cover
Contact Name
YANTI
Contact Email
midarelhakim1983@uin-suska.ac.id
Phone
+6281374281098
Journal Mail Official
midarelhakim1983@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Sultan Syarif Kasim Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Kutubkhanah Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan
ISSN : 24071633     EISSN : 16938186     DOI : 10.24014/ku.v21i2.
Core Subject : Religion, Social,
Kutubkhanah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sejak tahun 1998. Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Kutubkhanah memuat kajian-kajian sosial keagamaan sebagai hasil atau temua penelitian. Kajian-kajian tersebut meliputi berbagai aspek kehidupan masyarakat, seperti ekonomi, politik, sosial, budaya, gender, psikologi, pendidikan dan dikaji dalam perspektif Agama Islam. Jurnal ini merupakan media komunikasi akademik bagi para peneliti dan pemerhati perkembangan hasil penelitian ilmu sosial dalam perspektif Islam. Dengan kata lain jurnal Kutubkhanah adalah jurnal yang memuat berbagai tulisan ilmiah tentang hasil penelitian atau temuan penelitian di bidang ilmu-ilmu sosial keagamaan.
Articles 185 Documents
PERANAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM MENINGKATKAN KEWIRAUSAHAAN DAN KINERJA USAHA MIKRO (Studi Di Kota Pekanbaru Provinsi Riau) Musfialdy Musfialdy; M Soim
Kutubkhanah Vol 19, No 1 (2016): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.594 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v19i1.2505

Abstract

Micro-businesses have an important role in economic development, because the intensity of labor is relatively higher and a smaller investment, so that micro-businesses are more flexible in the face and adapt to market changes. This study aims to determine the role of Islamic values in promoting entrepreneurship and its impact on the performance of micro-enterprises. This research was conducted in the city of Pekanbaru in Riau Province with a sample size of 100 respondents. Data used include primary data and secondary data. To ascertain whether the instruments used in this research is accurately and reliably, there is validity and reliability test. After that normality test aims to test whether the data regression model has a normal distribution. Technical analysis of this study using SPSS software with path analysis. Micro-businesses, which is one type of business that is more involved in the community Riau province, especially in the city of Pekanbaru and become the foundation of many communities in the role of employment, and improving incomes and welfare. Noting this, it is necessary to conduct a study-you more in-depth about the adoption and implementation of Islamic values in shaping the entrepreneurial spirit, and improve business performance for the businessman. According to the research, the principal conclusions of this study are as follows: 1) Variable Values of Islam affect the Islamic entrepreneurship. The influence of these variables is positive relationship that is meaningful, that the understanding and implementation of Islamic values that encourage a micro business owners in the city of Pekanbaru implement Islamic entrepreneurship tend to be better. 2) The results of the analysis conducted in this study, obtained entrepreneurship variables significantly influence the performance of microenterprises with the thought that the higher understanding of entrepreneurship, will encourage the increased performance of micro-enterprises. 3) Values measured from the Islamic faith, worship and mu'amalat directly significantly affect the performance of micro-enterprises in the city of Pekanbaru. Hard work in the business that is based on sincere intentions, put my trust in God, and grateful for the sustenance of the work done is one of the factors increasing the performance of micro-enterprises in the city of Pekanbaru. The results of this study suggest that business must work hard and put their trust and an assurance to Allah SWT., As well as relationships between humans and the environment
Identifikasi Sumber Energi Terbarukan (SET) Trian Zulhadi; Said Fazli
Kutubkhanah Vol 15, No 2 (2012): Juli - Desember 2012
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.889 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v15i2.242

Abstract

This study aims to identify renewable energy resources in Riau province. This study is very important because Riau has abundant natural resources, such as solar, wind, water, biogas, biomass and many more. The research findings in four regencies, namely Indragiri Hilir, Rokan Hilir, Kuantan Singingi and Rokan Hulu, show that water, wind, solar, and biomass energy are potential to be developed into Micro Hydro Power Plant, Water Power Plant, Solar Power Plant and Biomass Power Plant.
The Effect of Using Fishbowl Strategy on Students’ Reading Comprehension Jonri Kasdi; Muhammad Auzar
Kutubkhanah Vol 19, No 2 (2016): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.25 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v19i2.2549

Abstract

The objectives of the research were to find out the students’ reading comprehension of narrative text taught by using Fishbowl strategy, to find out the students’ reading comprehension of narrative text taught without using this strategy and to find out whether there was a significant effect of using Fishbowl strategy on students’ reading comprehension of narrative text at SMA N 3 Mandau. The design of this research was a quasi-experimental design. In collecting the data, the writer used both pre- and post- test to collect the data of the reading comprehension of narrative text of the first year students at state senior high school 3 Mandau.The number of sample from two classes was 87 students. In analyzing the data, the writer used an independent sample t-test. By using SPSS 22.0 and to was compared with ttable considering df. The writer concluded that there is a significant effect of using Fishbowl strategy on students’ reading comprehension of narrative text at State Senior High School 3 Mandau, where tobtained= 3.863 is higher than t-table either at 5%=2.00 or 1%=2.65
Kebutuhan Informasi Manusia: Sebuah Pendekatan Kepustakaan Tawaf Tawaf; Khaidir Alimin
Kutubkhanah Vol 15, No 1 (2012): Januari - Juni 2012
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.803 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v15i1.249

Abstract

Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna, lebih berarti dan bermanfaat bagi penggunanya. Data menggambarkan kenyataan suatu kejadian dan kesatuan yang nyata. Data dapat diartikan pula sebagai representasi dunia nyata yang mewakili suatu objek tertentu seperti manusia, hewan, peristiwa, konsep, keadaan dan lain-lain, yang direkam kedalam bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya. Perpustakaan memiliki pemakai yang kebutuhannya terus berubah. Memahami bagaimana kebutuhan itu berubah merupakan unsur penting dalam perencanaan layanan informasi di masa mendatang. Memahami kebutuhan informasi pemakai memerlukan kerja sama antara pengelola informasi dan pemakai informasi. Memastikan kebutuhan informasi pemakai merupakan suatu fenomena yang rumit, bahkan pemakai sendiri sering merasa kesulitan dalam mengungkapkan dan mengidentifikasi kebutuhan mereka.
KAUSALITAS DAN KOINTEGRASI ANTARA PENGELUARAN PEMERINTAH DAN PERTUMBUHAN EKONOMI KURUN WAKTU 1983 -2104 Roza Linda
Kutubkhanah Vol 19, No 2 (2016): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.535 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v19i2.2556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kausalitas (hubungan timbal balik) dan kointegrasi (hubungan jangka panjang) antara pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi kurun waktu 1983 – 2014 di Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Cointegrasi test dan Granger Causality test dengan menggunakan software Eviews 9. Uji kointegrasi dilakukan dengan menggunakan metode Johansen’s Cointegration Test. Hasil Uji Johansen’s Cointegration Test diperoleh nilai trace statistic atupun max-eigen lebih besar dari critical value pada tingkat keyakinan α = 1%. Dari hasil uji kointegrasi mengindikasikan bahwa diantara perubahan pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi memiliki hubungan stabilitas/keseimbangan dan kesamaan pergerakan dalam jangka panjang. Hasil uji kausalitas granger diperoleh hasil bahwa pertumbuhan ekonomi mempengaruhi pengeluaran langsung pemerintah yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas sebesar 0,0054 lebih kecil dari 1% begitu juga dengan pengeluaran tidak langsung pemerintah dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan oleh nilai probabilitas sebesar 0,0002 lebih kecil dari 1%. Dari hasil diatas maka untuk Provinsi Riau tidak berlaku hubungan timbal balik antara pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan ekonomi tetapi hanya terjadi hubungan searah yaitu pertumbuhan ekonomi mempengaruhi pengeluaran pemerintah baik pengeluaran langsung maupun tidak langsung
RESPON MASYARAKAT PESANTREN KOTA PEKANBARU TERHADAP FENOMENA NIKAH SIRRI Wahidin Wahidin
Kutubkhanah Vol 14, No 2 (2011): Juli - Desember 2011
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.494 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v14i2.257

Abstract

Pernikahan atau yang lazim disebut Perkawinan, dalam Islam sebagaimana didasarkan pada QS.al-Nisa’ ayat 3, dan dalam Hukum Perkawinan di Indonesia (Undang-undang No.1 Tahun 1974 Pasal 3) pada azasnya adalah monogamy, yaitu bahwa dalam suatu perkawinan seorang pria hanya boleh mempunyai seorang istri. Namun demikian, baik dalam Hukum Islam maupun Hukum Perkawinan di Indonesia keduanya membuka kemungkinan bagi seorang suami untuk berpoligami dengan syarat harus mendapat izin dari Pengadilan Agama dengan disertai alasan-alasan tertentu. Aturan hukum tentang persyaratan yang harus dipenuhi bagi seorang pria untuk berpoligami dirasakan amat menyulitkan bagi sementara pihak sehingga untuk tetap dapat melaksanakan hajatnya dalam berpoligami, maka jalan yang ditempuh adalah melangsungkan pernikahan secara sembunyi-sembunyi (tidak tercatat di Kantor Urusan Agama), atau yang lebih dikenal istilan Nikah Sirri. Fenomena Nikah Sirri telah banyak menimbulkan respon pro dan kontra, sikap positif dan negatif, baik di kalangan pakar Hukum Islam, pakar Hukum Positif, Pemerintah maupun masyarakat Indonesia umumnya, termasuk masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren yang ada di Kota Pekanbaru. Fenomena Nikah Sirri ini menjadi semakin lebih menarik untuk diteliti karena selain pelakunya tokoh agama, pejabat negara, masyarakat awam, juga masyarakat di lingkungan Pondok Pesantren yang ada di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bersifat kualitatif, dilakukan di 14 Pondok Pesantren yang ada di Kota Pekanbaru. Sampel yang diambil sebanyak 502 orang dari 5.020 populasi yang ada, dari angket disebarkan kepada mereka ternyata responden yang mengembalikan lembar angket kepada penulis sebanyak 435 responden dan dari jumlah tersebut yang tidak dapat diolah karena rusak sebanyak 35 lembar angket. Dengan demikian, maka jumlah angket yang dapat diolah dengan tabulasi dan perhitungan sebanyak 400 lembar angket. Karakteristik responden terdiri dari responden terdiri dari Kyai/Buya/Ustadz sebanyak 135 orang (33,75%), Ustadzah 65 orang (16,25%), sebanyak dan sisanya yang terbanyak adalah Santri/Alumni sebanyak 200 orang (50,00%). Respon masyarakat Pondok Pesantren terhadap fenomena nikah sirri di Kota Pekanbaru menunjukkan kecenderungan negatif. Respon tersebut secara detail terbagi ke dalam tiga kelompok yang keseluruhannya bersifat negatif, yaitu : (1)Respon masyarakat respon yang berupa komentar dan pendapat masyarakat Pesantren di Kota Pekanbaru terhadap fenomena nikah sirri diketahui berada pada level negatif, ditunjukkan dengan skor 56,8%, (2) Respon yang berupa sikap masyarakat Pesantren di Kota Pekanbaru terhadap fenomena nikah sirri diketahui berada pada level negatif, ditunjukkan dengan skor 51,2% dan (3) Respon yang berupa tindakan masyarakat Pesantren di Kota Pekanbaru terhadap fenomena nikah sirri diketahui berada pada level negatif, ditunjukkan dengan skor 56,0%.
Peran Distribusi Harta (Zakat) Sebagai Solusi Ekonomi Disaat Pandemi Covid-19 Pada Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti Nur Sakinah; Ag Maulana
Kutubkhanah Vol 20, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.494 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i1.13344

Abstract

Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia menjadikan seluruh aktifitas terhenti, termasuk aktifitas ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran distribusi harta (zakat) sebagai solusi ekonomi di saat pandemi covid-19 pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan analisis data dengan pendekatan analysis content. Hasil penelitian menunjukan pendistribusian harta yakni dana zakat pada BAZNAS Kabupaten Kepulauan Meranti untuk penanganan Covid-19 sudah tepat sesuai dengan syariah. Dimana dana zakat yang disalurkan pada masa pandemi Covid-19 ini membuat para penerima manfaat menjadi tertolong. Dan dana zakat yang diberikan sangat besar manfaatnya dan membawa kemaslahatan bagi korban yang terkena dampak dari pandemi Covid-19. Disinilah distribusi zakat berperan sebagai Ibadah Maaliyah Ijtima’iyyah (ibadah harta yang berdimensi sosial) yang memiliki posisi penting, strategis dan menentukan, baik dari sisi pelaksanaan ajaran Islam maupun dari sisi pembangunan kesejahteraan umat
PENANGANAN PATOLOGI SOSIAL DALAM PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (Studi Kasus Penutupan Lokalisasi Teleju Oleh PEMKO PEKANBARU) Bambang Hermanto
Kutubkhanah Vol 14, No 2 (2011): Juli - Desember 2011
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.271 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v14i2.270

Abstract

Ditutupnya lokalisasi teleju oleh Pemerintah Kota Pekanbaru pada tahun 2009 disinyalir akan menyebabkan tindakan prostitusi semakin sulit diberantas karena sulit untuk dideteksi keberadaannya yang tersembunyi. Di sisi lain ada persepsi yang berkembang di tengah masyarakat dengan ditutupnya lokalisasi ini merupakan salah satu hal yang bijaksana dalam penanganan patologi sosial di kota Pekanbaru. Secara umum usaha untuk menanggulangi pelacuran dapat dilakukan secara preventif, represif dan rehabilitatif. Usaha preventif dilakukan dengan cara memberikan sanksi hukum kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pelacuran, baik berupa denda maupun kurungan. Penutupan lokalisasi teleju didasarkan pada ketentuan yuridis karena keberadaan lokalisasi teleju bertentangan dengan beberapa aturan yang sudah dibuat sebelumnya oleh PEMKO Pekanbaru antara lain PERDA Kota Pekanbaru Nomor 12 Tahun 2008 Tentang Ketertiban Sosial. Sementara itu dalam perspektif hukum Islam, penanganan lokalisasi dengan pendekatan jinayah merupakan tindak preventif yang radikal dan diyakini dapat menangani persoalan prostitusi secara keseluruhan. Namun disamping itu pemaknaan hukum Islam tidak harus dilihat dari perspektif nilai saja, tetapi perlu dicari keterkaitan secara organik dan struktural dalam kehidupan sosial. Dengan pendekatan ini diharapkan hukum Islam lebih dapat diterima dan dilaksanakan sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan penyakit sosial.
Pemikiran Pendidikan Islam Pada Masa Umayyah Yussi Mutia Puspitasari; Yuliharti Yuliharti; Yanti Yanti
Kutubkhanah Vol 20, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.902 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v20i2.13349

Abstract

Islam sebagai agama universal memberikan pedoman hidup bagi manusia menuju kehidupan yang bahagia, yang pencapaiannya sangat bergantung pada pendidikan, oleh karena itu Islam dan pendidikan mempunyai hubungan yang sangat erat. Dinasti Umayyah sebagai dinasti pertama sebagai abad ekspansi yang menyangkut kekaisaran multikultural yang sadar akan kebutuhan pendidikan. Tujuan kajian ini dilakukan untuk menginvestigasi karakteristik pemikiran pendidikan Islam pada masa Umayyah. Metode kajian yang digunakan yaitu kajian literatur dengan cara mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan karakteristik pemikiran pendidikan Islam pada masa Umayyah. Berdasarkan penelusuran terkait pemikiran pendidikan Islam pada masa Umayyah, ditemukan bahwa terdapat beberapa karakteristik pemikiran pendidikan Islam di masa Umayyah seperti bersifat Arab, menjunjung tinggi nilai keislaman dan sebagainya yang berasal dari pemikiran dan pendapat para ahli juga penulis. Akhirnya dengan bercermin dari proses dan dinamika pertumbuhan dan perkembangan pendidikan pada dinasti umayyah ini, berharap dapat bermanfaat dan kian mencerahkan pemikiran pembaca khususnya bagi teoritisi dan praktisi pendidikan
ANAK-ANAK PENJUAL KORAN DI KOTA PEKANBARU (Analisis Tentang Pemeliharaan Anak Dalam Islam) Maghfirah Maghfirah
Kutubkhanah Vol 14, No 1 (2011): Januari - Juni 2011
Publisher : Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyrakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.644 KB) | DOI: 10.24014/kutubkhanah.v14i1.281

Abstract

Anak telah menjadi perhatian ajaran Islam sejak ia belum dilahirkan, bahkan sejak ia belum berbentuk. Ini dapat dilihat pada prinsip-prinsip agama Islam tentang perkawinan dan pentingnya memelihara kebersihan keturunan. Memelihara kebersihan keturunan adalah salah satu dari lima prinsip (qowa’idu al khamsah) yang dirumuskan oleh ilmu ushul fiqh tentang tujuan syari’at dan hukum-hukum Islam. Untuk itu mendidik anak adalah sebuah kewajiban yang vital bagi orang tua. Namun demikian dengan berbagai alasan terkadang orang tua harus membiarkan atau bahkan memerintahkan anak-anaknya untuk bekerja guna membantu ekonomi keluarga. Keadaan ini terjadi di Kota Pekanbaru yang dengan berbagai latar belakang orang tua membiarkan dan bahkan memerintahkan anaknya bekerja sebagai penjual koran. Akibat harus bekerja ini, mayoritas anak-anak penjual koran di Pekanbaru ini harus meninggalkan bangku sekolah, dan kalaupun dapat bersekolah tetapi tidak dapat belajar dengan optimal, karena waktu yang ada harus digunakan untuk menjual koran. Di sisi lain, keadaan anak-anak ini umumnya tidak dapat mengikuti pendidikan agama seperti di PDTA atau TPA untuk belajar “mengaji” atau membaca al-Quran. Akibat lain dari harus bekerja itu, anak-anak penjual koran juga belum melaksanakan perintah sholat dan atau puasa, bila Ramadhan tiba. Dalam Islam, mendidik anak adalah hal yang akan diminta pertanggungjawabannya kelak di sisi Allah SWT. Untuk itu barang siapa orang tua yang dengan sengaja mentelantarkan pendidikan anak-anak mereka maka itu akan menjadi sumber dosa buat orang tua. Karena itu hukum mentelantarkan pendidikan anak secara sengaja adalah haram dalam Islam.

Page 4 of 19 | Total Record : 185