cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2023): April" : 9 Documents clear
EFEK PEMBERIAN AIR REBUSAN DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP HORMON KORTISOL PADA MENCIT YANG DIINDUKSI DEPRESI Suhadia, Maria Hyasinta Vanesa Putri; Luthfiyyah, Sri; Tika, Debek Bini Dita Rahayu Mayang; Amanu, Aurelya Putri; Mentari, Diani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3633

Abstract

Depresi dapat meningkatkan kadar kortisol hingga 20 kali. Daun sirsak (Annona muricata L.) memiliki banyak manfaat, salah satunya karena kandungan antioksidan yang terdapat di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas penggunaan air rebusan daun sirsak sebagai anti depresi dengan melihat kadar kortisol pada mencit yang diinduksi depresi. Stressor dan air rebusan daun sirsak diberikan selama 7 hari. Pengukuran hormon kortisol menggunakan metode ELISA. Deteksi senyawa pada rebusan daun sirsak menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dengan pereaksi semprot FeCl3. Hasil analisis KLT menunjukkan bahwa pada air rebusan daun sirsak mengandung senyawa fenol. Hasil analisis hormon kortisol menunjukkan bahwa pemberian air rebusan daun sirsak mampu menghambat pembentukan kortisol pada mencit yang diinduksi stresor. Hal ini juga terlihat dari peningkatan berat badan mencit yang diberikan air rebusan daun sirsak mengalami kenaikan mencapai 15,48- 28,05% dibandingkan dengan kontrol negatif yang hanya meningkat 4,82%.
ANALISIS JENIS-JENIS MANGROVE DI PULAU KAKABAN, KP. PAYUNG-PAYUNG, KECAMATAN MARATUA, KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR Rani, Rani; Sarmansyah, Sarmansyah; Ridwan, Iin
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.1186

Abstract

Mangrove memiliki signifikansi yang besar bagi kehidupan di daerah pesisir. Vegetasi ini memiliki peran yang penting dalam melindungi pantai dan menjaga keanekaragaman hayati melalui ekosistem mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami sebaran mangrove di Pulau Kakaban, Kepulauan Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan teknik jelajah. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat jenis mangrove yang dapat diamati di Danau Kakaban, yaitu Avicennia alba, Bruguiera gimnorrhiza, Ceriop decandra, dan Sonneratia alba. Analisis dilakukan melalui metode survei dengan teknik jelajah, di mana lokasi penelitian dijelajahi, sampel diambil, dan dokumentasi dilakukan. Lokasi ini merupakan daerah yang banyak dihuni oleh pohon mangrove dengan substrat berlumpur dan sedikit berpasir. Selain mempelajari vegetasi mangrove, penelitian ini juga melakukan pengukuran salinitas (kadar garam) dan pH (derajat keasaman) perairan di Pulau Kakaban. Nilai pH berada dalam rentang yang dapat ditoleransi oleh pertumbuhan mangrove, yaitu sekitar 5,0-8,0. Nilai pH air merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas perairan. Selain itu, salinitas perairan mencapai 32%, kondisi ini sangat mendukung pertumbuhan dan perkembangan mangrove. Komposisi substrat yang didominasi oleh lumpur juga memberikan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan optimal tanaman mangrove jika dibandingkan dengan komposisi substrat berpasir.Kata Kunci: Kabupaten Berau, Kepulauan Kakaban, Parameter, Vegetasi Mangrove.
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI PADA MATERI VERTEBRATA KELAS X DI SMAN 3 PASURUAN Qomariyah, Jamilatul; Ardiansyah, Reza
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.2979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara pengembangan produk dan kelayakan modul biologi pada materi verebrata kelas X di SMAN 3 Pasuruan. Modul biologi pada materi vertebrata dikembangkan menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono. Hasil validasi ahli materi didapatkan bahwa produk yang dikembangkan memperoleh kategori layak dengan persentase kelayakan 75 %, ahli media memperoleh kategori layak dengan persentase kelayakan 73,71 %, penilaian guru biologi memperoleh kategori layak dengan persentase kelayakan 72,5% dan dari tanggapan peserta didik memperoleh persentase kelayakan sebesar 83,33% sehingga modul biologi pada materi vertebrata sangat layak digunakan sebagai sumber belajar dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini hanya dilakukan dalam skala terbatas sehingga perlu dikembangkan ke lingkup yang lebih luas.
EKSPRESI KREATIF FRAMEWORK: MENGGABUNGKAN MENGGAMBAR DAN BIOLOGI DALAM PEMBELAJARAN SD Sidhartatik, Dwi; Aliwafa, Aliwafa
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3848

Abstract

Pendidikan anak sekolah dasar (SD) membutuhkan pendekatan yang inovatif dan holistik untuk memastikan pembelajaran yang konstruktivistik dan bermakna. Dalam paper ini, kami memperkenalkan kerangka konseptual "Ekspresi Kreatif" yang menggabungkan konsep menggambar dan biologi dalam pembelajaran anak SD. Pendekatan ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan berpikir visual, pemahaman konsep biologi yang lebih dalam, serta keterampilan sosial melalui kegiatan terintegrasi yang merangkul seni dan ilmu pengetahuan. Dalam "Ekspresi Kreatif", anak-anak dihadapkan pada kegiatan menggambar organisme dan konsep-konsep biologi. Melalui menggambar, mereka dapat memvisualisasikan struktur tubuh, fitur khusus, dan interaksi organisme dengan lingkungan. Konsep biologi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami. Setelah kegiatan menggambar, sesi refleksi dan diskusi dilakukan untuk mendalamkan pemahaman anak-anak. Namun, ada beberapa potensi penelitian di masa depan yang perlu dieksplorasi untuk memperluas pemahaman tentang framework ini. Penelitian yang lebih mendalam tentang efektivitas pendekatan "Ekspresi Kreatif" dalam meningkatkan pemahaman konsep biologi, peran guru dalam implementasi, dan pengaruh jangka panjang terhadap minat dan keberlanjutan pemahaman konsep biologi anak-anak SD dapat memberikan wawasan yang berharga.Kata kunci : framework, menggambar, biologi, ekspresi, kreatif
IDENTIFIKASI PLANKTON DAN BENTOS DI SUNGAI TAMANROYA KECAMATAN BONTOMANAI KABUPATEN KEPULAUAN SELAYAR Rusmidin, Rusmidin; Samsi, Andi Nur
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3900

Abstract

Plankton dan bentos sangat penting peranannya karena dapat dijadikan sebagai bioindikator. Kelompok ini dapat menjadi indikator kesehatan lingkungan. Pengambilan sampel dilakukan di muara sungai Tamanroya di Desa Parak, Kabupaten Kepulauan Selayar pada bulan Juli 2020. Sampel plankton diambil dengan cara menyaring air dengan menggunakan plankton net. Sampel bentos diambil secara random dengan menggunakan plot ukuran 1x1 m2 pada lokasi penelitian. Analisis yang dilakukan yaitu indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Indeks keanekaragaman menunjukkan nilai stabil (H’= 2,608), indeks keseragaman menunjukkan nilai mendekati 1 (E = 0,843), dan indeks dominansi mendekati 0 (C = 0,127) pada kelompok fitoplankton. Indeks keanekaragaman menunjukkan nilai sedang (H’= 1,480), indeks keseragaman menunjukkan nilai mendekati 1 (0,920), dan indeks dominansi mendekati 0 (C = 0,253) pada kelompok zooplankton. Indeks keanekaragaman menunjukkan nilai rendah (H’= 0,283), indeks keseragaman menunjukkan nilai mendekati 1 (C = 0,905), dan indeks dominansi mendekati 0 (E = 0,283)pada kelompok bentos. Kondisi muara sungai Tamanroya tergolong belum tercemar berdasarkan indeks keanekaragaman plankton. Jika berdasarkan nilai indeks keanekaragaman bentos, maka tergolong tercemar berat.
HAKIKAT SAINS (NATURE OF SCIENCE) DAN PERAN PENTINGNYA DALAM PEMBELAJARAN IPA Listiani, Listiani
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3903

Abstract

Hakikat sains atau NOS memiliki peran penting dalam pembelajaran sains. Namun, NOS masih belum menjadi perhatian yang penting dalam kurikulum di Indonesia. Hal ini menyebabkan kurangnya pemahaman guru dan siswa terkait NOS. Sementara itu, penelitian menunjukkan bahwa dengan memahami NOS dapat memudahkan peserta didik untuk memahami sains dari segi konsep maupun konteks. Hal ini dikarenakan dengan NOS, sains disajikan sebagai sebuah proses pencarian informasi, bukan sebagai sebuah produk. Hal lain yang penting bagi pembelajaran IPA terkait NOS adalah aspek–aspek yang terkandung di dalamnya. Aspek–aspek NOS seperti tentativeness, subjectivity, observation dan inference menunjukkan bahwa sains adalah sebuah proses pencarian ilmu pengetahuan. Dengan memahami sains sebagai sebuah proses, peserta didik juga dapat terhindar dari miskonsepsi atau kesalahan dalam memahami konsep–konsep sains. Oleh karena itu, penting untuk memahami tentang NOS dan mengimplementasikannya dalam pembelajaran sains.
EFEKTIVITAS KOMBINASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) KULIT BAWANG MERAH (Allium cepa L.), KOTORAN KAMBING, LIMBAH IKAN, DAN AIR LERI TERHADAP PERTUMBUHAN MENTIMUN (Cucumis sativus) Rezeki, Desi Tri; Jayati, Ria Dwi; Harmoko, Harmoko; Lestari, Fitria
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian kombinasi pupuk organik cair kulit bawang merah, kotoran kambing, limbah ikan dan Air cucian beras terhadap pertumbuhan dan produktivitas mentimun. jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan lima kali ulangan, data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan uji lanjutan Beda Nyata Jujur (BNJ). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang tidak siknifikan pada pemberian kombinasi pupuk organik cair, kulit bawang merah, kotoran kambing, limbah ikan dan air cucian beras terhadap pertumbuhan mentimun
ANALISIS HASIL BELAJAR KOGNITIF MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATA KULIAH GENETIKA DASAR Retnaningati, Dewi; Ibrahim, Ibrahim; Ilma, Silfia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3892

Abstract

Hasil belajar merupakan salah satu hal penting dari proses pembelajaran, sehingga untuk mencapai hasil belajar yang baik diperlukan kemampuan kognitif yang baik pula. Hal ini memberikan tantangan kepada pendidik untuk berinovasi dalam menentukan model/metode pembelajaran dan pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Hasil belajar kognitif peserta didik perlu dievaluasi sehingga pada proses pembelajaran berikutnya dapat dikembangkan model/metode pembelajaran serta penggunaan media yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar kognitif mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi di Universitas Borneo Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes kognitif. Data nilai mahasiswa diperoleh dari hasil evaluasi materi pada mata kuliah Genetika Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki hasil belajar kognitif “sangat baik” sebesar 16,67%, “baik” sebesar 50%, dan “cukup” sebesar 33,33%.
STUDI MORFOLOGI DAN FENETIK IKAN SIDAT (Anguilla sp.) DI KABUPATEN MALINAU, PROVINSI KALIMANTAN UTARA Halimah, Putri; Nursia, Nursia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.4124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi dan fenetik ikan sidat (Anguilla sp.) di wilayah Kabupaten Malinau sebagai potensi lokal. Lokasi penelitian di Sungai Kabupaten Malinau dengan tiga satasiun yaitu Sungai Malinau Kota, Sungai Malinau Seberang dan Sungai Taras. Metode pengumpulan data menggunakan metode penangkapan secara langsung. Identifikasi dilakukan di Kabupaten Malinau. Parameter yang diukur yaitu Morfologi dan Fenetik ikan sidat (Anguilla sp.). Adapun parameter penunjang berupa faktor lingkungan yang meliputi pH, suhu, Total Dissolve Solid (TDS) dan Dissolved oxigen (DO). Hasil dari penelitian, penulis menyimpulkan ikan sidat yang ditemukan di Kabupaten Malinau yaitu Anguilla celebenensis sebanyak 12 individu dengan karakteristik morfologi yaitu berbentuk ular berwarna gelap dengan corak kuning kecoklatan, permukaan kulit berlendir, sirip ekor meruncing, mulut berbentuk terminal, struktur gigi carniform, sirip dubur, sirip dada dan sirip punggung menyatu. Dendogram temuan sidat di Malinau yang terbentuk memiliki 1 klad dengan nilai similaritas 80%.

Page 1 of 1 | Total Record : 9