cover
Contact Name
suparna wijaya
Contact Email
life.jurnalku@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
life.jurnalku@gmail.com
Editorial Address
Serpong, Tangerang Selatan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesian Journal of Health Science
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28091167     DOI : https://doi.org/10.54957/ijhs
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health Science is a place for disseminating research results in the field of health, including, but not limited to topics of public health, environmental health, occupational health, pharmacy, nutrition, epidemiology, medical laboratories, physiotherapy, or other general health.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 3 (2025)" : 25 Documents clear
Pemanfaatan ekstrak wuru ketek (Myrica Javanica Reinw. Ex Bl.) sebagai sabun antiseptik Adrianto, Dimas; Adiana, Sylvi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1379

Abstract

Tanaman wuru ketek (Myrica Javanica) mengandung senyawa flavonoid (mirisetin dan kuersetin) maupun flavonoid glikosidanya [mirisitrin (mirisetin 3-O-rhamnoside)]; terpenoid (3-epi-ursolic acid,3-O-(E)-caffeoylursonic acid); saponin (arjunolic acid) diperoleh dari daun. Tanaman Myrica javanica berkhasiat sebagai: antiinflamasi, analgesik, antitumor, hepatoprotektor, antidiabetes dan antibakteri. Tujuan penelitian ini dilakukan cara uji efektifitas antibakteri dari ekstrak wuru ketek sebagai antibakteri dan memformulasi sediaan sabun padat dengan bahan aktif ekstrak wuru ketek sebagai antiseptik terhadap bakteri S. aureus. Metode penelitian ini dilakukan penelitian eksperimen dengan menentukan efektifitas antiseptik dari ekstrak wuru ketek menggunakan metode difusi cakram terhadap bakteri S. aureus, dilanjutkan dengan pembuatan sediaan sabun padat ekstrak wuru ketek. Evaluasi terhadap sediaan sabun meliputi uji organoleptis, pH, homogenitas, asam bebas, diameter daya hambat, iritasi, dan ketinggian busa. Berdasarkan hasil penelitian sediaan sabun ekstrak wuru ketek memiliki aktifitas menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dengan DDH 25±0,01 mm termasuk kategori sangat kuat.
Pendidikan kesehatan melalui permainan ular tangga untuk meningkatkan pengetahuan jajanan sehat pada siswa/i sekolah dasar negeri di Aceh Besar Maulida, Rizka; Diba, Farah; Satria, Budi
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1413

Abstract

Latar Belakang: Anak usia sekolah masih pada masa pertumbuhan dan perkembangan sehingga memerlukan nutrisi yang baik di sekolah. Jajanan sehat sangat penting bagi anak-anak usia Sekolah Dasar (SD), mengingat mereka belum sepenuhnya memahami pentingnya memilih makanan yang sehat dan bergizi. Penulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran peningkatan pengetahuan siswa/i di SDN mengenai jajanan sehat melalui permainan Ular Tangga. Metode: Metode kegiatan dimulai dengan pengumpulan data melalui wawancara Wali Kelas, kuesioner nutrisi, serta FGD (Focus Grup Discussion) pada 10 siswa/i, selanjutnya penentuan peserta kegiatan yang berjumlah 16 siswa/i sebagai kelompok yang diberikan pendidikan kesehatan melalui permainan ular tangga dan 26 siswa/I sebagai kelompok yang diberikan edukasi jajanan sehat melalui media Leaflet.  Hasil: Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test memperlihatkan bahwa pengetahuan jajanan sehat pada kelompok permainan Ular Tangga mengalami peningkatan pada kategori baik sebanyak 31,2% dan kelompok Leaflet mengalami peningkatan pengetahuan di kategori baik sebanyak 23,1%. Peningkatan pengetahuan siswa/i tentang jajanan sehat pada kelompok Ular Tangga lebih tinggi dari pada kelompok Leaflet. Rekomendasi: UKS sekolah dan Puskesmas agar dapat memberikan media yang lebih menarik seperti permainan Ular Tangga dan permainan lainnya untuk pendidikan kesehatan dilingkungan sekolah agar anak lebih interaktif dan semangat dalam menangkap materi Pendidikan Kesehatan yang diberikan.
Faktor yang berhubungan dengan Continuity of Care (COC) pada kunjungan nifas di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2024 Kutiah, Kutiah; Sari, Erma Puspita; Rahmawati, Eka; Handayani, Sri
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1443

Abstract

Menurut Kemenkes RI pelayanan berkelanjutan (Continue of Care) pada masa nifas yaitu dengan melakukan kunjungan nifas sebanyak 4 kali. Cakupan KF lengkap di Indonesia pada tahun 2020 sebesar 88.3%. Pada tahun 2021 cakupan kunjungan KF lengkap di Indonesia sebesar 90,7%. Cakupan kunjungan nifas lengkap di Indonesia pada tahun 2022 mencapai target 90,7%. Faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pelaksanaan kunjungan nifas meliputi faktor sikap, pengetahuan, motivasi, dukungan petugas kesehatan, jarak tempuh dan dukungan keluarga. Tujuan penelitian yaitu diketahui hubungan motivasi, jarak tempat tinggal dan dukungan petugas kesehatan secara simultan dengan Continuity Of Care (COC) pada kunjungan nifas di Puskesmas Pembina Palembang tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan yaitu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang pada bulan Mei – Juni 2024. Teknik sampling menggunakan total sampling. Jumlah sampel sebanyak 41 responden. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan motivasi secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.003), ada hubungan jarak tempat tinggal secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.031), tidak ada hubungan dukungan petugas kesehatan secara parsial dengan CoC Kunjungan Nifas (p value 0.712). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan faktor yang berhubungan dengan Continue of Care pada masa nifas adalah motivasi dan jarak tempat tinggal. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan terkait pentingnya kunjungan nifas lengkap.  
Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan pemberian ASI eksklusif di PMB Andina Primitasari tahun 2024 Alya, Nike Hasnu; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1446

Abstract

Pemberian ASI eksklusif adalah praktik penting dalam mendukung kesehatan bayi, namun cakupannya di Indonesia masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan suami, motivasi, dan sikap ibu terhadap pemberian ASI eksklusif di PMB Andina Palembang pada tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian terdiri dari semua ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan, dengan jumlah sampel sebanyak 42 ibu. Hasil analisis menunjukkan bahwa 57,1% responden memberikan ASI eksklusif. Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara motivasi (p = 0,001), sikap (p = 0,008), dan dukungan suami (p = 0,007) dengan pemberian ASI eksklusif. Tingginya motivasi ibu berkorelasi positif dengan praktik pemberian ASI eksklusif, sementara sikap positif terhadap menyusui juga berkontribusi besar. Dukungan suami terbukti menjadi faktor kunci yang memperkuat komitmen ibu dalam menyusui. Temuan ini menegaskan pentingnya memberikan edukasi dan dukungan kepada pasangan serta membangun sikap positif tentang ASI eksklusif untuk meningkatkan praktik pemberian ASI di masyarakat.
Faktor–faktor yang berhubungan dengan tindakan Sectio Caesarea pada ibu bersalin di RSUD Kayu Agung tahun 2023 Ananda, Dhea; Sari, Erma Puspita; Sari, Intan; Anggraini, Arie
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1447

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO), pada tahun 2021, Sectio Caesarea secara global mencakup lebih dari 1 dari 5 seluruh kelahiran atau sekitar 21%. Pada tahun 2020 di Indonesia angka persalinan Sectio Caesarea sebanyak 20%. Pada tahun 2021 mencapai 24.6% dan pada tahun 2022 meningkat menjadi 28.2%. Faktor yang menyebabkan persalinan Sectio Caesarea yaitu terdiri dari faktor janin dan faktor ibu. Faktor janin terdiri dari bayi terlalu besar, kelainan letak, ancaman gawat janin, janin abnormal, faktor plasenta, kelainan tali pusat dan bayi kembar. Sedangkan faktor ibu terdiri dari usia, jumlah anak yang dilahirkan (paritas), keadaan panggul, penghambat jalan lahir, kelainan kontraksi rahim, ketuban pecah dini (KPD), dan Preeklampsia. Tujuan penelitian Diketahui hubungan usia kehamilan, berat bayi lahir dan riwayat Sectio Caesarea secara simultan dengan tindakan sectio caesarea di RSUD Kayu Agung tahun 2023. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di RSUD Kayu Agung tahun 2023 yang berjumlah 882 orang. Teknik sampling menggunakan Systematoc Random sampling. Jumlah sampel 90 responden. Hasil uji chi square diperoleh tidak ada hubungan usia kehamilan secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.912), ada hubungan berat bayi lahir secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.043) dan ada hubungan riwayat Sectio Caesarea secara parsial dengan tindakan Sectio Caesarea (p = 0.000). Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan upaya mendeteksi kemungkinan tindakan persalinan dengan Sectio Caesarea yang ditinjau dari usia kehamilan, tafsiran berat janin dan riwayat Sectio Caesarea.
Hubungan pengetahuan, status gizi, dan tingkat stres dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum pada ibu hamil di PMB Yuli Bahriah Palembang tahun 2024 Yanti, Rama; Sari, Erma Puspita; Ernawati, Wahyu; Sari, Intan
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1448

Abstract

Hiperemesis gravidarum adalah gejala mual dan muntah yang berlebihan pada ibu hamil. Mual dan muntah merupakan gangguan yang paling sering kita jumpai pada kehamilan muda dan dikemukakan oleh 50% dari wanita yang hamil terutama dikemukakan pada primigravida. World Health Organization menyebutkan bahwa kejadian hiperemesis gravidarum sebesar 12.8 % di tahun 2021 dan menurun di tahun 2022 sebesar 12,5% dari seluruh jumlah kehamilan di dunia. Faktor yang mempengaruhi kejadian hiperemesisi gravidarum pada ibu hamil yaitu pengetahuan, dukungan suami, sikap ibu, status gizi, umur, pekerjaan dan tingkat stress. Tujuan penelitian yaitu hubungan pengetahuan, status gizi, dan tingkat stres dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada Ibu Hamil di PMB Yuli Bahriah Palembanng Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian yaitu ibu hamil yang berkunjung di PMB Yuli Bahriah Kertapati mulai bulan Mei-Juni Tahun 2024 berjumlah 40 ibu hamil trimester I dan II di wilayah kerja Praktik Mandiri Bidan Yuli Bahriah Kertapati Kota Palembang. Sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.011, ada hubungan status gizi secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.000 dan ada hubungan tingkat stres secara parsial dengan hiperemesis gravidarum di PMB Yuli Bahriah Palembang Tahun 2024 dengan p value 0.001. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk senantiasa meningkatkan pelayanan dalam asuhan kehamilan terutama pencegahan hiperemesis gravidarum.
Hubungan anemia dan hipertensi dalam kehamilan dan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil dengan kejadian bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Prabumulih tahun 2023 Juliyanti, Pariza; Sari, Erma Puspita; Indriani, Putu Lusita Nati; Sari, Intan
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1452

Abstract

Berat lahir rendah menjadi masalah yang terus berlanjut di kesehatan masyarakat. Berat lahir rendah disebabkan oleh ibu hamil dengan status gizi buruk. Bayi dengan BBLR risiko kematiannya lebih besar dibandingkan denganbayi yang dilahirkan dengan BBLR. Survey awal yang dilakukan di RSUD Prabumulih. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang berhubungan dengan BBLR RSUD Prabumulih. Jenis Penelitian ini merupakan survey analatik dengan pendekatan case control. Jumlah sampel yang diambil dengan perbandingan 1:2 dengan menggunakan teknik total sampling dan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan dengan BBLR adalah anemia (p-value=0,002), OR (0,469), Hipertensi (p-value=0,038) OR (0,617) KEK (p-value=0.200), OR (0,737), dengan jumlah responden BBLR 62. Tenaga kesehatan diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap anemia dan ukuran KEK pada calon ibu hamil yang akan mempengaruhi kejadian berat badan lahir rendah (BBLR).
Faktor yang menyebabkan kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagaralam Tahun 2024 Laberia, Dea; Sari, Intan; Rahmadhani, Sendy Pratiwi; Annisa, Annisa
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1460

Abstract

Kecemasan dan ketakutan menghadapi persalinan dapat mengakibatkan menurunnya kontraksi uterus, sehingga persalinan akan bertambah lama. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang menyebabkan kecemasan menghadapi persalinan pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagaralam Tahun 2024. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Penelitian dilakukan pada Juni-Juli 2024. Populasi penelitian yaitu semua ibu dengan usia kehamilan ≥ 32 minggu yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sidorejo Kota Pagaralam, baik yang memeriksakan kehamilan di PMB, Posyandu ataupun Puskesmas berjumlah 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang berjumlah 50 responden. Hasil penelitian diperoleh tidak ada hubungan paritas dengan kecemasan menghadapi persalinan (p 0.106), ada hubungan dukungan suami dengan kecemasan menghadapi persalinan (p 0.000) dan ada hubungan tingkat stress dengan kecemasan menghadapi persalinan (p 0.000). Diharapkan petugas kesehatan dapat membantu ibu hamil mempersiapkan persalinan agar dapat terhindar dari kecemasan yang berlebihan.  
Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Mentok Kabupaten Bangka Barat Tahun 2024 Sumira, Sumira; Sari, Erma Puspita; Dhamayanti, Reffi; Afrika, Eka
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1461

Abstract

Kanker serviks dapat dikenali pada tahap pra kanker, salah satunya dengan melakukan pemeriksaan skrining, oleh sebab itu untuk mendeteksi dini adanya kanker serviks dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan IVA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran petugas kesehatan, pengetahuan ibu dan dukungan suami secara simultan terhadap pemeriksaan IVA di wilayah kerja Puskesmas Mentok Kabupaten Bangka Barat tahun 2024. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan desian penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan usia subur yang datang ke poli IVA pada bulan Juli Tahun 2024. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang dan teknik pengumpulan data dengan accidental sampling menggunakan kuesioner. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa yang peran tenaga kesehatan baik 77,8% yang mau melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,011), berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa pengetahuan ibu baik sebanyak 76,5% yang melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,026), dan berdasarkan analisis bivariat diketahui bahwa dukungan suami sebanyak 71,4% yang melakukan pemeriksaan IVA dan didapatkan hasil chi square (p value 0,032). Kesimpulannya ada hubungan peran tenaga kesehatan, pengetahuan dan dukungan suami secara simultan dengan pemeriksaan IVA di Puskesmas Muntok Kab. Bangka Barat tahun 2024. Saran diharapkan tenaga kesehatan lebih banyak memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan pemeriksaan IVA bagi pasangan usia subur untuk menurunkan angka kematian PUS yang disebabkan penyakit kanker leher rahim.
Hubungan pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC dan riwayat anemia terhadap kepatuhan mengkonsumsi tablet FE di UPTD Puskesmas Burnai Mulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Tahun 2024 Suparwatini, Suparwatini; Sari, Erma Puspita; Dhamayanti, Reffi; Afrika, Eka
Indonesian Journal of Health Science Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v5i3.1467

Abstract

Anemia pada ibu hamil didefinisikan sebagai permasalahan kekurangan zat besi yang ditandai dengan kadar hemoglobin < 11 gr/dl. Menurut World Health Organization (WHO) pada tahun 2021, 40,76% wanita hamil di seluruh dunia mengalami anemia. Angka ini menurun pada tahun 2022 menjadi 39,02% dan pada tahun 2023 sebanyak 37,65%. Pada tahun 2021, persentase ibu hamil yang mengalami anemia di Indonesia sebesar 20,46%, pada tahun 2022 sebesar 20,86% dan pada tahun 2023 mengalami sedikit peningkatan menjadi 21,1%. Tujuan penelitian diketahui hubungan pengetahuan, frekuensi kunjungan ANC dan riwayat anemia secara simultan terhadap kepatuhan mengkonsumsi Tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil trimester III di wilayah kerja UPTD Puskesmas Burnai Mulya pada tahun 2024 yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian univariat diperoleh sebagian besar responden patuh mengkonsumsi tablet Fe sebesar 54.5%, pengetahuan kurang 54.5%, kunjungan ANC cukup 60.7% dan tidak memiliki riwayat anemia 63.6%. Hasil uji chi square diperoleh ada hubungan pengetahuan secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024 dengan nilai p 0.002, ada hubungan frekuensi kunjungan ANC secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Muara Burnai tahun 2024 dengan nilai p 0.001 dan ada hubungan riwayat anemia secara parsial dengan kepatuhan ibu mengkonsumsi tablet Fe di UPTD Puskesmas Burnai Mulya tahun 2024 dengan nilai p 0.004. Kesimpulan adanya hubungan 3 variabel secara simultan di Piuskesmas Burnai Mulya, Disarankan kepada petugas kesehatan untuk meningkatkan program pencegahan dan penanggulangan anemia pada ibu hamil dengan memberikan edukasi dan memantau kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe.

Page 1 of 3 | Total Record : 25