cover
Contact Name
Syafruddin
Contact Email
syafruddinfkip@gmail.com
Phone
+6282340048544
Journal Mail Official
jkfkip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Semongkat, Sumbawa, NTB
Location
Kab. sumbawa,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Kependidikan
Published by Universitas Samawa
ISSN : 2302111x     EISSN : 26859254     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Kependidikan adalah jurnal ilmiah yang berisikan informasi dan menyebarluaskan hasil peneltian, studi letaratur, ide-ide atas karya inovatif di bidang pendidikan dan pembelajaran yang mampu memberikan konstribusi positif di bidang pendidikan bagi sekolah maupun perguruan tinggi menjadi fokus jurnal ini, adalah (1) Evaluasi dan Penilaian Pendidikan, (2) Pendidikan Karakter, (3) Teknologi dan Kurikulum Pendidikan, (4) Masalah dan Kebijakan Pendidikan, (5) Perencanaan Pembelajaran, (6) Psikologi Pendidikan, dan (6) Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 205 Documents
FUNGSI PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI LINGKUNGAN FAKULTAS PERTANIAN Nining Andriani
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mendeskripsikan fungsi pengawasan dalam meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan, dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam menerapkan fungsi pengawasan dalam meningkatkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Faperta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan kualitatif yaitu sebagai suatu pendekatan atau penelusuran untuk mengeksplorasi dan memahami suatu gejala sentral. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Teknik analisis data adalah reduksi data, Display data, Kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pimpinan/Dekan bertanggung jawab secara menyeluruh terhadap pelaksanaan pengawasan. Pimpinan/Dekan melakukan pengawasan terhadap para Kaprodi. Sedangkan Kaprodi mengawasi seluruh dosen yang berada dalam lingkup program studinya. Kaprodi-kaprodi tersebut bertanggung jawab kepada Dekan. Pengawasan yang diterapkan di Lingkungan Faperta: Pengawasan melekat, dan pengawasan fungsional. Pengawasan melekat adalah berupa tindakan atau usaha untuk mengawasi dan mengendalikan anak buah secara langsung, yang harus dilakukan sendiri oleh pimpinan. Kemudian peranan pengawasan dalam meningkatkan disiplin kerja pendidik/dosen dan tenaga kependidikan di Lingkungan Faperta adalah untuk mencegah terjadinya berbagai penyimpangan atau kesalahan, untuk menjamin atau mengusahakan pelaksanaan kegiatan agar sesuai dengan perencanaan, memperbaiki kesalahan atau penyimpangan yang terjadi, dan untuk mengetahui kedisiplinan kerja pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan tanggung jawab yang dimilikinya. Sedangkan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan pengawasan di lingkungan Faperta adalah; 1). Budaya Jelek rasa/sungkan dan perbedaan karakter pegawai/dosen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA MATERI MATRIKS DI KELAS XI MIA 5 SMA NEGERI 3 SUMBAWA BESAR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Fitria Astasari
Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapat informasi sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered head togther (NHT) pada materi Matriks di kelas XI MIA 5 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah kelas XI MIA 5 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 dengan jumlah siswa 27 orang dengan rincian 12 orang siswa laki-laki dan 15 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus dengan jumlah tatap muka sebanyak 4 kali pertemuan. Siklus I peneliti memberikan materi ajar pengertian dan operasi matriks. penilaian dilakukan oleh guru dan observer (guru serumpun pelajaran) dengan menggunakan lembar instrumen dari aspek kognitif, dan aktifitas belajar siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pada siklus II peneliti memberikan materi ajar determinan dan invers matrik. Hasil evaluasi dan refleksi keseluruhan di siklus I diperoleh hasil yaitu dari 27 siswa yang diteliti dihasilkan rata-rata nilai sebesar 76,82 dengan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 77,78% mengalami peningkatan pada siklus II dengan rata-rata nilai sebesar 79,26 dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 88,89% dengan persentase peningkatan hasil belajar siswa sebesar 11,11%. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sudah melampaui ketuntasan belajar klasikal yang ditetapkan dalam penelitian yaitu 85%. Adapun dari segi aktifitas belajar siswa diperoleh hasil pada siklus I sebesar 72,84% kategori cukup baik mengalami peningkatan aktifitas belajar siswa sebesar 84,77% kategori baik dengan rata-rata peningkatan aktifitas belajar siswa sebesar 11,93%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar Matematika siswa dan aktifitas belajar siswa pada materi matriks melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Tofether (NHT) di kelas XI MIA 5 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020.
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR IPS SISWA KELAS IX MTs. NURUL ULUM DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM- BASED LEARNING Siti Aminah
Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar merupakan salah satu faktor yang dapat menentukan prestasi siswa sekaligus sebagai indikator tinggi atau rendahnya minat belajar siswa. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan, siswa kurang memperhatikan materi yang disampaikan guru dan pelibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa MTs Nurul Ulum kelas IX pada mata pelajaran IPSdengan menerapkan model pembelajaran problem-based learning. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Nurul Ulum kelas IX dimana letak geografis sekolah ini berada di daerah pertanian dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Selanjutnya, observasi, test dan kajian dokumen digunakan sebagai instrument untuk mengumpulkan data yang selanjutnya akan dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% sintak problembased learning telah terlaksana dengan baik, dan kemampuan berpikir siswa mencapai 78%dari jumlah siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problembased learning secara bertahap dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa IPS siswa kelas IX MTs Nurul Ulum
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PKN MELALUI PENERAPAN MODEL JIGSAW DENGAN MEDIA MIND MAPPING PADA MATERI SISTEM HUKUM DAN PERADILAN DI INDONESIA KELAS XI IIS 1 SMA NEGERI 3 SUMBAWA BESAR SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Nita Muhardifah
Jurnal Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan model pembelajaran jigsaw dengan media mind mapping untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn pada materi Sistem Hukum dan Peradilan di Indonesia kelas XI IIS 1 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn pada materi sistem hukum dan peradilan di Indonesia melalui model Jigsaw dengan media mind mapping di kelas XI IIS 1 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IIS 1 SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 yang berjumlah 30 siswa terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 19 siswa perempuan. Penelitian dilakukan dalam dua siklus tindakan. Peningkatan hasil belajar PKn siswa pada aspek kognitif dilakukan dengan memberikan lembar kerja siswa (LKS), soal postest, dan lembar observasi aktifitas belajar siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata postest sebesar 77,67 dengan indikator ketuntasan klasikal sebesar 76,67%, sehingga belum memenuhi indikator ketuntasan klasikal yang ditetapkan dalam penelitian ini, sedangkan rata-rata persentase keseluruhan dari aktifitas belajar siswa diperoleh 54,82% kategori cukup, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada siklus II. Adapun pada siklus II diperoleh nilai rata-rata postest sebesar 82,33 dengan indikator ketuntasan klasikal sebesar 88,86% telah melampaui indikator ketuntasan klasikal yang di tetapkan, sedangkan rata-rata persentase keseluruhan dari akltifitas belajar siswa diperoleh 75,56 kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dan aktifitas belajar siswa dalam pembelajaran PKn pada materi system hukum dan peradilan di Indonesia melalui model pembelajaran Jigsaw dengan media Mind Mapping di kelas XI IIS 1SMA Negeri 3 Sumbawa Besar semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR GERAK HARMONIK SEDERHANA BERBASIS ETNOSAINS TRADISI BAAYUN MAULID Junaidi Junaidi; Sitti Rahmasari; Lutfiyanti Fitriah
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan bahan ajar gerak harmonik sederhana berbasis etnosains tradisi baayun maulid. Tujuan penelitian ini secara khusus adalah mendeskripsikan: (1) desain bahan ajar dan (2) validitas bahan ajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Lokasi penelitian ini di SMA Negeri Bumi Makmur pada semester genap tahun ajaran 2020/2021 dengan jumlah sampel 2 validator. Penelitian ini menggunakan model 4-D namun hanya terdiri atas tiga tahap, yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) desain bahan ajar memuat kearifan lokal Kalimantan Selatan, yaitu tradisi baayun maulid yang diintegrasikan dengan materi gerak harmonik sederhana dan (2) validitas bahan ajar memperoleh nilai persentase 85% dengan kategori sangat valid. Dengan demikian, bahan ajar gerak harmonik sederhana berbasis etnosains tradisi baayun maulid sangat layak digunakan sebagai sumber pembelajaran.
FENOMENA SEKOLAH UNGGUL DAN SEKOLAH MAHAL Bambang Irawansyah
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan khususnya di Indonesia perkembangannya sangat pesat dan kompetitif. Pendidikan dunia global memberikan kontribusi yang sangat berdampak bagi arah perubahan dunia pendidikan. Perubahan ini menuntut setiap lembaga pendidikan untuk mengikuti dinamika perubahan dan persaingan, lembaga pendidikan yang dapat membuktikan keunggulannya masuk dalam persaingan ini. Sekolah percontohan yang menjadi dambaan setiap orang dan kelompok harus memiliki terminologi yang jelas yang dipahami semua orang, agar kata “unggul” tidak menjadi keunggulan intelektual sebagian orang. Di banyak negara maju, kata "luar biasa" tidak digunakan untuk menunjukkan sekolah yang bagus, tetapi ungkapan "efektif", dll. Dalam hal keluasan konten, sekolah yang lebih baik di Indonesia juga masih kurang. Sekolah dasar di Indonesia hanya mengukur sebagian kemampuan akademik. Faktanya, sekolah unggulan adalah sekolah yang terus meningkatkan kinerjanya dan memanfaatkan sumber dayanya dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kinerja siswa secara keseluruhan.
PENDIDIKAN DAN KESEJAHTERAAN GENDER Hamzah Hamzah
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fokus saat ini adalah pada pengembangan inisiatif sistemik yang dapat meningkatkan ketersediaan hasil pendidikan yang lebih berkualitas dan responsif gender. Jika ketimpangan tingkat provinsi dapat diatasi dengan baik, arah pencapaian kesetaraan gender dalam partisipasi daring di semua jenjang pendidikan masih berada pada jalur yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Milenium. Pengenalan kesetaraan gender dalam pendidikan masih menghadapi tantangan. Oleh karena itu perlu untuk menilai dampak dari setiap tindakan yang direncanakan terhadap perempuan dan laki-laki, termasuk undang-undang, kebijakan atau program di semua bidang dan tingkat pendidikan. Program pendidikan peka gender memadukan kepentingan laki-laki dan perempuan dalam rancangan, implementasi, pemantauan dan evaluasi kebijakan dan program pendidikan.
PENDIDIKAN INDONESIA ERA GLOBALISASI Bakiyah Bakiyah
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pendidikan haruslah bersifat komprehensif baik terkait dengan waktu dan ditujukan untuk apa dan kepada siapa kebijakan tersebut dibuat. Hal ini agar kebijakan tersebut dapat berjalan dan terlaksana dengan lebih baik tanpa harus ada beberapa bagian dari kebijakan tersebut yang siasia tidak terlaksana. Adanya suatu kebijakan pendidikan di era globalisasi saat ini menuntut bahwa suatu kebijakan pendidikan tersebut harus dikontekstualisasikan sesuai zaman atau tempat di mana ia berada bukan dibuat atas dasar sama rata atau adanya suatu dasar yang harus atau wajib dilaksanakan oleh semua pihak tanpa melihat konteks waktu ataupun tempatnya. Jika demikian halnya yang terjadi maka dapat dipastikan kebijakan pendidikan tersebut akan mengalami banyak ketidaksesuaian dengan apa yang harus dicapainya mengingat latar belakang waktu atau tempat bahkan kondisi inilah yang mengharuskan kebijakan pendidikan lebih menyesuaikan terhadap berbagai hal tersebut. Bukan justru sebaliknya bahwa segala kondisi tersebut yang harus menyesuaikan kebijakan yang telah dibuat, tentunya hal ini sangat tidak mungkin suatu kebijakan pendidikan akan dapat berjalan dengan optimal.Kebijakan pendidikan haruslah bersifat komprehensif baik terkait dengan waktu dan ditujukan untuk apa dan kepada siapa kebijakan tersebut dibuat. Hal ini agar kebijakan tersebut dapat berjalan dan terlaksana dengan lebih baik tanpa harus ada beberapa bagian dari kebijakan tersebut yang siasia tidak terlaksana. Adanya suatu kebijakan pendidikan di era globalisasi saat ini menuntut bahwa suatu kebijakan pendidikan tersebut harus dikontekstualisasikan sesuai zaman atau tempat di mana ia berada bukan dibuat atas dasar sama rata atau adanya suatu dasar yang harus atau wajib dilaksanakan oleh semua pihak tanpa melihat konteks waktu ataupun tempatnya. Jika demikian halnya yang terjadi maka dapat dipastikan kebijakan pendidikan tersebut akan mengalami banyak ketidaksesuaian dengan apa yang harus dicapainya mengingat latar belakang waktu atau tempat bahkan kondisi inilah yang mengharuskan kebijakan pendidikan lebih menyesuaikan terhadap berbagai hal tersebut. Bukan justru sebaliknya bahwa segala kondisi tersebut yang harus menyesuaikan kebijakan yang telah dibuat, tentunya hal ini sangat tidak mungkin suatu kebijakan pendidikan akan dapat berjalan dengan optimal.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS HOTS MENGGUNAKAN APLIKASI SMART APPS CREATOR PADA MATA PELAJARAN FISIKA I Gusti Made Sulindra; I Made Sentaya; Andi Haris; Ade Safitri; Supriadi Supriadi
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk media pembelajaran interaktif berbasis HOTS menggunakan aplikasi smart apps creator dengan menggunakan model pengembangan 4D dari Thiagarajan yang di gunakan sampai tahap 3 yaitu, (1) pendefinisian (define), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (develop), hal ini dikarenakan dalam penelitian ini tidak bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh efektivitas produk yang dikembangkan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pendapat ahli media, ahli materi, respon pendidik, respon peserta didik terhadap media pembelajaran interaktif berbasis HOTS menggunakan aplikasi smart apps creator mendapat kriteria Sangat Layak dengan rata-rata total skor penilaian ahli media sebesar 87,2%, penilaian ahli materi sebesar 91%, penilaian respon pendidik 92,5%, dan penilaian respon peserta didik 89%.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis HOTS menggunakan aplikasi smart apps creator pada mata pelajaran fisika dapat digunakan sebagai media pembelajaran.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS FUNGI MAKROSKOPIS DI KAWASAN HUTAN LIANG BUKAL, MOYO HULU. SUMBAWA. Indah Dwi Lestari
Jurnal Kependidikan Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Kependidikan
Publisher : FKIP Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jamur merupakan komponen dasar yang sangat penting dalam suatu ekosistem. Kawasan Hutan Liang Bukal merupakan salah satu ekosistem dengan beberapa tipe habitat yang mendukung pertumbuhan jamur. Kawasan ini memiliki keanekaragaman jamur yang belum banyak dieksplorasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis dan potensi jamur makroskopis di kawasan Hutan Liang Bukal. Penelitian dilakukan pada tipe habitat hutan primer dataran rendah pada bulan Juni 2022. Metode yang digunakan adalah petak kuadrat yang berukuran 10x10 m pada jalur dengan interval 50 m sebanyak 20 plot pada masing-masing tipe habitat. Jumlah jenis jamur makroskopis yang ditemukan adalah 10 spesies jamur diantaranya Pycnoporus coccineus, Ganoderma lucidium, Inonnotus dryadus, Trametes versicolor, Hapalopilus rutilans, Lentinus, Microporus xanthopus, Perenniporia, Ganoderma lingzhi, Gymnopus albuminosus. Masing-masing lokasi memiliki kesamaan jenis yang berbeda. Indeks keanekaragaman termasuk kategori rendah. Jenis jamur yang memiliki peranan tertinggi pada masing-masing lokasi yaitu jenis Ganoderma sp. Hasil penelitian ini ditemukan jamur makroskopis berpotensi dekomposer, mikoriza, obat dan pangan.

Page 8 of 21 | Total Record : 205