cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1: APRIL 2020" : 8 Documents clear
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap Kepuasan Pasien di Wilayah Kerja Puskesmas Dolo Kabupaten Sigi: The Effect of Health Service Quality on Patien Satisfaction in the Working Areas Dolo Health Center, Sigi Regency Hasrianty; Sudirman; Rosnawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.653 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1679

Abstract

Kualitas adalah totalitas dan wujud serta ciri dari suatu barang atau jasa yang dihasilkan, yang di dalamnya terkandung sekaligus pengertian akanadanya di hasilkan tersbut. Kualitas pelayanan merupakan titik sentral bagi perusahaan jasa karena akan mempengaruhi kepuasan pelanggan. Kulaitas memiliki hubungan yang sanga terat dengan kepuasan pelanggan,yaitu kualitas memberikan suatu dorongan kepada pelanggan untuk menjalani ikatan hubungan yang kuat dengan perusahaan. Jenis penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang datang ke puskesmas melakukan pengobatan pada saat penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ditentukan dengan perhitungan rumus Lameshow estimasi proporsi maka di peroleh besar sampel yaitu 96 responden. Teknik pengambilan sampel adalah dengan cara Non Probability Sampling yaitu menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial dan secara simultan, Lima dimensi pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien dengan nilai probabilitas F hitung lebih dan simultan 0.05 (0.730>0.05). Penelitian ini diharapkan memberikan referesi bagi petugas untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan di Puskesmas sehingga kepuasan pasien semakin meningkat dan berpengaruh kepada loyalitas puskesmas.
Faktor-Faktor Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Mengkonsumsi Obat Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise: Factors of Factors Related to Compliance With the Treatment 0f Lung Tuberculosis in the Working Area of Talise Puskesmas Dini Otaviani; Firdaus J Kunoli; Ahmad Yani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.035 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1680

Abstract

Tuberkulosis adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis dengan gejala yang sangat bervariasi (Mansjoer dkk, 2014). Laporan tahunan program pengedalian tuberkulosis Puskesmas Talise tahun 2015, penderita tuberkulois 31 orang, yang terdiri dari 19 pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam (BTA) positif, 7 pasien tuberkulosis Basil Tahan Asam (BTA) negative, pemeriksaan rontgen positif, 3 pasien tuberkulosis ekstra paru 1 pasien putus obat. Data penderita tuberkulosis tahun 2016 yaitu 55 orang. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise. Penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel 55 orang dengan menggunakan total populasi. Menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pengetahuan penderita dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise dengan nilai p=0,009. Tidak ada hubungan sikap penderita dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise dengan nilai p=0,826. Ada ada hubungan pengawas minum obat dengan kepatuhan mengkonsumsi obat Tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Talise dengan nilai p value p=0,038. Diharapkan penderita tuberkulosis paru mengkonsumsi obat secara teratur.
Balita di Desa Lembasada Kecamatan Banawa Selatan Hubungan Kondisi Fisik Rumah dengan Kejadian ISPA pada Anak Kabupaten Donggala: Toddler in Village Lembasada Banawa South District Relations Physical Condition Home with the Genesis ISPA in Children Donggala Regency Nur Amalia Safitri; Budiman; Herlina Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.331 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1682

Abstract

Penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) masih penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Di Indonesia kasus pneumonia merupakan penyebab kematian ketiga setelah kardiovasikular dan tuberculosis. Terjadinya ISPA tertentu bervariasi menurut beberapa factor antara lain, kondisi lingkungan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pada Balita di Desa Lembasada Kec. Banawa Selatan, Kab. Donggala. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan pendekatan croos sectional design yang bertujuan melihat hubungan sebab dan akibat secara bersama dalam satu waktu, yaitu kondisi fisik lingkungan dan perilaku anggota keluaraga perokok dengan kejadian Infesksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada balita. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan kondisi ventilasi dengan kejadian ISPA pada balita. dengan nila p > 0,05 (p=0,959), tidak ada hubungan kondisi pencahayaan dengan kejadian ISPA pada balita. dengan nila p > 0,05 (p=0, 441), tidak ada hubungan suhu ruangan dengan kejadian ISPA pada balita. dengan nila p > 0,05 05 (p=0), ada hubungan kepadatan hunian dengan kejadian ISPA pada balita. dengan nila p < 0,05 (p=0, 003), dan ada hubungan perilaku anggota keluarga merokok dengan kejadian ISPA pada balita. nila p < 0,05 (p=0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan kondisi ventilasi, tidak ada hubungan kondisi pencahayaan, tidak ada hubungan suhu ruangan, ada hubungan kepadatan hunian dan ada hubungan perilaku anggota keluarga merokok dengan kejadian ispa pada balita. Saran agar instansi kesehatan lebih melakukan penyuluhan tentang bagaimana rumah sehat dan penyuluhan tentang penyakit ISPA agar lebih tepat dalam mencegah penyakit tersebut.
Analisis Perbedaan Pengetahuan Remaja Umur 12-19 Tahun di Desa Tinggede Selatan Tentang Risiko Pernikahan Dini di Melalui Penyuluhan Kesehatan: Analysis of Differences in Knowledge of Teens Age 12-19 Years in South Tinggede Village About the Risk of Early Marriage Through Health Education Mawaddah; Jamaludin Sakung; Muhammad Jufri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.16 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1683

Abstract

Di dunia banyak terjadi kasus perkawinan anak usia dini. Hal ini menjadi perhatian internasional disebabkan risiko yang timbul dari pernikahan dini diantaranya hubungan seksual pada usia dini, kehamilan pada usia muda, infeksi menular seksual, risiko kompilasi yang terjadi selama kehamilan dan persalinan, sehingga berkontribusi pada peningkatan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan remaja usia 12-19 tahun di desa tinggede selatan tentang risiko pernikahan dini melalui penyuluhan kesehatan. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest posttest design. Artinya, sebelum melakukan konseling responden diberi pertanyaan (pretest) kemudian setelah konseling dilakukan, responden diberi kuesioner untuk yang kedua kalinya (posttest) kemudian peneliti membandingkan hasil pretest-posttest. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa nilai (p-Value) = 0,000 yang artinya (p> 0,05), maka Ho diterima yakniada perbedaan pengetahuan remaja usia 12-19 tahun di desa Tinggede Selatan tentang risiko pernikahan dini melalui konseling kesehatan. Hal ini diperlukan untuk memahami remaja tentang pernikahan dini yang diharapkan dapat mengurangi risiko pernikahan yang tidak siap secara fisiologis bagi wanita yang akan melakukan reproduksi dan kesiapan mental untuk pasangan yang melakukan pernikahan dini
Kualtas Pelayanan Berdasarkan Pendekatan Servqual (Service Quality) di Puskesmas Pantoloan Palu: Quality of Service Based Approach Servqual (Service Quality) in Health Pantoloan Palu Fransiska Palinggi; Sudirman; Muh.Jufri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.809 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1684

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan perbandingan antara kenyataan (perceived service) atas pelayanan yang diterima dengan harapan (expected service). Lima dimensi servqual yaitu : Bukti Fisik (tangibles), Kehandalan (reliability), Ketanggapan (responsivness), Jaminan (assurance) dan Empati (empathy). Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study dengan Metode yang digunakan adalah metode “ServQual” (Service Quality) yakni suatu pendekatan pengukuran pelayanan untuk mengetahui kesenjangan antara pelayanan yang diterima dan yang diharapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pada pelayanan yang diterima dengan kualitas pelayanan, Bukti Fisik p-Value 0,029, Kehandalan p-Value 0,000, Ketanggapan p-Value 0,004, dan Empati 0,017 dimana uji statistik p-Value < 0,05. Tidak ada hubungan pada pelayanan yang diterima dengan kualitas pelayanan meliputi Jaminan p-Value 0,112 dimana uji statistik p-Value > 0,05. Pada pelayanan yang diharapkan dengan kualitas pelayanan, dimana tidak ada hubungan Bukti fisik p-Value 0,819, Kehandalan p-Value 0,604, Ketanggapan p-Value 0,765, Jaminan 0,286 dan empati p-Value 0,306 dimana uji statistik p-Value > 0,05. Nilai kesenjangan terbesar terjadi pada dimensi jaminan, yaitu -3,16, yang terkecil terjadi pada dimensi ketanggapan yaitu, -1,77. Pada dimensi bukti fisik yaitu -3,4 dimensi kehandalan yaitu -2,12 dan dimensi empati -2,61. Penelitian ini menyarankan agar kepada pihak Puskesmas Pantoloan Palu agar selalu melakukan survey pelayanan kepada pasien agar pelayanan di puskesmas dapat terjalin dengan baik terhadap kualitas pelayanan.
Uji Kandungan Bakteri Escherichia Coli pada Makanan dan Kondisi Fasilitas Sanitasi Tempat Pengolahan Makanan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu: Escherichia Coli Bacteria Content Test in the Food and Condition Of Food Processing Facilities in Mutiara Sis Al Jufri Airport I Nengah Suyasa Pasek; Budiman; Nur Rismawati
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.521 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Escherichia coli pada Makanan dan kondisi fasilitas sanitasi tempat pengelolaan makanan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu. Jenis penelitian adalah penelitian yang bersifat deskripif analitik, yaitu untuk mengetahui keberadaan Escherichia coli pada makanan dan mengetahui kondisi fasilitas sanitasi tempat pengolahan makanan di Bandar Udara Mutiara Sis Al Jufri Palu. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kandungan bakteri Escherichia coli pada makanan di Tempat Pengolahan Makanan (TPM) yang berada di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu sebagian besar tidak terdapat kandungan bakteri Escherichia coli dan kondisi fasiltas tempat pengolahan makanan sebagian besar memenuhi syarat kesehatan. Penelitian ini menyarankan agar melakukan pemeriksaan dan pemantauan secara rutin terhadap tempat pengelolaan makanan dan menerapkan prinsip higiene sanitasi tempat pengelolaan makanan di bandar udara
Hubungan Pengetahuan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kecelakaan Kerja pada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu: The Correlation of Knowledge and Self-Protection Equipment Towards Firefighters Work Accidents in Palu Wahyu Nuramida; Nur Afni; Nurjanah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.228 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1686

Abstract

Banyaknya kasus kecelakaan kerja pada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu, dikarenakan petugas banyak menggunakan alat pelindung diri yang tidak lengkap. Dan sebagian petugas memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai K3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Kecelakaan Kerja pada Petugas Pemadam Kebakaran Kota Palu. Jenis penelitian ini adalah metode survey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan jenis Random Sampling. Sampel yang diambil adalah sebanyak 53 orang. Dan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan Pengetahuan dengan Kecelakaan kerja yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai (p- Value 0,000<0,05) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Kecelakaan Kerja yang dibuktikan dengan uji statistik dengan nilai (p- Value 0,001<0,05). Disarankan agar Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palu lebih banyak mengadakan pelatihan atau sosialisasi K3 agar petugas lebih memahami manjemen pelaksaan K3 untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan kerja.
Hubungan Pengetahuan Anak Buah Kapal (ABK) Pt.”X” tentang HIV/AIDS dengan Pemeriksaan HIV/AIDS di Pelabuhan Pantoloan Palu: The Correlation Between Knowledge and Attitude of Ship Crews of Pt. “X” Concerning HIV/AIDS with HIV/AIDS Check in Pantoloan Port, Palu Ni Luh Nurmiati; Nur Afni; Sri Wahyudin Moonti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 3 No. 1: APRIL 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.612 KB) | DOI: 10.56338/jks.v3i1.1687

Abstract

Human immunodevisiency virus (HIV) secara fisiologis adalah virus yang menyerang system kekebalan tubuh penderitanya. Permasalah HIV dan AIDS menjadi tantangan kesehatan hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. ABK atau pelaut disebut sebagai komunitas high risk men atau laki-laki dengan risiko tinggi terinfeksi HIV/AIDS karena mereka adalah laki-laki dengan mobilitas yang tinggi, tempat bekerja yang tidak menetap karena mengikuti rute perjalanan kapal yang kadang berlangsung dalam cukup lama, sehingga memungkinkan mereka untuk mennggunakan jasa pekerja seksual. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ABK tentang HIV/AIDS melaui pemeriksaan HIV/AIDS di pelabuhan pantoloan palu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study dengan menggunakan Uji chi square.Yaitu peneliti melakukan pengukuran variabel pada satu saat tertentu pada setiap obyek yang hanya diobsrvasi satu kali dan pengukuran variabel subyek dilakukan pada saat pemeriksaan tersebut. Berdasarkan uji chi square menunjukkan bahwa nilai p(pValue) = 0,284 yang artinya (p>0,05) maka Ho ditolak, tidak ada hubungan pengetahuan ABK tentang HIV/AIDS dengan pemeriksaan HIV/AIDS, ada hubungan antara sikap ABK tentang HIV/AIDS dengan pemeriksaan HIV/AIDS p(pValue) = 0,041 (p < 0,05). Pemahaman ABK tentang pentingnya pemeriksaan HIV/AIDS, dapat mengurangi risiko terjadinya penularan HIV/AIDS dan Peningkatan kemauan atau minat ABK dalam melakukan pemeriksaan HIV/AIDS merupakan faktor yang sangat penting untuk mendeteksi penderita HIV lebih cepat sebelum menjadi AIDS.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2020 2020


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 12: Desember 2025 - In Progress Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue