cover
Contact Name
Suwito
Contact Email
jurnal.unhan@idu.ac.id
Phone
+628121550347
Journal Mail Official
jurnal.unhan@idu.ac.id
Editorial Address
niversitas Pertahanan Republik Indonesia ( UNHAN RI) Kompleks IPSC Sentul - Bogor 15141 Telp. 021-29618754 Fax. 021-29618773 Website : www.idu.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
ISSN : 26205262     EISSN : 26207400     DOI : 10.33172/jpbh
Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah merupakan wadah para dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik, sekaligus perwujudan kontribusi intelektual terhadap perkembangan keilmuan di bidang Pertahanan dan Bela Negara melalui tulisan ilmiah baik berupa kajian maupun hasil penelitian. Jurnal Pertahanan & Bela Negara diterbitkan setiap tiga bulan sekali dalam setahun, yakni bulan April, Agustus dan Desember. Tujuan utama Jurnal Pertahanan & Bela Negara adalah untuk mengembangkan, memperkaya, dan menjadi referensi kajian bidang ilmu pertahanan dan bela negara, serta menjadi bahan pembelajaran dan pengkajian bagi para akademisi yang memiliki fokus dan minat pada bidang ilmu pertahanan dan bela negara. Jurnal Pertahanan & Bela Negara melingkupi kajian ilmu pertahanan dan bela negara dari perspektif strategi, manajemen, kebijakan, dan teknologi pertahanan, serta bidang kajian lainnya yang terkait ilmu pertahanan dan bela negara.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 316 Documents
NILAI DAN SEMANGAT TENTARA PEMBELA TANAH AIR (PETA) UNTUK MEMBANGUN BUDAYA STRATEGIS BANGSA INDONESIA DALAM MEMPERKUAT BELA NEGARA Hendra Nurdiansyah; Aris Sarjito
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i1.1649

Abstract

Sejarah panjang perjuangan indonesia tidak terlepas dari pembentukan Tentara Pembela Tanah Air (PETA) pada masa pendudukan jepang di indonesia (1942-1945). PETA merupakan perwujudan rasa nasionalisme dan patriotisme berupa pembelaan kepada negara yang menginginkan kemerdekaan dan keadilan sosial. Dari sejarah tersebut tergambar nilai dan semangat PETA dalam membangun budaya strategis bangsa Indonesia saat ini. Budaya strategis ini berperan pada pembangunan karakter dalam kerangka bela negara saat ini. Artikel ini menjelaskan mengenai pentingnya fungsi nilai dan semangat kepejuangan PETA dalam membela tanah air yang pada prinsipnya merupakan dasar pembangunan budaya strategis dan penguatan bela negara yang direlevansikan dengan ilmu pertahanan. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan Teknik pengumpulan data literatur seperti merekam, membaca, dan mengolah bahan penelitian. Dari hasil studi ini diperoleh bahwa dalam sejarahnya, PETA merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam usaha memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Budaya strategis yang berada di tengah persilangan antara hibridasi dan sejarah masa lalu juga direfleksikan sebagai wajah politik luar negeri Indonesia yang mengambil jalan tengah, poros tengah, moderatisme dengan sebutan politik bebas aktif. Nilai dan semangat yang ada pada sejarah PETA berkontribusi dalam pembangunan budaya strategis sehingga dapat memperkuat bela negara. Relevansi PETA dan budaya strategis terhadap ilmu pertahanan diasumsikan sebagai kekuatan bangsa dan negara Indonesia demi tercapainya tujuan dan menjaga kepentingan Indonesia baik dalam lingkup regional maupun global.
ANALISIS SUBSTITUSI IMPOR GUNA MENDUKUNG KEMANDIRIAN INDUSTRI KENDARAAN TAKTIS DI BIDANG PERTAHANAN DAN KEAMANAN INDONESIA Bayu Nurpatria; Abdul Rivai Ras; Imam Supriyadi
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i2.1695

Abstract

Industri pertahanan dan keamanan Indonesia hingga saat ini dapat dikatakan masih bergantung dengan sejumlah negara asing. Mengingat begitu pentingnya kemandirian dan penguasaan akan teknologi industri pemerintah menginisiasi kebijakan Industrialisasi Substitusi Impor (ISI) untuk dapat mencapai kemandirian. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis substitusi impor dan memahami kendala-kendala yang dihadapi dalam industri pertahanan Indonesia dalam mencapai kemandirian dan lepas dari ketergantungan impor. Penelitian ini berfokus pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) industri kendaraan taktis (Rantis). Menggunakan teori sistem dunia terkait Substitusi Impor yang dicetuskan oleh Wallerstein dan Mengunakan pendekatan metode kualitatif eksploratif. Kendala yang dihadapi dalam pengembangan kendaraan taktis yaitu sebagaian besar komponen penting didalamnya masih sangat bergantung terhadap teknologi impor yang dikembangkan dari negara lain, hal ini disebabkan oleh kurangnya penelitian dan pengembangan, serta dukungan pemerintah pusat di industri pertahanan nasional yang sampai saat ini hanya berfokus pada desain Rantis dan persenjataan. Tantangan era globalisasi dan ancaman yang semakin kompleks, Indonesia dituntut untuk dapat meningkatkan kemandirian, salah satu cara yaitu dengan melakukan Industrialisasi Substitusi Impor (ISI) agar dapat meningkatkan ketahanan dan keamanan nasional.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN MOTIVASI BELAJAR KADET MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN MILITER UNHAN TA 2020/2021 Anisah Anisah; Putrya Hawa; Herlina Tarigan; Rachma Hidana; Yaumi Faiza; Elies Fitriani
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i2.1700

Abstract

Pendidikan kedokteran bertujuan untuk menghasilkan dokter yang memiliki kompetensi dalam ranah pengetahuan, sikap dan perilaku. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pencapaian kompetensi tersebut adalah motivasi belajar mahasiswa, motivasi yang tinggi akan menghasilkan pencapaian belajar yang lebih baik. Lingkungan belajar membentuk suasana belajar yang dapat mempengaruhi motivasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lingkungan belajar terhadap tingkat motivasi mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sebanyak 74 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhan angkatan 2020/2021 mengisikuesioner Dundee Ready Environment Educational Measurement (DREEM) dan Motivated Strategies for Learning Questionnaire (MSLQ). Data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Didapatkan nilai total DREEM 147,36 yang berarti mahasiswa menilai lingkungan belajar yang terbentuk saat ini di FK Unhan masuk dalam kategori “lebih banyak hal positif daripada negatif” dengan nilai tertinggi didapatkan pada skala penilaian terhadap staf pengajar (77,1%) dan penilaian terendah pada skala kehidupan social (65,4%). Nilai rata-rata untuk motivasi adalah 3.59 masuk dalam kategori “tinggi”, dengan nilai tertinggi pada skala “intrinsicl value” 3,92 dan terendah pada skala anxiety 3,43. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa terdapat hubungan antara lingkungan belajar dengan motivasi belajar (p = 0,023).
FENOMENA KESADARAN NILAI-NILAI BELA NEGARA BAGI GENERASI MUDA DI LINGKUNGAN KAMPUS Rachel Amelia Masridha; Iga Purnama Mukti; Fitri Syofiah; Muhammad Rifki; Satino Satino
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i2.1720

Abstract

Kesadaran bela negara merupakan hal yang sangat penting untuk diterapkan demi keberlangsungan suatu negara. Bela negara itu sendiri adalah sikap, tindakan, dan perilaku warga negara yang dilandasi oleh rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Adanya nilai-nilai bela negara yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari membuat suatu negara dapat terhindar dari berbagai ancaman baik militer maupun non militer. Bela negara memiliki beberapa nilai dasar, yaitu: Kecintaan kepada tanah air, Kesadaran berbangsa dan bernegara, Yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara, Rela berkorban untuk bangsa dan negara, Memiliki kemampuan bela negara baik secara psikis maupun fisik. Semangat mewujudkan negara yang berdaulat, adil, dan makmur, bagi generasi muda khususnya, sikap patriotik yang harus dimiliki adalah semangat kejuangan yang diwujudkan dalam semangat belajar yang tekun dan rajin. Selain itu, cintai tanah air dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia dan meneruskan perjuangan mereka dengan cara belajar dengan giat dan tekun untuk dapat membanggakan nama bangsa Indonesia.
STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN AIRPOWER INDONESIA Andhini Citra Pertiwi; Marina Ika Sari
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i2.1749

Abstract

Dari aspek pertahanan udara, ruang udara negara didefinisikan sebagai proyeksi ke atas dari wilayah permukaan suatu negara baik berupa daratan maupun perairan. Seiring dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis, ancaman pertahanan udara semakin kompleks dan multidimensional, mulai dari intrusi udara hingga kemajuan teknologi persenjataan udara yang dapat mengubah cara berperang di masa depan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dilakukan untuk meningkatkan airpower Indonesia. Peneliti menggunakan metode kualitatif serta konsep airpower dan strategi dalam menganalisis studi ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia perlu meningkatkan kemampuan airpowernya melalui reformasi organisasi dalam hal dokumen strategis, anggaran pertahanan, dan personel angkatan udara; modernisasi alutsista; dan kesiapan operasi.
FAKTOR MENINGKATNYA ALOKASI ANGGARAN KEMENTERIAN PERTAHANAN PADA ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA (APBN) 2022 Muhammad Ariel Azfar Hadi; Muhammad Irgi Sya'awal; Muhammad Reyhan Afif Septyatna; Sarah Finka Simangunsong
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i2.1760

Abstract

Anggaran merupakan komponen penting untuk menunjang jalannya pemerintahan dan negara. Dalam membuat anggaran, aspek yang harus diperhatikan adalah nilai dan kebermanfaatannya sehingga dampak yang ditimbulkan akan dapat dirasakan oleh masyarakat umum. Memasuki tahun 2020, virus Covid-19 mulai masuk ke Indonesia sehingga pada saat itu ekonomi diprediksikan akan mengalami penurunan sampai beberapa tahun kedepan. Bidang kesehatan yang bersinggungan langsung dengan permasalahan ini menjadi perhatian yang serius, karena berdampak terhadap bidang-bidang lain, khususnya bidang ekonomi dan sosial. Bidang ekonomi dan sosial menjadi yang paling relevan karena dampak yang ditimbulkan oleh virus Covid-19 dapat dirasakan langsung pada masyarakat. Namun, dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 tercatat Kementerian Pertahanan yang memiliki anggaran terbesar meskipun permasalahan kesehatan, ekonomi, dan sosial belum selesai. Jurnal ini menggunakan metode kualitatif dari literatur dan dokumentasi dari berbagai sumber, sehingga data-data yang dihimpun dapat dipertanggungjawabkan validitas dan legalitasnya. Teori utama yang digunakan dalam jurnal ini adalah teori patron-klien, teori ini menjelaskan bagaimana hubungan antara satu orang dengan yang lain yang kedudukannya lebih tinggi. Dari data - data dan sumber-sumber yang sudah dianalisis, alokasi anggaran terhadap Kementerian Pertahanan tidak relevan dinilai dari situasi dan kondisi saat ini, terlebih anggaran Kementerian Pertahanan adalah kementerian dengan anggaran yang paling besar dalam APBN tahun 2022.
PERAN KOMUNITAS PENCINTA PANCASILA MEMBENTUK MAHASISWA DENGAN KESADARAN MULTIKULTURAL DI ERA MERDEKA BELAJAR Siti Maizul Habibah; Risma Nur Berlianti; Lutfy Mahendra; Naila Risdayana Rahnawati
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i3.1771

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis peran Komunitas Pencinta Pancasila Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam membangun kesadaran Multikultural Mahasiswa sebagai agen of change di era Merdeka Belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket kuosioner dalam bentuk Google Form yang disebarkan Anggota Komunitas Pencinta Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian terungkap bahwa kontribusi Komunitas Pencinta Pancasila dalam mempengaruhi mahasiswa Unesa untuk menerapkan kesadaran Multikultural di Era Merdeka Belajar cukup besar walaupun hanya melalui virtual dan pertemuan daring. Artinya, semakin sering Komunitas Pencinta Pancasila melakukan diskusi dan kegiatannya maka semakin besar pula tingkat kesadaran multikultural dari mahasiswa Unesa terbentuk.
THE INFLUENCE OF SOCIO-ECONOMICS ON POLITICAL AWARENESS IN THE EFFORT TO INCREASE A NATION'S RESILIENCE (CASE STUDIES OF FIVE MAJOR CITIES IN INDONESIA) Helma Malini
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v13i1.1821

Abstract

The existence of an income gap in political participation is explained in this article using Stylized Facts. This study examines the relationship between income and political consciousness in five major Indonesian cities using population, Growth Domestic Product (GDP), health spending, and education spending. The population effects GDP and the proportion of income allocated to Education and Health. In five main cities in Indonesia, income inequality will affect political consciousness. The population affects GDP, which in turn affects the proportion of income allocated to Education and Health. An acceptable allocation of wealth to Education and Health affects political awareness since it influences an individual's aptitude and capacity to reason about their political perceptions.
ANALISIS SENTIMEN TWITTER TERHADAP PERLINDUNGAN DATA PRIBADI DENGAN PENDEKATAN MACHINE LEARNING Joko Ade Nursiyono; Qorinul Huda
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v13i1.1877

Abstract

As technology and information advances, the main defense and security aspects in the protection of personal data become very important. Protection of personal data is a human right that must be protected by the state. Data digitization is a demand and challenge in the advancement of information. Efforts in protecting personal data are basically carried out through legal certainty instruments in the form of regulations that regulate a system in order to realize a strong system in protecting cyber crime. Various regulations already exist in the legal system in Indonesia. Nevertheless, there are still cases of personal data leakage among Indonesians. The purpose of this study is to describe the condition of personal data protection in Indonesia and analyze cases of data leaks detected in Twitter tweets in the period July 1, 2021 to September 29, 2022. The study was conducted by using Twitter tweet scrapping techniques and classifying netizen responses based on positive, negative, and negative sentiments. neutral. Each sentiment is analyzed with wordcloud by finding what topics are often discussed by netizens on the protection of personal data. Furthermore, the classification evaluation is continued by looking at the accuracy of the machine learning classification algorithm, namely naive bayes and random forest. The results of the study stated that in the period from July 1, 2021 to September 29, 2022, the public's response to the protection of personal data was still negative. Which means that the data protection system in Indonesia is still not effective with the occurrence of various cases of data leakage. Based on the accuracy value, the Naive Bayes algorithm is very good at classifying tweets based on their sentiments, which is 99.84% compared to the random forest algorithm.
KESADARAN BELA NEGARA TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI PENGAWASAN DAN PENEGAKAN HUKUM Dede Ika Murofikoh
Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara
Publisher : Republic of Indonesia Defense University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jpbh.v12i3.1880

Abstract

Kerusakan lingkungan yang terjadi di Indonesia beragam, mulai dari tanah longsor, banjir, pencemaran udara, pencemaran tanah, dan kebakaran hutan. Kerusakan ini terjadi akibat ulah manusia yang tidak memiliki kesadaran cinta tanah air untuk menjaga lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang pentingnya peran dan pengawasan oleh masyarakat dalam menjaga dan mendukung terlaksananya penegakan hukum lingkungan. Penelitian ini menggunakan yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach), dengan menelusuri hukum yang berlaku di dalam undang-undang baik Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hukum lingkungan, bela negara, dan peraturan-peraturan lain yang berkaitan dengan penegakan hukum lingkungan. Diperoleh hasil bahwa masyarakat atau warga yang tinggal di suatu tempat (lingkungan) dapat berperan aktif dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Secara aktif dilakukan dengan pengawasan terhadap kebijakan dan aturan, serta pengelolaan terhadap lingkungan hidup oleh pemerintah yang ada di sekitar pemukiman. Hasil pengawasan dan temuan-temuan dapat disampaikan baik secara lisan maupun tertulis kepada aparat pemerintah yang berkepentingan seperti individu, kelompok, sumbangan pemikiran, saran, ide atau yang bersifat membangun, baik secara langsung maupun melalui media massa sehingga penegakan hukuman dilakukan. Masyarakat perlu menyadari perannya yang begitu penting dalam menjaga lingkungan. Kesadaran bela negara oleh masyarakat atau warga negara terhadap lingkungan hidup pada hakikatnya adalah secara sadar dan aktif mencintai tanah airnya. Memiliki kesadaran akan lingkungan hidup yang baik, sehat, dan peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup yang berkelanjutan. Pemerintah sebagai pembuat kebijakan harus menyesuaikan dan memberikan perhatian serius terhadap aspek lingkungan dan menindak tegas setiap pelaku yang tidak memperhatikan pengelolaan lingkungan dengan baik..

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 15 No. 3 (2025): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 15 No. 2 (2025): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 14 No. 3 (2024): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 13 No. 3 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 13 No. 2 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 13 No. 1 (2023): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 3 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 11 No. 3 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 11 No. 1 (2021): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 10 No. 3 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 9 No. 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 9 No. 3 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 9 No. 2 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 9 No. 1 (2019): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 8 No. 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 8 No. 3 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 8 No. 2 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 8 No. 1 (2018): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 7 No. 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 7 No. 3 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 7 No. 2 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 7 No. 1 (2017): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara (English) Vol. 6 No. 3 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 6 No. 2 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 6 No. 1 (2016): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 5 No. 3 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 5 No. 2 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 5 No. 1 (2015): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 4 No. 3 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 4 No. 2 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 4 No. 1 (2014): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 3 No. 2 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Vol. 3 No. 1 (2013): Jurnal Pertahanan dan Bela Negara More Issue