cover
Contact Name
Suwito
Contact Email
jurnal.unhan@idu.ac.id
Phone
+628121550347
Journal Mail Official
jurnal.unhan@idu.ac.id
Editorial Address
niversitas Pertahanan Republik Indonesia ( UNHAN RI) Kompleks IPSC Sentul - Bogor 15141 Telp. 021-29618754 Fax. 021-29618773 Website : www.idu.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
ISSN : 26205262     EISSN : 26207400     DOI : 10.33172/jpbh
Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah merupakan wadah para dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik, sekaligus perwujudan kontribusi intelektual terhadap perkembangan keilmuan di bidang Pertahanan dan Bela Negara melalui tulisan ilmiah baik berupa kajian maupun hasil penelitian. Jurnal Pertahanan & Bela Negara diterbitkan setiap tiga bulan sekali dalam setahun, yakni bulan April, Agustus dan Desember. Tujuan utama Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah untuk mengembangkan, memperkaya, dan menjadi referensi kajian bidang ilmu pertahanan dan bela negara, serta menjadi bahan pembelajaran dan pengkajian bagi para akademisi yang memiliki fokus dan minat pada bidang ilmu pertahanan dan bela negara. Jurnal Pertahanan & Bela Negara melingkupi kajian ilmu pertahanan dan bela negara dari perspektif strategi, manajemen, kebijakan, dan teknologi pertahanan, serta bidang kajian lainnya yang terkait ilmu pertahanan dan bela negara.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 270 Documents
THE ROLE OF THE DEFENSE INSTITUTIONS IN HANDLING THE COVID-19 PANDEMIC Marina Ika Sari; Yuli Ari Sulistyani; Andhini Citra Pertiwi
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.353 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v10i2.897

Abstract

The involvement of the military in the global health crisis has begun since the COVID-19 outbreak broke out in Indonesia, starting from the implementation of Large-Scale Social Distancing to the implementation of the new normal adaptation phase. However, the involvement has received mixed responses. Some parties consider it as natural, while others question the urgency of the military involvement. This study focuses on the role of two defense institutions, namely the Indonesian National Armed Forces and the Ministry of Defense in handling the COVID-19. It employs a qualitative research method and the theory of role, the concept of national defense, and the concept of Pandemic Management to analyze the problem. This study finds that the Indonesian National Armed Forces has a strategic role in several fields such as health, security and socio-economic as part of the efforts to contain COVID-19. The Ministry of Defense also plays a strategic role both internally and externally, by cooperating with other ministries, domestic private companies, state-owned enterprises in the defense industry sector, and with other countries in containing the COVID-19 pandemic.Keywords: role, defense, military, pandemic, COVID-19.
SINERGI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN CYBER WARFARE Subagyo, Agus
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.862 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v5i1.350

Abstract

Di era globalisasi, hakekat ancaman tidak hanya berasal dari aspek militer dan fisik semata, melainkan juga datang dari ancaman nir militer dan non fisik, salah satunya adalah ancaman dunia maya. Saat ini, dunia telah memasuki era dunia maya, yang melahirkan kejahatan dunia maya dan sangat potensial menimbulkan ancaman perang dunia maya. Indonesia memerlukan tentara dunia maya untuk menghadapi ancaman perang dunia maya. Kementerian Pertahanan RI harus menjadi ujung tombak dalam proses menyusun kebijakan pertahanan dunia maya untuk menghadapi ancaman perang dunia maya. Sinergi antar pemangku kepentingan dan pihak-pihak terkait untuk menghadapi perang dunia maya adalah kunci sukses. Kata kunci : dunia maya, kejahatan dunia maya, tentara dunia maya, pertahanan dunia maya 
Pembentukan Sikap Rela Berkorban Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Patriotisme Eddy Wahyudi; Sri Wibawani
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.083 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v11i1.1169

Abstract

Pembangunan karakter menjadi salah satu misi penting yang telah diatur oleh pemerintah melalui berbagai peraturan perundang-undangan. Presidan Joko Widodo bahkan memasukkan misi pembangunan karakter ke dalam Nawa Cita yang digagasnya. Salah satu karakter yang tengah gencar digaungkan oleh pemerintah adalah karakter bela negara. Sebagai Kampus Kebangsaan, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mencanangkan mata kuliah Patriotisme. Selain sebagai mata kuliah penciri universitas, Patriotisme juga bertujuan untuk membentuk karakter mahasiswa. Salah satu tujuan dari mata kuliah Patriotisme adalah membentuk karakter rela berkorban mahasiswa yang merupakan salah satu unsur dari nilai bela negara. Dengan adanya mata kuliah Patriotisme, mahasiswa Universutas 17 Agustus 1945 Surabaya diharapkan memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Mata kuliah Patriotisme juga bertujuan agar mahasiswa tak hanya memahami pelajaran yang didapat di kelas, namun juga mempraktikkan nilai tersebut di lingkungannya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan sampel diambil dari mahasiswa yang telah mengikuti mata kuliah Patriotisme. Selain itu, penelitian ini juga merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran. Dalam penelitian ini, instrumen penelitian menggunakan angket dengan Skala Likert sehingga tiap jawaban di dalam angket memiliki tingkatan skor tertentu. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa tingkat pemahaman mahasiswa terhadap nilai yang diajarkan dalam mata kulaih Patriotisme lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat praktiknya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara tingkat pengetahuan mahasiswa dan praktiknya.Kata Kunci: Mahasiswa, Karakter Rela Berkorban, Patriotisme
PROXY WAR AND INDONESIA’S NATIONAL SECURITY: VICTORIA CONCORDIA CRESCIT Hidayat, Safril
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.11 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v7i1.167

Abstract

Abstract – Proxy war have occurred since ancient times until now which is conducted by the major state powers by using state actors or non-state actors. The national interests of the big countries with objective of the struggle for power and the power of influence in affecting international relations. Proxy war has motives and hard power and soft power approaches to achieve their goals. Indonesia is safeguarding its national security in dealing with the proxy war strategy against disintegration attempts, thus it can be eliminated and the integration of the Unitary Republic of Indonesia will remains intact. To safeguard the integration of the nation, Indonesia must take a counter proxy measures. This article uses qualitative approach with data from reference sources and literature related to the proxy war. The validity and reliability of the data was tested by triangulation reference. The study shows that the counter proxy war conducted by maintaining Unity in Diversity which resemble the Opus Dei upon Indonesia, implementing policies and avoiding materialistic for the benefit of people (pro bono), and keeping the harmony of Indonesia.Keywords: Proxy war, proxy war motives, national security, counter proxy war.
SEJARAH PENGGUNAAN PESAWAT TERBANG TANPA AWAK (PTTA) DALAM PERANG MODERN DAN PERSIAPAN MILITER INDONESIA Agus Bayu Utama; Syaiful Anwar
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 11, No 3 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2093.943 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v11i3.1190

Abstract

Abstrak - Salah satu teknologi peralatan perang saat ini adalah Penggunaan Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA), baik untuk pemantauan udara maupun sebagai senjata pemusnah dimana PTTA dapat membawa senjata atau sebagai senjata itu sendiri (kamikaze). Objek penelitian dalam artikel ini adalah sejarah penggunaan PTTA dalam perang modern oleh beberapa negara dengan studi kasus penggunaan PTTA milik Amerika Serikat, Israel, Turki dan China di beberapa wilayah konflik serta persiapan militer Indonesia dalam memanfaatkan PTTA tersebut. Kerangka teori yang dipakai adalah teori kekuatan udara dan terori organisasi. Dalam artikel ini digunakan metode penelitian historis dengan menggunakan data sekunder yaitu dari jurnal dan berita berita dari media online. Dari peperangan atau konflik di beberapa negara, digunakan pesawat terbang tanpa awak, dapat dibuktikan efektivitas dari penggunaan PTTA tersebut. Kementerian Pertahanan Indonesia telah membuat kebijakan untuk penggunaan pesawat terbang tanpa awak (PTTA) dalam beberapa operasi militer dan non militer satuan pasukannya, baik dengan menggunakan PTTA produk dalam negeri maupun luar negeri. Kemandirian industri pertahanan PTTA sangat didorong dengan adanya konsorsium pembuatan Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam.Kata Kunci: industri pertahanan, operasi militer, operasi non militer, Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA), perang modern
PENANGGULANGAN TERORISME DI INDONESIA MELALUI PENANGANAN PENDANAAN TERORISME: STUDI KASUS AL-JAMAAH AL-ISLAMIYAH (JI) Safrudin, S.IP., M.Si. (Han), Rusli
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.246 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v3i1.378

Abstract

This article examines the efforts to combat terrorism in Indonesia through eradicating terrorist fund. There are some type of terrorist fund that is vulnerable to beused by terrorist organization like al-Jamaah al-Islamiyah (JI) in collecting and distributing its fundfor terror activity. This study is a qualitative research with descriptive analysis. This study follow Giovanni Manunta’s theory of relations between assets, frotection, threats, and vulnerability. The result of this study suggests the need to build mechanism of coordination and cooperation between stakeholders related with the efforts to prevent and eradicate terrorism fund in Indonesia. Keywords : terrorism, terrorism fund, al-Jamaah al Islamiyah (JI)
THE USE OF COUNTER–INTELLIGENCE OPERATION STRATEGY IN COPING WITH CYBER THREATS Suratman, Yosua Praditya
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.494 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v7i2.203

Abstract

Abstract - The increasing number of cyberattacks that occur today indicates that Indonesia is an easy target for crime actors in the cyber world. Cyberattacks are selected because they are far more effective than conventional attacks - the military, and the actors are also invisible. Not to mention, the capacity of cyber handling, both infrastructure, funds, and human resources in Indonesia is inversely proportional compared to the number of cyberattacks in the last decade. Intelligence strategies, primarily counter-intelligence, is the answer to deter and detect the attacks, while the government fixing the regulations and policies of national cyber threats.Keywords: cyber, counter intelligence, security
BELA NEGARA MELALUI KAMPANYE PANGAN LOKAL DI MEDIA INTERNET Handayani, Lusia; Nahrawi, Munawar K.
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.856 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v8i2.398

Abstract

Pangan merupakan hak mendasar setiap manusia. Masyarakat atau bangsa yang tidak terpenuhi kecukupan pangannya akan berpotensi menimbulkan tidakstabilan ekonomi bahkan dapat menjatuhkan sebuah pemerintah. Ketergantungan terhadap beras sebagai pangan pokok dapat mengancam stabilitas ekonomi dan politik manakala pangan tersebut tidak tercukupi dengan baik. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menghindari ancaman tersebut adalah beralih ke berbagai pangan sumber karbohidrat lainnya yang banyak tumbuh di Indonesia, antara lain ubi jalar, singkong, garut, dan ganyong. Namun demikian, aneka pangan lokal tersebut masih dianggap pangan kelas dua, karena masih kuatnya budaya pangan berbasis nasi dari beras. Karena itu, perlu kampanye pangan lokal di media internet. Internet saat ini berkembang menjadi media yang mampu menjangkau seluruh kalangan secara cepat dan tepat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan sumber data sekunder berupa buku, dokumen, dan jurnal terkait bela negara dan ketahanan pangan. Hasil kajian ini menunjukkan belum maksimalnya pemanfaatan internet sebagai media kampanye pangan lokal ke masyarakat baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun non-pemerintah. Sejalan dengan perkembangan pesat internet dan pentingnya melakukan bela negara di semua aspek, kampanye pangan lokal melalui media internet perlu dilakukan oleh semua pihak. Kata Kunci: Bela Negara, Kampanye Pangan Lokal, Internet  
Indonesia Defence Diplomacy To Make Tanjung Datu Segment As Outstanding Boundary Problem Of Indonesia-Malaysia Istiqamah, Istiqamah
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 7, No 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English)
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (571.589 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v7i3.241

Abstract

Abstract – This study discusses about implementation of Indonesia’s defense diplomacy and its analysis in effort to obtain Tanjung Datu segment as Outstanding Boundary Problem of Indonesia-Malaysia. This is based on the status of Tanjung Datu as Outstanding Boundary Problem was ambiguous due the different interpretations of Memorandum of Understanding (MOU) 1976 and 1978 by Government of Indonesia. The negotiation to obtain Tanjung Datu segment as Outstanding Boundary Problem Indonesia-Malaysia in 2001. Indonesia attempt to lobby Malaysian to attach Tanjung Datu as OBP and its intensively conducted by Indonesia’s delegates until finally, Indonesia accepted the Malaysian decision that Tanjung Datu is not part of the OBP. This research method was qualitative approach where data collection technique was through interviews with six informants including practitioners and experts in related fields. This study showed that the subjects of Indonesia’s defense diplomacy in efforts to obtain Tanjung Datu segment as OBP Indonesia-Malaysia are Pankorwilnas, Directorate of Army Topography, Ministry of Defense, Ministry of Home Affairs and JUPEM (Malaysian Position Measurement and Mapping). While the object of Indonesia’s defense diplomacy in the efforts to obtain Tanjung Datu segment as OBP Indonesia-Malaysia are the implementation of Indonesia’s national interest to achieve territorial sovereignty and it was also part of defense.Keywords : Defense Diplomacy, Bounday Making Theory, Territorial Sovereignty, Tanjung Datu Segment, Outstanding Boundary Problems.
ANALISIS DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA DALAM MENGHADAPI KRISIS SEMENANJUNG KOREA GUNA MENJAGA STABILITAS KAWASAN ASIA TENGGARA Chayu Amrita Nanda; Yoedhi Swastanto; Amarulla Octavian
Jurnal Pertahanan & Bela Negara Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.461 KB) | DOI: 10.33172/jpbh.v9i1.500

Abstract

Dalam perspektif keamanan, wilayah Indonesia dan kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan merupakan kawasan yang strategis baik dalam aspek ekonomi, politik, maupun militer. Kondisi ini juga memiliki potensi dan tantangan yang kompleks dan berisiko menimbulkan ketegangan antar negara. Pasca Perang Korea dan Perang Dunia ke II perkembangan krisis di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Kemudian Korea Utara memilih untuk membangun kapabilitas militer yang semakin meningkat. Indonesia merupakan salah satu negara yang berdekatan dengan wilayah Semenanjung Korea dan kondisi ini dapat memberikan dampak terhadap kedaulatan dan keamanan negara Indonesia, khususnya kegiatan uji coba nuklir yang telah dilakukan oleh Korea Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Diplomasi Pertahanan Indonesia dan bagaimana peran para aktor yang terlibat dalam menanggapi isu tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini membahas isu tersebut dengan teori konstruktifis dan konsep diplomasi pertahanan dalam proses analisisnya. Hasil pembahasan penelitian ini adalah bentuk diplomasi pertahanan Indonesia dalam menanggapi krisis di Semenanjung Korea.Kata Kunci : ASEAN, diplomasi pertahanan, denuklirisasi, strategi pertahanan, keamanan kawasan

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 3 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 12, No 1 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 3 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 2 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 11, No 1 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 10, No 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 10, No 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 8, No 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol 7, No 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 6, No 3 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 6, No 1 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 3 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 2 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 5, No 1 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 3 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 2 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 4, No 1 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 3, No 2 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol 3, No 1 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara More Issue