Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu komunikasi Media dan Cinema adalah publikasi ilmiah yang pertama kali terbit pada tahun 2018. Jurnal PIKMA dipublikasikan oleh Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ekonomi dan Sosial, Universitas AMIKOM Yogyakarta. Selain itu, Jurnal PIKMA diterbitkan dua kali dalam setahun, yakni bulan Maret dan September. Adapun fokus tulisan Jurnal PIKMA adalah mengenai Media Baru dan Teknologi Komunikasi (New Media and Communication Technologies), Media dan Jurnalistik (Media and Journalism), Komunikasi Pemasaran (Marketing Communication), Kajian Film (Film Studies), Komunikasi Antar Budaya (Cross-cultural communication), Komunikasi Politik (Political communication) dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology).
Articles
146 Documents
Strategi Marketing Public Relations PT Lotte Indonesia dalam Memperingati Hari Ibu
Robbikal Muntaha Meliala
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 3 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (818.657 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v3i2.461
PT Lotte Indonesia adalah perusahaan multinasional yang memproduksi makanan ringan di Indonesia sejak 1993. Namun perusahaan ini berpusat di Jepang dan sudah didirikan sejak 1948. Salah satu produksi makanan ringannya adalah biskuit coklat “Lotte Choco Pie”. Fungsi kehumasan di perusahaan ini dijalankan oleh Manajer Marketing yang juga membawahi Departemen Sales, sehingga kegiatan marketing pada perusahaan ini tidak hanya melakukan fungsi “business to business” saja namun melakukan kegiatan bauran public relations juga, sehingga konsep Marketing Public Relations berlaku pada penelitian ini. Upaya marketing public relations PT Lotte Indonesia akhir-akhir ini adalah menyelenggarakan acara spesial “Lotte Choco Pie Idol 2020”. Kegiatan ini sejenis pencarian bakat pada kompetisi menyanyi yang ditujukan pada anak anak berusia 6-12 tahun dimana diwajibkan untuk menyanyikan lagu bertema “ibu” dan divideokan lalu diunggah di Youtube pada periode 26 November 2020 hingga 12 Desember 2020. Acara grand final dilakukan pada 20 Desember 2020 sekaligus mengumumkan untuk 3 peserta terbaik dan beragenda seminar tentang kenali potensi anak yang menghadirkan psikolog anak, Rininta Meyftonaria. Metode Penelitian: Penelitian berpendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, studi pustaka dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Kesimpulan: PT Lotte Indonesia berhasil mengadakan acara khusus pada masa pandemic covid 19 dengan menggunakan jasa konsultan humas “Jeune & Raccord” dengan bauran sistem tatap muka dan dalam jaringan internet. Lotte Choco Pie Idol 2020 terpilih adalah Lawrence Oktavianus, mendapat hadiah 10 Juta Rupiah dan Single terbaru berjudul “My Supermom”. PT Lotte Indonesia berhasil mengimplementasikan strategi pull dan pass marketing public relations untuk mempromosikan Lotte Choco Pie sebagai merek produk yang mengutamakan kedekatan ibu dan anak. Kata-kata Kunci: Acara Khusus, Marketing Public Relations, Strategi
Menata Ulang Bisnis F&B Pasca Pandemi (Studi Kasus: Strategi Komunikasi Pemasaran Sate Taichan “Goreng”)
Niko Al-Hakim
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 3 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (679.251 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v3i2.462
Saat pandemi Covid-19 terjadi, praktik bisnis di seluruh dunia pun terganggu. Dari banyaknya toko ritel yang tutup hingga pasar tradisional, para pelaku bisnis, baik pemain besar maupun kecil menerima pukulan besar yang sama dalam implikasi yang berbeda. Memahami efek global utama yang disebabkan oleh satu virus yang dimulai dari pasar tradisional kecil di Wuhan, F&B didorong untuk tidak hanya beradaptasi, tetapi juga untuk memikirkan langkah maju sambil memastikan mereka tidak kehilangan karyawan dan konsumen mereka melalui strategi komunikasi pemasaran terintegrasi digital yang kreatif. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk memberikan analisis mendalam tentang strategi komunikasi pemasaran Sate Taichan “Goreng” (STG) selama Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) di Indonesia yang dilakukan di beberapa kota dengan potensi ekonomi tinggi di Indonesia. Dalam penerapannya, STG menggunakan 8 (delapan) model bauran komunikasi pemasaran. Hasilnya, Sate Taichan “Goreng” berhasil dioperasikan dengan penyesuaian normal baru dengan dukungan penerapan strategi cross-channel komunikasi pemasaran yang berkelanjutan. Selain itu, kehidupan normal baru yang mengarah pada “Stay at home” ekonomi juga dinilai memainkan peran utama bagi keberhasilan operasi bisnis STG selama PSBB. Kata-kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Digitalisasi, Luar jaringan, Pandemi, Bisnis
Media Sosial sebagai Saluran Aspirasi Kewargaan: Studi Pembahasan RUU Cipta Kerja
Bambang Arianto
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 3 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (774.757 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v3i2.469
Artikel ini bertujuan mengelaborasi peran media sosial sebagai saluran aspirasi kewargaan. Dikarenakan media sosial telah berperan dalam setiap sektor kehidupan kewargaan, seperti saluran informasi, interaksi, partisipasi, dan desentralisasi. Media sosial kemudian dipergunakan sebagai saluran untuk menyampaikan berbagai aspirasi warga negara dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja. Berbagai komentar dukungan hingga penolakan yang konstruktif dan argumentatif hadir di media sosial sebagai bentuk partisipasi kewargaan. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan berbasis data Drone Emprit yaitu aplikasi untuk menganalisis percakapan warganet di media sosial. Dengan demikian artikel ini berpendapat bahwa media sosial dapat berkontribusi positif sebagai saluran aspirasi kewargaan terutama dalam pembahasan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law). Kata Kunci: Media Sosial, Aspirasi Publik, Omnibus Law
Peran Masyarakat dalam Promosi Pariwisata Kota Singkawang
Widha Anistya Suwarso
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 3 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.323 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v3i2.474
Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan dalam mendukung perekonomian di Indonesia. Keberadaan pariwisata di daerah selain menjadi pemasukan bagi pemerintah juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dan bertransaksi dengan para wisatawan. Sehingga pengembangan pariwisata di daerah bukan semata tanggung jawab pemerintah, tetapi juga perlu didukung oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran masyarakat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang. Promosi pariwisata merupakan bentuk komunikasi pemasaran dalam pariwisata yang tujuannya untuk memengaruhi target wisatawan agar berkunjung ke daerah wisata yang dipromosikan. Tujuan dari promosi secara spesifik adalah untuk menginformasikan (to inform) dan untuk mempengaruhi (to persuade). Bentuk-bentuk promosi yang dikenal sebagai bauran promosi terdiri dari personal selling, mass selling, promosi penjualan, public relations, dan direct marketing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Melalui metode ini peneliti berusaha mengidentifikasi dan mendeskripsikan peran masyarakat dalam promosi pariwisata di Kota Singkawang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, peran masyarakat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang dapat diidentifikasi sebagai berikut: 1) mengelola tempat wisata; 2) mengelola media informasi; 3) menciptakan dan memelihara iklim sosial yang kondusif; dan 4) melakukan promosi melalui media sosial. Untuk memaksimalkan peran masyarakat, diharapkan pemerintah lebih proaktif dalam merangkul para penggiat dan masyarakat umum yang terlibat dalam promosi pariwisata Kota Singkawang. Kata kunci: Peran Msyarakat, Promosi Pariwisata, Kota Singkawang
Bentuk-Bentuk Fatherhood di Film Indonesia Era 2000-an
Sri Wijayanti
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 1 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.089 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i1.578
Tujuan penelitian adalah menguraikan Penggambaran bentuk-bentuk fatherhood di film Indonesia era 2000-an. Penelitian ini menarik dilakukan karena hasil survei menyatakan Indonesia merupakan negara ketiga di dunia sebagai negara tanpa ayah (fatherless country). Padahal ditengarai sejak awal abad ke-21, di Amerika Serikat muncul kecenderungan peningkatan keterlibatan laki-laki sebagai bagian integral kegiatan domestik, sekaligus peran dan tanggung jawab ayah dalam pengasuhan anak. Untuk itu, penelitian ini menganalisis 10 karakter ayah di film Indonesia produksi tahun 2000-2020. Metode penelitian menggunakan analisis isi untuk mengambarkan bentuk fatherhood mengunakan fathering indicator framework sebagai alat ukurnya. Temuan penelitian menunjukkan film Indonesia era 2000-an menggambarkan ayah sebagai sosok yang tidak hanya berperan sebagai pemberi nafkah, tetapi juga berperan sebagai supportive dan cooperative caregiver, role model yang baik, termasuk menjadi bagian integral urusan domestik. Pergeseran Penggambaran fatherhood dipengaruhi konteks sosio kultural dan trend sosial di dunia yang terkait dengan sistem patriarki.
Retorika Stand Up Comedy dan Public Speaking Komunitas Stand Up Indo Lampung
Ramadani Ilham;
Nuriyati Samatan
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 1 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (135.72 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i1.583
Stand up comedy dikenal sebagai seni pertunjukan komedi yang prakteknya dilakukan oleh satu orang bermonolog dan disaksikan oleh audiens ramai. Stand up comedy umumnya dilakukan secara live (langsung) dan merupakan one man show. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperluas wawasan retorika dalam praktiknya ke dalam seni stand up comedy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 2 teori yaitu Teori Retorika Aristoteles dan Teori Public Speaking Stephen E. Lucas, dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat keterkaitan antara karakteristik kegiatan stand up comedy dengan kegiatan retorika khususnya komunikasi publik. Kemudian hasil dari wawancara dengan komika komunitas Stand Up Indo Lampung, ketiga informan menyepakati bahwa pertunjukan stand up comedy dilakukan dengan menggunakan 5 kanon retorika Aristoteles yang di antaranya yaitu: penemuan, pengaturan, gaya, memori, dan penyampaian. Dari penelitian pada kemampuan public speaking ketiga informan diperoleh metode penyampaian pesan yang digunakan dalam kegiatan stand up comedy adalah speaking extemporaneously yang digabungkan dengan sedikit improvisasi dari berbicara spontan, dan komika melakukan pemanfaatan kepiawaian public speaking pada praktek stand up comedy dengan menampilkan manipulasi penggabungan aspek-aspek penting aset suara (the speakers voice), dan gerakan-gerakan tubuh (the speakers body).
Strategi Komunikasi Pemasaran Toko @Xstyle.id pada Masa Pandemi Covid-19
Bayu Prasetyo Nugroho;
Nuriyati Samatan
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 1 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (261.164 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i1.595
Toko Xstyle.id adalah salah satu pelaku bisnis fashion yang berlokasi di wilayah DKI Jakarta dimana pada saat masa pandemi covid-19 mereka tetap bertahan. Dalam hal ini diperlukan strategi komunikasi yang dapat membantu dalam memasarkan produknya sehingga Toko Xstyle.id dapat bertahan ketika menghadapi masa sulit seperti pandemi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran mengenai strategi komunikasi pemasaran yang digunakan ketika masa pandemi covid-19 dan melihat bagaimana pemanfaatan media sosial instagram sebagai media promosi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini melibatkan 1 (satu) orang sebagai key informan dan 3 (tiga) orang sebagai informan pendukung. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah Teori Sistem dan Teori Bauran Promosi (Promotion Mix). Hasil penelitian ini adalah bahwa terdapat elemen-elemen strategi komunikasi yang digunakan oleh Toko Xstyle.id untuk memasarkan produknya seperti Teknik Redudancy, Canalizing, Informatif, Persuasif, dan Edukatif. Selain itu, pihak toko juga memanfaatkan dengan baik keberadaan sosial media Instagram untuk dijadikan sebagai media promosi berbagai macam produknya.
Strategi Komunikasi Eksternal Public Relations Pemerintah Kota Salatiga di Masa Pandemi Covid-19
Tarra Nur Azizah Sulistiani;
Lina Sinatra Wijaya
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 1 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (509.705 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i1.597
Salatiga merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang juga menujukkan kenaikan dalam jumlah kasus Covid-19. Oleh karena itu, Public Relations atau biasanya disebut juga Humas pemerintah Kota Salatiga merancang suatu strategi untuk mengurangi penyebaran Covid 19 di Salatiga dengan melaksanakan suatu strategi yaitu memberikan jarak bagi pedagang pasar pada pagi hari yang dilaksanakan mulai tanggal 27 April 2020. Pasar merupakan salah satu tujuan dari program humas, dikarenakan pasar merupakan salah satu sarang terjadinya keramaian masyarakat. Namun sayangnya, kasus positif Covid-19 di Salatiga belum menunjukkan penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja strategi komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations Department Pemerintah Kota Salatiga di masa pandemic Covid-19 dan langkah-langkah strategi komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations atau Humas Pemerintah Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations Pemerintah Kota Salatiga adalah dengan menggunakan sarana media sosial, media massa, spanduk, baliho, videotron, siaran keliling, dan pusat informasi. Dalam menentukan sarana komunikasi yang akan digunakan tersebut, Public Relations Pemerintah kota Salatiga melaksanakan empat langkah strategi komunikasi yaitu: mengenal khalayak, menentukan topik/tema, menyusun narasi, dan akhirnya memilih media yang akan digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Pola Komunikasi Penggunaan Aplikasi Telegram sebagai Media Informasi Karyawan Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center
Muhammad Hanif Ahda
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 1 (2021): September
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (118.548 KB)
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i1.602
Semakin cepatnya perkembangan teknologi pada zaman saat ini, menjadikan teknologi informasi dan komunikasi juga saat ini semakin canggih, Teknologi informasi dan informasi selain sebagai alat dan media komunikasi yang dianggap penting dalam kehidupan kita sehari-hari namun juga sebagai perangkat penting yang harus dimiliki dalam sebuah perusahaan sebagai media untuk kelancaran berkomunikasi, koordinasi dan juga pengarsipan dokumen-dokumen yang dianggap sangat penting. Kemudahan dalam penggunaan Telegram dan banyaknya fitur yang fungsinya sangat sesuai dengan kebutuhan berkomunikasi perusahaan ini, membuat aplikasi Telegram menjadi media informasi internal Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center, Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pola komunikasi yang dilakukan oleh staff dan karyawan Rumah Sakit Mata Pekanbaru Eye Center, Pekanbaru dalam menggunakan aplikasi Telegram sebagai media informasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa Pola komunikasi organisasi dengan menggunakan Media komunikasi Telegram yang dilakukan secara internal oleh staff dan karyawan baik dari bagian medis atau non medis, atasan dan bawahan, baik dengan komunikasi secara vertikal maupun horizontal serta sesama karyawan lainnya sebagai alat komunikasi, bahwa pola komunikasi yang sering digunakan adalah pola komunikasi organisasi bintang, karena terdapat adanya partisipasi anggota secara optimum dan semua anggota memiliki kekuatan yang sama untuk memengaruhi anggota lainnya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dan dengan pendekatan fenomenologi, kemudian peneliti melakukan pengumpulan data dengan observasi untuk melihat langsung komunikasi yang terjalin antara pimpinan dan karyawan, selain bisa mengamati, peneliti juga melakukan wawancara mendalam kepada para narasumber, dengan menggunakan triangulasi data.
Representasi Pola Komunikasi Keluarga dalam Lagu ‘Bertaut’ Karya Nadin Amizah
Nabilla Zachra Lukietta
Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema Vol. 4 No. 2 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas AMIKOM Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24076/pikma.v4i2.582
Musik adalah media kesenian yang digunakan untuk mengungkapkan atau mengekspresikan perasaan dan pandangan hidup seseorang. Seseorang menggunakan musik untuk menyampaikan pendapatnya atau curahan hati pribadi hingga sebuah kritik sosial melalui lirik lagu yang dilengkapi dengan video klip. Salah satu lagu tentang curahan hati pribadi seseorang adalah ‘Bertaut’ karya Nadin Amizah yang berhasil menarik perhatian khalayak dan memenangkan beberapa penghargaan. Hingga kini, ‘Bertaut’ masih menduduki chart platform musik walaupun telah rilis setahun yang lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis representasi pola komunikasi keluarga yang terjadi dalam lagu ‘Bertaut’ karya Nadin Amizah menggunakan Semiotika Roland Barthes. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan paradigma kritis, dianalisis menggunakan Semiotika Roland Barthes dan dibantu dengan Teori Sudut Pandang atau Standpoint Theory karya Sandra Harding dan Julia T. Wood. Penulis menggunakan Studi Pustaka untuk mengumpulkan data dengan cara mencari sumber literatur baik buku, berita, artikel, atau kepustakaan lain, lalu informasi yang didapat diobservasi dan didokumentasikan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada video klip lagu ‘Bertaut’ karya Nadin Amizah ditemukan adanya denotasi, konotasi, dan mitos tentang representasi pola komunikasi keluarga. Lagu tersebut menceritakan tentang bagaimana seorang ibu single parent berjuang untuk menjaga keluarga dan memenuhi kebutuhan hidupnya. Terjadi pembagian tugas antara anggota keluarga dan saling memegang kontrol dalam kewajibannya masing-masing. Sehingga pola komunikasi yang digambarkan lagu ‘Bertaut’ karya Nadin Amizah adalah Pola Komunikasi Seimbang Terpisah.