cover
Contact Name
Muhammad Hanif
Contact Email
muhammadhanif@upi.edu
Phone
+6282136710440
Journal Mail Official
semnaspendas@upi.edu
Editorial Address
Ruang Jurnal Lantai 1, Gedung Administrasi Kampus UPI di Serang Jl. Ciracas No. 38 A, Serang, Banten 41126
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktis: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Seminar Nasional Pendidikan Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang merupakan seminar rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang. Seminar ini merupakan wadah transfer pengetahuan dan pengalaman pada bidang ilmu pendidikan dasar sesuai perkembangan jaman. Luaran dari seminar ini adalah artikel yang telah dipresentasikan & dipublikasikan dalam Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar secara online ber-ISBN.
Articles 256 Documents
Menceritakan Tokoh Berdasarkan Analisis Unsur Intrinsik Dongeng Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Di Sekolah Dasar Ula Anatia Rolita; Deni Wardana; Widjojoko
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu bahasa yang diajarkan di sekolah dasar adalah bahasa Indonesia. Empat keterampilan yang harus dikuasai siswa agar berhasil belajar bahasa Indonesia di sekolah dasar, salah satunya menulis. Agar pembelajaran menulis lebih efektif, harus menjadi prioritas ketika belajar bahasa Indonesia di sekolah dasar. Oleh karena itu, peneliti berupaya untuk membuat media pembelajaran yang dibuat dari hasil penelitian ini dapat digunakan oleh guru sebagai media pembelajaran alternatif untuk menulis cerita berkisah tokoh yang terdapat dalam teks fiksi dan menghubungkannya dengan unsur intrinsik lainnya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode analisis isi. Subyek penelitian ini adalah unsur intrinsik dalam buku Kumpulan Dongeng Klasik Indonesia. Dari hasil analisis unsur intrinsik yang telah dilakukan dalam penelitian, data yang diperoleh dapat digunakan sebagai media pembelajaran dalam menceritakan tokoh dalam menulis tokoh yang berkaitan dengan unsur intrinsik lainnya berdasarkan teks fiksi di kelas IV sekolah dasar. Unsur intrinsik yang dibahas adalah tokoh, tema, latar, sudut pandang, amanat, dan alur. Media pembelajaran yang dihasilkan berupa power point interaktif.
Model Computational Thinking Pada Kurikulum Merdeka Sebagai Inovasi Pembelajaran Di Sd Annisa Rizky Amalia
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses pendidikan di sekolah, kegiatan belajar mengajar merupakan kegiatan yang paling mendasar. Keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan terutama ditentukan oleh proses belajar mengajar yang dialami oleh siswa. Perbedaan tingkat daya serap antara siswa yang satu dengan yang lainnya terhadap materi pembelajaran menuntut seorang guru untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran agar tidak hanya sekedar menyajikan materi saja, tetapi juga perlu menggunakan metode yang sesuai, disukai, dan memudahkan pemahaman siswa. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Gelar karena sekolah yang kami teliti adalah Sekolah Inklusi Irnanda, dimana banyak yang harus diadaptasi dan diterapkan pada siswa. Hal ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan mereka. Metode penelitian yang peneliti gunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif interaktif dalam teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Judul model pembelajaran sebagai evaluasi pembelajaran merupakan evaluasi inovasi pembelajaran yang tidak hanya dapat diterapkan di kelas inklusi tetapi juga dapat diterapkan di sekolah umum yang tidak menerapkan sistem inklusi. Karena dengan judul tersebut, pembelajaran menjadi lebih kreatif dan inovatif. Hal ini juga akan meningkatkan motivasi belajar siswa dan menjadikan siswa memiliki pemikiran kritis atau pemecahan masalah dalam kehidupan sehari-hari. Karena acara tersebut mengandung unsur-unsur yang dapat meningkatkan perkembangan motorik dan kreativitas serta berpikir kritis. Kata Kunci: kurikulum, pemikiran komputasi, model pembelajaran
Modifikasi Permainan Monopoli Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Bangun Ruang bagi Siswa Kelas IV SD Silfania Yuniar; Indah Suci Hati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemahaman dan minat siswa dalam mempelajari konsep bangun ruang yang mengakibatkan hasil belajar siswa kurang optimal. Karena proses pembelajaran yang masih konvensional, guru jarang menggunakan media pembelajaran sehingga pembelajaran matematika terkesan monoton, membosankan, tidak menarik, dan sulit dipahami siswa. Dengan ini perlu adanya penggunaan media pembelajaran yang tepat dan menarik bagi siswa. Dengan permainan monopoli Budaya Banten yang dimodifikasi sebagai alternatif media belajar untuk kelas empat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konsep yang mencakup pendekatan kualitatif. Metode ini dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum bagaimana permainan monopoli sebagai media pembelajaran yaitu (1) tahap persiapan, (2) tahap pembuatan, (3) tahap finalisasi. Monopoli media berbasis Budaya Banten dirancang sesuai dengan kebutuhan kurikulum pembelajaran, yang dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang ruang dan bangunan budaya di Banten. Monopoli berbasis budaya Banten mendapat respon yang sangat baik dari beberapa siswa SD IV yang pernah menggunakannya. Hasil penelitian ini direkomendasikan untuk guru sekolah dasar, dan untuk peneliti selanjutnya.
Pemanfaatan Aplikasi Canva sebagai Alternatif Media Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Indah Permatasari
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran online menuntut guru untuk berpikir kreatif dan inovatif untuk menarik minat siswa. Media pembelajaran menjadi faktor utama dalam membantu guru mewujudkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif lain dalam penggunaan aplikasi kanvas sebagai media pembelajaran virtual kreatif di sekolah dasar. Dengan demikian, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian penggunaan metode studi pustaka dapat dilakukan dengan cara mencari dan menganalisis sumber-sumber tertulis yang telah dijadikan bahan untuk memecahkan masalah yang ingin peneliti pecahkan dengan membahas secara mendalam informasi yang berkaitan dengan topik penelitian. Setelah menganalisis data, kemudian dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini membuktikan bahwa aplikasi Canva dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah fungsi pelengkap Canva adalah (1) Canva memudahkan guru dalam membuat media pembelajaran, (2) meningkatkan proses pembelajaran online Canva. Fungsi substitusi Canva adalah (1) Aplikasi Canva meningkatkan media pembelajaran secara efektif, (2) Media pembelajaran Canva mudah didistribusikan kepada siswa (3) Aplikasi Canva dapat membantu kebutuhan teknologi. Artinya, fungsi Canva diperoleh dalam penelitian ini.
Pemanfaatan Film Sepatu Dahlan Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Karakter Di Sd Kelas Tinggi Maghfiroh Wachidah Rohmah; Minhatul Mustahiyah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia pendidikan. Permasalahannya adalah mengenai penurunan nilai karakter saat ini. Karakter anak bangsa yang semakin terdistorsi menjadi sorotan dan perhatian dunia pendidikan. Pasalnya, banyak sekali permasalahan yang menunjukkan lemahnya karakter positif anak bangsa dalam dunia pendidikan. Pengaruh globalisasi dan pertukaran budaya asing mampu mengikis nilai-nilai karakter yang ada pada anak-anak yang masih belum memahami baik atau tidaknya budaya asing. Pendidikan merupakan investasi paling berharga berupa peningkatan kualitas sumber daya manusia yang nantinya akan digunakan untuk membangun suatu bangsa menjadi bangsa yang besar dan maju. Pendidikan karakter merupakan proses pendidikan holistik yang menghubungkan dimensi moral dengan ranah sosial dalam kehidupan peserta didik sebagai landasan terbentuknya generasi berkualitas yang mampu hidup mandiri dan memiliki prinsip kebenaran yang dapat dipertanggungjawabkan. Film yang dimaksud di sini adalah film sebagai alat audio visual untuk pelajaran, informasi atau konseling. Film atau media pembelajaran berbasis audio visual dapat menyalurkan esensi pesan moral di dalamnya dengan memanfaatkan indera pendengar dan penglihatan. Secara umum media audio visual menurut teori kerucut pengalaman Edgar Dale memiliki efektifitas yang tinggi dibandingkan dengan media visual atau audio saja. Tidak dapat dipungkiri sejak zaman dahulu bahwa nilai karakter dalam kehidupan manusia merupakan hal yang sangat penting. Oleh karena itu, hal ini menjadi tantangan bagi para pendidik di Indonesia agar peserta didik dan anak bangsanya memiliki karakter yang baik, membawa manfaat dan memberikan solusi bagi masyarakat sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai karakter positif dalam film Sepatu Dahlan dan relevansinya dengan nilai pendidikan karakter pada anak sekolah dasar. Diharapkan penelitian ini dapat dijadikan acuan bagi pendidik untuk menanamkan nilai-nilai moral positif guna membentuk karakter anak menjadi lebih baik dan tidak mengalami penyimpangan lagi melalui media pembelajaran yaitu penggunaan film sepatu Dahlan.
Pemanfaatan Media Pembelajaran TTS Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas Tinggi SD Putri Yohana Malemta Sinuraya; Resti Wicitra Anggraini; Adelia Enov
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetensi pembelajaran IPA dapat diperoleh secara optimal manakala siswa dapat mengolah dan memahami materi pembelajaran yang diberikan, yang tidak terlepas dari peran seorang guru yang dituntut untuk melakukan pembaharuan. Pada kenyataannya pembelajaran IPA di sekolah dasar masih belum dilaksanakan secara maksimal di beberapa sekolah dasar. Proses pembelajaran di sekolah dasar memiliki kecenderungan metode tertentu dan jarang memperhatikan tingkat pemahaman siswa terhadap informasi yang disampaikan sehingga siswa menjadi pasif. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh media pembelajaran teka-teki silang terhadap motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar sekolah menengah atas. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi dan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Prosedur analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah penulis sendiri. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh antara media pembelajaran teka-teki silang terhadap motivasi dan hasil belajar siswa kelas atas di sekolah dasar. Hal ini dibuktikan dari beberapa penelitian yang relevan dengan kesimpulan yang sama. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi guru dalam menggunakan media pembelajaran teka-teki silang untuk mencapai motivasi dan hasil belajar siswa.
Pemanfaatan Permainan Puzzle dalam Pembelajaran IPS pada Materi Membaca Peta di Kelas IV SD Anisa Salsabila; Ita Rustiati Ridwan; Susilawati
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membaca peta merupakan materi penting dalam pembelajaran IPS sejak SD di kelas IV silabus. Tujuan siswa mempelajari peta adalah agar mereka dapat membaca peta, seperti mengetahui beberapa daerah, deskripsi permukaan bumi, juga mengetahui tentang simbol-simbol pada peta. Berdasarkan observasi awal peneliti di SDN Lialang, guru tidak menggunakan media pembelajaran. Sebaliknya, mereka menggunakan satu-satunya metode verbal. Hal ini membuat pembelajaran menjadi pasif dan membosankan. Oleh karena itu peneliti menggunakan puzzle peta sebagai media dan metode pembelajaran, dengan harapan dapat mengetahui proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar peta siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan menggunakan model dari Kemmis dan MC Taggart. Hasil penelitian ini pada kegiatan belajar siswa pra siklus, siswa mendapat 48%, kemudian setelah teka-teki peta dilaksanakan pada siklus I meningkat menjadi 68% dan meningkat lagi menjadi 85,3% pada siklus II. Selain itu, hasil belajar siswa juga meningkat. Pada awal pra-siklus sebelum menggunakan teka-teki peta, hanya 28%. Pada siklus I setelah penerapan puzzle, persentase ketuntasan meningkat menjadi 48%. Dan meningkat lagi pada siklus II, menjadi 84%.
Pembentukan Nilai Karakter Siswa Menggunakan Digital Film Nussa Dan Rara Sebagai Media Belajar Untuk Sekolah Dasar Rifki Hidayat
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan di sekolah tidak hanya menyangkut materi pelajaran yang biasa diajarkan tetapi juga guru mendidik anak agar memiliki nilai-nilai akhlak mulia dan budi pekerti yang baik. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki karakter yang baik, sebagai cerminan bangsa. Teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Teknologi digital dapat berdampak baik atau buruk bagi penggunanya tergantung bagaimana kita menggunakannya. Dengan demikian peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kepustakaan, yang dapat dilakukan dengan mencari dan menganalisis sumber-sumber tertulis yang telah ditulis sebelumnya sebagai bahan untuk memecahkan masalah yang ingin peneliti pecahkan dengan cara mendeskripsikan secara mendalam. informasi yang berkaitan dengan topik penelitian. Setelah menganalisis data, kemudian dikumpulkan dan dianalisis. Penelitian ini membuktikan bahwa film Nussa dan Rara memiliki nilai-nilai karakter seperti aspek keyakinan akan adanya Tuhan, aspek praktik peribadatan dengan menunaikan salat dan kurban, aspek pengalaman dan penghayatan dengan perasaan tenteram ketika berdoa, takut berbuat dosa, dan menjadi bersyukur kepada Tuhan, aspek pengetahuan dengan mengetahui aturan dan peraturan. cara beribadah seperti etika ke kamar mandi dan sopan santun tetangga, aspek perilaku dengan melakukan hal-hal yang disukai Allah sesuai dengan aturan dan norma agama yang berlaku di masyarakat seperti menjaga kebersihan, membantu, memberi sedekah, meminta maaf, memaafkan, menjaga persahabatan dengan teman setia dan kebersamaan. Berdasarkan nilai-nilai karakter yang terkandung dalam film Nussa dan Rara dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran di sekolah dasar untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: film, media, karakter nussa dan rara
Pembinaan Karakter Bangsa Berdasarkan Kearifan Lokal Hanna Nazhifa
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berfokus pada kajian pengembangan karakter berbasis kearifan. lokal di sekolah dasar. Bentuk penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan (librarianship). Analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data dan analisis data. kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penanaman pendidikan kearifan lokal berbasis karakter di sekolah dasar dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran, pengembangan budaya sekolah, seperti kegiatan rutin, kegiatan spontan, keteladanan, AC dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, tari dan karavan. (2) Proses penanaman karakter berbasis kearifan lokal dilakukan dengan beberapa cara, yaitu: sekolah, terutama sekolah dasar, termasuk integrasi ke dalam pembelajaran, budaya sekolah, kegiatan ekstrakurikuler dan pengkondisian udara. Kata Kunci: pendidikan karakter, kearifan lokal, sekolah dasar
Pembinaan Nilai-Nilai Karakter Siswa Melalui Kegiatan Upacara Bendera Senin di SDN Curug Kota Serang Dede Ibnu Romdoni; Darmawan; Firman Robiansyah
Proseding Didaktis: Seminar Nasional Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2022): DIDAKTIS 7: Proseding Seminar Nasional Pendidikan Dasar 2022
Publisher : Program Studi PGSD Kampus UPI di Serang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peran besar dalam mengupayakan terbentuknya nilai-nilai karakter bagi peserta didik, sehingga menjadikan peserta didik yang berkarakter baik. Sejalan dengan fungsi pendidikan yang salah satunya untuk membentuk watak dan peradaban bangsa yang bermartabat, namun nyatanya kemerosotan moral masih tetap ada dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan proses pelaksanaan Upacara Bendera Senin, kemudian menganalisis nilai-nilai karakter yang dibina dalam kegiatan tersebut, serta implikasi dari kegiatan tersebut dalam pembinaan nilai-nilai karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Upacara bendera Senin dimulai pukul 07.00 WIB. meliputi persiapan, pelaksanaan acara inti sesuai naskah penyaji, dan acara di luar naskah seperti pengumuman pemenang prestasi, operasi semut dan cuci tangan sebelum masuk kelas. Hasil analisis pada kegiatan tersebut terdapat 12 nilai karakter. Kemudian implikasi tersebut dibuktikan dengan hasil angket yaitu 93% siswa yang menjawab benar dan 7% siswa yang menjawab salah. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa Upacara Bendera Senin menunjukkan implikasi yang signifikan bagi pembinaan nilai-nilai karakter siswa.