Edukha : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Jurnal edisi pertama pada volume pertama tahun 2020, menyajikan beberapa tulisan hasil penelitian Guru, Dosen, dan Mahasiswa. Kami berharap agar para Mahasiswa dan Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan termotivasi untuk menulis karya ilmiah dari hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kajian analisis dari topik/tema yang aktual. Melalui jurnal ini akan terjadi saling memberikan informasi ilmiah dan membiasakan untuk menulis karya ilmiah guna memberikan dukungan pada pengembangan khasanah keilmuan teknologi pendidikan. Redaksi sangat mengharapkan sumbangan pemikiran, tulisan dalam meningkatkan kualitas isi jurnal teknologi pendidikan ini, Sesuai dengan rencana setiap tahunnya diharapkan akan terbit dua edisi, dengan menyajikan berbagai topik/tema yang aktual
Articles
98 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM ACHIEVMENT DIVISION (STAD) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUNAN ALAM (IPA)
Maryati .
EDUKHA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (343.728 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v1i2.3934
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui model pembelajaran kooperatiftipe STAD dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang sistem reproduksi manusia pada mata pelajaran IPA di kelas 9.1 SMP Negeri 16 Kota Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. (2) Untuk menggambarkan proses peningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang sistem reproduksi manusia pada mata pelajaran IPA sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas 9.1 SMP Negeri 16 Kota Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. (3) Untuk mengukur besarnya peningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang sistem reproduksi manusia pada mata pelajaran IPA setelahmenggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas 9.1 SMP Negeri 16 Kota Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didikdi Kelas 9.1 SMP Negeri 16 Kota Bogor. Sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, prestasi belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata 67,19 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipeSTAD menjadi 74,69 pada siklus 1 dan 82,03 pada siklus 2Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang disesuaikan dengan materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalampembelajaran IPA di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor
PENGGUNAAN ALAT PERAGA SIMPAI UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAH RAGA DAN KESEHATAN (PJOK)
Ningsih Hayati
EDUKHA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (408.957 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v2i2.5871
Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di kelas bahwa rendahnyapemahaman dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran PJOK tentang senam irama. Oleh karena itu seorang guru perlu mempertimbangkan strategi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui penggunaan alat peraga simpaidapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang senam irama pada mata pelajaran PJOK di keas IV A SD Negeri Kedung Badak 4 Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. (2) Untuk menggambarkan proses peningkatan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang senam irama pada mata pelajaran PJOK sebelum dan sesudah menggunaan alat peraga simpai di kelas VI A SD Negeri Kedung Badak 4 Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor semester 1 tahunpelajaran 2019/2020. (3) Untuk mengukur besarnya peningkatan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik tentang senam irama pada mata pelajaran PJOK sesudah menggunaan alat peraga simpai di kelas VI A SD Negeri Kedung Badak 4 Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor semester 1 tahun pelajaran 2019/2020Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan alat peragasimpai dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didiksehingga terbukti meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar peserta didik di Kelas IVA SD Negeri Kedung Badak 4 Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor. Sebelum menggunakan alat peraga simpai prestasi belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata 62,35 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan alat peraga simpai menjadi 70,59 pada siklus 1 dan 77,21 pada siklus 2Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan alat peraga simpai yang disesuaikan dengan materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar penggunaan alat peraga simpai disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran PJOK di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA TENTANG FAKTOR DAN KELIPATAN BILANGAN MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DI KELAS IV SDN POLISI 5 KOTA BOGOR
Linda Rachmawaty
EDUKHA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (100.821 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v1i1.3203
Rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran matematikatentang faktor dan kelipatan bilangan, melatar belakangi dilakukannya penelitianini. Oleh karena itu guru perlu melakukan tindakan perbaikan dalam prosespembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yang tepat sehingga akanberdampak pada peningkatan hasil belajar. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui penerapan model pembelajarankooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar peserta didiktentang faktor dan kelipatan bilangan di kelas IV SDN Polisi 5 Kecamatan BogorTengah Kota Bogor semester I Tahun pelajaran 2018/2019 (2) Untukmengambarkan proses peningkatan hasil belajar peserta didik tentang faktor dankelipatan bilangan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make aMatch di kelas IV SDN Polisi 5 Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor semester ITahun pelajaran 2018/2019. (3) Untuk mengukur besarnya peningkatan hasilbelajar peserta didik tentang faktor dan kelipatan bilangan setelah menerapkanmodel pembelajaran kooperatif tipe Make a Match di kelas IV SDN Polisi 5Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor semester I Tahun pelajaran 2018/2019. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match, telah terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik terutama pada materi faktor dan kelipatan bilangan. Sebelum menerapkan model pembelajaran Make a Match pada materi faktor dan kelipatan bilangan, dari 30 orang peserta didik, hanya 7 orang peserta didik (23,33%) yang mendapatkan nilai mencapai KKM. Setelah dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran dengan menerapkan model Make a Match, terjadi peningkatan pada siklus I sebanyak 21 orang peserta didik (70%) berhasil mencapai KKM. Pada siklus II terjadi peningkatan lagi. Semua peserta didik yaitu sebanyak 30 orang(100%) berhasil mencapai nilai KKM. Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match, dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik tentang faktor dan kelipatan bilangan. Oleh karena itu peneliti menyarankan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match hendaknya disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif meningkatkan hasil belajar peserta didik di SD Negeri Polisi 5 pada khususnya, dan di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor pada umumnya.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PADA TEMA BENDA DISEKITAR KU MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI
Sugiartini .
EDUKHA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.315 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v2i1.4806
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui penerapan metode demonstrasi dapatmeningkatkan hasil belajar peserta didik pada muatan pelajaran bahasa Indonesia tentang menggali informasi perubahan wujud benda yang disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan eksplorasi lingkungan di kelas III B SD Negeri Cibuluh 2 Kota Bogor. (2) Mendeskripsikan proses peningkatkan hasil belajar peserta didik pada muatan pelajaran bahasa Indonesia tentang menggali informasi perubahan wujud benda yang disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan eksplorasi lingkungan sebelum dan sesudahmenggunakan metode demonstrasi di kelas III B SD Negeri Cibuluh 2 Kota Bogor. (3) Mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik pada muatan pelajaran bahasa Indonesia tentang menggali informasi perubahan wujud benda yang disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan eksplorasi lingkungan sesudah menggunakan metodedemonstrasi di kelas III B SD Negeri Cibuluh 2 Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas III SD Negeri Cibuluh 2 Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor. Sebelummenggunakan metode demonstrasi hasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai ratarata 65,62 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan metode demonstrasi menjadi 58,33 pada siklus 1 dan 82,08 pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode demonstrasi yang disesuaikan dengan materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar penggunaan metode demonstrasi disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor
TANTANGAN PENGAJARAN DARING DI MASA PANDEMI: SEBUAH STUDI KASUS EKSPLORATORI
Maulidia Rachmawati Nur;
Andini Rahma Az Zahra
EDUKHA Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (77.193 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v1i1.4502
Pandemi covid 19 merubah banyak kondisi kehidupan sosial manusia secaraglobal, termasuk di sektor Pendidikan. Hal inipun berdampak pada potret pendidikan di Indonesia. Di sektor pendidikan, salah satu kebijakan Pemerintah Indonesia saat ini adalah dengan menerapkan pembelajaran daring (online learning) di seluruh level pendidikan, baik di tingkat dasar, menengah maupun di Perguruan Tinggi di daerah daerah yang termasuk zona merah pandemi. Pembelajaran daring atau disebut dengan “online learning” adalah kegiatan belajar mengajar dimana semua proses belajar dan mengajar dilakukan dari rumah. Diubahnya pembelajaran yang dibiasa dilakukan secaratatap muka menjadi daring tentu menghadirkan banyak masalah dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk memotret pengalaman guru Bahasa Inggris dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran daring, yang berfokus pada tantangan yang dihadapi. Studi kasus eksploratori digunakan sebagai desain penelitian dalam riset ini. Panduan wawancara dengan pertanyaan terbuka digunakan sebagai alat/instrumen untukmendapatkan data menegenai pengalaman dua orang Guru dalam proses pembelajaran daring. Hasil penelitian ini menjelaskan beberapa tantangan dan masalah yang dihadapi selama proses pembelajaran daring
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TYPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK TENTANG MENGIDENTIFIKASI BENUA-BENUA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Kosasih .
EDUKHA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (430.795 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v2i2.5876
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui penerapan Model PembelajaranCooperative Type Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada matapelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial tentang mengidentifikasi benua-benua di Kelas VI A SD Negeri Muarasari 3 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. (2) Untuk menggambarkan proses peningkatan hasil belajar peserta didik tentang mengidentifikasi benua-benua pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw di Kelas VI A SD Negeri Muarasari 3 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Semester 2 Tahun Pelajaran 2017/2018. (3) Untuk mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang mengidentifikasi benua-benua pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial setelah menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw di Kelas VIA SD Negeri Muarasari 3 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Semester 2 TahunPelajaran 2017/2018. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Type Jigsaw dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas VI ASD Negeri Muarasari 3 Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor. Sebelum menggunakan model pembelajaran Cooperative Type Jigsaw hasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata 69,14 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran Cooperative Type Jigsaw menjadi 75,57 pada siklus 1 dan 82,86 pada siklus 2 Dari Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Cooperative Type Jigsaw yang disesuaikan dengan materi pembelajaran dapat menciptakan situasi belajar yang menyenangkan sehingga terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu peneliti menyarankan agar penggunaan modelpembelajaran Cooperative Type Jigsaw disosialisasikan dan digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran IPS di sekolah-sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Bogor
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIF TYPE DISCOVERY LEARNING
Ade Nuryati
EDUKHA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.304 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v1i2.3919
Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di kelas bahwa rendahnyapemahaman dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Bahasa Indonesia tentang menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif. Oleh karena itu seorang guru perlu mempertimbangkan strategi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui model pembelajaran cooperatif type discovery learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik tentang menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IX F SMP Negeri 6 Kota Bogor semester ganjil tahun pelajaran 2018/2019. (2) Untuk menggambarkan proses proses peningktan hasil belajar peserta didik tentang menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran cooperatif type discovery learning di kelas IX F SMP Negeri 6 Kota Bogor. (3) Untuk mengukurbesarnya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang menelaah struktur dan ciri kebahasaan pidato persuasif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah menggunakan model pembelajaran cooperatif type discovery learning di kelas IX F SMP Negeri 6 Kota Bogor.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran cooperatif type discovery learning dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar pesertadidik di Kelas IX F SMP Negeri 6 Kota Bogor. Sebelum menggunakan modelpembelajaran cooperatif type discovery learning hasil belajar peserta didik hanyamencapai nilai rata-rata 66,89 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan model pembelajaran cooperatif type discovery learning menjadi 74,86 pada siklus 1 dan 82,16 pada siklus 2
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL ELEKTRONIK BERBASIS CRITICAL THINKING
Febriansyah Efendi;
Mohammad Muhyidin Nurzaelani
EDUKHA Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (582.435 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v2i2.5866
Mahasiswa semester 4 pada jenjang strata 1 (S1) untuk program studiTeknologi Pendidikan, dibekali dengan mata kuliah desain pembelajaran. Tujuannyaadalah agar setelah menyelesaikan jenjang strata 1 (S1), mahasiswa mampu menjadi seorang pendesain instruksional yang dapat mendesain pembelajaran dengan menggunakan berbagai jenis model-model desain yang cocok dan relevan sesuai dengan kebutuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D) artinya penelitian yang menghasilkan sebuah produk pembelajaran. Penelitian ini menghasilkan sebuah bahan ajar berbentuk modul elektronik yang berbasiskan criticial thinking untuk mata kuliah desain pembelajaran. Untuk mengumpulkan data, dilakukan dengan wawancara terhadap mahasiswa semester 4 angkatan tahun 2019/2020. Kemudian menyebarkan angket kepada mahasiswa semester 4 angkatan tahun 2020/2021 selaku responden. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa bahan ajar modul elekrronik berbasis critical thinking ini, mampu memberikan kemudahan dan memfasilitasi pembelajaran mahasiswa serta dapat meningkatkan kemampuan critical thinking
PROGRAM PENGAYAAN PEMBELAJARAN SEBAGAI SALAH SATU UPAYA PENJAMIN MUTU PEMBELAJARAN BAGI SISWA SDIT ALADZIEVE SELAMA MASA PENDEMI
Rahmat Hidayat;
Umi Fatonah
EDUKHA Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.901 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v2i1.4801
Program pengayaan adalah suatu program yang di rancang dengan tujuanpenerapannya memberikan stimulus penuh terhadap kritisi berfikir pada murid, serta mendorong murid untuk memperkaya ruang berfikirnya dengan terus berinovasi. Pada hakikatnya program pengayaan memiliki tujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperdalam penguasaan materi pelajaran yang berkaitan dengan tugas belajar yang sedang dilaksanakan sehingga tercapai tingkat perkembangan yang optimal. Datapenelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrument wawancara,kusioner dan observasi. Sedangkan untuk analisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pengayaan adalah salahsatu upaya yang bisa di tempuh untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam suatu materi, khusus nya pada kelas 6 SDIT alazieve (2) adanya respon positif dengan diadakannya program pengayaan pembelajaran (3) siswa lebih enjoy dan lebih nyaman serta lebihkritis selama diadakannya program pengayaan pembelajaran.
PENERAPAN METODE EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
Rini Sri Wilujeng
EDUKHA Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknologi Pendidikan FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.663 KB)
|
DOI: 10.32832/edukha.v1i2.3935
Penelitian ini beranjak dari fenomena yang terjadi di kelas VII B SMP Neegeri6 Kota Bogor bahwa rendahnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPA Tentang sistem organisasi kehidupan. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui Metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik tentang sistem organisasi kehidupan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan akam (IPA) di kelas VII B SMP Negeri 6 Kota Bogor Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019. (2) Untuk mendeskripsikan proses peningkatan hasil belajar peserta didik tentang sistem organisasikehidupan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) setelah menggunakan metode eksperimen di kelas VII B SMP Negeri 6 Kota Bogor Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019. (3) Untuk mengukur besarnya peningkatan hasil belajar peserta didik tentang sistem organisasi kehidupan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam(IPA) setelah menggunakan metode eksperimen di kelas VII B SMP Negeri 6 Kota Bogor Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan metode eksperimen dapat menjadi variasi pembelajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga terbukti meningkatkan hasil belajar peserta didik di Kelas VII BSMP Negeri 6 Kota Bogor. Sebelum menggunakan metode eksperimen hasil belajar peserta didik hanya mencapai nilai rata-rata 72,88 kemudian terjadi peningkatan setelah menggunakan metode eksperimen menjadi 80,29 pada siklus 1 dan 87,21 pada siklus 2