Articles
11 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010"
:
11 Documents
clear
Pelaksanaan Supervisi Klinis Dalam Program Pengalaman Lapangan
T, Nursyamsiar
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.029 KB)
Program pengalaman lapangan di LPTK dimulai sejak mahasiswa mengikuti perkuliahan di semester awal melalui pengenalan mata kuliah Kependidikan dan mata kuliah Keahlian khusus sesuai dengan jurusan yang dipilihnya, kemudian dilanjutkan dengan simulasi latihan mengajar pada mata kuliah PPL I (Pengajaran Mikro) guna menerapkan keterampilan dasar mengajar dengan supervisi klinis yang merupakan suatu pendekatan untuk menemukan kelebihan dan kekurangan mahasiswa/ calon guru dalam proses pembelajaran dikelas, sehingga dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengajar serta memperbaiki keterampilan mengajarnya. Pelaksanaan supervisi klinis ini dilanjutkan pada sekolah latihan melalui kegiatan PPL dengan tahapan berikut: tahap pertemuan awal untuk membicarakan persiapan mengajar, dan pelaksanaan mengajarnya, kemudian dilanjutkan tahap pelaksanaan mengajar guna mengamati kesesuaian persiapan dengan pelaksanaan melalui lembar observasi yang sudah disepakati pada waktu tahap pertemuan awal, selanjutnya setelah pelaksanaan mengajar diteruskan dengan tahap pertemuan akhir guna menemukan kelebihan kemampuan mengajar yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan serta menemukan kelemahan yang perlu diperbaiki dan dicari solusinya dalam mengatasi kelemahan tersebut.Kata kunci: Supervisi Klinis, Program Pengalaman Lapangan
Peran Pembelajaran Diskursus Multi Representasi Terhadap Pengembangan Kemampuan Matematika dan Daya Representasi pada Siswa SLTP
Hudiono, Bambang
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (216.661 KB)
Masalah utama penelitian adalah lemahnya daya representasi siswa dalam menyelesaikan permasalahan matematika. Penelitian ini melibatkan tiga kelompok dan berbentuk eksperimen dengan disain tes awal tes akhir menggunakan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen-1 diberi perlakuan pembelajaran Diskursus Multi Representasi (DMR), kelompok eksperimen-2 diberi pembelajaran Klasikal Multi Representasi (KMR) dan kelompok kontrol diberi pembelajaran Konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan DMR lebih efektif terhadap hasil belajar kemampuan matematika dan daya representasi siswa daripada pembelajaran dengan KMR, dan pembelajaran KMR lebih efektif daripada pembelajaran Konvensional. Temuan lainnya, siswa yang belajar dengan DMR dan KMR lebih menyukai soal masalah sehari-hari dan memiliki beberapa cara penyelesaian atau beberapa jawaban benar, dan lebih terampil menggunakan berbagai bentuk representasi dalam menyelesaikan soal matematika daripada siswa yang belajar dengan Konvensional. Kata Kunci: Multi representasi, Diskursus, Daya matematik.
STRATEGI MENUMBUHKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS NILAI
BsY, Bistari
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (198.3 KB)
Motivasi merupakan suatu dorongan dalam diri seseorang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Dorongan yang ada tersebut dapat muncul atau tidak, tergantung pada ada tidaknya tujuan yang ingin dicapai. Dalam pembelajaran matematika peranan belajar yang disertai dengan makna bernuansa kontekstual sangat diperlukan, agar peserta didik berhasrat dalam mencapai tujuan. Untuk memunculkan hasrat tersebut, maka motivasi perlu ditumbuhkembangkan pada diri peserta didik. Dalam pembelajaran matematika maupun pembelajaran lainnya, menumbuhkan motivasi dapat dengan berbagai cara. Dalam tulisan ini dipaparkan cara menumbuhkan motivasi peserta didik yang disertai dengan nilai.Kata Kunci: Motivasi, pembelajaran matematika, nilai.
Pentingnya Pendidikan Humanistik di Era Globalisasi
., Sulistyarini
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.521 KB)
Dalam kancah pergulatan global dewasa ini, kekhawatiran yang muncul adalah hancurnya rasa kemanusiaan dan terkikisnya semangat religius serta kaburnya nilai-nilai kemanusiaan ditambah lagi hilangnya jatidiri bangsa. Globalisasi menjadikan dunia tanpa batas, lebih transparan dan terbuka, dunia telah menjadi sebuah big village. Humanisasi adalah proses membangun karakter kemanusiaan dalam diri manusia, yang menghargai harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang paling sempurna, dengan berbagai anugerah kelebihan. Humanisasi pendidikan untuk mewujudkan pendidikan yang manusiawi merupakan suatu upaya menjadikan pendidikan sebagai suatu proses pembudayaan.Kata Kunci: Pendidikan Hunanistik, Globalisasi
Pembelajaran Bahasa Berbasis Nilai-nilai Cinta (LOVE VALUES): Model Bahasa Guru (TEACHER TALK) yang Santun
Sada, Clarry
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.675 KB)
Bahasa sebagai medium komunikasi berperan penting dalam mengelola hubungan antarindividu atau kelompok. Komunikasi yang baik akan menghasilkan hubungan yang lebih erat dan bersahabat, sedangkan komunikasi yang kurang baik akan menghasilkan hubungan yang kurang baik pula. Dengan demikian, komunikasi harus ditata dengan indah agar komunikasi dapat berjalan dengan lancar. Mengajar adalah suatu proses berdialog antara dua individu atau lebih. Dialog adalah suatu proses menyampaikan ide atau menyampaikan pendapat kepada orang lain. Penyampaian pendapat atau ide tersebut sama saja dengan proses berkomunikasi. Oleh karenanya, mengajar sama saja dengan berkomunikasi.Kata kunci: love values, teacher talk
ALIRAN NEW CRITICISM DALAM DUNIA SASTRA (SEBUAH KAJIAN)
., Martono
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (185.849 KB)
Aliran ini sangat berpengaruh di Amerika Serikat. Aliran New Criticism berpengaruh dalam dunia sastra di Amerika serikat semenjak tahun dua puluhan sampai dengan tahun enam puluhan. Aliran ini menganggap bahwa satra harus didekati melalui struktur. Sebagai struktur yang otonom maka karya sastra harus dipahami secara intrinsik, lepas dari latar belakang sejarah, lepas dari diri dan niat penulis. New Criticsm memandang bahwa teks sastra sebagai suatu sistem, suatu struktur yang utuh. Prinsip struktur yakni : kesatuan, keseluruhan, kebulatan, dan keterjalinan (Wholeness, unity, complexity, coherence). Pengertian tersebut menunjukkan bahwa unsur-unsur dalam suatu struktur tersebut membentuk suatu totalitas dan bahwa antara unsur-unsur dalam suatu struktur tersebut terdapat saling jalin-menjalin makna. Kata kunci: aliran, karya sastra, new criticism, struktur
Globalisasi Ditinjau Melalui Perspektif Pendidikan Nilai
Jamiah, Yulis
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (224.798 KB)
Globalisasi merupakan suatu proses penyebaran hasil karya dan pemikiran suatu budaya sehingga melembaga dalam kebudayaan di seluruh dunia. Era globalisasi membawa berbagai perubahan yang menyentuh sampai pada dasar kehidupan manusia. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan hidup serta perjuangan hak asasi manusia. Pendidikan nilai hendaknya membantu manusia untuk berkembang menjadi manusia yang berpribadi yang lebih manusiawi, berguna, berpengaruh di dalam masyarakat, yang bertanggungjawab dan bersifat produktif dan kooperatif.Globalisasi merupakan suatu proses penyebaran hasil karya dan pemikiran suatu budaya sehingga melembaga dalam kebudayaan di seluruh dunia. Era globalisasi membawa berbagai perubahan yang menyentuh sampai pada dasar kehidupan manusia. Perubahan tersebut disebabkan oleh peningkatan kualitas hidup, pelestarian lingkungan hidup serta perjuangan hak asasi manusia. Pendidikan nilai hendaknya membantu manusia untuk berkembang menjadi manusia yang berpribadi yang lebih manusiawi, berguna, berpengaruh di dalam masyarakat, yang bertanggungjawab dan bersifat produktif dan kooperatif.Kata Kunci: Globalisasi, Pendidikan Nilai.
Pendidikan Perdamaian dan Restorasi Peradaban Bangsa
Bahari, Yohanes
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.903 KB)
Peradaban bangsa saat ini sedang mengalami ujian berat karena memudarnya nilai-nilai kemanusiaan, kearifan sosial, kecerdasan sosial dan kompetensi sosial. Pemudaran itu mengakibatkan terjadinya berbagai krisis dan ketidakmampuan mengatasinya sehingga setiap krisis selalu berkepanjangan dan berkesinambungan. Memudarnya peradaban bangsa itu perlu segera direstorasi agar tidak menyebabkan kondisi bangsa semakin terpuruk. Pendidikan perdamaian diyakini mampu meningkatkan nilai-nilai kemanusiaan dan menciptakan kearifan sosial, kecerdasan sosial dan kompetensi sosial sehingga diharapkan mampu merestorasi peradaban bangsa. Kata Kunci: Pendidikan perdamaian, restorasi peradaban
MODEL SAJIAN VERBAL MODEL ABSTRAK DAN MODEL VERBAL ABSTRAK UNTUK MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
., Sugiatno
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (277.208 KB)
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memverifikasi dan menelusuri manfaat teori Bruner (1996) dan Thornton et al (1983) mengenai pendekatan mode sajian: verbalmodelabstrak dan modelverbalabstrak dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan. Desain kuasi eksperimen digunakan untuk memverifikasi kedua teori tersebut. Eksperimen ini secara random assignment melibatkan kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua pendekatan sajian tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi matematika siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Sekolah Menengah Pertama. Kata Kunci: mode sajian: verbalmodelabstrak dan modelverbalabstrak
Internet Dalalm Proses Mengajar dan Belajar
Arifin, Zainal
Jurnal Cakrawala Kependidikan Vol 8, No 2 (2010): JCK September 2010
Publisher : Jurnal Cakrawala Kependidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (200.316 KB)
Information and Communication Technology (ICT) sebagai suatu teknologi baru telah merambah jauh ke hampir setiap aspek kehidupan manusia di muka bumi ini. Ke dalam dunia pendidikan, khususnya proses belajar mengajar, ICT telah membawa perubahan yang luar biasa yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Salah satu perubahan yang terjadi adalah kecanggihan teknologi internet yang dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di mana seorang pelajar bisa dengan mudahnya mendapatkan materi apa saja yang dia ingin pelajari hanya dalam hitungan detik. Demikian pula sebaliknya seorang pengajar bisa memperoleh bahan ajar yang telah didesain jauh lebih menarik serta up-to date yang dia perlukan kemudian bahkan bisa langsung dia sajikan dalam hitungan detik, tanpa harus datang ke ruang kelas konvensional dan tradisional seperti yang masih banyak kita lakukan sekarang ini. Oleh karena itu, pemahaman akan cara dan pemanfaatan internet ini perlu kita kembangkan untuk diaplikasikan dalam dunia pendidikan. Kata Kunci: ICT, internet, pendidikan, belajar mengajar