cover
Contact Name
Intan Daryaswanti
Contact Email
wuj@stikeskesdamudayana.ac.id
Phone
+6289689319036
Journal Mail Official
wuj@stikeskesdamudayana.ac.id
Editorial Address
Stikes Kesdam IX/Udayana Denpasar, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
ISSN : 26566915     EISSN : 26850680     DOI : 10.47859
jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, managemen, komputer dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 107 Documents
Evaluasi Pelaksanaan Supervisi dengan Menggunakan Metode Coaching di RSIA Bunda Denpasar Prihandhani, IGAA Sherlyna; Widiastuti, Putu; Trisna, Made Oktaviani Bulan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.711

Abstract

Background: Hospitals are a key pillar of the healthcare system, providing complex services to improve public health. Nursing care is an essential part of hospital function, aiming to maintain optimal public health. Nursing care is a professional service focused on individuals, families, groups, and communities, both in health and illness. Purpose: evaluation efforts for the implementation of supervision using the coaching method at Bunda Denpasar Women's and Children's Hospital.. Method: The training method will be conducted face-to-face for one month in four sessions. The sessions consist of a pre-test assessment, lectures, video screenings, targeted mentoring, and a post-test assessment. Results: Based on the pre-test results, the effectiveness of supervision was 65, and after the coaching intervention, the post-test score was 97. Conclusion: This demonstrates that the use of coaching in supervision improves performance and service delivery. Supervision in the nursing context is the process of monitoring and guidance carried out by direct superiors, such as ward heads, to ensure the implementation of nursing care meets established standards.
Pendidikan Kesehatan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Kesehatan Mental Wenny Nugrahati Carsita; Kusumawati, Mira Wahyu; Basir, Muhammad Ichsan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.717

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan komponen fundamental dalam menunjang kesejahteraan individu, khususnya pada masa remaja yang merupakan fase rentan terhadap berbagai tekanan kehidupan serta dinamika perkembangan emosional. Masalah kesehatan mental yang dialami pada masa remaja dapat memberikan dampak jangka panjang hingga masa dewasa. Kegagalan dalam menangani kondisi kesehatan mental berpotensi menimbulkan konsekuensi negatif terhadap kesehatan fisik maupun psikologis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang upaya pencegahan kesehatan mental. Metode: Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode ceramah dan sesi tanya jawab. Prosedur kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan pemberian pendidikan kesehatan dan diakhiri dengan post-test. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas XI-1 berjumlah 30 orang. Hasil: Diketahui adanya peningkatan rata-rata skor dari 85 pada pre-test menjadi 93 pada post-test setelah pelaksanaan kegiatan. Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan risiko gangguan kesehatan mental pada remaja.
Edukasi Manajemen Dehidrasi Menggunakan “TERHIDRASI” pada siswa di SMA Negeri 1 Martapura Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.739

Abstract

Latar Belakang:Dehidrasi dapat menurunkan daya tahan fisik dan mengganggu fungsi tubuh. Aktivitas fisik yang tinggi pada siswa berisiko menyebabkan dehidrasi, terutama jika pengetahuan tentang pencegahan dan penanganannya masih rendah. Edukasi mengenai manajemen dehidrasi penting dilakukan agar siswa mampu mencegah dan menangani dehidrasi dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dehidrasi dan manajemen dehidrasi melalui sosialisasi edukatif. Metode: Peserta yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 1 Martapura sebanyak 37 orang. Metode pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan penyuluhan interaktif serta penggunaan website “TERHIDRASI” sebagai alat bantu deteksi status hidrasi. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai pengertian, tanda, dampak, dan pencegahan dehidrasi setelah dilakukan edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 64,9% menjadi 81,1%. Sosialisasi edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Simpulan: Kegiatan ini merekomendasikan agar sosialisasi mengenai manajemen dehidrasi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, disertai pembiasaan membawa air minum sendiri dan penyediaan fasilitas isi ulang air minum oleh pihak sekolah untuk mendukung perilaku hidrasi sehat siswa.   Kata kunci: manajemen, dehidrasi, prototype, remaja
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Pemanfaatan Seledri (Apium graveolens L.) sebagai Antimikroba Sari, Putri Eka; Suprapti, Tati; Elsha, Dwi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.744

Abstract

Infections caused by pathogenic microorganisms remain a major health challenge. One preventive promotive effort to reduce infection incidence is through the use of traditional medicinal plants, such as celery (Apium graveolens L.) which is known to have antimicrobial activity. This community service program aimed to increase the knowledge of PKK cadres in Klender Urban Village regarding the antimicrobial benefits of celery through educational outreach. The activity was held on June 12, 2025, involving 14 PKK cadres as participants. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires, analyzed using the Wilcoxon test. The results showed a significance value of 0.002 (p<0.05), indicating a significant increase in knowledge after the intervention. The average percentage of correct answer increased by 37.2%. Additionally, all of participants demonstrated good knowledge levels in the post-test and none were in the poor category. These findings indicate that education through outreach is effective in improving community understanding of celery’s antimicrobial potential. Local plant-based education is expected to be a sustainable preventive strategy to improve public health.Keywords: education, celery, antimicrobial, knowledge PKK cadres
Mindfull Meditation Sebagai Media Relaksasi Bagi Masalah Mental Emosional Pada Remaja di Kota Pekalongan Martani, Rahajeng Win; Nahdliyyah, Ade Irma; Saarah, Siti; Firdaus, Mohammad Adnan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.749

Abstract

Background: Adolescence is a developmental period characterized by emotional instability and vulnerability to mental health problems such as anxiety, stress, and low self-esteem. The increasing prevalence of emotional and mental issues among adolescents in Pekalongan City highlights the need for effective and accessible relaxation interventions. Methods: This community service program aimed to introduce and implement mindful meditation as a relaxation medium to help adolescents manage emotional and mental problems. The activity was carried out at SMP Negeri 13 Pekalongan through health education, guided meditation sessions, and reflection activities involving 23 students. Results: Evaluation results showed an increase in participants’ understanding of mindfulness and their ability to practice relaxation independently. Participants also reported reduced emotional tension and improved mood after regular meditation sessions. Conclusion: The findings suggest that mindful meditation can serve as a simple, low-cost, and effective strategy to promote emotional well-being among adolescents. Further programs are recommended to integrate mindfulness-based practices into school health promotion activities
Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Bencana di Komunitas Melalui Optimalisasi Pelaku Wisata Berbasis Tourism Health Nursing Januarti, Luluk; Yulianto, Sofi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.750

Abstract

Community preparedness for disasters and emergencies is an essential component in reducing morbidity and mortality. This community service program aimed to empower the community in emergency response through optimizing the role of tourism actors based on Tourism Health Nursing in Versel Village, Pasean District. The methods implemented included socialization, risk screening, the establishment of health cadres, the development of an emergency response handbook, creation of health education media, as well as training and simulation activities. The training covered topics such as recognizing emergency conditions, management of cardiac arrest and respiratory failure, choking, first aid (P3K), utilization of household materials in emergency response, management of febrile seizures, and stress management. The results showed a significant improvement in cadres’ understanding, where prior to education, training, and simulation, most participants (60%) had low comprehension, while after the intervention, almost all (90%) demonstrated good understanding. These findings indicate that the program successfully enhanced the capacity and preparedness of the community—particularly health cadres—in managing emergencies and disasters within the tourism-based community environment.
Inovasi Produksi MP-ASI Lokal Berbasis Komunitas di Desa Blang Teue Kota Lhokseumawe Ardilla, Arista; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Sutrisna, Eka; Aulia, M. Kahfi; Maulida, Husna; Yasmine, Dian; Maula, Zaqiul; Irawan, Silvia; Azwani, M. Faza Raka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada Vol. 7 No. 2 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47859/wuj.v7i2.751

Abstract

Background: Stunting remains one of the leading public health problems in Indonesia, including in Blang Teue Village, Lhokseumawe City, where the prevalence reaches 27.6%. Purpose: This community service program aimed to develop an innovative community-based production model for locally sourced complementary feeding (MP-ASI) through the empowerment of PKK women’s groups and Posyandu cadres. The program focused on improving nutritional knowledge, production skills, and digital capabilities related to child growth monitoring. Methods: The Participatory Action Research (PAR) approach was employed through several stages, including identification of local food resources, training on the production of nutrient-dense complementary foods made from mackerel and moringa leaves, and digital education for promotion and child growth recording using Google Sheets. Results: The program demonstrated significant improvements, including an increase in knowledge related to stunting prevention (participants in the “good” category rose from 5% to 72.5%), enhanced production skills for NABUNG complementary food (85%), and improved digital literacy among Posyandu cadres in creating educational media and recording child growth data. Conclusion: This program successfully developed an innovative community-based MP-ASI production model that not only supports stunting prevention but also strengthens digital literacy and fosters community independence in managing child nutrition

Page 11 of 11 | Total Record : 107