cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 6 (2024)" : 20 Documents clear
Narrative inquiry on breast cancer patients in times of covid-19 pandemic Danganan-Castillo, Rachel
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1044

Abstract

In the Philippines, there is a substantial quantity of research on the experience of breast cancer patients under treatment, but little is known about those patients who had difficulty making sense of and understanding their experiences after the delivery of medication before and even during the pandemic. Hence, this research documented the personal narratives of female breast cancer patients in the province of Bataan highlighting their experiences in undergoing treatment before and during the COVID19 pandemic. The wider objective of the study is enhancing the support that can be offered to women with breast cancer by embracing the process of meaning-making. By using a narrative framework, an unstructured narrative encounter with 8 women diagnosed with Stage I-II breast cancer who completed their curative treatment 6-47 months prior to the interview were conducted. The oral stories of these women were transcribed and retold into a prose account which were then analyzed using narrative analysis. While undergoing treatment before the pandemic, the cancer patients were living through physical pain, enduring a roller coaster of emotions, going through spiritual awakening, building a strong support system and engaging in a healthy diet and lifestyle. During the pandemic, they are faced with the rising cost of healthcare services, increasing risk of COVID19 infection and missing routine check-ups due to strict health protocols. It is recommended that they should be given access to professional psychological and social support and improved nutritional support programs which will be offered through online or offline modalities by the healthcare institutions or the Department of Health and its instrumentalities. Through the course of the pandemic, healthcare institutions should expand their teleconsultation program which will cover a wider range of oncologic services that will be made available to cancer patients. Virtual visits may be permanently adopted and healthcare institutions should look into formalizing a breast screening programs that operate in parallel to primary care.
Perbandingan metode isolasi enzim terhadap aktivitas enzim laktase dari bakteri asam laktat (BAL) yang di isolasi dari tangkai terung ungu (Solanum Melongena L) Sari, Mike Permata
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1078

Abstract

Tangkai terung ungu memiliki potensi sebagai penghasil enzim laktase karena mengandung bakteri asam laktat (BAL). Enzim β-galaktosidase (laktase) berperan dalam mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa kekurangan enzim ini akan menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan seperti gangguan pencernaan, kekurangan nutrisi hingga stunting pada anak. BAL merupakan bakteri yang dapat menghasilkan β­_galaktosidase secara intraseluler. Dalam penelitian ini β_galaktosidase dari BAL diekstraksi melalui dua cara yaitu fisika dan kimia.Isolasi fisika menggunakan metode sonikasi dan untuk isolasi kimia menggunakan beberapa jenis pelarut, yaitu isoamyl Alkohol, Toluen dan Toluen-Aseton. Substrat yang digunakan adalah oNPG (o-nitrophenol-β-Dgalactopyranoside), dimana β-galaktosidase akan menghidrolisis substrat menjadi oNP dan β-D-galactose. Berdasarkan nilai protein total yang tertinggi sebesar 16 mg/mL dan aktivitas tertinggi 0,3821U/mL, maka metode Toluen lebih baik dari metode lainnya.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di PT Bank XYZ Kota Jakarta tahun 2024 Nugroho, Ari Dwi; Irfandi, Ahmad; Nitami, Mayumi; Shorayasari, Susi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1080

Abstract

Work-related fatigue is defined as a decrease in efficiency, work quality, and a reduction in the strength or physical endurance needed to continuously carry out work tasks. The research here aims to understand the Factors Related to Work Fatigue in Workers at PT Bank XYZ, Jakarta City in 2024. The type of research here is quantitative using a cross-sectional study design. The sample selection technique was carried out using non-probability sampling (non-random sampling), with a purposive sampling technique, with a research sample of 88 workers. The results of the univariate analysis interpreted the largest proportion as low fatigue (54.5%), age <35 years (54.5%), poor sleep quality (54.5%), non-risk nutritional status (65.9%), and high workload (54.5%). Based on the results of statistical analysis, it is known that variables related to work fatigue are age (p-value = 0.000), sleep quality (p-value = 0.000), workload (p-value = 0.000), while variables that are not related to work fatigue are nutritional status (p-value = 0.951). Therefore, it is recommended that banking companies always implement sports programs to deal with worker work fatigue, monitor worker nutritional status, evaluate and review the workload that must be completed according to the expertise of each worker. Workers also maintain a healthy diet and make the most of their time to sleep. Kelelahan akibat kerja dimaknai sebagai penurunan efisiensi, kualitas kerja, dan pengurangan kekuatan atau ketahanan fisik yang diperlukan guna senantiasa melaksanakan tugas-tugas pekerjaan. Riset disini bertujuan guna memahami Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja di PT Bank XYZ Kota Jakarta Tahun 2024. Jenis riset disini berupa kuantitatif memakai desain studi cross sectional. Teknik pemilihan sampel dilaksanakan memakai non-probability sampling (non-random sampling), dengan teknik purposive sampling, dengan sampel riset sejumlah 88 pekerja. Hasil analisis univariat menginterpretasikan proporsi terbesar berupa kelelahan rendah (54,5%), usia < 35 tahun (54,5%), kualitas tidur buruk (54,5%), status gizi tidak berisiko (65,9%), dan beban kerja tinggi (54,5%). Berdasar hasil analisis statistik diketahui variabel yang terkait dengan kelelahan kerja berupa usia (p-value = 0,000), kualitas tidur (p-value = 0,000), beban kerja (p-value = 0,000), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu status gizi (p-value = 0,951). Maka, disarankan agar perusahaan perbankan untuk selalu mengimplementasikan program olahraga guna menangani kelelahan kerja pekerja, pemantauan status gizi pekerja, melakukan pengevaluasian dan peninjauan kembali beban kerja yang harus diselesaikan disesuaikan dengan keahlian masing-masing pekerja. Pekerja juga menjaga pola makan yang sehat dan memanfaatkan waktu untuk tidur dengan sebaik-sebaiknya.
Asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi Annisa, Aulia Savira; Khairani, Khairani; Nurhasanah, Nurhasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1083

Abstract

Background: Along with the aging process, the body gradually undergo various changes and health problems, one of which is hypertension. Hypertension is commonly referred to the silent killer as it is a deadly disease, with complications which can increase the risk of heart attack, heart failure, stroke and kidney failure. Management of hypertension consists of pharmacological therapy and non-pharmacological therapy. Aim of  Research: This study aims to provide an overview of nursing care for erderly with hypertension problems. Research Method: This research uses a case study conducted by home visit. Results of Study: The results of the evaluation showed that having the increase knowledge related to controlling hypertension, being able to apply DASH and reducing blood pressure from 165/95 mmHg to 142/89 mmHg. Conclusion: After being given the intervention, erderly and families showed an increase in knowledge about hypertension, being able to apply DASH in everyday life and being able to carry out complementary therapies to reducing blood pressure. Latar Belakang: Seiring dengan proses penuaan, tubuh akan mengalami berbagai perubahan dan masalah kesehatan, salah satunya adalah hipertensi. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena hipertensi termasuk penyakit yang mematikan, dengan komplikasi yang dapat meningkatkan resiko serangan jantung, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran tentang asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan dengan kunjungan rumah (home visit). Hasil: Hasil evaluasi pengetahuan terkait pengendalian hipertensi meningkat, mampu menerapkan DASH dan terjadi penurunan tekanan darah dari 165/95 mmHg menjadi 142/89 mmHg. Kesimpulan: Setelah diberikan intervensi, lansia dan keluarga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang pengendalian hipertensi, menerapkan DASH dalam kehidupan sehari-hari dan dapat melaksanakan terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah.
Gambaran karakteristik lingkungan dan pengetahuan ibu tentang diare di lingkungan kerja Puskesmas Kibin Kabupaten Serang Tahun 2024 Lutfiyah, Evi; Irfandi, Ahmad; Sangadji, Namira Wadjir; Shorayasari, Susi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1087

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami buang air dengan frekuensi sebanyak 3 (tiga) atau lebih per hari dengan konsistensi tinja dalam bentuk cair. Penyakit diare lebih sering dijumpai pada balita. Penyakit diare dapat mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan kualitas hidup anak. Hasil studi pendahuluan menunjukan bahwa 80% balita pernah mengalami diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di lingkungan kerja Puskesmas Kibin Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional analitik dengan target populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ibu dengan balita usia 12-59 bulan yang berjumlah 452 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data akan dianalisis dengan analisis univariat. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-Juli 2024. Hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yaitu ibu yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 33 ibu (64,7%), pengelolaan sampah yang buruk sebanyak 31 (60,8%) dan penyediaan air bersih sebanyak 39 (76,5%). Saran yang dapat diberikan ke Puskesmas Kibin yaitu melakukan pelatihan penangan diare dengan mengajarkan ibu tentang tanda-tanda awal diare dan cara pengangan awal di rumah, termasuk cara membuat larutan oralit dan pentingnya memberikan cairan yang cukup kepada balita yang mengalami diare, pengadaan fasilitas tempat sampah terpisah dengan menyediakan tempat sampah terpisah di lingkungan sekitar puskesmas dan pemukiman masyarakat serta melakukan melakukan monitoring dan evaluasi kualitas air secara rutin untuk pengecekan kualitas air di sumber-sumber air yang digunakan masyarakat.
Asuhan keperawatan pada lansia hipertensi dengan intervensi rendam kaki air hangat Marhamah, Marhamah; Khairani, Khairani; Nurhasanah, Nurhasanah
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1098

Abstract

Background: The increasing number of elderly individuals with various health problems poses a challenge in how to achieve healthy and independent seniors to minimize the burden on society and the state. The most common health issues experienced by the elderly are non-communicable diseases, including high blood pressure (hypertension), joint inflammation (osteoarthritis), diabetes (diabetes mellitus/DM), heart disease, stroke, chronic kidney failure and cancer. The prevalence of hypertension in Indonesia is 34.1 percent, an increase from 21.5 percent in 2013. Aim of Research: The purpose of this Final Scientific Paper is to provide nursing care to Mrs. Z with hypertension. The diagnoses adressed in this case are ineffective health management, anxiety and disturbed sleep patterns. Research Method: This research uses a case study conducted by home visit. Results of Study: The evaluation results of warm water soak for 5 days showed an effective impact on lowering Mrs. Z’s blood pressure. Conclusion: After being given the intervention, there was an increase in Mrs. Z's knowledge regarding the concept and practice of soaking feet in warm water so that Mrs. Z was motivated to continue non-pharmacological therapy. Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia dengan berbagai masalah kesehatan menjadi tantangan bagaimana dapat mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri agar meminimalisir beban bagi masyarakat dan negara. Masalah kesehatan terbanyak yang dialami lansia adalah penyakit tidak menular diantaranya tekanan darah tinggi (hipertensi), peradangan sendi (osteoarthritis), kencing manis (diabetes melitus/DM), penyakit jantung, stroke, gagal ginjal menahun dan kanker. Prevelensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1 persen yang terjadi peningkatan dari sebelumnya 21,5 persen pada tahun 2013. Tujuan: Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir ini yaitu untuk memberikan asuhan keperawatan kepada Ny. Z dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan dengan kunjungan rumah (home visit). Hasil: Hasil evaluasi implementasi pemberian terapi rendam air hangat selama 5 hari didapakan bahwa adanya pengaruh yang efektif terhadap penurunan tekanan darah Ny. Z. Kesimpulan: Setelah diberikan intervensi, adanya peningkatan pengetahuan Ny. Z terkait konsep dan praktik rendam kaki air hangat sehingga memotivasi Ny. Z untuk melanjutkan terapi non-farmakologis.
Gambaran evaluasi fungsi ginjal (kadar ureum, kreatinin dan asam urat darah) pasca covid-19 di wilayah gang anwar tahun 2022 Jannah, Insani Fitrahulil; Sari, Mike Permata; Radhina, Afifa
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1099

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is an acute respiratory syndrome caused by Coronavirus 2 (SARS-CoV-2), which is associated with several diseases, one of which is kidney disease due to the overactivation of the pro-inflammatory ACE/ANGII/AT1R pathway. This results in the overexpression of the ACE2 pathway, leading to an increased binding site for SARS-CoV-2, where the viral antigen can accumulate in the renal tubules and cause acute kidney injury. This research The aims to examine the evaluation of kidney function by measuring blood urea, creatinine, and uric acid levels after the PPKM process to observe any trends in the decline of kidney function among the respondents. Descriptive qualitative research method with a cross-sectional approach. The research subjects are 30 residents of Anwar Alley aged 40-70 years, using purposive sampling conducted in June-July 2022. The research results showed that the largest number of respondents were female, totaling 26 (86.7%), while male respondents numbered 4 (13.3%). The most common age category was 40-49 years, with 18 respondents. The average urea level is 19.19 mg/dl, creatinine is 1.03 mg/dl, and uric acid level is 6.13 mg/dl. There are 2 individuals with high urea levels, 6 individuals with high creatinine levels, and 14 individuals with high uric acid levels. The SARS-CoV-2 antigen can accumulate in the kidneys, potentially causing acute kidney injury, which is characterized by the presence of hematuria, proteinuria, and increased levels of blood urea and creatinine. Penyakit Coronavirus 2019 (COVID-19) adalah suatu sindrom pernafasan akut yang disebabkan oleh Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang berasosiasi dengan beberapa penyakit salah satunya adalah penyakit ginjal karena adanya overaktivasi Pro immflamantory ACE/ANGII/AT1R yang mengakibatkan overekspresi jalur ACE2 yang menyebabkan peningkatan bindingsite dari SARS-CoV-2 dimana antigen virus bisa terakumulasi di tubulus ginjal dan menyebabkan cidera ginjal akut. Penelitian ini untuk melihat gambaran evaluasi fungsi ginjal dengan pengukuran nilai ureum, kreatinin dan asam urat darah setelah proses PPKM untuk melihat  adanya kecendurungan penurunan fungsi ginjal responden. Metode Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Subjek penelitian adalah 30 warga gang Anwar usia 40-70 tahun dengan teknik Purposive sampling ada bulan Juni-Juli 2022. Hasil Penelitian didapatkan jumlah responden terbnyak adalah perempuan sebesar 26(86.7%) dan laki-laki sebanyak 4(13,3%) dengan kategori usia terbanyak adalah usia 40-49 tahun sebanyak 18 responden. Rerata kadar ureum adalah 19,19  mg/dl, kreatinin sebesar 1,03  mg/dl dan kadar asam urat sebesar 6,13 mg/dl. Adapun jumlah kadar ureum responden yang tinggi terdapat 2 orang, kreatinin sebanyak 6 orang dan kadar asam urat yang tinggi  sebanyak 14 orang.  Antigen SARS-Cov-2 akan terakumulasi di ginjal yang bisa menyebakan cidera ginjal akut yang ditandai dengan adanya hematuria, proteinuria serta peningkatan nilai ureum dan kreatinin darah.
Efektifitas senam hipertensi dan rebusan ketumbar pada lansia dengan hipertensi Annissa, Annissa; Juanita, Juanita; Febriana, Dara
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1109

Abstract

Background: Hypertension is one of the cardiovascular diseases that can cause various complications that can affect the brain, eyes, heart, kidneys to the peripheral blood vessels peripheral blood vessels. Management of hypertension can be done by using pharmacological therapy and non-pharmacological therapy. Non-pharmacological therapy for people with hypertension, one of which is hypertension exercise and drinking coriander decoction. Aim of  Research: This study aims to provide an overview of nursing care for erderly with hypertension problems. Research Method: This research uses a case study conducted by home visit. Results of Study: The results of the evaluation results therapy given on Mrs. S obtained a decrease in blood pressure from 190/100 mmHg to 145/90 mmHg by providing hypertension gymnastics interventions that are collaborated with taking medication regularly. Conclusion: Based on the evaluation results, it is hoped that this method can be applied by health workers in overcoming hypertension in the community health workers in overcoming hypertension in the community. Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang dapat menyerang otak, mata, jantung, ginjal sampai pada pembuluh darah tepi. Tatalaksana dalam penanganan hipertensi dapat dengan menggunakan terapi farmokologi dan terapi non-farmakologi. Terapi non-farmakologi untuk penderita hipertensi salah satu diantaranya adalah senam hipertensi dan meminum rebusan ketumbar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan Gambaran tentang asuhan keperawatan pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan studi kasus yang dilakukan dengan kunjungan rumah (home visit). Hasil: Hasil Evaluasi dari terapi yang diberikan pada Ny. S didapatkan adanya penurunan tekanan darah dari 190/100 mmHg menjadi 145/90 mmHg dengan pemberian intervensi senam hipertensi yang dikolaborasikan dengan minum obat secara teratur. Kesimpulan: Setelah diberikan intervensi, lansia dan keluarga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang pengendalian hipertensi, menerapkan DASH dalam kehidupan sehari-hari dan dapat melaksanakan terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah.
Pola peresepan insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2 di poli penyakit dalam BPJS rumah sakit X periode Juni – Agustus 2023 Setyarna, Herna; Maulina, Devi; Lakoan, Milda Rianty
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1112

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) adalah kelompok penyakit metabolik yang disebabkan oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin oleh sel beta pankreas, resistensi insulin, atau keduanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan insulin pada pasien DMT2 di Poli Penyakit Dalam BPJS RS X selama periode Juni-Agustus 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif, mengumpulkan dan mencatat resep pasien rawat jalan. Dari 182 sampel, pasien terbanyak berada dalam rentang usia 56-65 tahun (94 pasien, 51,65%), mayoritas berjenis kelamin perempuan (121 pasien, 66,48%), dan pekerjaan terbanyak adalah ibu rumah tangga (102 pasien, 56,04%). Penggunaan dosis terapi tunggal insulin harian paling banyak adalah insulin long acting dengan dosis ≤20 IU pada 34 pasien (29,06%), sedangkan terapi kombinasi melibatkan insulin rapid acting dengan dosis 21-40 IU dan insulin long acting dengan dosis ≤20 IU pada 25 pasien (38,46%). Jenis insulin yang paling banyak diresepkan untuk terapi tunggal adalah insulin rapid acting (53 pasien, 45,30%), sementara kombinasi insulin rapid acting dan long acting diresepkan pada 65 pasien (100%).
Identifikasi kandungan boraks pada sediaan bakso sapi kemasan di Pasar Kecamatan Koja dengan menggunakan kertas turmerik dan spektrofotometer Uv-Vis Amelia, Andina Reza; Maulina, Devi; Adrianto, Dimas; Krismayadi, Krismayadi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1113

Abstract

Sediaan bakso sapi kemasan adalah salah satu produk makanan beku yang digemari oleh masyarakat. Namun, konsumsi makanan beku dapat meningkatkan risiko kesehatan. Hal ini disebabkan banyaknya jenis pengawet yang digunakan oleh para produsen dan penjual. Boraks merupakan senyawa kimia yang sering digunakan sebagai pengawet dan pengenyal dari berbagai macam jenis makanan. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No 033 tahun 2012 tentang bahan tambahan pangan, boraks merupakan salah satu dari jenis bahan tambahan pangan yang dilarang digunakan dalam produk makanan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi adanya boraks pada bakso sapi kemasan yang dijual di Pasar Kecamatan Koja. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan kertas turmerik dan kuantitatif menggunakan Spektrometer UV-Vis pada sampel bakso sapi kemasan di pasar Kecamatan Koja. Uji validasi yang dilakukan adalah uji akurasi, dan uji presisi. Hasil analisa boraks dengan kertas turmerik menunjukan adanya perubahan warna pada sampel A, B, dan E sedangkan hasil analisa dengan spektrofotometer UV-Vis menunjukan bahwa 3 dari 5 sampel bakso sapi kemasan yang diuji positif mengandung boraks. Kadar tertinggi yang teridentifikasi pada sampel terdapat pada terdapat pada sampel E dengan kadar 82,26 ± 0,573 ppm ppm. Kadar yang terukur pada sampel A yaitu 28,798 ± 0,314 ppm dan sampel B mencapai 18,080 ± 0,446 ppm.

Page 1 of 2 | Total Record : 20