apendektomi danmelakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit preoperasi saat pertama kalidatang ke IGD. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Pasienapendisitis akut dengan jumlah leukosit 5.000-10.000 sel/mm3 dijumpai pada20 pasien (33,33%), 10.000-18.000 sel/mm3 dijumpai pada 38 pasien(63,33%) dan >18.000 sel/mm3 dijumpai pada 2 pasien (3,34%). Pasienapendisitis perforasi dengan jumlah leukosit 5.000-10.000 sel/mm3 dijumpaipada 7 pasien (17,5%), 10.000-18.000 sel/mm3 dijumpai pada 16 pasien(40%) dan >18.000 sel/mm3 dijumpai pada 17 pasien (42,5%). Terdapathubungan yang sangat bermakna secara statistik antara jumlah leukositdengan apendisitis akut dan apendisitis perforasi (p=0,000). Kesimpulan:Terdapat hubungan yang sangat bermakna antara peningkatan jumlahleukosit dengan kejadian apendisitis akut dan apendisitis perforasi di RSUDokter Soedarso Pontianak.Kata kunci: Jumlah leukosit, apendisitis akut, apendisitis perforasi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERILAKU PENGELOLAAN PENYAKIT DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURNAMA KECAMATAN PONTIANAK SELATAN KOTA PONTIANAK ., Ferawati
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus merupakan penyakit kronik yang dapatmenimbulkan komplikasi akut maupun kronik bila tidak dikelola denganbaik. Perilaku pengelolaan penyakit DM yang baik oleh pasien perludilakukan terus menerus dan dibutuhkan adanya peran serta dari keluargauntuk memberikan dukungan agar pasien termotivasi melalukannya.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antaradukungan keluarga (informasi, penilaian, instrumental, emosional) danperilaku pengelolaan penyakit DM tipe 2 di wilayah kerja PuskesmasPurnama Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak. Metodologi:Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional denganpendekatan potong lintang. Data dikumpulkan dengan menggunakankuesioner dan besar sampel yakni 38 orang diambil secara consecutivesampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: Uji statistikmenunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukunganinformasi dan emosional terhadap perilaku pengelolaan penyakit DM tipe2. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan penilaiandan instrumental terhadap perilaku pengelolaan penyakit DM tipe 2.Kesimpulan: Dukungan keluarga dalam bentuk dukungan informasi danemosional berhubungan dengan perilaku pengelolaan penyakit DM tipe 2pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Purnama Kecamatan PontianakSelatan Kota Pontianak.Kata kunci: dukungan keluarga, perilaku pengelolaan DM
Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan tentang Diet Rendah Purin dan Asupan Purin pada Wanita Usia di atas 45 Tahun di Puskesmas Kampung Bali Pontianak ., Ridha Utami
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Cerebellum
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Asupan purin merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kejadian artritis gout. Risiko gout pada wanita mulai meningkat sejak umur 45 tahun seiring dengan penurunan kadar estrogen. Wanita sebagai pengatur menu konsumsi keluarga harus memiliki pengetahuan yang baik tentang diet rendah purin. Metodologi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross sectional. Jumlah responden sebanyak 51 wanita. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terpimpin menggunakan kuesioner. Asupan purin dihitung menggunakan tabel pengelompokan bahan makanan menurut kadar purin. Data diolah dengan menggunakan uji Fisher’s exact. Hasil. Sebagian besar responden berpengetahuan cukup (45,1%) dan memiliki tingkat asupan purin rendah (45,1%). Tidak terdapat hubungan (p value: 0,518) antara pengetahuan tentang diet rendah purin dengan asupan purin wanita usia diatas 45 tahun di Puskesmas Kampung Bali Pontianak. Kesimpulan. Meskipun pengetahuan diet rendah purin tidak berhubungan dengan asupan purin, namun perlu diperhatikan jika terdapat riwayat gout pada wanita. Kata Kunci : pengetahuan, diet rendah purin, asupan purin, wanita
HUBUNGAN ANTARA LINGKAR PERUT DAN KADAR HIGH DENSITY LIPOPROTEIN (HDL) MENGGUNAKAN METODE PRESIPITASI PADA PEGAWAI PRIA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) DI KOTA PONTIANAK TAHUN 2013 ., Rabiul Priyantono
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelebihan lemak tubuh merupakan salah satu faktorrisiko yang berhubungan dengan mortalitas prematur, diabetes tipe 2 danpenyakit kardiovaskular. Lemak pada pria lebih banyak disimpan didaerah abdomen sehingga pria lebih banyak mengalami obesitas sentral.Keadaan obesitas sentral berpengaruh terhadap profil lipid terutama kadarHigh Density Lipoprotein (HDL).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN KECACINGAN DENGAN STATUS KECACINGAN SISWA SDN 03 PONTIANAK TIMUR KOTAMADYA PONTIANAK TAHUN 2014 ., Titi Widya Lestari
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Worm infection’s case in Indonesia is still high, prevalencein West Borneo is 26,2%. It caused by soil transmitted helminths (STH).STH infection can lead to malnutrition and bring negative impact onphysical growth and cognitive development. STH infection in children cancause them difficult to learn and processing new information. Worminfection can be prevented with the right way of preventions. Objective:To find out the relation between knowledge, attitude and behavior’s levelabout worm infection’s prevention with worm infection’s status ofElementary School Number 3’s students of East Pontianak District in2014. Methods: This research was analytical research and used crosssectional design to 74 subjects. The research began with stool’sexamination to determined worm infection’s status of the students, theninterview to found out knowledge, attitude and behavior’s level of thestudents about worm infection’s prevention. Results: It found out that 12students were infected by STH and all of them caused by Ascarislumbricoides. Fisher’s test result showed that p value for relation of thevariables; knowledge, attitude and behavior’s level about worm infection’sprevention with worm infection’s status, each were 0,113 (p>0,05), 0,903(p>0,05), and 0,557 (p>0,05). P value more than 0,05 showed that therewere no significant relation between those three variables with worminfection’s status. Conclusions: There are no relation betweenknowledge, attitude an behavior’s level about worm infection’s preventionwith worm infection’s status of Elementary School Number 3’s students ofEast Pontianak District.  Keywords: knowledge, attitude, behavior, prevention, worm infection’sstatus Note:1. Medical School, Faculty of Medicine, University of Tanjungpura, Pontianak, West Borneo2. Department of Biology and Pathobiology, Faculty of Medicine, University of Tanjungpura, Pontianak, West Borneo3. Department of Parasitology, Faculty of Medicine, University of Tanjungpura, Pontianak, West Borneo
HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU IBU DENGAN PENERAPAN IMUNISASI CAMPAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PUNGGUR TAHUN 2010 ., Reisa Indra
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penyakit campak adalah suatu penyakit virus akut yangsangat menular. Pada tahun 2008, salah satu puskesmas yang tidakmemenuhi target imunisasi campak adalah Puskesmas Punggur, yaitusebesar 68,66%.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktorperilaku ibu (predisposisi, pendukung dan pendorong) dengan penerapanimunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Punggur tahun 2010.Metodologi: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional denganpendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memilikianak usia 11 bulan sampai dua tahun di wilayah kerja PuskesmasPunggur, yaitu sebanyak 404 orang. Sampel 80 orang diambil denganteknik simple random sampling. Data primer diperoleh melalui wawancaradengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakanuji Chi-square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan dari 80 responden, 48 orang (60%)melakukan penerapan imunisasi campak dan 32 orang (40%) yang tidakmelakukan penerapan imunisasi campak pada anaknya. Berdasarkanhasil uji Chi-Square diperoleh variabel pendidikan (p= 0,002),pengetahuan (p= 0,000), sikap (p= 0,003), kepercayaan (p= 0,003) danjarak fasilitas pelayanan kesehatan (p= 0,010) yang mempunyai hubunganbermakna dengan penerapan imunisasi campak di wilayah kerjaPuskesmas Punggur. Variabel yang tidak berhubungan bermakna denganpenerapan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Punggur adalahvariabel tindakan petugas imunisasi (p= 0,400).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara faktor perilaku ibu denganpenerapan imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas PunggurKecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya tahun 2010.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU TERHADAP SEKS PRA NIKAH PADA SISWA-SISWI DI SMA NEGERI 2 PONTIANAK ., One Priamita Intansari
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Adolescence is a transition period from children into teenager, consist of biologic, psychology and social changes. The teenager’s curiosity and also tried and tested caused teenager near risk of pre marital sexual. The understanding about sexual and reproductive knowledge become a fundamental to have health and responsible behaviour. Objective: This study aims to assess characteristics, knowledge level, and behavior of pre marital sexual in adolescent at Public Senior High School 2 Pontianak. Method: This is a descriptive study with cross-sectional approach and simple random sampling technique. Sample was taken from 10th and 11th grade, with a total of 216 participants. This study use a questionnaire from previous studies and had been modified. Result: Teenager got informations from media like television was 57% and internet was 60%. Teenager in good category of knowledge level was 90,74% and poor category of knowledge level was 9,26%. The behaviour level were 87,96% in low risk and 12,04% in high risk. Conclusion: Majority of fellow student at Public Senior High School 2 Pontianak have good category in reproductive health knowledge level and low risk category in pre marital sexual behaviour. Keywords : Knowledge, Behaviour, Pre Marital Sexual   1. Medical School, Faculty of Medicine, University Tanjungpura, Pontianak, West Kalimantan2. Departement of Obstetric and Gynecology, Faculty of Medicine, University Tanjungpura, Pontianak, West Kalimantan3. Departement of Community Medicine, Family and Public Health, Faculty of Medicine, University Tanjungpura, Pontianak, West Kalimantan
GAMBARAN PERSEPSI PEKERJA TENTANG RISIKO KECELAKAAN KERJA DI PT. PERTAMINA (Persero) TERMINAL BAHAN BAKAR MINYAK (TBBM) PONTIANAK TAHUN 2014 ., Gatria Sonia
Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Persepsi merupakan faktor yang mempengaruhi perilaku. Persepsi terhadap risiko merupakan proses dimana individu menginterpretasikan informasi mengenai risiko yang mereka peroleh. Jika persepsi seseorang terhadap risiko sudah buruk, maka perilaku yang timbul cenderung mengabaikan pajanan risiko tersebut.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi pekerja tentang risiko kecelakaan kerja PT. Pertamina (Persero) TBBM Pontianak.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan secara cross-sectional. Sampel sebanyak 60 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan instrument kuesioner dan diambil dengan metode consecutive sampling.Hasil: Sebanyak 51 orang (85%) memiliki persepsi baik tentang risiko kecelakaan kerja dan 9 orang (15%) memiliki persepsi buruk tentang risiko kecelakaan kerja.Kesimpulan: Persepsi pekerja tentang risiko kecelakaan di PT. Pertamina (Persero) TBBM Pontianak sudah baik.

Filter by Year

2013 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 5, No 3b (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 3a (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 2b (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 2a (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Cerebellum Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 4, No 4 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 3 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Cerebellum Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 3, No 4 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 3 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Cerebellum Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 3 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Cerebellum Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar Vol 1, No 4 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Cerebellum Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa PSPD FK UNTAN Tahun 2014 Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Publikasi Mahasiswa PSPD FK UNTAN Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa PSPD FK Universitas Tanjungpura More Issue