cover
Contact Name
Khoerul Umam
Contact Email
ijopme@uhamka.ac.id
Phone
+6281319297200
Journal Mail Official
ijopme@uhamka.ac.id
Editorial Address
Sekolah Pascasarjana Uhamka Jl. Warung Buncit Raya, No. 17, Pancoran, Jakarta Selatan.
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
International Journal of Progressive Mathematics Education
ISSN : 27762726     EISSN : 27758435     DOI : https://doi.org/10.22236/ijopme
Core Subject : Science, Education,
nternational Journal of Progressive Mathematics Education E-ISSN:2775-8435, ISSN: 2776-2726, DOI Prefix 10.22236/ijopme is a peer-revieweopen-access international journal that aims to the sharing, dissemination, and discussion of current trends research results, experience, and perspectives across a wide range of mathematics education, teaching mathematics, development in mathematics instruction, innovations in mathematics learning, and current trends issue in mathematics education research. This journal will be published four-issue per year in March, June, September, and December published by the UHAMKA Press. Given that the journal prioritizes research reports in mathematics education, viewpoint articles in the same field will be considered for publication. International Journal of Progressive Mathematics Education welcomes research articles, literature reviews, book reviews from various countries in the world that have high-quality on all topics related to current trends issue in mathematics education research to publish in this journal. Submitted papers must be written in English dan Bahasa Indonesia for the initial review stage by editors and further review process by international reviewer
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 10 Documents clear
Bagaimanakah Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Saat Menyelesaikan Masalah Penjumlahan Dan Pengurangan Berdasarkan Kemampuan Matematis Rahma Puspa; Arief Fitriyanto; Ahmad Fathoni
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8869

Abstract

The purpose of this descriptive qualitative research is to briefly explain/interpret students' problem solving with the topic of addition and subtraction in a historical mathematical style to explore individual problem solving abilities. The research instrument was in the form of multiple intelligence test sheets that looked at subjects with high, medium, and low intelligence or math skills. The subjects of this study were two students in grade 1 at SDN 03 Tambun Utara. The data collection procedure begins with students working on research instruments to determine students' problem-solving abilities. After working on the problem solving test sheet, interviews were conducted to determine the level of the students, then one research subject was selected to be interviewed with a high level of ability.   Tujuan penelitian kualitatif deskriptif ini adalah untuk menjelaskan/menafsirkan dengan singkat pemecahan masalah siswa dengan topik penjumlahan dan pengurangan dengan gaya matematis historis untuk menggali kemampuan pemecahan masalah secara individu. Instrumen penelitian ini berupa lembar tes kecerdasan ganda yang melihat mata pelajaran dengan kecerdasan tinggi, sedang, dan rendah atau keterampilan matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 03 Tambun Utara yang berjumlah dua siswa. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa mengerjakan instrumen penelitian untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa. Setelah mengerjakan lembar tes pemecahan masalah, wawancara dilakukan untuk mengetahui tingkat yang dimiliki siswa, kemudian dipilih satu subjek penelitian untuk diwawancarai dengan tingkat kemampuan tinggi.
PROFIL KEMAMPUAN GEOMETRI MENURUT TEORI VAN HIELE PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI Erni Kuniasih; Anong Ammnet; Mee Jay Domingo
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8876

Abstract

The purpose of this qualitative research is to analyze students' proportional reasoning in solving word problems. The research instrument is a proportional reasoning task sheet for comparison material that has been validated. The subjects of this study were 20 students of grade VII junior high school. The data collection procedure begins with students working on research instruments to determine students' proportional reasoning abilities. After working on the proportional reasoning task sheet, interviews were conducted to find out the students' proportional reasoning, then 3 research subjects were selected to be interviewed with a level of proportional reasoning that fulfills the character namely: (1) building relationships between quantities, (2) writing down quantity ratios to present problems , (3) stimulate to make multiplicative relationships; and (4) looking for unknown values. Data analysis techniques in this study were carried out by transcribing the verbal data collected and reviewing all available data from various sources, namely student answers, think alouds, and interviews. The results of the study obtained 3 subjects from class VII SMP indicating that from the description and analysis of the subjects the researcher found was holistic proportional reasoning.   Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk menganalisis penalaran proporsional siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Instrumen penelitian ini berupa lembar tugas penalaran proporsional materi perbandingan yang telah divalidasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP yang berjumlah 20 siswa. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa mengerjakan instrumen penelitian untuk mengetahui kemampuan penalaran proporsional siswa. Setelah mengerjakan lembar tugas penalaran proporsional, wawancara dilakukan untuk mengetahui penalaran proporsional yang dimiliki siswa, kemudian dipilih 3 subjek penelitian untuk diwawancarai dengan tingkat penalaran proporsional yang memenuhi karakter yakni: (1) membangung hubungan antar kuantitas, (2) menuliskan kuantitas rasio untuk mempresentasikan masalah, (3) menstimulasikan untuk membuat hubungan multiplikatif; dan (4) mencari nilai yang tidak diketahui.Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mentranskripkan data verbal yang dikumpulkan dan meninjau semua data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu jawaban siswa, think alouds, dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh 3 subjek dari kelas VII SMP menunjukkan bahwa dari deskripsi dan analisis subjek yang peneliti temukan adalah penalaran proporsional tipe holistik.
Bagaimana Miskonsepsi Matematika terjadi pada materi Operasi Bilangan Bulat Dan Pecahan :? Muhammad Zul Hazril; Rudi Dwi Pramono; Mustafa Kamal
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8882

Abstract

This study aims to determine the misconceptions of high school students in basic arithmetic operations as measured by number sense. Number Sense is a form of intelligence in which students are sensitive to the relationship between the numbers they see and the material that these students understand. This research involved 76 participants from class X at SMAN 83 Jakarta consisting of 60 science students and 16 social studies students. The research method used is qualitative by collecting data using a questionnaire. The research results show that the average student (50% of the respondents) has misconceptions in solving problems in the form of stories. Students are unable to apply arithmetic operations correctly if the questions are changed in story form (28%). Students cannot represent a value in another form (38%). Students also experience mistakes in performing multiplication and division operations (12%). On average students can sort numbers in the form of fractions and decimals (55%) and students can solve problems that are applied in everyday life (57%). The confusion experienced by students when viewed from their majors did not differ much in answering correctly (IPA 38%, IPS 36%) or answering incorrectly (IPA 62%, IPS 64%).   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa sekolah menengah atas dalam operasi hitung dasar yang diukur menurut number sense. Number Sense merupakan suatu bentuk kecerdasan di mana siswa peka terhadap hubungan antara angka yang siswa lihat dengan materi yang dipahami oleh siswa tersebut. Penelitian ini melibatkan 76 partisipan dari kelas X di SMAN 83 jakarta yang terdiri dari 60 siswa IPA dan 16 siswa IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasinl penelitian menunjukan bahwa rata-rata siswa (50% dari responden) memiliki miskonsepsi dalam penyelesaian masalah dalam bentuk cerita. Siswa tidak mampu mengaplikasikan operasi hitung dengan benar jika soal diubah dalam bentuk cerita (28%). Siswa tidak dapat merepresentasikan suatu nilai dalam bentuk lain (38%). Siswa juga mengalami kekeliruan dalam melakukan operasi perkalian dan pembagian (12%). Rata-rata siswa dapat mengurutkan bilangan dalam bentuk pecahan dan desimal (55%) dan siswa dapat menyelesaikan masalah yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari (57%). Kekeliruan yang dialami oleh siswa jika ditinjau dari jurusannya tidak berbeda jauh dalam menjawab benar (IPA 38%, IPS 36%) atau menjawab salah (IPA 62%, IPS 64%).
Potensi Kesulitan-Kesulitan Yang Dihadapi Siswa SMK Saat Menyelesaikan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel: Studi Eksploratif Desi Aprianti; Purna Bayu Nugroho; Venty Meilasari
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8898

Abstract

This study aims to determine the difficulties of concepts and principles experienced by students in solving story problems of a system of linear equations of two variables for class X at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi and the factors that cause students to experience these difficulties. The method used in this research is descriptive method in the form of case studies. The subjects used in this study were several students of class X. The tool used was a written test in the form of an essay. From the analysis of the data it is known that the difficulties and factors that cause the difficulties experienced by students. Difficulty eg variable terms, difficulty changing story problems into mathematical sentences, difficulty performing operations with elimination and substitution methods, difficulty operating subtraction and addition, difficulty changing variable replacement values into question sentences. Factors causing difficulties were lack of mastery of SPLDV material, lack of accuracy when working on questions, and not mastering SPLDV concepts and principles.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan konsep dan prinsip yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dan faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa siswa kelas X. Alat yang digunakan adalah ialah tes tertulis yang berbentuk essai. Dari analisis data diketahui kesulitan dan faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa. Kesulitan memisalkan istilah variabel, kesulitan mengubah soal cerita kedalam kalimat matematika, kesulitan melakukan operasi dengan metode eliminasi dan substitusi, kesulitan mengoprasikan pengurangan dan penjumlahan, kesulitan mengubah nilai pengganti variabel ke dalam kalimat pertanyaan. Faktor penyebab kesulitan yakni kurangnya penguasaan materi SPLDV, kurangnya ketelitian saat pengerjaan soal, serta tidak menguasai konsep dan prinsip SPLDV.
Eksplorasi Hambatan-hambatan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Program Linear di Sekolah Menengah Kejuruan Joko Andono; Purna Bayu Nugroho; Ratih Handayani
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8900

Abstract

This study aims to identify the difficulties of class X students at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi in studying Mathematics on Linear Programming material. The type and approach in this research is a descriptive research type with a qualitative approach. The data collection techniques in this study were tests, observations, questionnaires, while data processing used the percentage formula P = f/n x 100%. From the results of the research it can be concluded that the difficulties of students in class X SMK Muhammadiyah Kotabumi in Linear Program material are the lack of understanding of students in understanding the concept of Linear Programming, often using the wrong formula and still confused in making a mathematical model, also the teacher's habits in learning mathematics in a way , just take notes on the blackboard, then students lack the desire to complete the sample questions given by the teacher. So that it can be concluded that the hypothesis is proven true that there are learning difficulties in mathematics in the Linear Program material for class X students of SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dalam mempelajari mata pelajaran Matematika pada materi Program Linear.  Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi, angket, sedangkan untuk pengolahan data mengunakan rumus persentase P = f/n x 100 %. Dari hasil penelitiaan di dapat kesimpulan bahwa kesulitan siswa dalam kelas X SMK Muhammadiyah Kotabumi dalam materi Program Linear adalah kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep Program Linear, sering salah menggunakan rumus dan masih bingung dalam membuat suatu model matematika, juga kebiasaan guru dalam belajar matematika dengan cara, mencatat saja di papan tulis, kemudian siswa kurang keinginannya dalam menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hipotesisnya terbukti benarbahwa adanya kesulitan belajar dalam pelajaran matematika pada materi Program Linear siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.
Bagaimanakah Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Sekolah Dasar Saat Menyelesaikan Masalah Penjumlahan Dan Pengurangan Berdasarkan Kemampuan Matematis Puspa, Rahma; Fitriyanto, Arief; Fathoni, Ahmad
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8869

Abstract

The purpose of this descriptive qualitative research is to briefly explain/interpret students' problem solving with the topic of addition and subtraction in a historical mathematical style to explore individual problem solving abilities. The research instrument was in the form of multiple intelligence test sheets that looked at subjects with high, medium, and low intelligence or math skills. The subjects of this study were two students in grade 1 at SDN 03 Tambun Utara. The data collection procedure begins with students working on research instruments to determine students' problem-solving abilities. After working on the problem solving test sheet, interviews were conducted to determine the level of the students, then one research subject was selected to be interviewed with a high level of ability.   Tujuan penelitian kualitatif deskriptif ini adalah untuk menjelaskan/menafsirkan dengan singkat pemecahan masalah siswa dengan topik penjumlahan dan pengurangan dengan gaya matematis historis untuk menggali kemampuan pemecahan masalah secara individu. Instrumen penelitian ini berupa lembar tes kecerdasan ganda yang melihat mata pelajaran dengan kecerdasan tinggi, sedang, dan rendah atau keterampilan matematika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SDN 03 Tambun Utara yang berjumlah dua siswa. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa mengerjakan instrumen penelitian untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa. Setelah mengerjakan lembar tes pemecahan masalah, wawancara dilakukan untuk mengetahui tingkat yang dimiliki siswa, kemudian dipilih satu subjek penelitian untuk diwawancarai dengan tingkat kemampuan tinggi.
PROFIL KEMAMPUAN GEOMETRI MENURUT TEORI VAN HIELE PADA MATERI TRANSFORMASI GEOMETRI Kuniasih, Erni; Ammnet, Anong; Domingo, Mee Jay
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8876

Abstract

The purpose of this qualitative research is to analyze students' proportional reasoning in solving word problems. The research instrument is a proportional reasoning task sheet for comparison material that has been validated. The subjects of this study were 20 students of grade VII junior high school. The data collection procedure begins with students working on research instruments to determine students' proportional reasoning abilities. After working on the proportional reasoning task sheet, interviews were conducted to find out the students' proportional reasoning, then 3 research subjects were selected to be interviewed with a level of proportional reasoning that fulfills the character namely: (1) building relationships between quantities, (2) writing down quantity ratios to present problems , (3) stimulate to make multiplicative relationships; and (4) looking for unknown values. Data analysis techniques in this study were carried out by transcribing the verbal data collected and reviewing all available data from various sources, namely student answers, think alouds, and interviews. The results of the study obtained 3 subjects from class VII SMP indicating that from the description and analysis of the subjects the researcher found was holistic proportional reasoning.   Tujuan penelitian kualitatif ini adalah untuk menganalisis penalaran proporsional siswa dalam menyelesaikan soal cerita. Instrumen penelitian ini berupa lembar tugas penalaran proporsional materi perbandingan yang telah divalidasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP yang berjumlah 20 siswa. Prosedur pengumpulan data diawali dengan siswa mengerjakan instrumen penelitian untuk mengetahui kemampuan penalaran proporsional siswa. Setelah mengerjakan lembar tugas penalaran proporsional, wawancara dilakukan untuk mengetahui penalaran proporsional yang dimiliki siswa, kemudian dipilih 3 subjek penelitian untuk diwawancarai dengan tingkat penalaran proporsional yang memenuhi karakter yakni: (1) membangung hubungan antar kuantitas, (2) menuliskan kuantitas rasio untuk mempresentasikan masalah, (3) menstimulasikan untuk membuat hubungan multiplikatif; dan (4) mencari nilai yang tidak diketahui.Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan mentranskripkan data verbal yang dikumpulkan dan meninjau semua data yang tersedia dari berbagai sumber yaitu jawaban siswa, think alouds, dan wawancara. Hasil penelitian diperoleh 3 subjek dari kelas VII SMP menunjukkan bahwa dari deskripsi dan analisis subjek yang peneliti temukan adalah penalaran proporsional tipe holistik.
Bagaimana Miskonsepsi Matematika terjadi pada materi Operasi Bilangan Bulat Dan Pecahan :? Zul Hazril, Muhammad; Pramono, Rudi Dwi; Kamal, Mustafa
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8882

Abstract

This study aims to determine the misconceptions of high school students in basic arithmetic operations as measured by number sense. Number Sense is a form of intelligence in which students are sensitive to the relationship between the numbers they see and the material that these students understand. This research involved 76 participants from class X at SMAN 83 Jakarta consisting of 60 science students and 16 social studies students. The research method used is qualitative by collecting data using a questionnaire. The research results show that the average student (50% of the respondents) has misconceptions in solving problems in the form of stories. Students are unable to apply arithmetic operations correctly if the questions are changed in story form (28%). Students cannot represent a value in another form (38%). Students also experience mistakes in performing multiplication and division operations (12%). On average students can sort numbers in the form of fractions and decimals (55%) and students can solve problems that are applied in everyday life (57%). The confusion experienced by students when viewed from their majors did not differ much in answering correctly (IPA 38%, IPS 36%) or answering incorrectly (IPA 62%, IPS 64%).   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa sekolah menengah atas dalam operasi hitung dasar yang diukur menurut number sense. Number Sense merupakan suatu bentuk kecerdasan di mana siswa peka terhadap hubungan antara angka yang siswa lihat dengan materi yang dipahami oleh siswa tersebut. Penelitian ini melibatkan 76 partisipan dari kelas X di SMAN 83 jakarta yang terdiri dari 60 siswa IPA dan 16 siswa IPS. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasinl penelitian menunjukan bahwa rata-rata siswa (50% dari responden) memiliki miskonsepsi dalam penyelesaian masalah dalam bentuk cerita. Siswa tidak mampu mengaplikasikan operasi hitung dengan benar jika soal diubah dalam bentuk cerita (28%). Siswa tidak dapat merepresentasikan suatu nilai dalam bentuk lain (38%). Siswa juga mengalami kekeliruan dalam melakukan operasi perkalian dan pembagian (12%). Rata-rata siswa dapat mengurutkan bilangan dalam bentuk pecahan dan desimal (55%) dan siswa dapat menyelesaikan masalah yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari (57%). Kekeliruan yang dialami oleh siswa jika ditinjau dari jurusannya tidak berbeda jauh dalam menjawab benar (IPA 38%, IPS 36%) atau menjawab salah (IPA 62%, IPS 64%).
Potensi Kesulitan-Kesulitan Yang Dihadapi Siswa SMK Saat Menyelesaikan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel: Studi Eksploratif Aprianti, Desi; Nugroho, Purna Bayu; Meilasari, Venty
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8898

Abstract

This study aims to determine the difficulties of concepts and principles experienced by students in solving story problems of a system of linear equations of two variables for class X at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi and the factors that cause students to experience these difficulties. The method used in this research is descriptive method in the form of case studies. The subjects used in this study were several students of class X. The tool used was a written test in the form of an essay. From the analysis of the data it is known that the difficulties and factors that cause the difficulties experienced by students. Difficulty eg variable terms, difficulty changing story problems into mathematical sentences, difficulty performing operations with elimination and substitution methods, difficulty operating subtraction and addition, difficulty changing variable replacement values into question sentences. Factors causing difficulties were lack of mastery of SPLDV material, lack of accuracy when working on questions, and not mastering SPLDV concepts and principles.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan konsep dan prinsip yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal cerita sistem persamaan linear dua variabel kelas X di SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dan faktor yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan bentuk studi kasus. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah beberapa siswa kelas X. Alat yang digunakan adalah ialah tes tertulis yang berbentuk essai. Dari analisis data diketahui kesulitan dan faktor penyebab kesulitan yang dialami siswa. Kesulitan memisalkan istilah variabel, kesulitan mengubah soal cerita kedalam kalimat matematika, kesulitan melakukan operasi dengan metode eliminasi dan substitusi, kesulitan mengoprasikan pengurangan dan penjumlahan, kesulitan mengubah nilai pengganti variabel ke dalam kalimat pertanyaan. Faktor penyebab kesulitan yakni kurangnya penguasaan materi SPLDV, kurangnya ketelitian saat pengerjaan soal, serta tidak menguasai konsep dan prinsip SPLDV.
Eksplorasi Hambatan-hambatan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Program Linear di Sekolah Menengah Kejuruan Andono, Joko; Nugroho, Purna Bayu; Handayani, Ratih
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v2i2.8900

Abstract

This study aims to identify the difficulties of class X students at SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi in studying Mathematics on Linear Programming material. The type and approach in this research is a descriptive research type with a qualitative approach. The data collection techniques in this study were tests, observations, questionnaires, while data processing used the percentage formula P = f/n x 100%. From the results of the research it can be concluded that the difficulties of students in class X SMK Muhammadiyah Kotabumi in Linear Program material are the lack of understanding of students in understanding the concept of Linear Programming, often using the wrong formula and still confused in making a mathematical model, also the teacher's habits in learning mathematics in a way , just take notes on the blackboard, then students lack the desire to complete the sample questions given by the teacher. So that it can be concluded that the hypothesis is proven true that there are learning difficulties in mathematics in the Linear Program material for class X students of SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi dalam mempelajari mata pelajaran Matematika pada materi Program Linear.  Jenis dan pendekatan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan tes, observasi, angket, sedangkan untuk pengolahan data mengunakan rumus persentase P = f/n x 100 %. Dari hasil penelitiaan di dapat kesimpulan bahwa kesulitan siswa dalam kelas X SMK Muhammadiyah Kotabumi dalam materi Program Linear adalah kurangnya pemahaman siswa dalam memahami konsep Program Linear, sering salah menggunakan rumus dan masih bingung dalam membuat suatu model matematika, juga kebiasaan guru dalam belajar matematika dengan cara, mencatat saja di papan tulis, kemudian siswa kurang keinginannya dalam menyelesaikan contoh soal yang diberikan oleh guru. Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa hipotesisnya terbukti benarbahwa adanya kesulitan belajar dalam pelajaran matematika pada materi Program Linear siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kotabumi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10