cover
Contact Name
Yusuf Budi Prasetya Santosa
Contact Email
prasetyabudi29@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.estoria@unindra.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tengah No.80, RT.6/RW.1, Gedong, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13760
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
ISSN : 27744876     EISSN : 27744868     DOI : https://doi.org/10.30998/je.v1i1
Publishes articles in provides space for academic debate and critical thinking to explore: 1. History Education ; from all areas such as formal and informal education systems, comparative education, and policy in a range of settings. 2. History ; from all areas and periods and has played an important role in integrating work in Indonesia history with historical analysis. 3. Culture ; from all areas with ethnography approach. 4. Social Science ; from all areas such as philosophy, politics, sociology and other fields of inquiry. 5. Humanities ; from all fields such as archeology, philosophy and anthropology.
Articles 55 Documents
KELOMPOK PETANI KOPI DAYA SINDORO; UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA TLAHAB, TEMANGGUNG, JAWA TENGAH Pramita, Diandra Chintia; Suhartini, Suhartini; Wahyudin, Wahyudin
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2025): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v6i1.4464

Abstract

Desa Tlahab, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, merupakan salah satu wilayah penghasil kopi dengan kualitas yang berpotensi menembus pasar premium, hal ini didukung oleh fakta bahwa Kopi Posong Desa Tlahab memenangkan juara 3 Kontes Kopi Spesialiti Indonesia pada 2014, dan mengikuti pameran Speciality Coffee Association of Amerika di Atlanta. Meskipun memiliki kondisi alam yang mendukung, kontribusi sektor kopi terhadap perekonomian desa masih terbatas akibat rendahnya nilai tambah yang dihasilkan di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi kopi Desa Tlahab melalui tiga modal utama: modal alam, modal sosial, dan modal ekonomi. Penelitian menggunakan metode deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan perangkat desa, pembagian kuesioner ke pelaku UMKM, observasi lapangan, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal alam berupa ketinggian lahan, iklim sejuk, kesuburan tanah, serta dikelilinginya tanaman tembakau dengan tanaman lain memberikan keunggulan bagi kopi Posong Desa Tlahab. Modal sosial tercermin dari adanya Kelompok Tani Daya Sindoro dan berbagai UMKM kopi, meskipun partisipasi dalam rantai pasok masih rendah. Modal ekonomi didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, namun terkendala oleh keterbatasan akses permodalan, teknologi pengolahan, dan jaringan pemasaran. Modal ekonomi didukung oleh permintaan pasar yang terus meningkat, namun masih terkendala keterbatasan akses permodalan dan jaringan pemasaran. Meski pada Desember 2024 Desa Tlahab telah menerima bantuan teknologi pengolahan berupa mesin pengering kopi dari Presiden Joko Widodo, pemanfaatannya belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan peningkatan kapasitas produksi dan daya saing pasar. Pemetaan potensi ini diharapkan menjadi dasar perumusan strategi pengembangan kopi berbasis kekuatan lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
DINAMIKA PROPAGANDA PKI 1914-1948: CIKAL BAKAL GERAKAN KOMUNIS DI INDONESIA Efendi, Via Dewi; Nugraha, Ali Wahab; Syifa, Uzlifatu
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2025): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v6i1.3940

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika propaganda Partai Komunis Indonesia (PKI) dari tahun 1914 hingga 1948, yang diawali dengan berdirinya Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) oleh Sneevliet di Semarang. Transformasi ISDV menjadi PKI pada tahun 1920 menandai babak baru dalam perjuangan ideologi komunisme di Indonesia. PKI menggunakan berbagai strategi propaganda, termasuk menyusup ke organisasi-organisasi nasional, memanfaatkan media cetak, memobilisasi pekerja dan petani, serta mengorganisasi pemogokan dan demonstrasi, untuk memperluas pengaruhnya. Peran media cetak, seperti Het Vrije Woord dan Sinar Hindia, sangat penting dalam menyebarluaskan ideologi Marxisme-Leninisme. Selain itu, PKI memanfaatkan ketidakpuasan rakyat terhadap kebijakan kolonial untuk membangun basis massa yang kuat. Gerakan PKI berikutnya adalah pemberontakan 1926-1927, yang menunjukkan kemampuan partai untuk memobilisasi massa melawan sistem kolonial. Setelah kemerdekaan Indonesia, PKI aktif di wilayah Madiun pada tahun 1948. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana strategi propaganda PKI beradaptasi dengan kondisi setempat dan berkontribusi terhadap perkembangan gerakan politik di Indonesia.
Nilai-Nilai Simbolik dalam Kesenian Tradisional Betingkah Alu Selesung di Desa Ceruk Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau saputra, al.iklas febriyan
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2025): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v6i1.3340

Abstract

Traditional arts are a cultural system that lives and develops in society as a form of expression that emerges from within the community. The development of the times has caused changes in all fields, including art. Traditional arts began to be neglected and finally destroyed and replaced by modern art. This research aims to find out: the history of the art of Betingkah Alu Selesung and its symbolic meaning in the traditional art of Betingkah Alu Selesung on Bunguran Island in general and Ceruk Village, Northeast Bunguran, Natuna Regency in particular. This research uses a qualitative descriptive method of analysis, qualitative research has two main things, namely: describe-reveal and describe-explain. Data collection by means of observation, interviews, documentation, and literature studies. Data analysis includes: data reduction, data presentation, and verification. The results of the study concluded that the art of Betingkah Alu Selesung has existed since ancient times every harvest season. According to   oral history, this art was created from the king's competition so that there was an art that could entertain the community. The symbolic meanings contained in this art include: Betingkah Alu Selesung means hitting a mortar; alu-mortar is a symbol of gender, a symbol of fertility; togetherness, Betingkah Alu Selesung cannot be done alone, must be done in groups; the shape of the pestle symbolizes the cardinal direction; and religiously, this art is an expression of gratitude for the harvest to God Almighty.Keywords: Symbolic, Artistic, and Traditional
Makna Pemberian Ulos dalam Tradisi Mangompoi Bagas Adat Batak Toba di Kota jambi Nababan, Cendana NR; Manullang, Anny Rutmauli; Sinurat, Junita Yosephine; Purnomo, Budi
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2025): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v6i1.4455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna pemberian Ulos dalam konteks Tradisi Mangompoi Bagas. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif yakni mengekplorasi adat istiadat yang berkaitan dengan tradisi ini. Penelitian ini mengidentifikasikan bahwa pemberian Ulos dalam tradisi ini mengandung arti yang sangat penting, yang meliputi restu dan doa, simbol kasih sayang, ikatan keluarga, perlindungan, dan tanda kebanggaan. Tradisi Mangompoi Bagas dikalangan Suku Batak Toba di Kota Jambi merupakan sebuah upacara kebudayaan yang dilaksanakan saat memasuki rumah yang baru, melambangkan rasa syukur dan permohonan untuk keberkahan. Salah satu unsur utama dalam tradisi ini adalah pemberian Ulos, kain tenun tradisional yang membawa arti suci. Ulos tidak hanya berperan sebagai lambang perlindungan dan kehangatan, tetapi juga untuk memanjatkan doa serta restu dari keluarga Hula-hula Kepada pemilik rumah yang baru.
SEJARAH PENGAWASAN DI KALIMANTAN BARAT (1999-2023) Lanjani, Yohana
Estoria: Journal of Social Science and Humanities Vol 6, No 1 (2025): Estoria: Journal of Social Sciences & Humanities
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/je.v6i1.3171

Abstract

Badan Pengawas Pemilihan Umum di bentuk tahun 2017, namun pengawasan pemilu di kalimantan Barat sudah ada sejak di bentuk panwaslak. Panwaslak adalah Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilu yang dibentuk tahun 1980 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1980 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pemilihan Umum. Kebutuhan ini tidak dapat dihindari karena kewenangan dan fungsi Bawaslu dalam menangani dan menyelesaikan sengketa semakin diperkuat, terutama dalam menangani pelanggaran administrasi dan penyelesaian sengketa Pemilu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengawasan pemilihan umum dari tahun 1999-2023 di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Metode penelitian ini metode historis yang pengkajian, penjelasan dan menganalisiskan secara kritis terhadap fakta-fakta masa lampau dengan metode historis ini yang meliputi 4 prosedur yaitu: Heuristik, Kritik, Interpretasi, Historiografi.