cover
Contact Name
Agus Ruliyansyah
Contact Email
agus.ruliyansyah@faperta.untan.ac.id
Phone
+62561-740191
Journal Mail Official
jsp.equator@gmail.com
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hadari Nawawi
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
JURNAL SAINS PERTANIAN EQUATOR
ISSN : -     EISSN : 2964562X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.59508
Jurnal Sains Pertanian Equator is open access, academic, citation indexed, and blind peer-reviewed journal. It covers original research articles, review, and short communication on diverse topics related to agriculture science. We accept submission from all over the world. All submitted articles shall never be published elsewhere, original and not under consideration for other publication
Articles 1,901 Documents
ANALYSIS OF SUSTAINED RICE RECEIVER CUSTOMER SATISFACTION IN SANDAI DISTRICT KETAPANG DISTRICE Lestari, Ayu; Kurniati, Dewi; Yusra, Abdul Hamid A.
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze the level of customer satisfaction recipients of subsidized rice in Sandai District, Ketapang Regency. The samples used in the study were as many as 100 respondents selected by the purposive sampling method. Data were collected using questionnaires then analyzed by Importance Performance Analysis (IPA) using SPSS 20. Software Important Performance Analysis was used to determine the relationship of importance and performance assessment of the quality of services provided by officers, so they could know what attributes should be improved , maintained, corrected and eliminated or evaluated. Then analyzed again with the Customer Statisfaction Index (CSI) using Microsoft Office Excel to determine the level of customer satisfaction. The results of this study indicate that recipients of subsidized rice are satisfied with the distribution of subsidized rice in Sandai Sub-District, Ketapang District, but it is expected that officers can continue to increase the satisfaction of consumers receiving subsidized rice. Keyword: Consumer Satisfaction, Ketapang Regency, Subsidized Rice.
FLUKTUASI POPULASI DAN KEPARAHAN SERANGAN WALANG SANGIT (Leptocorisa oratorius F.) PADA TANAMAN PADI DI DESA SEJIRAM KECAMATAN TEBAS KABUPATEN SAMBAS NOFIARDI, EDI; SARBINO, SARBINO; RIANTO, FADJAR
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 6, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perubahan populasi walang sangit, kerusakan dan penurunan hasil akibat serangan walang sangit. Penelitian dilaksanakan di Desa Sejiram Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas. Lama penelitian 2 bulan dari bulan Mei  sampai Juni 2016. Penelitian dilakukan dengan pendekatan survei. Populasi walang sangit ditentukan pada pengayunan di petak pengamatan di tiga sawah dengan agroekosistem yang berbeda, yaitu padi monokultur, tumpang sari padi dengan jeruk dan tumpang sari padi dengan karet. Penangkapan walang sangit dilakukan pada luasan petak pengamatan 1 m2 dengan 5 kali ulangan yaitu 17 MST, 18 MST, 19 MST, 20 MST dan 21 MST. Variabel pengamatan meliputi jumlah populasi walang sangit  pada semua periode penangkapan, jumlah bulir padi rusak atau hampa dan berat bulir per petak pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan populasi walang sangit tertinggi terjadi pada 18 MST, saat padi sedang mengalami fase pembungaan dan matang susu. Populasi tertinggi terdapat pada sawah tumpang sari padi dengan karet sebesar 18 individu per petak dan terendah pada padi monokultur sebesar 13,8 individu per petak. Populasi walang sangit pada fase tersebut yang akan menyebabkan kerusakan bulir padi pada saat panen. Keparahan serangan walang sangit belum menampakan penurunan hasil pada tiap sawah pengamatan dikarenakan perbedaan varietas dan cara pengelolaannya.   Kata kunci : Agroekosistem, kerusakan,  padi, populasi walang sangit  
EVALUASI KESESUAIAN LAHAN GAMBUT UNTUK PENGEMBANGAN NANAS (Ananas comosus Merr) DI DESA RASAU JAYA II KECAMATAN RASAU JAYA KABUPATEN KUBU RAYA Hairi Gunadi; Feira Budiarsyah Arief; Rini Hazriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3668

Abstract

ABSTRAC Characteristics of peatlands in the village of Rasau Jaya Jaya II Sub Rasau Kubu Raya district is suitable for cultivation of pineapple (Ananas comosus Merr). Pineapple is plant industry has the opportunity and potential to be developed as a commodity. The purpose of this study was to assess the suitability of land for development in the study sites pineapple plant (Ananas comosus Merr) along with the constraints and repair recommendations. Land suitability evaluation results to the sub-group displays limiting factors in SPT 1 and SPT 2 which indicates a need for land management in an effort to land use. Application of Geographic Information Systems (GIS) spatial information present in the form of maps kesesuaaian land for pineapple crops and area information of each soil map unit. Land evaluation results indicate there are several limiting factors on the thickness and maturity of the SPT 1 and at SPT 2 peat thickness. Land suitability evaluation efforts need to be supported by the provision of management advice among other recommendations for improvement of drainage, liming and fertilizer recommendations. Keywords: Land Suitabbility evaluation, Peat, Pineapple.
PENGARUH DOSIS BOKASHI AMPAS TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI BESAR PADA TANAH ALUVIAL MUFLIHAN MUFLIHAN; DINI ANGGOROWATI; DARUSSALAM DARUSSALAM
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28320

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis bokashi ampas tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar di tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak yang berlangsung dari 2 Maret sampai 24 Mei 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 4 sampel. Perlakuan yang dimaksud adalah pemberian bokashi ampas tahu dengan p1 2,5 ton/ha (60 g/tanaman), p2 5 ton/ha (120 g/tanaman), p3 7,5 ton/ha        (180 g/tanaman), p4 10 ton/ha (240 g/tanaman), p5 12,5 ton/ha (300 g/tanaman), p6 15 ton/ha (360 g/tanaman), dan p7 17,5 ton/ha (420 g/tanaman). Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman (cm), volume akar (cm3), berat kering bagian atas tanaman (g), berat kering akar (g), berat buah per tanaman (g), panjang buah (cm), diameter buah (cm), jumlah buah per tanaman (buah), serta pengamatan tambahan berupa curah hujan (mm), suhu (°C), kelembaban udara (%), dan keasaman tanah (pH). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa pemberian bokashi ampas tahu dari dosis 2,5 ton/ha (60 g/tanaman) sampai dosis 17,5 ton/ha (420 g/tanaman) memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama. Secara statistik, semua perlakuan pada penelitian ini berpengaruh tidak nyata pada semua variabel pengamatan.Kata kunci : bokashi ampas tahu, tanah aluvial, tanaman cabai besar
PENGARUH BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT PADA TANAH ALUVIAL Asmuna Asmuna; Siti Hadijah; Dini Anggorowati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.27252

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pupuk kandang yang memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit yang terbaik pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2017 sampai 22 Maret 2018 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan jenis pupuk kandang yaitu: A = Pupuk kandang ayam, B = Pupuk kandang sapi, C = Pupuk kandang kambing, D = Pupuk kandang bebek, E = Pupuk kandang puyuh. Perlakuan diulang sebanyak 5 kali, dan setiap satuan percobaan terdiri dari 4 sampel tanaman. Variabel pada penelitian ini yaitu tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil analisis keragaman pada penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing, pupuk kandang bebek dan pupuk kandang puyuh dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang sama terhadap tanaman cabai rawit pada tanah aluvial.
EVALUATION NUTRITION OF CINCALOK IN SUNGAI KAKAP VILLAGESUNGAI KAKAP DISTRICTS zakaria, zakaria
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI GIZI CINCALOK DI DESA SUNGAI KAKAP KECAMATAN SUNGAI KAKAPZakaria(1), Sulvi Purwayantie(2), Lucky Hartanti(2)(1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan (2)Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura                                                          ABSTRAK        Cincalok merupakan salah satu produk hasil fermentasi rebon yang sudah cukup terkenal di Kalimantan Barat dan makanan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil gizi yang terdapat pada produk cincalokyang ada di desa sungai kakap kecamatan sungai kakap. Desain penelitian ini menggunakan metode survey kemudian analisis inidilakukan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Faktor perlakuan yang diuji adalah periode pembuatan cincalok dimana produksi dalam 1 bulan (I, II, III) diulang sebanyak 5 kali. Data yang di ukur: analisis proksimat (kadar air, abu, protein, lemak dan karbohidrat) dan kharakteristik total asam serta total garam. Hasil penelitian menunjukkan: kadar air 49,57 % - 53,10 %, kadar abu 10,22 % - 10,47 %, kadar protein 18,18 % - 19,26 %, kadar lemak 3,84 % - 4,20 %, kadar karbohidrat  16,56 % - 20,69 %, total asam 0,49 % - 0,65 %, total garam 9,59 % - 10,19 %.           Kata kunci : Cincalok, Gizi, Rebon. EVALUATION NUTRITION OF CINCALOK IN SUNGAI KAKAP VILLAGESUNGAI KAKAP DISTRICTS Zakaria(1), Sulvi Purwayantie(2), Lucky Hartanti(2)(1) Students of Faculty of Agriculture and (2) Lecturer of the Faculty of AgricultureUniversity Tanjungpura ABSTRACT Cincalok is the one of fermented rebon product which is quite famous traditional food in West Kalimantan.This study aims to determine the nutritional profile in the product cincalok that exist in the Sungai kakap village sungai kakap district. The design of this study using the method of analysis conducted in the Laboratory of Agricultural Products Technology Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak.The treatment factor tested was the period of manufacture of cincalok where production in 1 month (I, II, III) was repeated 5 times.Proximate analysis (moisture content, ash, protein, fat and carohydrate) and total acid and total salt characteristics were measured. The results showed: water content 49.57 % - 53.10  %, ash 10.22 % - 10.47 %, protein 18.18 % - 19.26 %, fat 3.84 % - 4.20 %, carbohydrates 16.56 % - 20.69 %, total acids 0.49 % - 0.65 %, total salt 9.59 % - 10.19 %. Keywords: Cincalok, Nutrition, Rebon.
HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK DENGAN PERSEPSI PETERNAK TERHADAP INSEMINASI BUATAN PADA SAPI POTONG KELURAHAN TUAN-TUAN KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG Khairul Umam; Novira Novi Kusrini; Dewi Kurniati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.502 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v2i3.3502

Abstract

Khairul Umam, Hubungan Antara Karakteristik dengan Persepsi Peternak Terhadap Inseminasi Buatan pada Sapi Potong di Kelurahan Tuan-Tuan Kecamatan Benua Kayong Kabupaten Ketapang, di bawah bimbingan Dr. Novira Kusrini, SP, M.Si dan Dewi Kurniati, SP, MM. Besarnya potensi sumberdaya alam yang dimiliki Indonesia memungkinkan pengembangan subsektor peternakan sehingga menjadi sumber pertumbuhan baru perekonomian Indonesia. Salah satu komponen dari subsektor peternakan yang memiliki banyak manfaat dan berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia adalah agribisnis sapi potong. Salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat yang menjadi pengembangan program Inseminasi Buatan (IB) yaitu Kabupaten Ketapang. Populasi ternak sapi potong Kabupaten Ketapang Kecamatan Benua Kayong berjumlah 5074 ekor termasuk di dalamnya Kelurahan Tuan-Tuan yang memiliki potensi dalam penerapan program inseminasi buatan. Sehubungan dengan hal tersebut, penggunaan teknologi ternak dengan Inseminasi Buatan sangat membantu dalam peningkatan produktifitas ternak sapi potong Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi peternak sapi potong terhadap inseminasi buatan, serta menganalisis hubungan antara karakteristik dengan persepsi peternak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan skala likert dan Korelasi Rank Spearman dari karakteristik dengan persepsi peternak. Penentuan responden dilakukan secara acak sederhana dengan jumlah responden yang diambil sebanyak 33 orang peternak yang menggunakan IB. Data primer diperoleh melalui teknik wawancara berdasarkan kuisioner, dan data sekunder diperoleh dari kantor desa, kantor kecamatan dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) persepsi peternak terhadap inseminasi buatan termasuk kategori baik (87,88%); (2) terdapat hubungan yang cukup erat, signifikan dan searah antara umur dengan persepsi peternak terhadap inseminasi buatan dengan rs = 0,352. Terdapat hubungan yang sangat lemah, tidak singnifikan dan searah antara pendidikan formal (rs = 0,099), pengalaman beternak (rs = 0,098) dengan persepsi peternak terhadap IB. sedangkan anggota keluarga memiliki hubungan yang sangat lemah, tidak signifikan dan tidak searah dengan persepsi peternak terhadap IB (rs = -0,157).
KAJIAN KEFIR EKSTRAK KECAMBAH KACANG HIJAU UNTUK MENGURANGI KADAR ASAM FITA Saena, Saena
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu perkecambahan biji kacang hijau untuk mengurangi senyawa asam fitat dalam pembuatan kefir ekstrak kecambah kacang hijau. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan yaitu berdasarkan tingkat perkecambahan biji kacang hijau (p), dimana p1 (satu hari perkecambahan), p2 (dua hari perkecambahan), p3 (tiga hari perkecambahan), p4 (empat hari perkecambahan), p5 (lima hari perkecambahan). Variabel pengamatan meliputi total asam, total gula, asam fitat, kadar alkohol, pH, viskositas dan uji sensori (tingkat keasaman, tingkat kemanisan, aroma dan kesukaan). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan uji F (Anova) dengan tarf uji 5%. jika perlakuan berpengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil (BNT) dengan taraf 5% sedangkan untuk perlakuan kontrol (tanpa perkecambahan) dan perlakuan dari nilai perlakuan terbaik tertinggi akan dibandingkan dengan uji T berpasangan. Uji sensori dianalisis menggunakan metode Kurskall-Wallis, selanjutnya untuk mendapatkan perlakuan terbaik dilakukan uji indeks efektifitas metode De Garmo. Perlakuan terbaik pada penelitian ini yaitu ;ima hari perkecambahan dengan total asam 0,83%, total gula 14,48%, kadar alkohol 0,43%, kandungan asam fitat 0,48 mg/g, pH 3,67, viskositas 0,19 dPa-S serta memiliki nilai karakteristik tingkat keasaman 3,68 (agak asam), tingkat kemanisan 2,76 (tidak manis), aroma 3,36 (agak bau alkohol) dan tingkat kesukaan 2,40 (tidak suka).Kata Kunci: Asam Fitat, Biji Kacang Hijau, Kefir, Perkecambahan, khasiat kefir.
PENGARUH BOKASHI LIMBAH PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PMK suryanto suryanto
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 8, No 2 (2019): April 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i2.30723

Abstract

Onions is one of the vegetable commodities that has a high economic value and can be developed in low plains to the highland. The need for Onions in Indonesia is big enough, but these needs have not been met by producers. This study is meant to see the influence of the bokashi waste of agriculture and the best dose of  growh and the yield of onions on the ground PMK. This research began on May 8 to July 4, 2018 on the land of the Faculty of Agriculture, University of Tanjungpura Pontianak. The method used is a completely randomized complete design (CRD) with 5 doses of treatment for agricultural waste (0 tons / ha, 10 tons / ha, 20 tons / ha, 30 tons / ha and 40 tons / ha) with 5 replications. Each test consists of 4 plant samples. Observation variables consisted of plant height, number of leaves, number of tillers, fresh weight of bulb, dry weight of bulb and number of bulb. Based on the results of the study, The use of bokashi`s of agricultural waste shows an increase in growth and results that are getting better. The treatment of bokashi doses of agricultural wastes of 40 tons / ha showed an increase in growth and improved yield on variable plant height 47.24 cm, number of leaves 23.95 strands, number of tillers 7.13 tillers. Fresh weight of tuber was 68.52 g, dry weight of tuber was 64.42 g and number of tubers was 8.65 tubers. The results of this study indicate an increase in growth and results are getting better than other treatments. Keywords : Spanish onion, compost agricultural waste, PMK.
Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng dume, Adrianus kamaledho; MMA, Ir. Patriani,; M.Sc, Ir. Dwi Zulfita,
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mencari panjang entris yang terbaik terhadap pengaruh sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu e1: 7,5 cm, e2: 10 cm, e3: 12,5 cm, e4: 15 cm dan e5: 17,5 cm. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm) dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengamatan panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) sedang variabel pengamatan seperti jumlah tunas berpengaruh tidak nyata. Rerata persentase tumbuh (%) dengan panjang entris 12,5 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah pada panjang entris 7,5 cm dan 15 cm. Data rerata jumlah daun (helai) pada panjang entris 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entris 7,5 cm dan 10 cm. Data rerata jumlah tunas terdapat pada panjang entris 10 cm dan 12,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah diberi pada panjang entris 7,5 cm dan 12,5 cm. Data rerata tinggi tanaman pada panjang entries 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entries 7,5 cm dan 12,5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit lengkeng dapat disimpulkan bahwa keberhasilan panjang entris dengan 17,5 cm mempunyai pertumbuhan yang terbaik. Kata kunci : Keberhasilan Sambung Pucuk, Panjang Entris, Tanaman Lengkeng. Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng

Page 17 of 191 | Total Record : 1901