cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,104 Documents
Analisis Penyusunan Anggaran dalam Pengelolaan Keuangan Pribadi (Studi Kasus Pada Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati) Najwa Nurul Rahmah; Arif Budiman; Zachari Muhamad Aldi; Fauzy Abdurrahman; Suhendi
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11432

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pelaksanaan penyusunan anggaran dalam pengelolaan keuangan mahasiswa dan juga mengidentifikasi hambatan yang dihadapi selama proses tersebut. Penyusunan anggaran merupakan bagian penting dalam fungsi perencanaan dan pengendalian keuangan yang dapat membantu mahasiswa menjaga stabilitas finansial selama masa perkuliahan. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara pada mahasiswa sebagai responden. Analisis data dilakukan dengan langkahlangkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya sudah menyadari pentingnya pengelolaan keuangan, tetapi belum sepenuhnya mengimplementasikan penyusunan anggaran dengan cara tertulis dan terstruktur. Sebagian mahasiswa masih mengandalkan perkiraan dalam mengatur pengeluaran tanpa melakukan pencatatan yang konsisten. Mahasiswa yang menerapkan perencanaan dan pengendalian anggaran secara rutin terbukti lebih mampu mengontrol pengeluaran dan meminimalkan risiko kekurangan dana sebelum akhir periode. Adapun kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kedisiplinan, pengaruh gaya hidup konsumtif, serta kurangnya evaluasi terhadap realisasi anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan konsep budgeting pada mahasiswa masih perlu ditingkatkan melalui pembiasaan perencanaan yang sistematis serta peningkatan literasi keuangan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam usaha meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengatur keuangan dengan cara yang lebih efisien dan penuh tanggung jawab. ABSTRACT This research aims to examine the implementation of budgeting in student financial management and also identify the obstacles faced during the process. Budgeting is an important part of financial planning and control functions that can help students maintain financial stability during the lectures. This research aims to examine the implementation of budgeting in student financial management and also identify the obstacles faced during the process. Budgeting is an important part of financial planning and control functions that can help students maintain financial stability during the lectures. Some students still rely on estimates in managing expenses without doing consistent recording. Students who regularly implement budget planning and control are proven to be better able to control expenses and minimize the risk of lack of funds before the end of the period. The obstacles found include low discipline, the influence of consumptive lifestyles, and lack of evaluation on budget realization. This study concludes that the application of the concept of budgeting in students still needs to be improved through systematic planning habituation and increasing financial literacy. This research is expected to be a reference in an effort to improve students' understanding and skills in managing finances in a more efficient and responsible way.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Biji Buah Merah (Pandanus conoideus L.) dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor): Antioxidant Activity Test of Red Fruit Seed Ethanol Extract (Pandanus conoideus L.) Using the DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Method and Determination of SPF (Sun Protection Factor) Value Nurianti; Mirfaidah Nadjamuddin; Aminah Djunaid
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11437

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) berperan dalam terjadinya penuaan dini, eritema, dan kerusakan kulit. Buah merah (Pandanus conoideus L.) merupakan tanaman khas Papua yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dan kemampuan perlindungan terhadap sinar UV dari ekstrak etanol biji buah merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, diikuti skrining fitokimia. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis, dengan vitamin C sebagai kontrol positif, dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dilakukan secara in vitro pada rentang panjang gelombang 290–320 nm. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah merah memiliki aktivitas antioksidan sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 4364,61 ppm, sedangkan vitamin C menunjukkan aktivitas sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 10,66 ppm. Nilai SPF ekstrak pada konsentrasi terendah 200 ppm sebesar 2,63 yang termasuk dalam kategori proteksi minimal, sedangkan pada konsentrasi tertinggi 1000 ppm diperoleh nilai SPF sebesar 6,76 yang termasuk dalam kategori perlindungan ekstra terhadap sinar ultraviolet. ABSTRACT Ultraviolet (UV) exposure contributes to premature aging, erythema, and skin damage. Red fruit (Pandanus conoideus L.) is a plant native to Papua that contains bioactive compounds with potential as antioxidants. This study aimed to evaluate the antioxidant activity and ultraviolet protection capability of the ethanol extract of red fruit seeds. Extraction was carried out by maceration using ethanol as the solvent, followed by phytochemical screening. Antioxidant activity was tested using the DPPH method with UV-Vis spectrophotometry, with vitamin C as the positive control, and expressed as an IC50 value. The Sun Protection Factor (SPF) value was determined in vitro over a wavelength range of 290–320 nm. The results showed that the ethanol extract of red fruit seeds had very weak antioxidant activity with an IC50 value of 4364.61 ppm, whereas vitamin C exhibited very strong activity with an IC50 value of 10.66 ppm. The SPF value of the extract at the lowest concentration of 200 ppm was 2.63, classified as minimal protection, while at the highest concentration of 1000 ppm an SPF value of 6.76 was obtained, classified as extra protection against ultraviolet rays.
Pengaruh Customer-Based Value Metrics dalam Meningkatkan Hubungan Pelanggan pada Luky Petshop: The Impact of Customer-Based Value Metrics on Improving Customer Relationships at Luky Petshop Golan Hasan; Winsen; Christine Angel
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana Metrik Nilai Berbasis Pelanggan memengaruhi peningkatan interaksi pelanggan di Luky Petshop. Kerangka kerja kualitatif dengan teknik deskriptif diadopsi untuk penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui diskusi semi-terstruktur dan observasi yang melibatkan pelanggan dan pemilik. Penelitian ini berfokus pada tiga metrik utama: Ukuran Dompet, Pangsa Dompet, dan Pangsa Kebutuhan Kategori. Temuan menunjukkan bahwa Luky Petshop mempertahankan hubungan yang cukup kuat dengan pelanggannya, yang dibuktikan melalui pembelian berulang. Namun demikian, kontribusi keseluruhan pelanggan terhadap bisnis tetap suboptimal, karena pelanggan terus membeli dari pesaing dan tidak semua permintaan mereka terpenuhi. Oleh karena itu, perlu untuk mengadopsi rencana Manajemen Hubungan Pelanggan (CRM) yang lebih efisien yang didasarkan pada analisis metrik pelanggan. Dengan meningkatkan ketiga metrik ini, Luky Petshop diharapkan dapat meningkatkan loyalitas pelanggan, meningkatkan pengeluaran pelanggan, dan membangun keunggulan berkelanjutan atas pesaing. ABSTRACT This research intends to evaluate how Customer-Based Value Metrics affect the enhancement of customer interactions at Luky Petshop. A qualitative framework with a descriptive technique was adopted for this study. Data collection was conducted via semi-structured discussions and observations involving both customers and owners. The research zeroes in on three primary metrics: Wallet Size, Wallet Share, and Category Requirement Share. Findings indicate that Luky Petshop maintains a reasonably strong rapport with its clientele, evident through repeat purchases. Nevertheless, the overall contribution of customers to the business remains suboptimal, as patrons continue to buy from competitors and not all of their demands are fulfilled. Thus, there is a need to adopt a more efficient Customer Relationship Management (CRM) plan that is informed by an analysis of customer metrics. By enhancing these three metrics, Luky Petshop is anticipated to boost customer fidelity, increase customer spending, and establish a lasting edge over competitors.
Analisis Integrasi Konsep Green Economy dalam RPJMD Kabupaten Banyumas Tahun 2025-2029: Analisis Dokumen: Analysis of the Integration of Green Economy Concepts in the Banyumas Regency Medium-Term Development Plan (RPJMD) for 2025-2029: A Document Analysis Selvi Regita Cahyani; Humaira Rasyida Sahharani; Naerul Edwin Kiky Aprianto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11454

Abstract

Transisi menuju pembangunan berkelanjutan menuntut integrasi prinsip lingkungan dalam dokumen perencanaan daerah. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi konsep Green Economy dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyumas Tahun 2025-2029. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis kebijakan berbasis dokumen dan analisis isi kualitatif untuk menilai integrasi pada dimensi normatif, strategis, dan operasional kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip ekonomi hijau telah terintegrasi secara bertahap dalam RPJMD, tercermin dalam visi pembangunan yang berorientasi keberlanjutan, diterjemahkan dalam strategi kebijakan lingkungan, serta dioperasionalkan melalui program dan indikator kinerja lingkungan. Namun demikian, integrasi tersebut masih bersifat parsial karena belum sepenuhnya menghubungkan pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan secara lintas sektor. Penelitian ini menunjukkan bahwa analisis struktural dokumen perencanaan dapat digunakan untuk menilai kesiapan pemerintah daerah dalam mengadopsi kerangka ekonomi hijau. ABSTRACT The transition toward sustainable development requires the integration of environmental principles into regional planning documents. This study aims to analyze the integration of the Green Economy concept within the Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) of Banyumas Regency for the period 2025–2029. The research employs a qualitative approach using document-based policy analysis and qualitative content analysis to examine the normative, strategic, and operational dimensions of policy integration. The findings indicate that Green Economy principles have been incorporated gradually within the RPJMD. Sustainability values are reflected at the normative level through development vision, translated into environmental-oriented strategies at the strategic level, and operationalized through programs and environmental performance indicators. However, the integration remains partial, as cross-sectoral linkage between economic growth and environmental sustainability is not yet fully systemic. This study contributes to the evaluation of regional development planning by demonstrating that structural document analysis can be used to assess the readiness of local governments in transitioning toward a Green Economy framework.
Saji Minang, Jiwa Sunda: Analisis Sistem Akuntansi dan Kearifan Lokal pada Usaha Rumah Makan Nasi Padang Duo Saudara: Minang Cuisine, Sundanese Spirit: An Analysis of the Accounting System and Local Wisdom at the Duo Saudara Padang Rice Restaurant Fuji Lestari; Amanda Fitryani; Shilvi Noviyana; Muhamad Rizqi Rukmana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11466

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem akuntansi pada usaha Rumah Makan Nasi Padang Duo Saudara serta mengkaji peran kearifan lokal dalam mendukung keberlangsungan usaha di lingkungan budaya Sunda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap pemilik usaha sebagai sumber data utama. Melalui wawancara tersebut, peneliti memperoleh informasi mengenai praktik pencatatan keuangan, pengelolaan usaha serta nilai - nilai budaya yang diterapkan dalam kegiatan operasional sehari - hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi yang diterapkan masih sederhana dan berfokus pada pencatatan kas masuk serta kas keluar. Pencatatan tersebut digunakan untuk memantau kondisi keuangan usaha dan membantu pengambilan keputusan dalam kegiatan operasional. Namun, praktik akuntansi yang diterapkan belum sepenuhnya sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Meskipun demikian, usaha ini tetap mampu bertahan dan berkembang karena didukung oleh penerapan nilai - nilai budaya yang kuat. Nilai budaya Minangkabau yang dimiliki pemilik usaha berpadu dengan nilai budaya Sunda yang berkembang di lingkungan sekitar, terutama nilai silih asih, silih asah dan silih asuh. Nilai - nilai tersebut tercermin dalam hubungan yang baik dengan pelanggan, pelayanan yang ramah serta terciptanya suasana kerja yang harmonis. Penelitian ini menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan usaha dan melengkapi praktik akuntansi yang masih sederhana. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pencatatan keuangan perlu dilakukan tanpa mengabaikan nilai - nilai budaya yang menjadi kekuatan utama usaha. ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the accounting system in Duo Saudara Padang Restaurant and examine the role of local wisdom in supporting business sustainability within the Sundanese cultural environment. This study employs a qualitative approach using in-depth interviews with the business owner as the primary source of data. Through these interviews, information was obtained regarding financial recording practices, business management, and the cultural values applied in daily operational activities. The results show that the accounting system implemented is still relatively simple and focuses on recording cash inflows and cash outflows. These records are used to monitor the financial condition of the business and support operational decision-making. However, the accounting practices applied have not fully complied with the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM). Nevertheless, the business has been able to survive and grow due to the strong cultural values embedded in its operations. The Minangkabau cultural values upheld by the owner are combined with Sundanese cultural values that prevail in the surrounding community, particularly the principles of silih asih (mutual care), silih asah (mutual learning), and silih asuh (mutual guidance). These values are reflected in good relationships with customers, friendly service, and the creation of a harmonious working environment. This study demonstrates that local wisdom plays an important role in supporting business sustainability and complementing simple accounting practices. Therefore, improving the quality of financial record-keeping is necessary without neglecting the cultural values that constitute the business's main strength.
Hubungan Mekanisme Koping, Respons Fisiologis-Emosional, dan Proses Kognitif dengan Kualitas Adaptasi Pasangan dalam Pengambilan Keputusan Kontrasepsi Bersama pada Pasangan Usia Subur: Literatur Review: The Relationship Between Coping Mechanisms, Physiological-Emotional Responses, and Cognitive Processes and the Quality of Couple Adaptation in Joint Contraceptive Decision-Making Among Couples of Reproductive Age: A Literature Review Cindy Maharani Dewi; Yusri Arisandi Ilyas; Bagas Saputra; Rusni Masnina
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11472

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis dalam mengendalikan jumlah serta jarak kelahiran guna meningkatkan kualitas hidup keluarga dan menurunkan angka kematian ibu, Menurut Sister Callista Roy, manusia merupakan sistem adaptif yang mampu merespons stimulus internal dan eksternal melalui proses koping dan adaptasi. Dalam penggunaan kontrasepsi, pasangan usia subur memerlukan kemampuan adaptasi fisiologis, psikologis, dan sosial agar mampu mempertahankan keberhasilan penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mekanisme koping, regulator subsystem, cognator subsystem, dan Spousal Dyadic Adaptation (SDA) berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode penelitian menggunakan Literature Review dengan menelaah 20 jurnal nasional dan internasional tahun 2021–2025 yang diperoleh melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Kata kunci yang digunakan yaitu “dyadic coping”, “Roy Adaptation Model”, “contraceptive use”, “spousal dyadic adaptation”, dan “coping mechanism”. Hasil literature review menunjukkan bahwa mekanisme koping adaptif, dukungan pasangan, komunikasi dyadic, regulator subsystem yang baik, serta cognator subsystem positif berhubungan dengan keberhasilan penggunaan kontrasepsi dan peningkatan SDA. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa dyadic coping berperan dalam meningkatkan kesehatan mental, kepuasan hubungan, serta kemampuan pasangan dalam menghaddapi setres selama penggunaan kontrasepsi. Selain itu, persepsi negatif terhadap efek samping kontrasepsi diketahui memengaruhi keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Dukungan suami juga terbukti memiliki hubungan signifikan dengan kenyamanan dan keberhasilan penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penggunaan kontrasepsi dipengaruhi oleh kemampuan adaptasi pasangan secara biopsikososial berdasarkan Roy Adaptation Model dan konsep Spousal Dyadic Adaptation. The Family Planning (FP) Program is a strategic effort to control the number and spacing of births to improve the quality of family life and reduce maternal mortality. According to Sister Callista Roy, humans are adaptive systems capable of responding to internal and external stimuli through coping and adaptation processes. In using contraception, fertile couples require physiological, psychological, and social adaptation skills to be able to maintain successful contraceptive use. This study aims to analyze the relationship between coping mechanisms, regulator subsystems, cognator subsystems, and Spousal Dyadic Adaptation (SDA) based on the results of previous research. The research method used a Literature Review by examining 20 national and international journals from 2021–2025 obtained through Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect. The keywords used were "dyadic coping", "Roy Adaptation Model", "contraceptive use", "spousal dyadic adaptation", and "coping mechanism". The results of the literature review showed that adaptive coping mechanisms, partner support, dyadic communication, good regulator subsystems, and positive cognator subsystems were related to successful contraceptive use and increased SDA. Various studies have shown that dyadic coping plays a role in improving mental health, relationship satisfaction, and couples' ability to cope with stress during contraceptive use. Furthermore, negative perceptions of contraceptive side effects are known to influence continued contraceptive use. Husband's support has also been shown to significantly correlate with comfort and success in contraceptive use among couples of childbearing age. The conclusion of this study indicates that successful contraceptive use is influenced by the couple's biopsychosocial adaptation abilities, based on the Roy Adaptation Model and the concept of Spousal Dyadic Adaptation.
Kedudukan Notaris sebagai Penengah dalam Penyelesaian Sengketa: The Role of the Notary as a Mediator in Dispute Resolution Ajda Afifah Nuriadin; Rahmida Erliyani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11484

Abstract

Penelitian ini mengkaji kedudukan notaris sebagai penengah dalam penyelesaian sengketa perdata di Indonesia dari perspektif normatif. Menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, penelitian ini menelaah apakah peran penengah notaris berdasarkan Pasal 15 ayat (1) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris (UUJN) dapat dioptimalkan menuju fungsi mediator bersertifikat, serta menganalisis implikasi hukumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif tidak terdapat larangan bagi notaris untuk merangkap sebagai mediator bersertifikat karena mediator bukan jabatan permanen sebagaimana dimaksud Pasal 17 UUJN. Prinsip imparsialitas notaris berdasarkan Pasal 16 ayat (1) huruf a UUJN sejalan dengan prinsip netralitas mediator. Namun, apabila notaris merangkap sebagai mediator sekaligus pembuat akta dalam perkara yang sama, timbul implikasi hukum serius berupa potensi degradasi akta menjadi akta di bawah tangan berdasarkan Pasal 1869 KUHPerdata, gugatan pembatalan berdasarkan Pasal 1321 KUHPerdata, gugatan perbuatan melawan hukum berdasarkan Pasal 1365 KUHPerdata, serta sanksi administratif berdasarkan Pasal 85 UUJN. Penelitian ini merekomendasikan revisi UUJN yang mengatur secara eksplisit fungsi penengah notaris, larangan konflik kepentingan, dan mekanisme pertanggungjawaban. ABSTRACT This study examines the legal position of a notary as a mediator (penengah) in civil dispute resolution in Indonesia from a normative perspective. Employing a normative legal research method with statutory, conceptual, and case approaches, this research investigates whether the notary's mediation role under Article 15(1) of Law No. 2 of 2014 on Notary Profession (UUJN) can be optimized toward a certified mediator function, and analyzes its legal implications. The findings indicate that there is no normative prohibition against a notary concurrently serving as a certified mediator, since a mediator is not a permanent position within the meaning of Article 17 UUJN. The notary's impartiality principle under Article 16(1)(a) UUJN aligns with the mediator's neutrality principle. However, when a notary simultaneously acts as mediator and deed-maker in the same case, serious legal implications arise: potential degradation of the deed under Article 1869 Indonesian Civil Code, annulment claims under Article 1321, tortious liability under Article 1365, and administrative sanctions under Article 85 UUJN. This study recommends amending UUJN to explicitly regulate the notary's mediator function, conflict of interest prohibitions, and accountability mechanisms.
Pengaruh Self-Image dan Social Status terhadap Consumer Behavior pada Mahasiswa FISIP USU (Studi Kasus Sepatu Onitsuka Tiger): The Influence of Self-Image and Social Status on Consumer Behavior Among FISIP USU Students (A Case Study of Onitsuka Tiger Shoes) Nea Arina; Geby Sarah Br Simamora; Sheila Azahra Hasibuan; Sylvia Syahwa; Mutiara Humairoh; Onan Marakali Siregar; Ummi Salamah Sitorus
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh self-image dan social status terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepatu Onitsuka Tiger di kalangan mahasiswa S1 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU). Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel secara acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 200 responden mahasiswa FISIP USU. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen (self-image dan social status) dan variabel dependen (perilaku konsumen dalam pembelian sepatu Onitsuka Tiger). Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-image memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perilaku konsumen, di mana mahasiswa cenderung membeli sepatu Onitsuka Tiger untuk meningkatkan citra diri mereka. Selain itu, social status juga berkontribusi secara signifikan dalam keputusan pembelian, di mana mahasiswa merasa lebih percaya diri dan diterima di lingkungan sosial dengan menggunakan produk yang dianggap bergengsi. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan antara citra diri, status sosial, dan perilaku konsumen, serta implikasi praktis bagi pemasar dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif untuk produk fashion. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi variabel lain yang mungkin memengaruhi perilaku konsumsi di kalangan mahasiswa ABSTRACT This study aims to analyze the influence of self-image and social status on consumer behavior regarding the purchase of Onitsuka Tiger shoes among undergraduate students in the Faculty of Social and Political Sciences (FISIP) at the University of North Sumatra (USU). The research method used was a quantitative survey employing simple random sampling. Data were collected through a questionnaire distributed to 200 FISIP USU student respondents. Data analysis was conducted using multiple regression to identify the relationship between the independent variables (self-image and social status) and the dependent variable (consumer behavior regarding the purchase of Onitsuka Tiger shoes). The results indicate that self-image has a significant positive influence on consumer behavior, as students tend to purchase Onitsuka Tiger shoes to enhance their self-image. Additionally, social status significantly contributes to purchasing decisions, as students feel more confident and accepted in social settings by using products perceived as prestigious. This study contributes to the understanding of the relationship between self-image, social status, and consumer behavior, as well as practical implications for marketers in designing more effective marketing strategies for fashion products. Recommendations for future research include exploring other variables that may influence consumption behavior among college students.
Analisis Risiko Bencana Tanah Longsor dan Strategi Mitigasi di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (Studi Evaluatif terhadap Strategi Mitigasi Bencana Longsor Berulang): Risk Analysis of Landslides and Mitigation Strategies in Takari Subdistrict, Kupang Regency, East Nusa Tenggara (An Evaluative Study of Mitigation Strategies for Recurring Landslides) Angelina Rorre; Maria Bhebhe; Kristen Ballo
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11510

Abstract

Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu kawasan yang secara konsisten mengalami kejadian bencana tanah longsor berulang, terutama sepanjang jalur Jalan Trans Timor Km 73. Kejadian longsor besar tercatat pada Februari 2023, Juni 2023, dan Maret 2025, yang masing-masing berdampak pada terputusnya akses transportasi lintas Pulau Timor, kerusakan permukiman warga, serta pengungsian ratusan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis faktor-faktor risiko yang melatarbelakangi kejadian tanah longsor di Kecamatan Takari; (2) mengevaluasi efektivitas strategi mitigasi yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah dan BPBD Kabupaten Kupang; serta (3) merumuskan rekomendasi strategi mitigasi yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode library research, yaitu pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber literatur ilmiah, dokumen kebijakan, laporan resmi BPBD, berita media massa, dan regulasi penanggulangan bencana yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor utama risiko longsor di Takari meliputi kondisi geologi yang labil, curah hujan tinggi pada musim penghujan, kemiringan lereng yang curam, serta alih fungsi lahan dan minimnya vegetasi penutup tanah. Dari sisi mitigasi, pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah responsif berupa pengerahan alat berat, evakuasi warga, dan koordinasi lintas sektor, namun belum didukung oleh sistem peringatan dini yang memadai, peta rawan longsor yang diperbaharui, serta program mitigasi berbasis komunitas yang berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan BPBD, pengembangan sistem peringatan dini berbasis teknologi, serta pemberdayaan masyarakat sebagai ujung tombak mitigasi bencana. ABSTRACT Takari Sub-district, Kupang Regency, East Nusa Tenggara (NTT) is a region that has consistently experienced recurring landslide disasters, particularly along the Trans-Timor Highway at Km 73. Major landslide events were recorded in February 2023, June 2023, and March 2025, each resulting in severed cross-island transportation access, residential damage, and the displacement of hundreds of residents. This study aims to: (1) analyze risk factors underlying landslide occurrences in Takari Sub-district; (2) evaluate the effectiveness of mitigation strategies implemented by the local government and BPBD Kupang Regency; and (3) formulate recommendations for more adaptive and sustainable mitigation strategies. This research employs a descriptive qualitative approach with library research methodology, involving the collection and analysis of data from scientific literature, policy documents, official BPBD reports, media coverage, and relevant disaster management regulations. Findings indicate that the primary landslide risk factors in Takari include unstable geological conditions, high seasonal rainfall, steep slope gradients, and land use changes with minimal vegetation cover. In terms of mitigation, the local government has taken responsive measures including deploying heavy equipment, evacuating residents, and coordinating across sectors, but these efforts lack adequate early warning systems, updated landslide hazard maps, and sustainable community-based mitigation programs. This study recommends strengthening BPBD institutional capacity, developing technology-based early warning systems, and empowering communities as the frontline of disaster mitigation.
Analisis Kebijakan Zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Jenjang SMP/MTs: Kajian Literatur: Analysis of the Zoning Policy for New Student Admissions (PPDB) at the Junior High School/MTs Level: A Literature Review Sri Rahayu Damayanti; Imanda Restaviana; Sri Rizki Amalia; Dwi Nur Kumalasari; Ria Chintiya; Nopri; Novilia; Darwin Efendi; Akbar Riansyah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11511

Abstract

Kebijakan zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang diberlakukan melalui Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 bertujuan mewujudkan pemerataan akses dan mutu pendidikan serta menghapus stigma sekolah favorit. Artikel ini mengkaji implementasi kebijakan zonasi PPDB pada jenjang SMP/MTs melalui studi literatur sistematis. Kajian difokuskan pada tiga aspek: (1) landasan regulasi dan tujuan kebijakan zonasi, (2) dampak implementasi terhadap pemerataan akses pendidikan, dan (3) tantangan serta rekomendasi perbaikan kebijakan. Sebanyak 35 sumber literatur tahun 2018-2024 dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebijakan zonasi telah berhasil meningkatkan pemerataan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan mendistribusikan siswa lebih merata antarsekolah. Namun implementasinya masih menghadapi tantangan serius berupa kesenjangan kualitas antarsekolah, manipulasi data domisili, kendala geografis, dan rendahnya pemahaman masyarakat. Diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengoptimalkan implementasi kebijakan zonasi demi tercapainya pemerataan pendidikan yang berkeadilan. Kebaruan artikel ini terletak pada sintesis komprehensif lintas wilayah dan jenjang yang belum banyak dilakukan sebelumnya. ABSTRACT The zoning policy in New Student Admissions (PPDB) enacted through Minister of Educational Equity and Culture Regulation Number 14 of 2018 aims to achieve equitable access and quality of education and eliminate the stigma of elite schools. This article examines the implementation of the PPDB zoning policy at the SMP/MTs level through a systematic literature study. The study focuses on three aspects: (1) regulatory foundations and objectives of the zoning policy, (2) the impact of implementation on equitable access to education, and (3) challenges and policy improvement recommendations. A total of 35 literature sources from 2018-2024 were analyzed using content analysis. Results show that the zoning policy has succeeded in improving educational access for underprivileged communities and distributing students more evenly across schools. However, implementation still faces serious challenges including quality gaps between schools, domicile data manipulation, geographical constraints, and low public understanding. Synergy between central and local governments and other stakeholders is needed to optimize the zoning policy toward equitable and just education. The novelty of this article lies in its comprehensive cross-regional and cross-level synthesis that has not been widely conducted before.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 9 No. 6: Juni Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue