cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI HIV/AIDS DI RSU ANUTAPURA PALU Nurhayati Nurhayati; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.991 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.414

Abstract

PenyakitinfeksiHIV danAIDSmerupakan penyakit menular akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh. Data dari Dinas Kesehatan Kota Palu bulan September 2017 sebanyak 625 kasus terdiri dari HIV 378 kasus dan ADIS 247 kasus, 94 kasus diantaranya meninggal dunia. Berdasarkan data RSU Anutapura Palu tahun 2015 jumlah kasus HIV/AIDS sebanyak 80 kasus dan tahun 2016 berjumlah 83 kasus, sementara sampai bulan September tahun 2017 terdapat 51 kasus.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian infeksi HIV/AIDS di RSU Anutapura Palu. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan Case Control Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita HIV/AIDS yang di rawat di RSU Anutapura Palu pada tahun 2017  sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol yang semuanya dijadikan sampel penelitian. Kontrol diambil dari semua pasien yang berkunjung dan melakukan tes HIV/AIDS yang memenuhi kriteria inklusi dan mempunyai kesamaan karakteristik dengan kasus. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ketiga variabel independen merupakan faktor risiko kejadian HIV/AIDS,yaitu Heteroseksual dengan Odds Ratio (OR) = 2,236, kemudian LSL hasil analisisOdds Ratio (OR) = 1,971,sertaPengguna napza suntik (Penasun) diperoleh hasilOdds Ratio (OR) yang tinggi yaitu = 9,302. Diharapkan pihak Rumah sakit melalui Dinas Kesehatan subdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) sebaiknya bekerjasama secara lintas sektoral dengan Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, manajemen tempat hiburan, masyarakat peduli AIDS, dan lembaga donor untuk membuat sebuah program pendampingan yang berperan sebagai monitoring status kesehatan pada kolompok berisiko terinfeksi HIV/AIDS.Penyakit infeksi HIV dan AIDS merupakan penyakit menular akibat menurunnyasistem kekebalan tubuh. Data dari Dinas Kesehatan Kota Palu bulan September 2017sebanyak 625 kasus terdiri dari HIV 378 kasus dan ADIS 247 kasus, 94 kasus diantaranyameninggal dunia. Berdasarkan data RSU Anutapura Palu tahun 2015 jumlah kasusHIV/AIDS sebanyak 80 kasus dan tahun 2016 berjumlah 83 kasus, sementara sampai bulanSeptember tahun 2017 terdapat 51 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktorrisiko kejadian infeksi HIV/AIDS di RSU Anutapura Palu. Jenis penelitian ini adalahpenelitian analitik dengan rancangan Case Control Study. Populasi dalam penelitian iniadalah seluruh penderita HIV/AIDS yang di rawat di RSU Anutapura Palu pada tahun 2017sebanyak 51 kasus dan 51 kontrol yang semuanya dijadikan sampel penelitian. Kontroldiambil dari semua pasien yang berkunjung dan melakukan tes HIV/AIDS yang memenuhikriteria inklusi dan mempunyai kesamaan karakteristik dengan kasus. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ketiga variabel independen merupakan faktor risiko kejadianHIV/AIDS, yaitu Heteroseksual dengan Odds Ratio (OR) = 2,236, kemudian LSL hasilanalisis Odds Ratio (OR) = 1,971, serta Pengguna napza suntik (Penasun) diperoleh hasilOdds Ratio (OR) yang tinggi yaitu = 9,302. Diharapkan pihak Rumah sakit melalui DinasKesehatan subdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) sebaiknya bekerjasamasecara lintas sektoral dengan Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, manajemen tempat hiburan,masyarakat peduli AIDS, dan lembaga donor untuk membuat sebuah program pendampinganyang berperan sebagai monitoring status kesehatan pada kolompok berisiko terinfeksiHIV/AIDS.
HUBUNGAN KRAKTERISTIK IBU DENGAN RENDAHNYA KUNJUNGAN BALITA KE POSYANDU DI DESA TOMPO KECAMATAN TAOPA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Lesli Lesli; Abdul Hakim Laenggeng; Mohammad Andri; Rafiudin Rafiudin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.087 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.416

Abstract

Tingkat kunjungan ibu balita ke posyandu merupakan keaktifan ibu balita dalam mengikuti kegiatan program posyandu tujuannya agar program-program dari pemerintah yang dilaksanakan dalam kegiatan posyandu misalnya pemberian imunisasi, pemantauan gizi balita, pemantauan tumbuh kembang balita dan kesehatan secara langsung dalam rangka penurunan kematian bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Krakteristik Ibu dengan Rendahnya Kunjungan Balita ke Posyandu di Desa Tompo Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional Study dimana data yang menyangkut data variabel independen dan variabel dependen akan dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 74 Ibu yang mempunyai balita di Desa Tompo Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara umur ibu dengan nilai p = 0.437 (p > 0.05), ada hubungan pengetahuan dengan nilai p = 0.003 (p < 0.05), ada hubungan pekerjaan dengan nilai p = 0.005 (p < 0.05) dengan tingkat kunjungan balita ke Posyandu Desa Tompo Kecamatan Taopa Kabupaten Parigi Moutong. Ditujukan bagi pihak Puskesmas Wilayah kerja  Puskesmas Taopa selalu meningkatkan sosialisasi tentang pentingnya tingkat kunjungan balita ke posyandu di kalangan masyarakat khususnya pada ibu yang mempunyai balita agar memperhatikan kesehatannya agar terhindar dari penyakit.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN POSYANDU DENGAN KUNJUGAN BALITA DI POSYANDU DESA LELEAN NONO KECAMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI Mabrur Mabrur; Munir Salham; Mohammad Andri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.782 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.417

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Tujuan penelitian,  diketahuinya hubungan pelayanan kesehatan Posyandu dengan frekuensi kunjungan Ibu balita di Posyandu, diketahuinya ketepatan waktu petugas pelayanan kesehatan dengan kunjungan ibu balita di posyandu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survey analitik korelatif dengan menggunakan pedekatan cross sectional. yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan untuk mengetahui  hubungan kualitas pelayanan posyandu dengan kunjungan balita di Posyandu. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan tekhnik  (incidental sampling)  yang berjumlah 56 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara kualitas pelayanan dengan ketepatan waktu dengan nilai p value = sebesar 0.030<0.05 dan tidak ada hubungan yang bermakna antara kompetensi teknis dengan kunjungan balita di Posyandu dimana nilai p value = 0,565 > 0,05, dan tidak ada hubungan antara hubungan antar manusia dengan kunjungan ibu balita di Posyandu dengan nilai P=0.577>0.05. Penelitian ini menyarankan kepada pihak Puskesmas terutama yang bertugas untuk pelayanan di Posyandu agar lebih memperhatikan status kesehatan dan tingkat tumbuh kembang balita serta memberikan dukungan kepada Ibu balita agar rutin melakukan kunjungan ke Posyandu.
ANALISIS PERSEPSI CELEBES VAPERS COMMUNITY TENTANG PENGGUNAAN ROKOK ELEKTRIK DI KOTA PALU Moh Rusdi R. A. Rahman; Achmad Herman; Sri Wayudin Moonti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.094 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.418

Abstract

Rokok elektrik merupakan salah satu jenis rokok yang menjadi fenomena baru di kalangan masyarakat Indonesia. Sebagai perangkat dan teknologi baru, rokok elektrik menarik dan membuat rasa ingin tahu pada masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi komunitas celebes vapers community tentang penggunaan rokok elektrik di Kota Palu. Jenis penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui metode indepth interview dengan 6 informan, dimana informan kunci merupakan ketua dari komunitas Celebes Vapers Community, penelitian ini dilaksanakan mulai dari tanggal 27 Mei sampai dengan tanggal 15 Juni 2018 di Sekretariat Celebes Vapers Community Kota Palu.  Hasil penelitian tentang persepsi komunitas celebes vapers community tentang penggunaan rokok elektrik di Kota Palu dapat disimpukan bahwa persepsi tentang penggunaan rokok elektrik dipengaruhi oleh berbagai macam penyebab, yaitu yang pertama karena adanya manfaat bagi kesehatan yang dirasakan oleh pengguna rokok elektrik kemudian timbulnya motivasi untuk berhenti merokok dengan cara menggunakan rokok elektrik, kemudian dampak ekonomi yang dirasakan pengguna, dimana rokok elektrik tergolong murah dan ekonomis. Disarankan kepada advokat kesehatan masyarakat untuk perlu mengadakan kajian dan penelitian yang lebih mendalam tentang rokok elektrik serta peran pemerintah dalam memberikan edukasi tentang rokok elektrik dan memperjelas tentang legalitasnya.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP NARAPIDANA DENGAN PENGGUNAAN NARKOBA DI LEMBAGA PERMASYARAKATAN KLAS IIB KABUPATEN TOLITOLI Nur Aziza Al Idrus; Jamaluddin Sakung; Sri Wayudin Moonti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.152 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.419

Abstract

Saat ini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapatkan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa di sekolah, diskotik, tempat prostitusi, tempat-tempat perkumpulan genk, dan lain-lain. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, masyarakat, dan pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu merajalela. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yakni menekankan hasil penelitiannya disajikan dalam bentuk cross sectional dengan menggunakan angka-angka statistik dimana pada penelitian ini penulis ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan narkoba. Hasil penelitianmenunjukkan Nilai p = 0,000 (< 0,05) maka hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan narapidana dengan pengguna narkoba di lembaga pemasyarakatan klass IIB Tolitoli. Dan Hasil penelitian menunjukkan Nilai p = 0,008 (< 0,05) maka hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara sikap narapidana dengan penggunaan narkoba di lembaga pemasyarakatan klass IIB Kabupaten Tolitoli. Disarankan dapat menjadi bahan acuan untuk mengurangi kasus penggunaan narkoba terutama di wilayah Kabupaten Tolitoli dan Disarankan dapat menjadi bahan referensi bagi peneliti-peneliti selanjutnya agar ilmu ini dapat berkembang serta, dapat memberi kontribusi positif bagi peneliti selanjutnya pada bidang kajian selanjutnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT TB PARU DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOKOPIDO KABUPATEN TOLITOLI Moh. Izhar A Batalipu; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.908 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.420

Abstract

TB Paru merupakan masalah kesehatan di Kabupaten Tolitoli. Penyakit Tuberkulosis Paru banyak menyerang usia produktif, kebanyakan dari kelompok sosial rendah dan berpendidikan rendah. Meningkatnya HIV/AIDS yang menurunkan daya tahan tubuh juga menyebabkan meningkatnya kembali penyakit TB Paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Penyakit TB Paru Di Rumah Sakit Umum Daerah Mokopido Tolitoli. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, disajikan dalam bentuk cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah pasien rawat jalan yang berkujung di RSU Mokopido Tolitoli, dimana pada penelitian ini penulis ingin mengetahui hubungan pengetahuan, merokok, dan pendapatan terhadap penyakit  TB Paru. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan penyakit TB Paru dengan nilai P.value 0.005. Tidak ada hubungan merokok dengan penyakit TB Paru dengan nilai P.value 0.992. Tidak ada hubungan pendapatan dengan penyakit TB Paru dengan nilai P.value 0.712. Saran penelitian ini adalah diharapkan bagi pihak rumah sakit, khususnya bagian kesehatan masyarakat untuk lebih meningkatkan frekuensi penyuluhan khususnya menyangkut dengan pencegahan TB Paru.
HUBUNGAN KONDISI SANITASI LINGKUNGAN DENGAN PENYAKIT DIARE DI KELURAHAN NALU KECEMATAN BAOLAN KABUPATEN TOLITOLI Ulfayanti Ulfayanti; Sudirman Sudirman; Budiman Budiman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.822 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.421

Abstract

Diare adalah suatu penyakit tanda-tanda adanya perubahan bentuk dan konsisten dari tinja yang melembek sampai mencair dan bertambahnya frekuensi BAB lebih dari biasanya 3 kali atau lebih dari 1 kali. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional dengan pendekatan Cross Sec-tional Study. Variabel yang diteliti adalah penyediaan air bersih, jamban keluarga, tempat sampah dan saluran pembuangan air limbah. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan cara Rumus Slovin. Besar populasi sebanyak 281 dan 74 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistic Chi-square dalam program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis bivariat penyediaan air bersih dengan kejadian diare (p=0,444 >0,05)  yang berarti tidak ada hubungan antara kondisi fisik air bersih dengan penyakit diare,dan jamban keluarga dengan kejadian diare p=(0,098 >0,05) yang berarti ada hubungan antara jamban dengan penyakit diare dan nilai OR=(2,763), tempat sampah dengan kejadian diare (p=0,825>0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara tempat sampah dengan penyakit diare dan saluran air limbah dengan kejadian diare (p=0,012<0,05) dengan nilai OR=(4,411) yang berarti ada hubungan antara saluran air limbah dengan penyakit diare di Kelurahan Nalu Kecematan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini menyaranka kepada instansi di Kelurahan Nalu Kecematan Baolan Kabupaten Tolitoli diharapkan lebih meningkatkan upaya pencegahan baik dalam penyebaran informasi maupun dengan upaya-upaya lainnya yang berhubungan dengan penyakit diare.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN TB PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BALUKANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA Nursan Nursan; Sudirman Sudirman; Nur Afni
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.328 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.422

Abstract

Tuberkolusis Paru (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh basil Mykobacterium tuberkolusis, yang menyerang paru-paru. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Faktor Risiko Kejadian TB Paru di wilayah Kerja Puskesmas Balukang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan pendekatan case control dengan populasi dan sampel penelitian adalah reponden penderita TB Paru dan keluarga atau serumah sebanyak 42 orang, yang terdiri 21 kontrol 21 kasus. Variabel bebas adalah Kontak TB, Etika Batuk dan Bersin, Etika Membuang dahak dan variabel terikat adalah Kejadian TB Paru. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Signifikan Faktor Kontak TB merupakan Faktor protektif terhadap Kejadian TB  dengan OR< 1 (0,5) signifikan  Faktor Etika Batuk dan Bersin merupakan Bukan Faktor Risiko Kejadian TB dengan OR = 1 (1,00) yang signifkan faktor Etika Membuang Dahak terhadap Kejadian TB dengan OR >1 (1,28). Merupakan Faktor Risiko Kejadian TB paru. Saran Perlu peningkatan penyuluhan kepada masyarakat dengan melibatkan berbagai sektor yang terkait, agar masyarakat dapat mengetahui dan menghindari berbagai faktor risiko yang mendukung terjadinya TB Paru.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN ASUH DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEPANGA KABUPATEN PARIGI MOUTONG Wilda Aprilia; Budiman Budiman; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.003 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.423

Abstract

Masalah gizi dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling mempengaruhi secara kompleks. Ditingkat rumah tangga, keadaan gizi dipengaruhi oleh kemampuan rumah tangga menyediakan pangan dalam jumlah dan jenis yang cukup serta pola asuh yang dipengaruhi oleh faktor pendidikan, perilaku dan keadaan kesehatan rumah tangga. Salah satu penyebab timbulnya kurang gizi pada anak balita adalah akibat pola asuh anak yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan asuh dengan status gizi anak balita di Wilayah kerja Puskesmas Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini menggunakan  jenis penelitian survey analitik menggunakan pendekatan Cross Sectional, dengan jumlah sampel sebanyak 62 anak balita uji Statistik yang digunakan adalah “Chi-Square”. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan bermakna antara pola makan dengan dengan status gizi anak balita dengan nilai ρ 0.016 dan ada hubungan bermakna antara pola asuh dengan dengan status gizi anak balita dengan nilai ρ 0.004. Disarankan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan dan menjadi informasi yang bermanfaat khususnya bagi Puskesmas untuk mengetahui hubungan pola makan dan pola asuh pada status gizi anak balita di wilayah kerja Puskesmas Mepanga Kabupaten Parigi Moutong.
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DAN POLA KONSUMSI KOPI DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI DI PUSKESMAS MOMUNU KABUPATEN BUOL Srirawinda Srirawinda; Firdaus J. Kunoli; Eka Prasetia Hati Baculu
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.374 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.424

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah seseorang melibihi 140 mmHg pada sistolik dan 90 mmHg pada diastolick. Hipertensi atau tekanan darah tinngi terjadi di beberapa negara maju. Ada beberapa hal yang dapat memicu penyakit hipertensi adalah ketegangan, kekhawatiran, status sosial, kebisingan, gangguan dan kegelisahan. Pengendalian pengaruh dan emosi negatif tersebut tergantung juga pada kepriadian masing-masing individu. Hipertensi dapat dipengaruhi oleh gaya hidup (merokok, minum kopi, minum alkohol, dan kebiasaan olahraga), dan kepribadian. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahuibhubungan perilaku merokok dan pola konsumsi kopi dengan terjaddinya hipertensi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Cross Sectional Study. Dengan jumlah 43 sampel dengan menggunakan tekhnik Accedintal sampling dan menggunakan uji statistik yaitu Chi-square (X²) Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan perilaku merokok dengan terjadinya hipertensi dengan nilai ρ 0.012< 0.05, dan ada hubungan pola konsusmsi kopi dengan terjadinya hipertensi dengan nilai ρ 0.000<0.05 Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan perilaku merokok dengan terjadinya hipertensi dan ada hubungan pola konsumsi kopi dengan terjadinya hipertensi dan saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas puskesmas momunu disarankan untuk mengetahui faktor resiko terjadinya hipertensi dan pelayanan kesehatan yang lebih baik diharapkan dapat menangani pencegahan hipertensi.

Page 9 of 280 | Total Record : 2794


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue