cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,104 Documents
Dekafeinasi Kopi Robusta Lombok Menggunakan Sari Empulur Nanas Madu dengan Alat Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE): Decaffeination Of Lombok Robusta Coffee Using Honey Pineapple Core Extract With Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) Rini Nofrida; Zainuri; Rina Nazyla Amalia Bakri; Novia Rahayu; Made Gendis Putri Pertiwi; Qabul Dinanta Utama
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11679

Abstract

Kopi robusta merupakan varietas kopi dengan kandungan kafein tertinggi dan menjadi salah satu faktor penting yang mempengaruhi preferensi konsumen dan aspek keamanan konsumsi. Dekafeinasi menggunakan Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) dianggap efisien, aman, hemat, sederhana, dan serbaguna serta dapat dikombinasikan dengan enzim dari sari empulur nanas madu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas empulur buah nanas madu dengan bantuan alat Ultrasonic-Assisted Extraction (UAE) dalam menurunkan kafein kopi robusta Lombok. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yang terdiri dari 5 perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas P0 (Kontrol atau biji kopi tanpa perendaman); P1 (0%); P2 (20%); P3 (40%); dan P4 (60%) konsentrasi sari empulur nanas madu. Parameter yang diamati meliputi kadar kafein, kadar air, kadar abu, total asam tertitrasi, kadar pH, dan warna (nilai L* dan °Hue). Data dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA) pada taraf nyata 5% menggunakan software Co-Stat dan hasil yang berbeda nyata akan diuji lajut menggunakan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses dekafeinasi dengan sari empulur nanas madu memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap kadar kafein, namun memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap kadar air, kadar abu, total asam tertitrasi, kadar pH, dan warna (nilai L* dan °Hue). Perlakuan konsentrasi 60% sari empulur nanas madu menghasilkan kadar kafein kopi robusta 1,87%, kadar air 9,19%, kadar abu 4,75%, total asam tertitrasi 0,92%, kadar pH 6,08%, dan warna dengan nilai L* 75,63% serta °Hue 93,31%.
Pemberdayaan Ibu Melalui Peningkatan Pengetahuan Skrining Hipotiroid Di Rs. Bhayangkara Palu Tahun 2026: Empowering Mothers Through Increasing Knowledge of Hypothyroid Screening at Bhayangkara Hospital, Palu in 2026 Indah Sari Purna Lumeno; Reli Sipata; Nurul Faizin; Rizky Nur Fadila; Veryal; Badariati; Fadly Umar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11682

Abstract

Pendahuluan: Pemeriksaan hipotiroidisme kongenital pada bayi baru lahir telah menjadi bagian penting dari program kesehatan masyarakat di banyak negara. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan menggunakan tes darah sederhana yang mengukur kadar hormon tiroid pada bayi dalam waktu 24–48 jam setelah lahir. Deteksi dini dapat mencegah keterlambatan diagnosis pada bayi baru lahir.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu dengan kesediaan mereka untuk memberikan sampel untuk pemeriksaan hipotiroidisme kongenital pada bayi baru lahir di Rumah Sakit Bhayangkara, Palu, pada tahun 2026.Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari semua ibu yang melahirkan bayi hidup. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan formulir persetujuan untuk pemeriksaan hipotiroidisme kongenital. Data yang dikumpulkan kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 20 dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil: Studi ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kesediaan untuk memberikan sampel untuk skrining hipotiroidisme kongenital pada bayi baru lahir dengan dua variabel yang diteliti, yaitu pendidikan ibu (p=0,01) dan pengetahuan ibu (p=0,01).Kesimpulan: Kesediaan untuk memberikan sampel untuk skrining hipotiroidisme kongenital dipengaruhi oleh pendidikan dan pengetahuan ibu. Introduction: Screening for congenital hypothyroidism in newborns has become an important part of public health programmes in many countries. This screening is generally carried out using a simple blood test that measures thyroid hormone levels in infants within 24–48 hours of birth. Early detection can prevent delayed diagnosis in newborns. Objective: To determine the relationship between mothers’ education and knowledge and their willingness to provide samples for congenital hypothyroidism screening in newborns at Bhayangkara Hospital, Palu, in 2026. Method: This study employed a descriptive research method using a cross-sectional approach. The population in this study comprised all mothers who gave birth to live babies. Sampling was conducted using purposive sampling. Data collection was carried out using a questionnaire and a consent form for congenital hypothyroidism screening. The collected data were then processed and analysed using SPSS version 20 and analysed with a chi-square test. Result: The study showed that there was a significant association between the willingness to provide a sample for congenital hypothyroidism screening in newborns and the two variables studied, namely the mother’s education (p=0.01) and the mother’s knowledge (p=0.01). Conclusion: The willingness to provide a sample for congenital hypothyroidism screening is influenced by the mother’s education and knowledge.
Peranan Akuntansi Keuangan dalam Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Laporan Keuangan pada BUMDes di Kota Palu: The Role of Financial Accounting in Increasing Transparency and Accountability of Financial Reports at BUMDes in Palu City Dasa Febrianti; Guasmin; Marwana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan akuntansi keuangan dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kota Palu. Secara konseptual, akuntansi keuangan berperan penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang baik (*good financial governance*) dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Namun, penelitian terdahulu menunjukkan bahwa implementasi prinsip tersebut pada level lokal, termasuk BUMDes, masih menghadapi kendala sumber daya, pelatihan, serta dukungan teknologi yang terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus BUMDes di Kota Palu. Hasil penelitian menemukan bahwa penerapan sistem akuntansi keuangan yang terstruktur mampu meningkatkan transparansi laporan keuangan dan memperkuat akuntabilitas publik. Secara teoritis, penelitian ini memperluas kajian tentang hubungan antara sistem akuntansi dan *good governance* dalam konteks lembaga ekonomi desa. Secara praktis, hasil penelitian memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pelatihan akuntansi digital dan sistem pelaporan keuangan berbasis teknologi informasi di seluruh BUMDes. This study aims to analyze the role of financial accounting in improving the transparency and accountability of financial reports in Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Palu City. Conceptually, financial accounting plays a crucial role in realizing good village financial governance (*good financial governance*) based on the principles of transparency, accountability, and public participation. However, previous research indicates that the implementation of these principles at the local level, including BUMDes, still faces constraints in terms of resources, training, and limited technological support. This study uses a descriptive qualitative method with data collection through interviews, observations, and documentation of BUMDes administrators in Palu City. The results found that the implementation of a structured financial accounting system can improve the transparency of financial reports and strengthen public accountability. Theoretically, this study expands the study of the relationship between accounting systems and *good governance* in the context of village economic institutions. Practically, the results of the study provide recommendations for local governments to strengthen digital accounting training and information technology-based financial reporting systems across BUMDes.
Strategi Komunikasi Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan Melalui Program Berlayar Di Kabupaten Batubara : Communication Strategy of the Population and Civil Registry Office in Population Administration Services Through the Sailing Program in Batubara Regency Riska Putri Nasution; Irwan Syari Tanjung; Siti Hajar
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11726

Abstract

Pelayanan administrasi kependudukan masih mengalami kendala seperti keterbatasan akses layanan, kondisi geografis wilayah, serta masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan. Sebagai solusi, Pemerintah Kabupaten Batu Bara meluncurkan Program BERLAYAR (Bupati Sinergi Melayani Masyarakat) untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Dalam perspektif komunikasi program ini memerlukan sebuah strategi agar informasi layanan tersampaikan dengan optimal. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Batu Bara dalam pelayanan administrasi kependudukan melalui Program BERLAYAR. Jenis penelitian deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentan yang melibatkan pejabat fungsional, pegawai lapangan, serta masyarakat sebagai penerima layanan. Analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dalam Program BERLAYAR dilaksanakan melalui tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Penyampaian informasi dilakukan melalui koordinasi antar instansi, pemanfaatan media sosial, serta komunikasi tatap muka langsung dengan masyarakat. Strategi komunikasi tersebut berkontribusi dalam mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya dokumen kependudukan.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Membangun Konsensus Politik Antar Fraksi (Studi Fenomenologi pada DPRD Provinsi Gorontalo): Human Resource Management Strategies in Building Political Consensus Among Factions (A Phenomenological Study at the Gorontalo Provincial Regional House of Representatives) Usman Tahir Rajak; Rahmisyari; Fatma N Ngabito
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11733

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia dalam membangun konsensus politik antar fraksi di DPRD Provinsi Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap tujuh informan yang terdiri dari pimpinan dan anggota DPRD. Analisis data dilakukan menggunakan teknik coding, yaitu open coding, axial coding, dan selective coding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsensus politik tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses interaksi sosial yang kompleks dan berkelanjutan. Komunikasi informal menjadi fondasi utama dalam membangun kesepahaman awal antar fraksi. Kepemimpinan kolaboratif berperan sebagai fasilitator dalam menciptakan ruang dialog yang inklusif. Budaya organisasi yang berbasis musyawarah dan kekeluargaan memperkuat kepercayaan antar anggota. Konflik yang muncul akibat perbedaan kepentingan dikelola secara konstruktif melalui komunikasi dan diskusi. Selanjutnya, negosiasi politik, baik formal maupun informal, menjadi mekanisme utama dalam mempertemukan berbagai kepentingan hingga menghasilkan kompromi yang dapat diterima bersama. Penelitian ini menghasilkan model integratif strategi manajemen sumber daya manusia dalam membangun konsensus politik yang terdiri dari komunikasi, kepemimpinan, budaya organisasi, pengelolaan konflik, dan negosiasi. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia dan administrasi publik, serta kontribusi praktis bagi lembaga legislatif dalam mengelola dinamika politik secara efektif.
Standar Pelayanan Minimal (SPM) Dalam Pemenuhan Hak Warga Negara Atas Pelayanan Publik Yang Berkualitas: Perspektif Keadilan Dan Kemanfaatan : Minimum Service Standards (SPM) in Fulfilling Citizens' Rights to Quality Public Services: A Justice and Benefit Perspective Hindera Wahyudin; Lutfi Yusup Rahmathoni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11734

Abstract

Standar Pelayanan Minimal (SPM) merupakan instrumen hukum strategis yang ditetapkan oleh negara guna memastikan ketersediaan dan kualitas layanan dasar yang menjadi hak konstitusional warga negara. Meskipun SPM telah diatur dalam berbagai regulasi, praktik pelayanan publik di daerah masih menunjukkan kesenjangan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaturan SPM dalam peraturan perundang-undangan Indonesia serta relevansinya sebagai instrumen pemenuhan hak warga negara atas pelayanan publik berkualitas. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis. Bahan hukum bersumber dari peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan literatur ilmiah; data implementasi merujuk pada Laporan Kepatuhan SPM Ombudsman RI Tahun 2023 sebagai data resmi terkini yang tersedia pada saat penelitian ini dilaksanakan. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, pengaturan SPM membentuk hierarki regulasi yang kohesif dari UUD 1945 hingga Permendagri Nomor 100 Tahun 2018; kedua, terdapat gap implementasi yang substansial rata-rata hanya 57,4% daerah yang memenuhi standar minimal terutama di daerah tertinggal, yang mengindikasikan bahwa SPM belum sepenuhnya berfungsi sebagai jaminan hak warga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan mekanisme sanksi, peningkatan kapasitas fiskal daerah, dan reformasi sistem pemantauan menjadi prasyarat bagi efektivitas SPM sebagai instrumen pemenuhan hak konstitusional.
Tajdid Al-Nikah Sebagai Instrumen Penyelesaian Konflik Rumah Tangga: Analisis Masla?ah Mursalah: Tajdid Al-Nikah as an Instrument for Resolving Domestic Conflicts: Analysis of Masla?ah Murlah Taupiq; Diana Pujiningsih; Kalijunjung Hasibuan; M. Aziz Indrayanto; M. Aslam Fadli
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11735

Abstract

Tajd?d al-nik?? atau pembaruan akad nikah merupakan praktik yang berkembang dalam masyarakat Muslim sebagai salah satu upaya memperbaiki hubungan rumah tangga yang mengalami konflik berkepanjangan. Praktik ini umumnya dilakukan ketika pasangan suami istri menghadapi persoalan serius, seperti pertengkaran yang terus-menerus, menurunnya keharmonisan keluarga, adanya krisis kepercayaan, maupun keraguan terhadap keabsahan akad nikah sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan tajd?d al-nik?? sebagai instrumen penyelesaian konflik rumah tangga melalui pendekatan masla?ah mursalah dalam hukum Islam. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan hukum Islam. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal nasional, buku-buku hukum Islam, artikel ilmiah, dan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan perkawinan dan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tajd?d al-nik?? dapat dipahami sebagai bentuk ikhtiar sosial, psikologis, dan spiritual untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga serta mencegah terjadinya perceraian. Dalam perspektif masla?ah mursalah, praktik ini mengandung nilai kemanfaatan karena mampu menciptakan ketenangan batin, memperkuat kembali komitmen pasangan suami istri, serta menjaga tujuan utama perkawinan dalam Islam (maq??id al-syar?‘ah), khususnya perlindungan terhadap keturunan, kehormatan, dan keharmonisan keluarga. Walaupun tidak diatur secara eksplisit dalam hukum positif Indonesia, tajd?d al-nik?? dapat diterima sebagai praktik sosial-keagamaan selama tidak bertentangan dengan prinsip syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Mobilitas Akhir Pekan Di Kota Yogyakarta Potret Perilaku Mahasiswa Dan Pekerja Dalam Ruang Perkotaan : Weekend Mobility in Yogyakarta City: A Portrait of Student and Worker Behavior in Urban Spaces Ibnul Muntaza; Muhammad Ilham
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 6: Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i6.11110

Abstract

Mobilitas penduduk dalam ruang perkotaan merupakan indikator penting dalam memahami pola interaksi sosial dan pemanfaatan ruang kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pola jarak tempuh akhir pekan antara mahasiswa dan pekerja di Kota Yogyakarta, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perbedaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan komparatif, dengan data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap 120 responden (60 mahasiswa dan 60 pekerja). Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata jarak tempuh mahasiswa adalah 28,91 km, sedangkan pekerja mencapai 63,10 km. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan bahwa perbedaan ini signifikan secara statistik (p < 0,001). Perbedaan pola mobilitas dipengaruhi oleh status pekerjaan, akses terhadap moda transportasi, struktur waktu, dan gaya hidup. Temuan ini menunjukkan pentingnya perencanaan transportasi kota yang responsif terhadap kebutuhan segmen masyarakat yang berbeda. Rekomendasi mencakup pengembangan transportasi mikro untuk mahasiswa serta peningkatan konektivitas antar kawasan bagi pekerja. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pendekatan perencanaan berbasis perilaku aktual serta memperkuat relevansi konsep time geography dalam konteks perkotaan di Indonesia.
Strategi Peningkatan daya Saing Rumah Sakit Melalui Marketing Mix 7P: Studi Kasus RSUD Anutapura Palu: Strategy to Increase Hospital Competitiveness Through the 7P Marketing Mix: A Case Study at Anutapura Regional Hospital, Palu Veby Andriani; Fitriani; Nurmaita Sari; Nazwa Sahira R Lanontji
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11415

Abstract

Persaingan antar rumah sakit semakin yang semakin ketat menuntut setiap institusi pelayanan kesehatan untuk mampu menciptakan keunggulan kompetitif melalui strategi pemasaran yang efektif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah Marketing Mix 7P yang terdiri atas atas product, price, place, promotion, people, process, dan physical evidence. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatanan daya saing rumah sakit melalui implementasi Marketing Mix 7P di RSUD Anutapura Palu. penelitian ini menggunakan metode kualiatatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang terlibat dalam pengelolaan pelayanan dan pemasaran rumah sakit. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RSUD Anutapura Palu telah menerapkan Marketing Mix 7P cukup optimal dalam meningkatkan daya saing pelayanan kesehatan. Pada aspek product, rumah sakit mengembangkan berbagai layanan unggulan dan inivatif seperti layanan kanker hematologi, Home Lab, Farmasi Ekspres, dan Poliklinik Eksekutif. price diwujudkan melalui penetapan tarif yang terjangkau dan sesuai regulasi pemerintah. Aspek place dan process, rumah sakit memanfaatkan digitalisasi pelayanan melalui APM, SIMRS, dan SIMGos. Aspek promotion dilakukan melalui media sosial dan edukasi kesehatan masyarakat. Aspek people diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi tenaga kesehatan, physical evidence didukung oleh fasilitas yang bersih, nyaman, dan modern. Meskipun masih menghadapi keterbatasan SDM dan promosi kesehatan, implementasi Marketing Mix 7P telah meningkatkan kualitas pelayanan, kepuasan pasien, citra positif, dan daya saing rumah sakit. Oleh karena itu. Optimalisasi digital serta koordinasi antarunit perlu terus ditingkatkan untuk mendukung efektivitas promosi dan edukasi kesehatan.
Peran Ayah sebagai Figur Penyayang dalam Pembentukan Karakter Anak Perspektif Pendidikan Agama Islam: The Role of Fathers as Loving Figures in the Formation of Children's Character from the Perspective of Islamic Religious Education Cintiyah Margaliani; Seli Purnama Sari; Mia Prianti; Siti Mariyah; Adis Margareta; Alihan Satra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11481

Abstract

Pembentukan karakter anak merupakan salah satu tujuan utama Pendidikan Agama Islam yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh anggota keluarga, termasuk ayah. Namun, peran ayah dalam pendidikan anak sering kali lebih banyak dipahami sebagai pencari nafkah dibandingkan sebagai pendidik dan figur penyayang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran ayah sebagai figur penyayang dalam pembentukan karakter anak berdasarkan perspektif Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber yang relevan, meliputi Al-Qur’an, hadis, serta literatur pendidikan Islam dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa kasih sayang ayah memiliki kontribusi penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter seperti tanggung jawab, disiplin, kejujuran, kemandirian, dan rasa percaya diri. Dalam perspektif Pendidikan Agama Islam, peran ayah diwujudkan melalui keteladanan, pendampingan, komunikasi yang edukatif, serta pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran ayah yang penuh kasih sayang menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif bagi perkembangan akhlak dan kepribadian anak. Oleh karena itu, penguatan peran ayah sebagai figur penyayang menjadi strategi penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan kehidupan modern sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 7: Juli 2026 Vol. 9 No. 6: Juni 2026 Vol. 9 No. 5: Mei 2026 Vol. 9 No. 4: April 2026 Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 9 No. 6: Juni Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue