cover
Contact Name
Hening Ryan Aryani
Contact Email
jurusan_kebidanan@poltekkes-malang.ac.id
Phone
+6287896345129
Journal Mail Official
majory@poltekkes-malang.ac.id
Editorial Address
Jl. Besar Ijen No.77C Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
MALANG JOURNAL OF MIDWIFERY (MAJORY)
ISSN : 26566761     EISSN : 27748650     DOI : 10.31290/MAJORY
Core Subject : Health,
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) is an open access journal (e-journal) which publishes the scientific works for health practitioners and researchers. The focus and scopes of the journal include maternal and neonatal health.
Articles 163 Documents
HUBUNGAN SENAM NIFAS DENGAN PENURUNAN TINGGI FUNDUS UTERI PADA IBU NIFAS HARI KE 3 DI TPMB I DAN TPMB S Ramadhani, Azizah Ayu; Suprapti, Suprapti; Aryani, Hening Ryan; Setyarini, Didien Ika
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4397

Abstract

Masa Nifas merupakan masa yang dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat kandungan kembali seperti keadaan semula. Proses involusi uterus dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya senam nifas. Apabila proses involusi terganggu, maka dapat menyebabkan terjadinya subinvolusi uterus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan senam nifas dengan penurunan tinggi fundus uteri pada ibu nifas hari ke 3. Desain penelitian menggunakan quasy eksperimen kelompok perlakuan dan kontrol. Populasi sebanyak 15 ibu nifas multipara yang melahirkan di TPMB Ida Priyanti dan 15 ibu nifas multipara yang melahirkan di TPMB Sidemiarti. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Data dikumpulkan dengan lembar observasi senam nifas dan penurunan TFU dengan jari. Analisa data menggunakan uji Chi-Square lalu dilanjutkan dengan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan ibu nifas yang melakukan senam nifas (40%) mengalami penurunan tinggi fundus uteri cepat dan ibu nifas yang tidak melakukan senam nifas (30%) mengalami keterlambatan penurunan tinggi fundus uteri. Analisis uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi <0,001 berarti senam nifas dapat mempengaruhi penurunan tinggi fundus uteri ibu nifas pada hari ke 3. Senam nifas dapat mempengaruhi penurunan tinggi fundus uteri dikarenakan senam hari ke 3 terdapat latihan pengembalian rahim pada bentuk dan posisi semula dan mengurangi mulas pada ibu nifas
Hubungan Self Efficacy dengan Persiapan Kehamilan Sehat Pada Calon Pengantin Wanita Nina, Nina Sefia Sari; Toyibah, Afnani; Apsari, Duhita Dyah; Triningsih, Reni Wahyu
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 5 No. 2 (2023): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v5i2.4226

Abstract

Self-efficacy affects one's health behavior including behavior in preparing for pregnancy during the preconception period. Pregnancy that is not properly prepared can trigger various problems in pregnancy and childbirth such as; KEK, anemia, antepartum bleeding, and LBW. his study aims to determine the correlation between self efficacy and preparation for pregnancy of the premarital women. Correlational analytic design with a cross sectional approach was used in this study. Purposive sampling technique was used to obtain 57 respondents who met the inclusion criteria. This study used the Perceived Health Competence Scale (PHCS) and preparation for pregnancy questionnaire as the instrument for data collection. The results of the Spearman rank correlation test analysis showed a correlation coefficient of 0.359 with a significance level of 0.006 <0.05 which indicated that there was a moderate relationship between self-efficacy and preparation for a healthy pregnancy in prospective brides at KUA Lowokwaru, Malang. The higher the self-efficacy, the better the preparation for pregnancy. So, it is better to increase the provision of information regarding the importance of convincing oneself to manage health and prepare for pregnancy to adolescents.
Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Diaper Rash dengan Pencegajan Diaper Rash pada Bayi Almukarramah, Mukminah; Hamarno, Rudi; Apsari, Duhita Dyah
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4321

Abstract

Diaper Rash merupakan gangguan kulit yang paling sering terjadi pada bayi. Diaper rash disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya penggunaan diapers, infeksi jamur candida albicans yang berasal dari feses, urin dan perawatan perianal yang kurang baik. Pengetahuan ibu sangat erat kaitannya dengan pendidikan, sehingga akan mempengaruhi perilaku ibu dalam menjaga kesehatan kulit pada anak. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang diaper rash dengan pencegahan diaper rash pada bayi usia 1-12 bulan. Jenis penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 52 ibu yang memiliki bayi usia 1-12 bulan di PMB “YI”. Pengambilan data menggunakan kuesioner pengetahuan tentang diaper rash dan kuesioner pencegahan diaper rash. Analisa data menggunakan uji spearmank rank. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar ibu memiliki pengetahuan cukup sebanyak 59,6% dan hampir seluruh ibu melakukan pencegahan dengan baik sebanyak 90,4%. Hasil Uji Spearmank rank didapatkan p value 0,002 dan coefficient correlation 0.414 menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu tentang diaper rash dengan pencegahan diaper rash pada bayi dengan arah hubungannya positif. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pencegahan diaper rash yaitu dengan menambah wawasan dengan melakukan konseling atau mencari informasi melalui media massa ataupun media lainnya tentang diaper rash.
Peran Kader Sebagai Motivator Dalam Kelengkapan Kunjungan Antenatal Pada Ibu Hamil Trimester III Handayani, Sari Putri; Jupriyono, Jupriyono; Kusmiwiyati, Ari
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4409

Abstract

Target cakupan kelengkapan kunjungan ANC secara nasional masih belum tercapai hingga saat ini. Salah satu faktor yang mempengaruhi frekuensi kunjungan antenatal care tersebut adalah peran kader kesehatan di masyarakat. Kader kesehatan memiliki peran sebagai motivator yang bisa mempengaruhi perilaku masyarakat sehingga dapat berperilaku positif untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Kader diharapkan mampu memberikan edukasi yang tepat agar ibu hamil di Indonesia mempunyai motivasi yang lebih tinggi untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader sebagai motivator dengan kelengkapan kunjungan antenatal pada ibu hamil trimester III. Desain penelitian analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional, dengan populasi semua kader berjumlah 31 orang dan ibu hamil sebanyak 35 orang. Pengumpulan data menggunakain kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik Pearson Chi square. Hasil penelitian menunjukkan peran kader sebagai motivator sebagian kecil baik (9,7%) dan sebagian besar (90,3%) sangat baik. Sedangkan hasil evaluasi terhadap kelengkapan kunjungan antenatal ibu hamil trimester III yaitu sebagian besar (82,9%) lengkap dan sebagian kecil (17,1%) dalam kategori tidak lengkap. Dari hasil analisa data didapatkan bahwa bahwa ada hubungan antara peran kader sebagai motivator dengan kelengkapan kunjungan antenatal ibu hamil trimester III (p-value 0,013). Pendampingan yang dilakukan kader secara tidak langsung mampu membuat ibu hamil dan keluarga menjadi lebih perduli dan lebih memperhatikan kondisi kesehatan ibu dan bayinya
Pengembangan Alat Peraga Low Technology dan High Fidelity Dalam Praktik Pemasangan Alat Kontrasepsi dalam Rahim Lindayani, I Komang; Suarniti, Ni Wayan; Dewi, I GAA Novya
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 5 No. 2 (2023): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v5i2.4212

Abstract

Practical simulations are important for midwifery vocational students to carry out before entering the real practice. The availability of adequate teaching aids will support the achievement of learning objectives. A practical demonstration tool for installing an intrauterine contraceptive device (IUD) was developed in this research using the principles of low technology and high fidelity. The aim of this research is to measure the practicality and effectiveness of the teaching aids developed. This study is research and development using the ADDIE (Assessment, Design, Development, Implementation and Evaluation) model. The research was conducted in July-September 2020 at the Denpasar Ministry of Health Polytechnic, Midwifery Department. The population of this study were Bachelor and Diploma of Midwifery students. The sample size was 30 respondent for each treatment and control group using proportional random sampling techniques. Practicality measurement uses a questionnaire, while effectiveness uses an observation sheet. The research results showed that the practicality score on the 5 aspects measured showed a score of > 3.40, which shows that this teaching aid is practical to use in practice. The Mann Whitney difference test was used to test the skill observation scores in the treatment and control groups, and obtained p-value = 0.240 (>0.05). This shows that the mean skill scores in the treatment and control groups are not significantly. The teaching aids developed are practical and effective for use in IUD installation practice. There is a need to develop other teaching aids to improve students' skills.
Usia Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Kejadian Anemia Pada Trimester III Putri, Salsabila Isnaning; Sugijati, Sugijati; Umami, Riza
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4374

Abstract

Ibu hamil trimester III secara fisiologis terjadi hemodilusi yang berdampak pada penurunan kadar hemoglobin yang memungkinkan ibu hamil terjadi anemia. Hasil data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018 menyatakan bahwa di Indonesia kejadian anemia pada ibu hamil mengalami peningkatan yaitu dari 37,1% menjadi 48,9%. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan kelompok usia ibu hamil risiko tinggi dengan kejadian anemia pada trimester III. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi retrospektif. Adapun populasi yang digunakan adalah ibu hamil trimester III di Puskesmas Kalisat sebanyak 69 orang pada bulan Januari sampai dengan Desember 2022 berdasarkan usia risiko tinggi sebanyak jumlah sampel 41 dan menggunakan simple random sampling. Alat ukur menggunakan lembar observasi studi rekam medis dengan analisis Uji Chi Square. Pada penelitian didapatkan hasil p value 0.233 > ? 0.005 yang berarti tidak ada hubungan kelompok usia ibu hamil risiko tinggi dengan kejadian anemia pada trimester III di Puskesmas Kalisat. Pada penelitian ini, melalui uji analisis bivariat chi-square didapatkan hasil (p-value = 0,233), diketahui bahwa tidak ada hubungan kelompok usia ibu hamil risiko tinggi dengan kejadian anemia pada trimester III di Puskesmas Kalisat
Hubungan Kinerja Kader Kesehatan dengan Kepuasan Ibu dalam Pelayanan Posyandu Balita Mawar II Kelurahan Bareng Kota Malang Pasca Pandemi Ferlina, Nisa; Sugijati, Sugijati; Kostania, Gita
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 5 No. 2 (2023): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v5i2.4181

Abstract

Posyandu is a form of Community Resource Health Effort (UKBM) which is managed from, by, for and with the community, in order to empower the community and make it easier for the community to obtain basic health services. The aim of this research is to determine the relationship between Health Cadre Performance and Mother's Satisfaction in Posyandu Services for Toddlers Mawar II, Bareng Village, Malang City Post-Pandemic. This type of research is correlation analysis with a cross sectional approach. The sample in this study was 40 mothers of toddlers in the posyandu rose II area using a total sampling technique. The instrument used to collect data from this research variable was a health cadre performance questionnaire with satisfaction of mothers of toddlers with questions with a rating scale. The data collection period was 25 July - 1 August 2023. The results of the research show that there is a fairly strong relationship between the performance of health cadres and the level of satisfaction of mothers of toddlers at Posyandu Mawar II Malang City with the correlation coefficient from the results of this research being 0.629 with a positive correlation direction, the better the performance of health cadres, the higher the level of satisfaction of mothers of toddlers. From the results of this research, it is hoped that it can improve the performance of cadres in providing services regarding the role of cadres to achieve a goal, namely improving the health of children under five.
Studi Kasus Asuhan Kebidanan Pada Masa Prakonsepsi Dengan Infertilitas Sekunder Kostania, Gita; Tazkiyah, Nadya Dina
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 1 (2024): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i1.4401

Abstract

Masa prakonsepsi adalah masa sebelum terjadinya kehamilan. Pasangan yang berencana untuk hamil, perlu melakukan persiapan fisik dan mental, termasuk melakukan skrining prakonsepsi. Salah satu kondisi yang dapat dideteksi dengan skrining prakonsepsi adalah infertilitas. Infertilitas adalah ketidakmampuan untuk hamil setelah berhubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun. Studi ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan kebidanan prakonsepsi pada Ny. U. Metode yang digunakan adalah case study dengan analisis data primer yang diperoleh melalui manajemen asuhan kebidanan. Dari hasil asuhan kebidanan, dapat disimpulkan bahwa interpretasi data dan penatalaksanaan yang diberikan telah sesuai dengan kasus. Didapatkan masalah infertilitas sekunder, dengan asuhan berupa pemberian komunikasi, informasi, edukasi, dan motivasi, serta rujukan. Hasil evaluasi pasca rujukan didapatkan bahwa ibu sudah memeriksakan diri, namun sayangnya suami belum melakukan karena alasan pribadi. Sehingga, penyebab pasti terjadinya infertilitas sekunder belum diketahui. Terapi baru diberikan kepada Ny.U saja, sedangkan suaminya menunggu bersedia diperiksa. Berdasarkan kasus ini, dapat disimpulkan bahwa screening prakonsepsi penting dilakukan untuk mengetahui adanya permasalahan seperti infertilitas. Namun penatalaksanaan yang sesuai hanya dapat dilakukan apabila penyebab pasti infertilitas sudah diketahui. Untuk itu pentingnya dilakukan rujukan guna pemeriksaan penyebab infertilitas, baik pada calon ibu maupun calon ayah, sehingga dapat dilakukan penatalaksanaan yang komprehensif
Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Perkembangan Anak Prasekolah Usia 5-6 Tahun Di TK Dharma Wanita I Tempurejo Aprianingrum, Aulia Istihana; Kiswati, Kiswati; Umami, Riza
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 5 No. 2 (2023): MAJORY
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v5i2.3996

Abstract

Preschool children have a very fast growth and development phase. One of the factors that influences children's development is playing with gadgets. In modern times like today, playing with gadgets has become routine. The 2020 Indonesian Internet Service Providers Association survey showed that 73.7% of smartphone users in Indonesia were preschool children. Based on the results of a preliminary study of 5 mothers who have preschool children, it was found that the children used gadgets for >1 hour every day and were already clever at operating gadgets. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of gadgets and the development of preschool children aged 5-6 years. The research design used is correlation with a cross-sectional approach. Respondents were 33 children aged 5-6 years at Dharma Wanita I Tempurejo Kindergarten using purposive sampling technique. Data analysis used the Spearman rank test. The results of the research show that the majority of gadget use is in the moderate category (>40-60 minutes/day) as much as 39.4%, most of the development of preschool children aged 5-6 years is in the normal category as much as 81.8%, and the results of the p-value analysis value= 0.001<0.05 which means there is a relationship between gadget use and the development of preschool children aged 5-6 years with a correlation coefficient value of -0.568 indicating there is a negative relationship which means that the higher the intensity of gadget use, the development of preschool children will decrease. The use of gadgets in preschool children does not always have a bad impact. Parents need to accompany children in playing with gadgets. Parents must set time limits and choose applications to provide stimulation to children that is appropriate for their age.
PUBLIC PERCEPTION OF MARITAL RAPE IN YOGYAKARTA: STUDY QUALITATIVE METHOD Denalian, Fatimmah; Besral, Besral
Malang Journal of Midwifery (MAJORY) Vol. 6 No. 2 (2024): MAJORY : Malang Journal of Midwifery
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang & IBI Ranting Pendidikan Kota Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/majory.v6i2.4968

Abstract

One of issue in marriage is domestic violence. Data from the National Commission on Violence Against Women in 2023 (Komnas Perempuan), gender-based violence that occurred during 2022 experienced the most significant increase over the past 10 years, namely 339,782 cases. The report also states that gender-based violence is dominated by sexual and physical violence, namely 38. 21% of sexual violence and 35.72% of physical violence. Marital rape is sexual violence that occurs in a marital relationship. Based on data from the National Commission on Violence Against Women (Komnas Perempuan), there were 422 cases of sexual violence committed by husbands against their wives throughout 2022. In every type of violence, it does not escape the detrimental impact on the victim. The impact of violence is physical, psychological, sexual, economic, social, and legal. The purpose of this study was to explore community perceptions of the incidence of marital rape in the Jetis Health Center working area, Yogyakarta City. This research uses a qualitative research method with a descriptive analysis approach. Data collection was carried out using in-depth interviews. Participants totaled 11 people who were selected through purposive sampling and snowball methods.. The results of this study describe how people’s perceptions of marital rape include perceptions of the definition of marital rape, the impact, and perceptions of how domestic violence is handled in the area where they live.