cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
IDENTIFIKASI INTERFERENSI ANTAR CHANNEL PADA FREKUENSI 5,8 GHZ MENGGUNAKAN UBIQUITI ROCKET M5 TERHADAP PERFORMA JARINGAN INTERNET Roby, Edwardus; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Jawa Pos National Network Medialink merupakan perusahaan yang bergerak dalam layanan jasa yang berbasis teknologi jaringan internet untuk masyarakat di Pontianak pada umumnya. Bagi suatu perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jaringan internet, memberikan kualitas jaringan yang terbaik adalah sebuah kewajiban. Permasalahan yang umumnya dimiliki oleh client adalah mereka tidak mengetahui apakah kualitas layanan jaringan internet yang mereka peroleh dari Internet Service Provider (ISP) langganan mereka sesuai dengan kebutuhan atau tidak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa kualitas layanan jaringan internet client PT. JPNN Medialink Pontianak dengan menggunakan parameter Quality of Service (QoS) dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kualitas layanan jaringan internet tersebut, sehingga PT. JPNN Medialink Pontianak dapat meningkatkan kinerja layanan mereka yang memenuhi standard QoS. Penelitian ini di lakukan di 10 client PT. JPNN Medialink Pontianak yang mana ujicoba itu dilakukan sebanyak dua kali pada masing-masing client dengan tujuan untuk mendapatkan beberapa perbandingan data hasil penelitian. Hasil rata-rata pengujian parameter QoS untuk 10 client adalah nilai throughput sebesar 10,68 % dengan indeks 1 kategori jelek, nilai packet loss sebesar 0 % dengan indeks 4 kategori sangat bagus, nilai delay sebesar 63,72 ms dengan indeks 3 kategori bagus, nilai jitter sebesar 63,43 ms dengan indeks 3 kategori bagus, nilai kecepatan akses internet yaitu kecepatan download sebesar 98,85 % dengan indeks 4 kategori sangat bagus dan kecepatan upload sebesar 86,2 % dengan indeks 4 kategori sangat bagus. Sedangkan indeks rata-rata untuk standar TIPHON semua parameter QoS adalah 3 dengan kategori bagus. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan nilai QoS menurun adalah sumber daya yang digunakan, kondisi perangkat jaringan, jenis frekuensi jaringan yang digunakan, traficc pengunaan frekuensi pada radio yg menggunakan frekuensi 5,8 GHz semakin banyak. Diharapkan bagi PT. JPNN Medialink Pontianak untuk melakukan pengecekan kondisi perangkat jaringan client secara berkala agar kondisi jaringan internet client tidak mengalami gangguan.
Rancang Bangun Aplikasi Perencanaan Instalasi Penerangan Berbasis Sistem Pakar Sirait, Alen Gonzales; Sirait, Bonar; -, Fitriah
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem penerangan menjadi salah satu fasilitas pendukung sebuah bangunan. Penerangan yang baik dapat ditentukan berdasarkan pada peraturan dan ketentuan sesuai dengan standar bangunan yang dipilih. Di dalam proses perhitungan manual akan memakan waktu yang panjang, sehingga di dalam penelitian ini akan merancang dan membuat sistem aplikasi perencanaan perhitungan instalasi listrik penerangan dengan menggunakan sistem pakar agar perhitungan menjadi tepat dan akurat. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Microsoft Office Excel dengan (sheet to sheet dan hyperlink). Dalam merencanakan sistem pakar ini menggunakan metode studi literatur, observasi, dan deskriptif analitis. Pada tahap perencanaannya dilakukan beberapa perhitungan yaitu menghitung dengan sistem manual dan sistem pakar, intensitas penerangan, daya total, dan besar arus pengaman MCB. Sistem aplikasi ini hanya menggunakan 3 buah jenis lampu yaitu lampu TL, lampu LED Philips, dan lampu LED Hannochs. Perhitungan dilakukan dengan membandingkan hasil sistem manual dan sistem pakar. Berdasarkan hasil perhitungan jumlah lampu menggunakan perhitungan manual maupun menggunakan aplikasi sistem pakar dari hasil tersebut didapat besar rata-rata persentase error adalah 0,02%, untuk perhitungan daya total dan perhitungan besar arus pengaman didapat persentase error sebesar 0,00%. Aplikasi sistem pakar ini sangat membantu dan mempermudah dalam perhitungan sistem penerangan  instalasi listrik seperti intensitas penerangan, daya total dan besar arus pengaman, sehingga adanya aplikasi sistem pakar ini dapat menghemat waktu dalam penyelesaian suatu masalah yang kompleks dan solusi untuk mempersingkat perhitungan yang rumit dapat terpecahkan.
SISTEM KONTROL CHARGING DAN DISCHARGING SERTA MONITORING KESEHATAN BATERAI King, Borni Florus; Panjaitan, Seno Darmawan; Hartoyo, Aryanto
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mencari solusi terbaik dalam pengguanaan baterai sebagai sumber daya. Seperti yang diketahui bahwa bterai adalah salah satu sumber daya alternatif yang digunakan untuk mensuplai daya pada perangkat-perangkat elektronik yang kira gunakan sehari-hari. Kebanyakan baterai akan digunakan secara terus menerus tanpa parawatan yang benar sehingga membuat baterai tersebut lebih cepat kehilangan daya dari yang seharusnya. Pada penulisan skripsi ini penulis merancang sebuah alat yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kesehatan sebuah baterai sekaligus sebagai pengisi daya otomatis untuk baterai. Alat yang dirancang ini dapat mengetahui tingkat kesehatan baterai dengan cara membaca niai tegangan yang ada pada baterai lalu menentukan pengisian apa yang paling cocok berdasarkan kondisi tersebut. Terdapat tiga jenis pengisian yang bisa dihasilkan oleh alat ini yaitu fast charging untuk kondisi baterai lemah, float charging untuk kondisi baterai baik, dan off charging ketika baterai rusak ataupun saat daya pada baterai sudah penuh. Semua jenis pengisian ini diatur secara otomatis pada alat dengan memanfaatkan prinsip kerja dari transistor NPN sebagai saklar otomatis yang akan men-switch tahanan pada alat untuk menghasilkan tegangan output pengisian yang berbeda-beda sesuai kebutuhan dan kondisi baterai. Setelah melakukan penguian dan pengukuran terhadap semua kondisi baterai serta pengisian yang ada didapat hasil yang mendekati hasil perhtungan berdasarkan teori yang dijabarkan. Seperti misalnya ketika dilakukan pengujian terhadap discharging baterai terdapat selisih sebesar 1.2% terhadap hasil perhitungan berdasarkan teori. Sedangkan pada pengujian terhadap jenis-jenis pengisian tertentu didapat nilai arus yang berbeda pada setiap jenis pengisian seperti float charging yang menghasilkan arus sebesar 1.47 Ampere dan fast charging menghasilkan arus sebesar 3.09 Ampere yang akan berpengaruh terhadap lama pengisian baterai. Dengan membandingkan hasil pengukuran yang didapat dari pengujian terhadap hasil perhitungan yang didapat melalui pembahasan teori maka didapat berbagai kesimpulan yang dapat diambil guna membuktikan teori-teori yang ada serta menilai kemampuan alat yang dirancang. Setelah melakukan pengisian yang benar dan tepat secara konsisten maka lama pemakaian baterai dapat diperpanjang dari yang seharusnya sehingga menimbulkan dampak ekonomis karena usia pakai baterai bisa lebih lama.
ANALISIS PENGARUH BAHAN-BAHAN OBSTACLE TERHADAP PERFOMANCE PENGIRIMAN DATA MENGGUNAKAN BLUETOOTH Silaban, Taripar David; Suryadi, Dedy; -, Syaifurrahman; Imansyah, Fitri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bluetooth merupakan sebuah teknologi komunikasi wireless yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz. Penelitian bertujuan mengindentifikasi jenis bahan bahan obstacle yang berpengaruh pada pengiriman performansi data berdasarkan parameter QoS melalui jaringan bluetooth tethering. Adapun parameter QoS yang digunakan adalah bandwidth, delay, jitter, packet loss, dan throughput. Software yang digunakan dalam penelitian ini yaitu software VLC media player, wireshark berdasarkan parameter bandwidth, throughput, packet loss, delay, dan jitter. Serta aplikasi yangdigunakan dalam penelitan tugas akhir ini yaitu speedtest.net. Pada penelitian ini dilakukan 1 kali pengujian untuk setiap bahan obstacle dengan jarak 5 meter, 10 meter, 15 meter, dan 20 meter. Pada jarak 5 meter, bahan obstacle plat dikatakan sangat baik untuk perolehan setiap parameter QoS dengan transmisi jaringan bluetooth. Hasil perhitungan nilai packet loss diperoleh 0,84%, nilai delay diperoleh 5,6 ms, dan nilai jitter diperoleh 5,6 ms. Pada jarak 10 meter, bahan obstacle plastik dikatakan sangat baik untuk perolehan setiap parameter QoS dengan transmisi jaringan bluetooth. Hasil perhitungan nilai packet loss diperoleh 0,073 %, nilai delay diperoleh 13,4 ms, dan nilai jitter diperoleh 13,4 ms. Pada jarak 15 meter, bahan obstacle plastik dikatakan sangat baik untuk perolehan setiap parameter QoS dengan transmisi jaringan bluetooth. Hasil perhitungan nilai packet loss diperoleh 0 % atau tidak ada paket yang hilang selama pengiriman data, nilai delay diperoleh 21,3 ms, dan nilai jitter diperoleh 21,3 ms. Pada jarak 20 meter, bahan obstacle kertas dikatakan sangat baik untuk perolehan setiap parameter QoS dengan transmisi jaringan bluetooth. Hasil perhitungan nilai packet loss diperoleh 0 % atau tidak ada paket yang hilang selama pengiriman data, nilai delay diperoleh 7,1 ms, dan nilai jitter diperoleh 7,1ms. Berdasarkan penelitian ini dapat dijelaskan, bahwa terjadi penurunan tingkat performansi pengiman data dengan menggununakan teknologi bluetooth terhadap obstacle yang diberikan bahan material berbeda, serta jarak dapat mempengaruhi kualitas pengiriman data.
ANALISIS KECEPATAN PROSES DOWNLOAD PADA SINYAL HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS (HSDPA) Pardani, Ari; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the use of a product, sometimes people do not really care whether the products are used in accordance with the advertising promotion of such products, one of which is advertising internet connection service. Internet service providers offer many advantages its products among which good data download speeds. This study describes the download speed of the signal HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) using Sim card (card 3) where the research itself was carried out to test the speed of file downloads from the Adobe Flash Player version 22.0.0.209 is by downloading data at the same place and with the same file size.Data taken in this study is the duration of the download process from start to finish downloading. Furthermore, do some tests to determine the download speed of at 00:00 pm, 08:00 pm, 11:00 pm, 13:00 pm. And also determine where the most rapid hours to download the file, to determine how fast the download speeds are obtained in pontianak more precisely on Jalan Imam Bonjol Gg. Bansir 1. After a test known that the fastest clock is at 00:00 pm and 08:00 pm which has good speed.
KAJIAN PEMENUHAN KEBUTUHAN DAYA LISTRIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA PASCA PEMBANGUNAN GEDUNG BARU 7 IN 1 YANG DISUPLAI OLEH PT. PLN UP3 PONTIANAK Nasrullah, Muhammad; Arsyad, M. Iqbal; Sirait, Bonar
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian pemenuhan kebutuhan daya listrik di Universitas Tanjungpura yang disuplai oleh PT. PLN (Persero) Pontianak diketahui berdasarkankan dibangunnya gedung baru 7 In 1 yang membahas tentang perkiraan besar kebutuhan daya listrik disetiap sektor Universitas Tanjungpura sebelum dan sesudah dibangunnya gedung baru 7 in 1 serta untuk beberapa tahun yang akan datang dengan melakukan analisis terhadap data yang diperoleh di lapangan. Sebelum dibangunnya gedung baru 7 In 1, universitas Tajnungpura memiliki daya tersambung total sebesar 3.715 kVA dengan jumlah trafo sebanyak 18 unit beserta gardu beton. Untuk mengetahui besarnya beban pada saat ini dan beberapa tahun yang akan mendatang, perhitungan dilakukan dengan terlebih dahulu mendapatkan beban rata-rata, faktor beban da  faktor kebutuhan. Selanjutnya dilakukan proses perkiraan dengan pendekatan statistik menggunakan metode fungsi regresi linier. Dari hasil yang diperoleh, perkiraan kebutuhan daya listrik saat ini (tahun 2020) di Universitas Tanjungpura adalah sebesar 5.692 [kVA] dengan beban rata-rata 35,56 kW, faktor beban 142,12% dan faktor kebutuhan 48,84%. Sedangkan perkiraan kebutuhan daya listrik pada april tahun depan adalah sebesar 6.186,87 [kVA]. Perbandingan proses perkiraan tersebut adalah untuk menentukan akurasi menjamin terpenuhinya kebutuhan daya listrik pada masa yang akan datang. Sehingga perlu dilakukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan untuk mengantisipasi ketersediannya daya listrik yang cukup dimasa yang akan datang.
PENENTUAN ARUS GANGGUAN HUBUNG SINGKAT SISTEM KHATULISTIWA PADA PT.PLN (PERSERO) UP3B KALIMANTAN BARAT Barita P, Oscar Saul; Sirait, Bonar; Gianto, Rudy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan Penyaluran Daya Listrik Yang Andal Merupakan Tuntutan Yang Diharapkan Oleh Konsumen Kepada PT.PLN, Tujuan Penelitian Ini Untuk Menentukan Nilai Arus Gangguan Hubung Singkat Dengan Bantuan Gambar Simulasi Aliran Daya Dan Untuk Mengetahui Besar Tegangan Bus Sebelum Terjadi Gangguan Hubung Singkat Serta Mengetahui Nilai Arus Gangguan Saat Keadaan Sistem Dalam Kondisi Tidak Normal. Metode penelitian ini adalah metode newton raphson. hasil perhitungan arus gangguan hubung singkat. hubung singkat di bus 5 sebesar 2.169,7 [A], gangguan tiga fasa 5.819,0 [A], gangguan dua fasa ke tanah 4.975,4 [A], gangguan fasa ke tanah, dan 5.829,2 [A], gangguan fasa-fasa. Arus hubung singkat yang terjadi pada bus 37 sebesar 7.080,5 [A], gangguan tiga fasa, 3.734,0 [A], gangguan dua fasa ke tanah, 1.801,4 [A], gangguan fasa ke tanah, dan 4.111,5 [A], gangguan fasa-fasa. Arus hubung singkat yang terjadi pada bus 29 sebesar 1.861,04 [A], gangguan tiga fasa, 1.822,4 [A], gangguan dua fasa ke tanah, 1.600,4 [A], gangguan fasa ke tanah, dan 8.905,3 [A], gangguan fasa-fasa. Arus hubung singkat yang terjadi pada bus 39 sebesar 1.737,7 [A], gangguan tiga fasa, 6.649,4 [A], gangguan dua fasa ke tanah, 1.632,3 [A], gangguan fasa ke tanah, dan 6.659,6 [A], gangguan fasa-fasa. hasil perhitungan arus gangguan bahwa arus hubung singkat fasa-fasa lebih tinggi dari arus hubung singkat yang lainnya, hal ini disebabkan arus gangguan hubung singkat fasa-fasa dipengaruhi bus 7 memiliki jarak yang lebih pendek diantara bus lainnya.
Desain Perencanaan Instalasi Listrik di Gedung Operasi dan Bersalin Rumah Sakit Umum Daerah dr. Agoesdjam Ketapang Sutrisno, M.; Arsyad, M. Iqbal; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah dr.Agoesdjam Ketapang sedang merencanakan pembangunan gedung baru yaitu gedung operasi dan bersalin. Gedung operasi dan bersalin rumah sakit umum daerah dr. Agoesdjam Ketapang direncanakan dengan luas bangunan 2032 m2  yang terdiri dari  dua lantai. Agar terciptanya pelayanan yang baik, nyaman, tenang dan keamanan keselamatan jiwa manusia, perencanaan instalasi listrik pada bangunan rumah sakit ini harus sesuai dengan  Standar Nasional Indonesia (SNI) yaitu  berdasarkan Persyaratan Umum Instalasi Listrik dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2016 tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana rumah sakit. Penelitian pada perencanaan instalasi gedung ini menggunakan metode studi studi literatur dan metode diskriptif analitik. Dalam perencanaan gedung operasi dan bersalin rumah sakit umum daerah dr. Agoesdjam Ketapang ini ada melakukan beberapa perhitungan untuk mencari kebutuhan iluminasi penerangan, kapasitas AC (Air Conditioner), besar pengaman, luas penampang, beban total, dan jatuh tegangan serta membuat line diagram. Berdasarkan hasil perhitungan dan Analisa jumlah lampu yang akan digunakan adalah 433 buah lampu dan 41 buah Air Conditioner dengan total keseluruhan beban yang dibutuhkan di gedung operasi dan bersalin rumah sakit umum daerah dr.Agoesdjam Ketapang adalah 54,475 kW. 
UPDATE TIME DELAY PADA PERALIHAN FASE PENYALAAN LAMPU LALU LINTAS MENGGUNAKAN TEKNIK OVER THE AIR (OTA) Ananda, Olin; Sanjaya, Bomo Wibowo; Marpaung, Jannus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu traffic light berfungsi mengatur fase-fase perlintasan kendaraan di suatu persimpangan jalan, khususnya empat persimpangan jalan. Fase perlintasan diatur dengan mengubah (setting) waktu tunda pada program aplikasi yang dibuat. Dengan bertambahnya jumlah kendaraan pada suau jalur jalan di persimpangan traffic light mengakibatkan panjangnya antrian, jika tidak diubah waktu fase perlintasan maka akan terjadi antrian dan menimbulkan kemacetan. Pengubahan waktu fase perlintasan bisa dilakukan secara hardwired maupun nirkabel, kelemahan menggunakan hardwired adalah teknisi menunju control box untuk menghubungkan laptop dengan mikrokontroler yang digunkan. Dan biasanya sistem akan direstart atau traffic light akan padam sementara selama proses pemrograman. Dengan update OTA yang menggunakan ESP32, waktu fase perlintasan atau delay timer diprogram menggunakan media udara, jadi sistem tidak terganggu saat proses pemrograman. Agar proses update delay timer bisa bekerja maka diperlukan IP address dari ESP32, IP address ini lah yang membuat laptop dan ESP32 terhubung. IP address diperoleh saat pertama sekali membuat program dimana ESP32 terhubung dengan wifi setempat (credential wifi). Setelah diperoleh maka IP address tersebut dapat digunakan di lapangan tanpa menggunakan jaringan wifi lain, ESP32 sudah bisa membangkitkan gelombang berfrekuensi 2,4 GHz. Untuk menguji jarak jangkauan sinyal wifi maka ESP32 terlebih dahulu diprogram sebagai akses point, dari pengujian dengan jarak terjauh 22,28m dipeoleh nilai RSSI -64 dBm yang termasuk kategori normal sesuai standar THIPON. Selanjutnya adalah proses update OTA, ESP32 difungsikan sebagai webserver. Dengan antar muka yang dibuat (mengandung username dan password) dan proses pengubahan sketch berekstensi ino diubah menjadi berekstensi bin maka proses update berhasil dilakukan, dampaknya adalah peralihan fase perlintasan benar-benar terjadi sesuai dengan program yang dibuat.
PENERAPAN METODE QUEUE TREE PADA BANDWIDTH MANAGEMENT MIKROTIK DI BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH KALIMANTAN BARAT Fransiskus, -; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengimplementasikan metode bandwidth management, yaitu metode  Queue Tree agar pengunaan bandwith dapat merata serta menganalisa parameter Quality Of  Service dari hasil implementasi metode queue tree. Latar belakang penelitian ini adalah karena sering terjadi pembagian bandwidth yang tidak merata pada setiap user dalam suatu jaringan yang mengakibatkan satu user dapat mengakses internet dengan lebih cepat sedangkan user lain mengakses internet dengan lebih lambat dibanding user lainnya, sehinga menghambat  dalam menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan kestabilan suatu jaringan. Dengan menerapkan metode Queue Tree, maka setiap user yang mengakses internet akan mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Pengujian menggunakan dengan beberapa komputer yang disambungkan  melalui jaringan wireless mikrotik yang dimana pengujian dilakukan berdasar jumlah user yang tersambung kemudian melakukan monitoring mengunakan apilakasi wireshark. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen bandwidth dengan metode Queue Tree memberikan hasil rata-rata parameter Quality Of service dengan Nilai Throughput 534,770 Kbps presentase 21,01%, packet loss 0,04%, Delay 17,24 ms dan Jitter 17,22 ms jika dibandingkan tanpa menggunakan Queue Tree parameter Quality Of service dengan Nilai Throughput 419 Kbps presentase 1,04%, packet loss 0,23%, Delay 54,55443 ms dan Jitter 54,54569 ms. Dari hasil rata-rata terlihat bahwa dengan metode Queue Tree mendapat hasil yang lebih baik.