cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2021)" : 39 Documents clear
KARAKTERISTIK FISIKA TANAH PADA TIGA TIPE LUAPAN LAHAN PASANG SURUT DI KEBUN LANGSAT DESA PUNGGUR KECIL KABUPATEN KUBU RAYA Junaidi, Rini Hazriani, Arman Nursyaba
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44122

Abstract

ABSTRAKLahan rawa pasang surut terletak pada topografi datar, sehingga sering terluapi dan tergenang air secara periodik. Desa Punggur Kecil yang merupakan satu diantara Desa di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya, yang termasuk kedalam lahan pasang surut. Penelitian ini bertujuan mempelajari perbedaan karakteristik fisika tanah pada tiga tipe luapan lahan. Sampel tanah pada setiap lahan diambil 5 titik pengamatan yang masing-masing titik mewakili luasan ± 1 ha. Masing-masing sampel tanah yang diambil disetiap lahan sebanyak 15 sampel tanah terganggu dan 15 sampel tanah utuh di kedalaman 0-30 cm dan 30-60 cm. Jumlah keseluruhan sampel pada ketiga tipe luapan lahan sebanyak 30 sampel tanah utuh. Hasil penelitian menunjukkan tekstur tanah tipe luapan B-C dan B-D bebeda tidak nyata pada fraksi pasir, debu dan liat, tipe luapan lahan C-D berbeda tidak nyata pada fraksi pasir, berpengaruh nyata pada fraksi debu dan liat, parameter bobot isi tanah kedalaman 0-30 cm tipe luapan B-C dan C-D berbeda nyata, luapan B-D berbeda tidak nyata, pada kedalaman 30-60 cm tipe luapan B, C dan D berbeda tidak nyata, parameter porositas total tanah  kedalaman 0-30 cm tipe luapan B-C dan B-D berbeda nyata, luapan lahan C-D berpengaruh tidak nyata, pada kedalaman 30-60 cm tipe luapan B, C dan D berpengaruh tidak nyata, parameter kadar air tanah parameter permeabilitas tanah kedalaman 0-30 cm 30-60 cm tipe luapan B, C dan D berpengaruh tidak nyata. Nilai rerata bobot isi tanah berkisar 0,89%-1,17% (g/cm3) (sedang), porositas tanah berkisar 35,30-54,16 (buruk, baik hingga kurang baik), permeabilitas tanah berkisar 2,60%-14,17% (cm/jam) (sedang hingga cepat), kadar air kapasitas lapangan berkisar 51,19%-57,55%, reaksi tanah berkisar 3,56-4,01, (sangat masam), C-organik berkisar 1,11%-8,37% (rendah, sedang hingga sangat tinggi), N-total berkisar 0,15%-0,89% (rendah, sedang hingga sangat tinggi), C/N berkisar 7,12-9,40% (rendah). Kata kunci : Tipe Luapan Lahan, Karakteristik Fisika Tanah, Kebun Langsat.
PENGARUH PUPUK HAYATI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI BESAR PADA TANAH ALUVIAL Julia Julia Wati; Iwan Sasli; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk hayati dan pupuk NPK  terhadap pertumbuhan dan hasil cabai besar pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, pada 14 Maret sampai 10 Juni 2020. Rancangan yang digunakan  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor perlakuan yaitu pupuk hayati (H) (h0: tidak diberikan pupuk hayati dan h1: diberikan pupuk hayati konsentrasi 10 ml/L air) dan  pupuk NPK (P) (p1: NPK 100%, p2: NPK 75%, p3: NPK 50% dan p4: NPK 25% dari dosis anjuran). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, umur berbunga, berat kering tanaman, volume akar, berat kering akar, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, diameter buah dan panjang buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk hayati dan pupuk NPK tidak menunjukkan adanya interaksi. Penambahan pupuk hayati menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan tanpa pupuk hayati, serta penggunaan dosis pupuk NPK yang efisien adalah  50%.
Pengaruh Pemberian Kompos Daun Lada terhadap Pertumbuhan Setek Lada Satu Ruas Berdaun Tunggal pada Tanah Aluvial Jaka Anugrah
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk tujuan dilakukan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh kompos daun lada yang dapat menghasilkan pertumbuhan setek lada terbaik. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai Mei 2019, penelitian ini dilaksanakan Desa Sendoyan, Dusun Bungur RT 08 RW 03, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu A = 1 (Tanah) : 0 (Kompos), B = 1 (Tanah) : 1 (Kompos), C = 1 (Tanah) : 2 (Kompos), D = 1 (Tanah) : 3 (Kompos). Variabel pengamatan meliputi, jumlah tunas, tinggi tunas, jumlah daun, persentase setek hidup, panjang akar, volume akar, berat kering tunas, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian kompos daun lada tanpa menggunakan kompos memberikan hasil pertumbuhan lebih baik terhadap pertumbuhan setek lada satu ruas berdaun tunggal.
ANALISIS SEKTOR PEREKONOMIAN DAN KOMODITAS SUBSEKTOR PERKEBUNAN UNGGULAN DI KABUPATEN SANGGAU Reko Hermansyah; Erlinda Yurisinthae; Anita Suharyani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.42194

Abstract

Sanggau adalah salah satu kabupaten di wilayah perbatasan,tepatnya di utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Terhubungnya akses transportasi darat dari ibukota Provinsi ke Kabupaten ini dan sebagai penghubung ke Kabupaten lainnya menjadikan wilayah ini semakin berkembang di Kalimantan Barat. Kondisi wilayah yang terus berkembang, diperlukan penelitian untuk mengetahui potensi dan identifikasi sektor ekonomi dan komoditas subsektor perkebunan yang memiliki prospek untuk dikembangkan, dalam rangka meningkatkan pembangunan ekonomi Kabupaten Sanggau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor ekonomi dan komoditas subsektor perkebunan unggulan di Kabupaten Sanggau. Alat analisis yang digunakan terdiri dari Klassen Typologi, Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share Klasik dan analisis overlay. Data yang digunakan adalah PDRB berdasarkan harga konstan, tenaga kerja dan produksi komoditas perkebunan di Kabupaten Sanggau dan Provinsi Kalimantan Barat periode 2011-2017. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan analisis overlay (gabungan Klassen Typologi, Dynamic Location Quotient (DLQ) dan Shift Share Klasik), sektor ekonomi yang menjadi unggulan adalah sektor pertambangan dan penggalian. Hasil analisis overlay menunjukkan bahwa komoditas subsektor perkebunan yang menjadi unggulan, yaitu kelapa sawit.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG AYAM DAN NITROGEN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG PADA SISTEM BUDIDAYA JENUH AIR M HARDIAN; basuni basuni; mulyadi safwan
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis yang tepat pada kombinasi pupuk kandang ayam dan nitrogen terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pada sistem budidaya jenuh air. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya yang dimulai pada tanggal 02 Agustus – 17 Oktober 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Variabel pengamatan terdiri dari tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun, volume akar, berat kering akar, berat kering tanaman, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol, diameter tongkol dan baris biji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam dan nitrogen pada tanaman jagung memberikan pengaruh yang nyata pada semua variabel pengamatan  kecuali pada variabel pengamatan jumlah baris biji. Hasil penelitian yang berpengaruh nyata menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan pupuk kandang ayam memberikan hasil yang berbeda nyata jika dibandingkan dengan perlakuan yang tidak diberikan pupuk kandang ayam. Pemberian 7,5 dan 15 ton/ha pupuk kandang ayam yang ditambahkan pupuk urea maupun tidak, memberikan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan perlakuan pupuk urea tanpa pemberian pupuk kandang ayam.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI DAGING AYAM BROILER (PEDAGING) DI KECAMATAN PONTIANAK UTARA KOTA PONTIANAK Mufadilah Mufadilah; Ibrahim Isytar; Abdul Hamid A Yusra
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43192

Abstract

ABSTRAKHarga daging ayam broiler cenderung meningkat sepanjang tahun namun kecenderungan peningkatan harga ini tidak selalu diikuti oleh penurunan permintaan daging ayam broiler sehingga perlu dianalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor seperti pendapatan, harga daging ayam, harga daging sapi, harga ayam buras, harga daging kambing dan harga telur terhadap permintaan daging ayam broiler di Kecamatan Pontianak Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS 18 for windows, menggunakan satu variabel terikat dan enam variabel bebas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan agustus 2019. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendapatan, harga daging ayam dan harga kambing secara parsial memberikan pengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler di Kecamatan pontianak utara pada tingkat kepercayaan 95% dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,610. Nilai koefisien pendapatan yaitu sebesar 0,655. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga daging ayam broiler sebesar 10% dapat menyebabkan peningkatan permintaan daging ayam  sebesar 6,55%. Nilai koefisien harga daging ayam yaitu sebesar 0,199. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga daging ayam sebesar 10% dapat menyebabkan peningkatan permintaan daging ayam broiler sebesar 1,99%. Nilai koefisien daging kambing yaitu sebesar 0,206. Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga daging ayam broiler sebesar 10% dapat menyebabkan peningkatan permintaan daging ayam sebesar 2,06%. Kata Kunci : Permintaan, Daging Ayam Broiler, Pontianak Utara    
Uji Ketahanan Beberapa Varietas Padi terhadap Patogen Blas (Pyricularia oryzae) irwan anshari; Fadjar Rianto; Sarbino Sarbino
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44267

Abstract

Penyakit blas yang disebabkan oleh cendawan Pyricularia oryzae  merupakan salah satu penyakit utama yang menyerang tanaman padi di Indonesia, Penyakit blas sebelumnya diketahui hanya menyerang padi gogo tetapi saat ini penyebaran penyakit blas sudah menyerang pertanaman padi sawah. Penelitian bertujuan untuk menguji ketahanan beberapa vairetas padi terhadap penyakit blas (Pyricularia oryzae). Jenis varietas padi yang digunakan adalah Pandan wangi, Ketupat, Pulut Putih, Inpari 32, dan Ciherang. Inokulasi patogen dilakukan dengan cara disemprotkan suspensi konidia dan penempelan biakan murni. Serangan penyakit blas pada varietas padi Ciherang merupakan yang tertinggi mencapai 46,67% - 100% (semprot dan tempel) dan serangan terendah 0% pada varietas padi sawah (padi wangi, pulut putih, dan ketupat), fase timbulnya gejala terhitung pada 6-10 hari setelah inokulasi.Kata kunci: Padi (Oryza sativa), blas, Pyricularia oryzae, resisten.
PENGARUH PUPUK KOTORAN KAMBING DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU DI TANAH ALUVIAL Rona Rona; Ir. Setia Budi, MMA; Maullidi, S.P, M.Sc Maullidi, S.P, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.44193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik antara dosis pupuk kotoran kambing dan pupuk urea pada tanaman sawi hijau di tanah aluvial. Penelitianini dilakukan di lokasi yang tarletak di Jalan Parit H. Mukhsin 2, Komplek MegaMas, Kuburaya, penelitian dilaksanakan dimulai 09 agustus – 03 oktober 2020.Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada faktorial,faktor pertama pemberian berbagai dosis pupuk kotoran kambing (k) dengan 3 tarafyaitu (k1, k2, k3) dan faktor kedua pemberian pupuk urea (n) dengan 3 taraf yaitu (n1,n2, n3) sehingga doperoleh 9 kombinasi perlakuan dan masing-masing perlakuandiulang sebanyak 3 kali, dan setiap ulangan terdiri dari 4 sampel tanaman sehinggajumlah sampel tanaman seluruhnya adalah 108 tanaman. Perlakuan pertamapemberian pupuk kotoran kambing yaitu: k1 = 10 ton/ha, k2 = 20 ton/ha, k3 = 30ton/ha. Factor kedua pemberian pupuk urea yaitu: n1 = 75 kg/ha, n2 = 125 kg/ha, n3 =175 kg/ha. Kombinasi tersebut antara lain: k1n1, k1n2, k1n3, k2n1, k2n2, ,k3n3. Variabel pengamatan yang diamati dalam penelitian yaitu volume akar (cm),jumlah daun (helai), luas daun (cm2), berat kering tanaman (g), dan berat segartanaman (g). Variabel pengamatan pendukung terhadap kondisi lingkungan yaitu,suhu udara harian (C), kelembaban udara relatif (%), curah hujan (mm) dan pHtanah. Berdasarkan hasil penelitian, terjadi interaksi antara pupuk kotoran kambing °da pupuk urea pada variabel volume akar, luas daun, berat kering tanaman, dan beratsegar tanaman, sedangkan pada variabel jumlah daun tidak terjadi interaksi.Pemberian pupuk kotoran kambing dengan dosis 30 ton/ha dan pupuk urea dengandosis 175 kg/ha memberikan pertumbuhan dan hasil sawi hijau yang terbaik di tanahaluvial. k2n3, k3n1, k3n23
PENGARUH BOKASI KULIT RAMBUTAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY PADA MEDIA ALUVIAL Kamarul Kamarul; Ir. Dini Anggorowati, M.Sc; Maullidi, S.P, M.Sc Maullidi, S.P, M.Sc
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43750

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokasi kulit rambutan yang memberikanpertumbuhan dan hasil pakcoy yang terbaik pada media aluvial. Penelitian ini dilakukan dilokasi yang tarletak di lokasi di Jalan Budi Utomo, Komplek Taman Anggrek, Siantan,Pontianak, dimulai dari tanggal 25 Mei – 24 Juni 2020. Rancangan Penelitian menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas satu faktor yaitu dosis bokasi kulitrambutan (B) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan, masing-masing ulangan terdiri dari 4sampel tanaman sehingga dihasilkan 100 tanaman. Tanaman di tanam dalam polybag denganmedia sebanyak 6 kg. Perlakuan yang dimaksud adalah b0 = tanpa perlakuan bokasi kulitrambutan (3,034 % bahan organik tanah), b1= 299 g/polybag bokasi kulit rambutan setaradengan 5 % bahan organik, b2 = 539 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 9%bahan organik, b3 = 779 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 13% bahan organik,b4 = 1.019 g/polybag bokasi kulit rambutan setara dengan 17% bahan organik. Variabelpeengamatan yang diamati dalam penelitian yaitu volume akar (cm3), berat kering tanaman(g), jumlah klorofil daun (spad unit), jumlah daun (helai), dan berat segar tanaman (g).Variabel pengamatan pendukung terhadap kondisi lingkungan yaitu pH tanah, suhu udaraharian (0C), kelembaban udara relatif (%) dan curah hujan (mm). Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa perlakuan bokasi kulit rambutan berpengaruh nyata terhadap semuavariabel pengamatan yaitu volume akar, jumlah daun, jumlah klorofil daun, berat keringtanaman, dan berat segar tanaman. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa pemberian bokasi kulit rambutan dengan 1.019 g/polybag memberikan pertumbuhan danhasil pakcoy yang terbaik pada media aluvial. 
PENGARUH MEDIA MS DAN MEDIA ALTERNATIF TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK CATTLEYA sp SECARA IN-VITRO Yuni Muharni; Asnawati, S.Hut., M.Si Asnawati, S.Hut., M.Si; Nur Arifin, SP., M.Si
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v10i1.43974

Abstract

Kultur in-vitro merupakan teknik perbanyakan tanaman dengan cara mengisolasi bagian tanaman serta menumbuhkan bagian-bagian tersebut dalammedia buatan secara aseptik. Media kultur jaringan membutuhkan bahan-bahankimia yang relatif mahal dan sulit didapatkan sehingga perlu dicari bahanalternatif. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai alternatif adalah pupukmajemuk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh mediaalternatif dan media MS serta mencari media alternatif yang terbaik untukpertumbuhan anggrek Cattleya sp secara in-vitro. Penelitian dilaksanakan mulaitanggal 12 September 2017 sampai 3 Januari 2018 di Laboratorium BioteknologiFakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan penelitian yangdigunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor yaitu media MS,Growmore, Growquick S, Hyponex Hijau dan Gandasil D. Variabel yang diamatiyaitu pertambahan jumlah daun, persentase eksplan membentuk tunas, waktumuncul tunas pertama, jumlah tunas, dan pertambahan jumlah akar. Responpertumbuhan anggrek Cattleya sp secara in-vitro pada media alternatif sama baikdengan media MS pada variabel pertambahan jumlah daun, persentase eksplanmembentuk tunas, waktu muncul tunas pertama dan jumlah tunas. Media GandasilD merupakan media yang lebih baik dibandingkan media MS dan media alternatiflainnya pada variabel pertambahan jumlah akar anggrek Cattleya sp secara invitro. 

Page 2 of 4 | Total Record : 39