cover
Contact Name
Hasanuddin
Contact Email
prismafisika@physics.untan.ac.id
Phone
+65895372682757
Journal Mail Official
prismafisika@physics.untan.ac.id
Editorial Address
Kantor Jurusan Fisika, Komplek Fakultas MIPA, Universitas Tanjungpura Jl. Proff. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PRISMA FISIKA
ISSN : 23378204     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini berisi publikasi ilmiah hasil penelitian di bidang fisika baik yang bersifat teoritis maupun terapan.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2019)" : 27 Documents clear
Signifikansi Komponen Pasang Surut Perairan Dangkal di Sungai Kapuas Kecil Sari, Junita; Muliadi, Muliadi; Kushadiwijayanto, Arie Antasari
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.437 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38609

Abstract

Penelitian tentang signifikansi komponen pasang surut perairan dangkal telah dilakukan di Sungai Kapuas Kecil. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder dari tiga stasiun yang terletak di Jungkat, TPI Sungai Rengas dan BMKG Maritim. Analisis data pasang surut dari  ketiga stasiun dilakukan menggunakan program t_tide untuk mendapat komponen pasang surut. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan 16 komponen pasang surut di perairan dangkal yang terdapat di Sungai Kapuas Kecil. Hasil nilai amplitudo di setiap stasiun yang paling dominan adalah komponen MK3 dengan nilai 0,0353 meter di stasiun TPI. Komponen dengan nilai signifikan terbanyak terdapat di stasiun 2 dan 3 yang berlokasi di TPI Sungai Rengas dan BMKG Maritim. Nilai signifikan yang terkecil terdapat di stasiun 1 yang berlokasi di Muara Jungkat. Kata Kunci: Pasang Surut, Sungai Kapuas Kecil, T_Tide, Amplitudo, Fase, Komponen
Analisis Kekuatan Tarik Serat Bundung (Scirpus grossus) Dengan Variasi Perlakuan Alkali Khaidar, Hafidh Rayana; Faryuni, Irfana Diah; Asri, Asifa
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.636 KB)

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan analisis kekuatan tarik serat bundung (Scirpus grossus) yang direndam dalam larutan natrium hidroksida (NaOH). Perendaman serat bundung dalam larutan NaOH divariasikan berdasarkan pengaruh konsentrasi dan pengaruh waktu perendaman. Variasi konsentrasi larutan NaOH yang digunakan adalah 2,5% dan 5%. Sedangkan variasi waktu perendaman adalah 10 menit sampai 150 menit dengan interval waktu 10 menit dan 30 menit. Serat bundung yang telah direndam dengan variasi konsentrasi dan variasi waktu tertentu dijemur di bawah sinar matahari hingga kering. Serat bundung kering dibuat dengan ukuran seragam yaitu (1x0,05x25) cm. Pengujian kekuatan tarik digunakan Universal Testing Machine. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kekuatan tarik maksimal serat bundung adalah 120 megapascal pada perendaman NaOH 5% selama 30 menit. Nilai kekuatan tarik ini meningkat hingga 70% dari perlakuan tanpa perendaman NaOH. Hasil pengujian menunjukkan bahwa proses perendaman dalam larutan NaOH dengan konsentrasi dan waktu yang tepat, mampu meningkatkan nilai kekuatan tarik serat bundung. Kata Kunci : Serat bundung, uji mekanik, NaOH, kekuatan tarik
Invarian Kretschmann untuk Ruang-waktu Vakum, Statik dan Bersimetri Bola Lestari, Deity; Azwar, Azrul; Nurhanisa, Mega
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.633 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36423

Abstract

Dalam penelitian ini, telah dilakukan perhitungan invarian Kretschmann dari lubang hitam Schwarzschild yang merupakan solusi persamaan Einstein untuk ruang-waktu vakum, statik dan bersimetri bola. Langkah pertama dari perhitungan ini adalah dengan menghitung semua simbol Christoffel dari komponen-komponen tensor metrik Schwarzschild, yang dilanjutkan dengan menghitung semua komponen kovarian dan kontravarian dari tensor Riemann. Selanjutnya, besaran invarian Kretschmann dari lubang hitam Schwarzschild dapat diperoleh dari komponen-komponen tensor Riemann tersebut. Berdasarkan ungkapan analitik invarian Kretschmann yang telah diperoleh dapat ditunjukkan bahwa lubang hitam Schwarzschild memiliki singularitas nyata di  dan singularitas semu (singularitas koordinat) di . Permukaan  ini kemudian dikenal sebagai horizon peristiwa lubang hitam Schwarzschild.
Identifikasi Keberadaan Air Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Konfigurasi Schlumberger (Studi Kasus: Desa Clapar Kabupaten Banjarnegara) Muhardi, Muhardi; Perdhana, Radhitya; Nasharuddin, Nasharuddin
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.781 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.39441

Abstract

Penelitian tentang keberadaan air tanah telah dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Penelitian ini dilakukan di Desa Clapar Kabupaten Banjarnegara. Akuisisi data menggunakan dua titik pengukuran dengan bentangan hingga 200 meter, dan jarak antar kedua titik pengukuran sebesar 100 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran nilai resistivitas secara sounding pada titik pertama sebesar 0,33 - 377 Ωm, dengan kedalaman hingga 70 meter. Keberadaan air tanah pada titik pertama diduga terdapat pada akuifer bebas dengan kedalaman 3,09 - 17,6 meter (ketebalan 14,51 meter), dan akuifer tertekan dengan kedalaman 24,8 - 50,5 meter (ketebalan 25,7 meter). Sedangkan sebaran nilai resistivitas secara sounding pada titik kedua sebesar 7,21 - 1.281 Ωm, dengan kedalaman hingga 70 meter. Keberadaan air tanah pada titik kedua diduga terdapat pada akuifer bebas dengan kedalaman 5,22 - 9,82 meter (ketebalan 4,6 meter), dan akuifer tertekan dengan kedalaman 37 – 63,9 meter (ketebalan 26,9 meter). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa akuifer bebas diinterpretasi berupa litologi pasir lempungan, sedangkan akuifer tertekan diinterpretasi berupa litologi pasir hingga pasir kerikilan.
Pengaruh Penambahan Karbon Aktif Biji Salak (Salacca edulis) pada Sistem Filtrasi Air Gambut Pujiasih, Dyah Ayu; Nurhasanah, Nurhasanah; Nurhanisa, Mega
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Department of Physics, Tanjungpura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.594 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan karbon aktif biji salak pada sistem filtrasi air gambut. Pembuatan karbon aktif terdiri dari dua tahap, yaitu tahap karbonisasi dan aktivasi kimia. Proses karbonisasi biji salak dilakukan pada suhu C selama dua jam. Sedangkan tahap aktivasi kimia dilakukan dengan merendam biji salak ke dalam larutan KOH konsentrasi 25% selama 24 jam, dengan perbandingan antara karbon biji salak dan aktivator sebesar 2:1. Karbon aktif yang dihasilkan kemudian diaplikasikan ke dalam sistem filtrasi dengan variasi ketebalan 5 cm dan 10 cm. Hasil uji menunjukkan sistem filtrasi dengan penambahan karbon aktif biji salak ketebalan 10 cm dapat menurunkan kadar warna air gambut dari 1260 Pt.Co menjadi 49 Pt.Co, kadar kekeruhan dari 9,77 NTU menjadi 8,51 NTU, dan kandungan zat besi (Fe) dari 2,63 mg/l menjadi 0,01 mg/l. Hasil pengujian menunjukkan nilai efektivitas adsorpsi terbaik terjadi pada parameter besi yaitu sebesar 95,82%.
Sifat Fisis dan Mekanis Papan Komposit Berbasis Sabut Kelapa dan Ampas Tebu dengan Variasi Urea Formaldehid Haryanti, Nida; Faryuni, Irfana Diah; Asri, Asifa; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.188 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36693

Abstract

Penelitian papan komposit berbasis sabut kelapa dan ampas tebu telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh komposisi urea formaldehid (UF) terhadap sifat fisis dan mekanis pada papan komposit. Komposisi papan komposit terdiri dari sabut kelapa sebagai core dan ampas tebu sebagai face dan back, dengan UF sebagai perekat. Papan komposit dibuat dengan struktur 3 lapis dengan perbandingan sabut kelapa dan ampas tebu 50:50. Perekat yang digunakan 3 variasi UF, yaitu 6%, 8%, dan 10% dari berat kering partikel masing-masing bahan. Hasil dan metode pengujian papan komposit mengacu pada standarisasi JIS A 5908-2003. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, nilai tertinggi diperoleh pada variasi UF 10% dengan nilai kerapatan sebesar 0,75 g/cm3, kuat pegang sekrup sebesar 59 kg, keteguhan rekat internal sebesar 1,3 kg/cm2, keteguhan lentur sebesar 1.711,26 kg/cm2, keteguhan patah sebesar 26,740 kg/cm2, kadar air sebesar 10,86%.  Serta nilai pengembangan tebal sebesar 45,03%. Semakin tinggi kadar perekat maka semakin tinggi nilai kerapatan, keteguhan lentur, keteguhan patah, keteguhan rekat internal, kuat pegang sekrup dan menurunkan nilai kadar air serta pengembangan tebal. Nilai kadar air, kerapatan, dan kuat pegang sekrup memenuhi standar JIS A 5908-2003.
Penentuan Kedalaman Lapisan Gambut Menggunakan Ultra Ground Penetrating Radar untuk Estimasi Cadangan Karbon di Kecamatan Pedamaran Kusumaningsih, Alvianita Rika Putri; Nugroho, Djoko; Ivansyah, Okto; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1513.797 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38655

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang estimasi cadangan karbon yang ada di Kecamatan Pedamaran, Ogan Komering Ilir berdasarkan data kedalaman gambut yang diperoleh dari alat ultra ground penetrating radar (GPR). Penelitian ini menggunakan 12 lintasan dengan panjang lintasan berkisar antara 260 m sampai dengan 500 m. Radargram yang diperoleh dari GPR diolah dengan menggunakan perangkat lunak ReflexW untuk mendapatkan nilai kedalaman gambut di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil pengolahan data, diperkirakan kedalaman gambut berkisar antara 1,20 m hingga 8,45 m. Dari data kedalaman ini dapat diperkirakan total volume gambut yang ada di lokasi penelitian yaitu . Volume gambut dengan kematangan fibrik sebesar sedangkan volume gambut pada tingkat kematangan hemik sebesar . Hasil penelitian menunjukan bahwa cadangan karbon yang ada dilokasi peelitian diperkirakan sebesar 203,3 juta ton. Kata Kunci: Cadangan Karbon, Kedalaman Gambut, Pedamaran, Ultra GPR.
Monitoring Pergerakan Lindi Menggunakan Metode Geolistrik Time-Lapse Di Sekitar Pemukiman Tempat Pembuangan Akhir Batu Layang Pontianak Dzulfahmi, Dzulfahmi; Ivansyah, Okto; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.643 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.37247

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk monitoring pergerakan lindi pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Batu Layang. Sebaran lindi dimonitor menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger dengan sampel sebanyak 2 lintasan. Pengambilan data kedua lintasan tersebut dilakukan secara time-lapse, yaitu menggunakan variasi waktu dalam pengambilan data. Variasi waktu tersebut dilakukan setiap satu pekan sekali selama tiga pekan. Berdasarkan analisis penampang resistivitas lindi mempunyai nilai resistivitas kurang dari 10 Ωm. Pergerakan lindi dari pekan pertama hingga pekan ketiga pada lintasan 1 teridentifikasi mulai dari kedalaman 0,75 – 27,5 meter dari permukaan, sedangkan pada lintasan 2 termonitoring dari kedalaman 9 – 27,5 meter dari permukaan. Pada lintasan 1 pergerakan lindi menyebar hingga 116 meter dari awal lintasan, sedangkan pada lintasan 2 menyebar dari 25 – 112 meter dari awal lintasan. Sehingga pergerakan  lindi dari TPA Batu Layang menyebar sejauh 334 meter ke arah Barat dari TPA Batu Layang.
Identifikasi Sebaran Limbah Kelapa Sawit Di Desa Kuala Mandor A Menggunakan Metode Konduktivitas Elektromagnetik Purry, Allishya; Muliadi, Muliadi; Zulfian, Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.077 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.36541

Abstract

Sebaran limbah kelapa sawit telah berhasil diidentifikasi menggunakan metode konduktivitas elektromagnetik. Metode ini menggunakan sistem konfigurasi vertical coplanar (VCP) dan sistem konfigurasi horizontal coplanar (HCP). Konfigurasi VCP memiliki penetrasi kedalaman 3 meter sedangkan konfigurasi HCP memiliki penetrasi kedalaman 6 meter. Tanah yang terkontaminasi limbah kelapa sawit memiliki nilai konduktivitas 110 mS/m hingga 210 mS/m pada kedalaman 3 meter, sedangkan pada kedalaman 6 meter bernilai 105 mS/m hingga 170 mS/m. Sebaran limbah kelapa sawit ini teridentifikasi menyebar ke arah Timur, Tenggara, dan Barat Daya sejauh 25 meter hingga 65 meter dari kolam penampungan limbah kelapa sawit.
Karakteristik Outgoing Longwave Radiation (OLR) dan Hubungannya dengan Madden Jullian Oscillation (MJO) di Kota Pontianak Menggunakan Metode Wavelet Wahyuni, Ade Tri; Muliadi, Muliadi; Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 7, No 3 (2019)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.467 KB) | DOI: 10.26418/pf.v7i3.38406

Abstract

Outgoing Longwave Radiation (OLR) erat kaitannya dengan Madden Julian Oscilation (MJO) karena variasi OLR yang terukur dapat memperlihatkan fenomena MJO, hal tersebut berpengaruh pada variasi cuaca di daerah tropis sehingga perlu dilakukan kajian terkait karakteristik OLR di daerah tropis khususnya di Kota Pontianak dan hubungannya dengan MJO. Metode wavelet digunakan untuk mengkaji karakteristik OLR dan hubungannya dengan MJO. Hasil yang diperoleh adalah OLR di Kota Pontianak memiliki periode dominan pada kisaran 183 dan 365 hari. Kata Kunci : Madden Julian Oscillation (MJO), Outgoing Longwave Radiation (OLR), Wavelet

Page 1 of 3 | Total Record : 27