cover
Contact Name
Muhammad Hanif
Contact Email
muhammadhanif@upi.edu
Phone
+6282136710440
Journal Mail Official
semnaspendas@upi.edu
Editorial Address
Ruang Jurnal Lantai 1, Gedung Administrasi Kampus UPI di Serang Jl. Ciracas No. 38 A, Serang, Banten 41126
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang merupakan seminar rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang. Seminar ini merupakan wadah transfer pengetahuan dan pengalaman pada bidang ilmu pendidikan dasar sesuai perkembangan jaman. Luaran dari seminar ini adalah artikel yang telah dipresentasikan & dipublikasikan dalam Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar secara online ber-ISBN.
Articles 256 Documents
Inovasi Media Pembelajaran Sekolah Dasar di Era Digital Julia Anggraeni; Shiffa Aulia Haerani
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inovasi media pembelajaran dengan menggunakan video animasi dapat mengatasi permasalahan dalam audio visual yang dapat diatasi dalam kelangkaan materi pendidikan dan materi yang telah diubah menjadi lebih fleksibel. Media animasi ini menjadi pelengkap pembelajaran karena di sekolah siswa mendapatkan pendidikan formal dan di rumah siswa mendapatkan pendidikan informal, salah satunya melalui media animasi ini. The benefits of using animation media as a means of providing material that is easier to understand and students’s attention will be more focused to motivate students when watching more interesting videos. The method used in this research is literature study, namely research activities to collect relevant information. The creative and innovative teaching and learning process has recently developed quite rapidly. Hal ini mengakibatkan guru harus mulai mencari hal-hal baru dalam proses belajar mengajar agar kegiatan tersebut lebih efektif dalam pelaksanaannya. Tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan media sangat berguna dalam proses belajar mengajar di kelas. Media video animasi dapat digunakan sebagai solusi untuk mengatasi kasus dalam proses belajar mengajar di sekolah dasar, khususnya dalam keterampilan menyimak.
Inovasi Media Pembelajaran Talimatika Pada Konsep Perkalian Terhadap Siswa Kelas III SD Aulia Nuranifah; Fitriani Anis Fuadah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika dapat dilihat dari adanya mata pelajaran tersebut pada setiap jenjang pendidikan, dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi. Namun pada kenyataannya di lapangan, siswa menganggap bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit. Hal ini memerlukan strategi untuk mengatasi masalah ini karena siswa kelas III belum mampu mengerjakan soal perkalian bilangan dan juga metode pembelajaran yang dilakukan oleh pendidik kurang bervariasi sehingga anak berpikir kapan Belajar matematika itu sulit dan juga membosankan. Strategi yang bisa dilakukan adalah membuat belajar menjadi menyenangkan. Untuk mengatasi kesulitan dalam mengerjakan masalah perkalian, para peneliti membuat inovasi media pembelajaran berupa media talimatika yang diadaptasi dari metode cross line sebagai alat untuk mempermudah pengerjaan masalah perkalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode pengumpulan data adalah metode observasional, uji dan kuasi-eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan media talimatika dapat memudahkan siswa untuk memahami konsep perkalian dan menghitung operasi perkalian tanpa menggunakan memori dari menghafal bentuk perkalian. Kata Kunci: talimatika media, keterampilan berhitung, perkalian
Inovasi Pembelajaran Geometri di Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional Engklek Daimatul Husna; Sechan Nur Fauziah; Tia Ashari
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan permainan tradisional kepada generasi modern siswa sekolah dasar. Seiring dengan perkembangan zaman, siswa SD kini terkontaminasi gadget sehingga banyak anak-anak zaman sekarang yang tidak mengenal permainan tradisional. Jika anak-anak tidak dikenalkan dengan permainan tradisional suatu daerah, lama kelamaan permainan tradisional tersebut akan punah. Salah satu caranya adalah dengan menghubungkan pembelajaran, terutama matematika, dengan permainan tradisional. Permainan tradisional yang diadopsi dalam penelitian ini adalah engklek. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan sumber tertulis seperti artikel, jurnal, dokumen, yang relevan dengan penelitian dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tinjauan pustaka dengan penelitian kualitatif. Berdasarkan penelitian ini diperoleh hasil yang diperoleh bahwa dengan menggunakan permainan tradisional ini dapat meningkatkan minat belajar matematika siswa, dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Penelitian selanjutnya yang menarik untuk dikembangkan sebagai penelitian adalah belajar matematika melalui permainan tradisional lainnya yang dapat dikaitkan dengan geometri atau pengukuran.
Inovasi Pembelajaran Menggunakan Kue Basah Khas Palembang dalam Meminimalisir Miskonsepsi Geometri Di SD Febyranti; Alda Novariani; Nur Ratri Wulansari
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan menyoroti sejauh mana kesalahan siswa dalam mata pelajaran matematika terhadap miskonsepsi dan kesalahan geometris pada pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa jenjang pendidikan dasar mengalami berbagai miskonsepsi geometris seperti gaduh, trapesium, persegi, persegi panjang, dan lain-lain. Selain itu, artikel ini juga menyoroti kurangnya kesadaran guru matematika tentang kesalahan siswa mereka karena teknik pengantar yang buruk, ketidakmampuan untuk menempatkan instruksional yang tepat. Ia berencana untuk mengajarkan konsep geometri dan menganalisisnya ke dalam sub-komponennya, ketidakmampuan untuk menggunakan berbagai metode pembelajaran untuk mengajarkan konsep tersebut, dan faktor-faktor negatif lainnya. Artikel ini mengusulkan beberapa rekomendasi yang dapat dimanfaatkan oleh semua pihak terkait dalam proses belajar mengajar untuk mengatasi miskonsepsi geometris siswa termasuk inovasi pembelajaran yang terkait dengan budaya lokal. Dengan demikian, artikel ini dapat memfasilitasi dalam mengatasi kesalahpahaman di lingkungan sekolah dan menyarankan beberapa petunjuk tentang penelitian masa depan di bidang ini.
Inovasi Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar guna Menciptakan Generasi Emas pada Era Digital Iin Syarifatul Inayah; Putri Mashlahati; Siti Sofiatul Laila
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan dalam kehidupan manusia merupakan suatu hal yang sangat penting, karena pendidikan dapat menjadi tonggak adanya perubahan, mewujudkan bangsa yang cerdas, kompeten dan memiliki potensi moral dengan rasa berbudaya. Pendidikan di era digital saat ini sangatlah pesat, teknologi banyak dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, sebagai sarana dan prasarana interaksi antara pendidik dan peserta didik. Pendidikan tidak hanya semata-mata mentransfer ilmu, akan tetapi mengembangkan nilai-nilai luhur terutama karakter. Oleh karena itu, untuk menciptakan generasi emas Indonesia pada era digital ini diperlukan pembangunan pendidikan terutama karakter, agar mempunyai pola pikir dan perilaku yang berlandaskan moral sebagai salah satu usaha membangun bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bagaimana pendidikan karakter menjadi salah satu kekuatan filter yang diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi untuk menciptakan generasi emas di Indonesia. Metode penelitian yang dilakukan ialah penelitian deskriptif-kualitatif yang berdasarkan para ahli atau penelitian terdahulu serta mengumpulkan data dari beberapa jurnal ilmiah dan buku. Metode ini dilakukan dengan membaca berbagai sumber kemudian dihubungkan dengan topik yang dibahas untuk kemudian disampaikan kembali dalam bentuk deskripsi. Kata Kunci: karakter, generasi emas, era digital
Inovasi Pendidikan Karakter Gemar Membaca Di SDN Serang 7 Melalui Box Harapan Literasi Teti Nurbaeti
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak siswa yang tidak dapat membaca karena dampak pembelajaran daring yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Di sini, peneliti memaparkan tentang pembentukan karakter kecintaan membaca pada siswa SDN Serang 7. Jadi pendekatan kualitatif digunakan oleh peneliti. Teknik yang digunakan peneliti adalah observasi, langsung ke sekolah. Kemudian ketika ada kesempatan peneliti melakukan wawancara mendalam dengan mahasiswa. Perubahan yang terjadi juga mempengaruhi karakter kegemaran membaca siswa, awalnya diawasi oleh orang tuanya hingga belajar di sekolah di bawah pengawasan guru. Pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui media daring membuat beberapa siswa yang mengalami masalah menjadi ditinggalkan kemudian ketika ada kesempatan peneliti melakukan wawancara mendalam dengan mahasiswa. Perubahan yang terjadi juga mempengaruhi karakter kegemaran membaca siswa, awalnya diawasi oleh orang tuanya hingga belajar di sekolah di bawah pengawasan guru. Pembelajaran yang diberikan oleh guru melalui media daring membuat beberapa siswa yang mengalami masalah menjadi ditinggalkan Karena pada dasarnya karakter suka membaca ada pada masing-masing individu namun dalam praktiknya tidak semua individu dapat mengimplementasikannya. Perlu ada inovasi dan hal-hal baru yang menarik diberikan kepada mahasiswa yang melaksanakan program Kotak Harapan Literasi, jangan lupa untuk mengedukasi mahasiswa.
Internalisasi Pendidikan Karakter Melalui Program Pembiasaan Membaca Asmaul Husna Di Sekolah Dasar Ely Sholihah; Firman Robiyansyah; Darmawan
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebobrokan anak bangsa dapat diincar oleh akhlak yang mulai luntur, tentunya harus memiliki upaya dalam penanganan bahkan pencegahan peristiwa tersebut agar tidak membentuk budaya pada anak melalui pembiasaan kegiatan insidental dan rutin yang diharapkan dapat menumbuhkan nilai-nilai karakter baik yang tertanam pada anak. Salah satu sekolah yang telah menerapkan pembentukan karakter siswa melalui metode pembiasaan adalah SDN Negeri Umbul Kapuk. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui proses pembiasaan, nilai-nilai karakter yang terkandung dalam kebiasaan membaca Asmaul Husna, dan implikasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian studi kasus dan jenis instrumen berupa observasi, lembar wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil analisis yang dilakukan peneliti, pengembangan karakter siswa melalui metode pembiasaan membaca Asmaul Husna di SD Negeri Umbul Kapuk meliputi: religius, suka membaca, tanggung jawab, disiplin, mandiri, ramah/komunikatif, peduli sosial, cinta damai, toleransi, dan rasa ingin tahu. Implikasi dari pembiasaan ini menghasilkan kuesioner 78% siswa menjawab dengan benar dan 22% siswa menjawab salah. Merujuk pada sejumlah tanggapan yang benar, yakni 78%, nilai karakter anak bangsa sudah melekat pada peserta didik. Ini adalah upaya efektif untuk membangun karakter yang diterapkan oleh SD Negeri Umbul Kapuk kepada siswa kelas 4, 5, dan 6.
Kemampuan Kognitif Siswa pada Materi KPK dan FPB melalui Penerapan Soal HOTS Nadiya Putri; Linda Vitoria; Fauzi
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) adalah kemampuan yang lebih tinggi untuk menganalisis, membuat, dan mengevaluasi informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan kognitif siswa, aktivitas yang dilakukan siswa, dan respon siswa terhadap proses belajar mengajar tentang soal HOTS. dan penelitian untuk mengetahui kemampuan kognitif siswa, aktivitas siswa, dan respon siswa terhadap proses belajar mengajar berdasarkan soal HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Partisipan penelitian adalah 30 siswa kelas IV A SDN Lampeuneurut, Aceh Besar yang terdiri dari 15 laki-laki dan 15 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dan posttest masing-masing adalah 37,5 dan 84,33. Ada peningkatan dalam aktivitas siswa. Pada pertemuan pertama dan kedua, aktivitas siswa berada pada kriteria Baik; dan pada pertemuan terakhir aktivitas siswa berada pada kriteria Sangat Baik. Respon siswa terhadap pembelajaran menunjukkan bahwa mereka sangat antusias untuk mempelajari materi KPK dan FPB pada soal berbasis HOTS. Kata Kunci: kognitif, fpb, kpk, soal hots
Keterkaitan Nilai Spiritual Dengan Mata Pelajaran PPKn Pada Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar Hanifah Zahran Robani; M. B. Vira Adi Kristiasari; Veronika Chandra Kirana
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi yang disertai dengan perkembangan teknologi dan informasi yang tinggi berdampak pada pesatnya mobilitas sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pedoman hidup yang kuat untuk menghindarkan manusia dari dampak negatif akibat kemajuan teknologi yang pesat, salah satunya dengan menanamkan pendidikan agama dan karakter bangsa. Pendidikan Kewarganegaraan dapat membentuk peserta didik untuk dapat memahami, mengamalkan dan melestarikan nilai-nilai Pancasila dan Pendidikan Agama Islam, dalam mencapai dan mengamalkan akhlak atau akhlak dalam kehidupan sehari-hari melalui proses ijtihad, para ulama mengembangkan materi Pendidikan Agama Islam pada jenjang yang lebih tinggi. rinci (Depdiknas, 2003:2). Latar belakang penelitian ini adalah untuk mengetahui “Hubungan Nilai Spiritual Dengan Mata Pelajaran PKn dalam Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar”. Dalam menjawab permasalahan tersebut, penulis menggunakan jenis penelitian atau instrumen penelitian kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan dan teknik pengumpulan data menggunakan analisis kepustakaan, mencari, mengumpulkan data, membaca dan menelusuri data yang berkaitan dengan objek penelitian. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian adalah Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan mengandung unsur yang sama dan memiliki sedikit kesamaan dalam hal tujuannya yaitu menanamkan nilai-nilai kehidupan bermasyarakat dan bernegara serta akhlak atau akhlak yang mulia. Kata Kunci: pendidikan kewarganegaraan, pendidikan islam, pembentukan karakter
Literasi TIK: Inovasi Berbasis ICT sebagai Alat Evaluasi Penilaian Pembelajaran di Sekolah Dasar Leni Nur'aeni; Salwa Nidaul Jannah; Shafira Ramadhani
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa studi literatur tentang literasi TIK menunjukkan bahwa harus menggabungkan literasi internet, literasi komputer dan literasi informasi, dan menjadi tiga bentuk literasi yang sangat diperlukan dalam banyak aspek kehidupan manusia di abad ke-21. Singkatnya, semakin cepat inovasi keterampilan literasi TIK diterapkan di sebuah sekolah, evaluasi penilaian pembelajaran akan memperoleh hasil yang lebih baik di masa depan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas suatu inovasi berbasis TIK atau ICT dalam penggunaannya sebagai alat evaluasi sekaligus penilaian dalam pembelajaran di tingkat satuan Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner sebagai alat ukur atau instrumen untuk menguji populasi atau sampel. Dari kombinasi ketiga keterampilan literasi yang dibutuhkan saat ini, maka harus ada kolaborasi bersama antara ketiga aspek tersebut agar penguasaan TIK sebagai inovasi menjadi maksimal sehingga pelaksanaan evaluasi penilaian di sekolah dapat mendukung peningkatan kualitas dan kinerja.