cover
Contact Name
Moh. Muhyidin Nurzaelani
Contact Email
jurnaledukha@uika-bogor.ac.id
Phone
+6281317199354
Journal Mail Official
jurnaledukha@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknologi Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar KM. 2 Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Edukha : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27220583     EISSN : 27457494     DOI : 10.32832
Core Subject : Education, Social,
Jurnal edisi pertama pada volume pertama tahun 2020, menyajikan beberapa tulisan hasil penelitian Guru, Dosen, dan Mahasiswa. Kami berharap agar para Mahasiswa dan Dosen Program Studi Teknologi Pendidikan termotivasi untuk menulis karya ilmiah dari hasil penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun kajian analisis dari topik/tema yang aktual. Melalui jurnal ini akan terjadi saling memberikan informasi ilmiah dan membiasakan untuk menulis karya ilmiah guna memberikan dukungan pada pengembangan khasanah keilmuan teknologi pendidikan. Redaksi sangat mengharapkan sumbangan pemikiran, tulisan dalam meningkatkan kualitas isi jurnal teknologi pendidikan ini, Sesuai dengan rencana setiap tahunnya diharapkan akan terbit dua edisi, dengan menyajikan berbagai topik/tema yang aktual
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 98 Documents
PENGGUNAAN METODE COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING (CLT) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI PESERTA DIDIK PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Solihin, Leli; Umam, Amalul; Rahmawanti, Movi
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20686

Abstract

Sebagaimana diketahui bahwa sampai saat ini pemerintah Indonesia terus menggencarkan literasi pada jenjang sekolah, terutama sekolah dasar dan sekolah menengah. Berbagai program literasi dibuat agar literasi peserta didik meningkat. Kegiatan penguatan literasi peserta didik juga dilakukan dalam kegiatan pembelajaran langsung. Salah satunya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Agar kemampuan literasi peserta didik dalam Bahasa Inggris meningkat, diperlukan pendekatan atau metode yang sesuai. Oleh karena itu, guru perlu kreatif dan inovatif agar pembelajaran berlangsung efektif dengan menggunakan metode dan pendekatan pengajaran baru yang berkaitan dengan metode komunikatif, sehingga mendorong motivasi peserta didik untuk belajar. Salah satu metode atau pendekatan yang dianggap mampu meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta didik yaitu Communicative Language Teaching (CLT). Inovasi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan lumerasi peserta didik pada pelajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan/metode Communicative Language Teaching (CLT) terbukti dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi peserta didik dalam materi daily activity dan membiasakan peserta didik untuk berpikir kritis dan berlatih. Melalui inovasi strategi pemberian umpan balik lisan pada proses belajar yang diberikan secara berkala ini, peserta didik telah terbiasa terampil memprediksi, membedakan dan membandingkan, serta menilai makna yang secara implisit disampaikan oleh teks.
INCREASING STUDENTS' ENGAGEMENT IN SPEAKING ENGLISH THROUGH STORYTELLING TECHNIQUE Ilahi, Muhammad; Umam, Amalul; Prasetya, Eska
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20694

Abstract

The ability to speak English is one of the main prerequisites for every student to be ready to compete in the era of globalization. Due to this quite urgent condition, of course educators have an important role and responsibility to find a solution. So that one day students will have sufficient provisions to compete globally, both in the world of education and the world of work they choose. One form of effort that educators can make to overcome students' problems in learning English is by innovating learning activities. Learning activities using storytelling techniques have been proven to be effective because they can increase student involvement in speaking English. Where during learning activities each student feels happy and has the opportunity to talk about things they have experienced. Plus there is a more comfortable space for students to express themselves through stories in small groups. Students who have more knowledge and skills can share suggestions and input with other students who are below them. Apart from that, good cooperation is created within it
MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI BAHASA INGGRIS PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN METODE COOPERATIVE LEARNING DENGAN TEKNIK TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATERI ANALYTICAL EXPOSITION TEXT Saptiani, Lariska; Saragih, Enni; Shabir, Muhammad
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20695

Abstract

Kemampuan literasi bahasa Inggris merupakan kemampuan seseorang untuk memahami, menggunakan, dan mengevaluasi teks bahasa Inggris dalam berbagai konteks. Kemampuan literasi bahasa Inggris yang baik sangat penting bagi siswa dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pendidikan, karier, dan kehidupan sehari-hari. Namun, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, kemampuan literasi bahasa Inggris siswa kelas X Pioneer SMAS Plus PGRI Cibinong masih belum optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas tersebut masih kesulitan dalam memahami teks bahasa Inggris, baik secara lisan maupun tertulis. Teknik Teams Games Tournament (TGT) merupakan salah satu teknik pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Joyce (2000) menyatakan teknik ini menggabungkan unsur permainan, kompetisi, dan kerja sama tim untuk membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan bermakna. Teknik ini dapat diterapkan dalam berbagai materi pembelajaran bahasa Inggris, seperti membaca, menulis, berbicara, dan mendengarkan. Dalam penerapannya, guru dapat membagi siswa menjadi beberapa tim, kemudian memberikan tugas atau tantangan yang terkait dengan materi pembelajaran. Tugas atau tantangan tersebut dapat berupa permainan, kompetisi, atau kerja sama tim. Secara umum, respon siswa terhadap penggunaan teknik Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kemampuan literasi bahasa Inggris siswa adalah positif. Siswa merasa bahwa teknik TGT adalah teknik pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. Selain itu mereka merasa lebih termotivasi dalam belajar bersama kelompok dan menjawab soal saat turnamen. Mereka berharap dalam pembelajaran selanjutnya guru menerapkan model pembelajaran yang inovatif lagi
KOMBINASI METODE PBL (PROBLEM BASED LEARNING) DAN COOPERATIVE LEARNING DALAM MENCAPAI KEBERHASILAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Suharman, Adi; Nuraeni; Saragih, Enni
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20701

Abstract

Dalam mengemban tugas, pengajar menjadi kunci utama dalam proses pembelajaran, karenanya dituntut selalu melakukan inovasi pembelajaran mencakup penemuan dan pemanfaatan media, pengelolaan kelas, dan mengatur strategi pembelajaran dengan baik. Terdapat permasalahan yang menghambat terwujudnya pembelajaran yang kreatif dan inovatif, terutama Mata Pelajaran Bahasa Inggris pada SMAS Taruna Terpadu di kelas XI. Untuk itu diperlukan pembelajaran yang inovatif dan dapat memicu gairah peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Adapun metode (menurut penulis) yang mengakomodir hal itu adalah pembelajaran berbasis masalah (PBL) karena di dalamnya terdapat sintaks pembelajaran yang dapat digunakan untuk menstimulus keterampilan berpikir peserta didik. Berdasarkan hasil evaluasi dan refleksi pembelajaran bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dikombinasikan dengan model Cooperative Learning pada awal pembelajaran sangat efektif dan berdampak positif terhadap pembelajaran yang dilakukan oleh peserta didik. Peserta didik sangat tertarik, antusias dan bersemangat mengikuti semua proses pembelajaran
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION DAN MEDIA POWERPOINT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN RASA PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK DALAM BERBICARA BAHASA INGGRIS Hadian, Asep; Rahmawanti, Movi; Nuraeni
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20704

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh pembelajaran kooperatif Model Pembelajaran CIRC dengan media powerpoint dengan media powerpoint terhadap peningkatan Keaktifan dan rasa percaya diri peserta didik dalam berbicara Bahasa Inggris. Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan mata pelajaran Pelajaran Bahasa Inggris setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif learning Model Pembelajaran CIRC dengan media powerpoint pada peserta didik Kelas VII Pelajaran Bahasa Inggris Materi Membaca teks lisan dan esei berbentuk descriptive. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah peserta didik Kelas VII dengan jumlah keseluruhan 8 orang, dibagi menjadi 4 kelompok. Pada kelas yang dijadikan sampel penelitian yaitu Kelas VII dengan jumlah peserta didik 8 orang terdiri dari 4 orang lakilaki dan 4 orang perempuan pada SMP Negeri 5 Cibitung Satu Atap Kabupaten Sukabumi.Penelitian dilakukan dalam satu siklus berlangsung dengan satu kali tatap muka, berlangsung selama 80 menit. Data diperoleh dengan hasil tes pada LKPD, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analisis didapatkan bahwa Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II yaitu, siklus I (61,53%), siklus II (88,46%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran kooperatif Model Pembelajaran CIRC dengan media powerpoint dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik VII SMP Negeri 5 Cibitung Satu Atap Kabupaten Sukabumi.
PENGGUNAAN METODE TASK BASED LANGUAGE TEACHING (TBLT) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS Solihin, Leli; Prasetya, Eska; Shabir, Muhammad
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v5i2.20705

Abstract

Pelajaran Bahasa Inggris merupakan pelajaran yang menurut siswa sulit. Biasanya ketika belajar Bahasa Inggris, siswa merasa bosan, tidak bersemangat, dan bawaannya mengantuk karena tidak mengerti. Oleh karena itu, guru perlu kreatif dan inovatif agar pembelajaran berlangsung efektif dengan menggunakan metode dan pendekatan pengajaran baru yang berkaitan dengan metode komunikatif, sehingga mendorong motivasi siswa untuk belajar. Salah satu metode atau pendekatan yang dianggap mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa yaitu Task Based language Teaching (TBLT). Inovasi pembelajaran untuk meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa pada pelajaran Bahasa Inggris dengan pendekatan/metode Task Based language Teaching (TBLT) terbukti dapat membantu meningkatkan kemampuan numerasi siswa dalam materi telling time dan membudayakan siswa untuk berpikir kritis dan berlatih. Melalui inovasi strategi pemberian umpan balik lisan pada proses belajar yang diberikan secara berkala ini, siswa telah terbiasa terampil memprediksi, membedakan dan membandingkan, serta menilai makna yang secara implisit disampaikan oleh teks
PENGUATAN KOMPETENSI GURU MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN METODE PEMBELAJARAN BERPUSAT PADA PESERTA DIDIK Rahmawanti, Movi Riana; fatonah, umi; Nur, Maulidia Rachmawati; safitri, ani; maisalinia, ria
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Edukha
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v6i1.21420

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar melalui pelatihan intensif dalam metode pembelajaran berpusat pada peserta didik. Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan pergeseran paradigma mengajar dari yang berpusat pada guru (teacher-centered) menjadi berpusat pada siswa (student-centered). Metode pelatihan yang digunakan adalah kombinasi antara pemaparan teori dan lokakarya praktis yang melibatkan guru secara aktif. Materi utama yang disampaikan meliputi empat pilar pembelajaran inovatif: Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL), Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Pembelajaran Kolaboratif, dan Pembelajaran Berdiferensiasi. Hasil pelatihan menunjukkan transformasi signifikan dalam cara pandang dan praktik mengajar para peserta. Guru tidak lagi melihat diri mereka sebagai satu-satunya sumber pengetahuan, melainkan sebagai fasilitator yang memandu proses eksplorasi siswa. Mereka telah dibekali dengan keterampilan nyata untuk merancang kegiatan pembelajaran yang otentik dan relevan, seperti merancang proyek yang memicu kreativitas atau menyajikan masalah nyata yang menantang siswa untuk berpikir analitis. Dampak paling nyata adalah peningkatan kesadaran dan kepercayaan diri guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis, relevan, dan memberdayakan. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa pendekatan praktis dan kolaboratif dalam pelatihan guru efektif untuk menumbuhkan mentalitas pendidik yang siap mewujudkan pembelajaran yang mendorong siswa menjadi pembelajar yang kritis, kreatif, dan kolaboratif
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL UNTUK PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI Rahmawanti, Movi Riana; fatonah, umi; Nur, Maulidia Rachmawati; safitri, ani; maisalinia, ria
EDUKHA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Edukha
Publisher : FKIP Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/edukha.v6i1.21421

Abstract

Pengabdian ini memiliki fokus pada implementasi pembelajaran interaktif berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Program ini dilaksanakan melibatkan sekelompok anak usia dini dalam beberapa sesi pengajaran. Tujuan utama dari pengabdian ini adalah untuk mengintegrasikan teknologi digital secara efektif dalam proses pembelajaran, memanfaatkan potensi media seperti YouTube, permainan edukasi, dan aplikasi interaktif lainnya. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif, di mana anak-anak diajak untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas digital yang dirancang untuk merangsang kreativitas, kemampuan kognitif, dan motorik halus. Sesi pembelajaran dirancang secara tematik, dengan setiap sesi difokuskan pada materi yang relevan dengan kurikulum anak usia dini, seperti pengenalan huruf, angka, bentuk, dan warna, serta konsep dasar sains dan seni. Penggunaan media digital dipilih untuk menyajikan materi ini secara visual dan audio yang menarik, jauh dari metode ceramah tradisional yang cenderung pasif. YouTube digunakan untuk menayangkan video edukasi yang ceria dan informatif, sementara permainan edukasi dimanfaatkan untuk mengubah konsep belajar menjadi pengalaman yang menyenangkan dan kompetitif secara sehat. Hasil observasi selama program menunjukkan bahwa pembelajaran interaktif berbasis digital berhasil menciptakan suasana belajar yang dinamis dan menyenangkan. Anak-anak menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang sangat tinggi. Mereka tidak hanya pasif menerima informasi, tetapi juga secara aktif berinteraksi dengan konten digital, menjawab pertanyaan, dan menyelesaikan tantangan dalam permainan. Tingkat kegembiraan dan keterlibatan yang tinggi ini menandakan bahwa pendekatan ini efektif dalam mempertahankan perhatian anak usia dini. Selain itu, para guru juga memberikan respons yang sangat positif. Mereka melihat manfaat signifikan dari integrasi teknologi, termasuk kemudahan dalam menyampaikan materi yang kompleks dan potensi untuk personalisasi pembelajaran.

Page 10 of 10 | Total Record : 98