cover
Contact Name
Adilah Wirdhani Lubis
Contact Email
wirdhanidila@gmail.com
Phone
+6281361102671
Journal Mail Official
wirdhanidila@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP - Universitas Islam Sumatera Utara Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science
ISSN : 26141817     EISSN : 2654637X     DOI : https://doi.org/10.30743/cheds.v5i2.4802
Core Subject : Science, Education,
Journal of Chemistry Education and Science (CHEDS) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Islam Sumatera Utara secara berkala pada bulan Juni dan Desember pada setiap tahunnya. Jurnal ilmiah ini berisi hasil pemikiran, ide, dan gagasan dari penelitian ilmiah yang berorientasi pada bidang pendidikan kimia, keilmuan kimia serta Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi media bagi masyarakat untuk menyalurkan hasil pemikiran, ide, dan gagasannya sehingga memberikan inovasi serta dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan dalam dunia pendidikan dan kimia khususnya.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SISTEM KOLOID Siregar, Wildawani
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.359 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.3620

Abstract

Model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu model pembelajaran kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota 4 - 5orang siswa yang diambil secara heterogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe stad. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Data yang diperoleh menunjukan berdistribusi normal dimana Ltabel (0.160 0,161). Untuk nilai pretest diperoleh data Lhitung Ltabel (0,104 0,161) pada nilai postest. Dan uji homogenitas diperoleh nilai Fhitung Ftabel (1,08 1,86) pada hasil postest menyatakan bahwa kemampuan populasi bersifat homogen. Dengan digunakan sebagai sampel penelitian. Nilai rata-rata postest pada kelas eksperimen semu adalah X = 7,6 dengan standar deviasi (S) = 0,95. Dari hasil perhitungan statistik menggunakan uji t diperoleh thitung ttabel ( thitung = 18,31 ttabel = 2,002 ) sehingga hasil yang diperoleh menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, dengan demikian berarti terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem koloid.Kata Kunci : Kooperatif Tipe STAD, Hasil Belajar Siswa, Koloid
Optimasi Zat Aditif (Apis, Citrus Aurantifolia dan Activated Charcoa) pada Pembuatan Sabun Anti Jerawat dari Minyak Biji Alpukat Sukmawati, Sukmawati; Lestari, Pratiwi Putri
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.537 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2599

Abstract

Sabun merupakan surfaktan yang digunakan dengan air untuk mencuci dan membersihkan. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan uji efektifitas dari minyak biji alpukat sebagai bahan dalam pembuatan sabun transparan dan penambahan zat aditif untuk mengurangi jerawat pada wajah.Pembuatan sabun anti jerawat berbahan dasar minyak biji alpukat, NaOH, asam stearat, gliserol, alkohol, sukrosa, zat aditif (madu, jeruk nipis dan karbon aktif), aquadest, pewarna dan pewangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan zat aditif yang digunakan dapat mempengaruhi kadar air dan pH sabun yang dihasilkan. Untuk zat aditif jenis madu dan jeruk nipis semakin banyak penambahannya maka semakin tinggi kadar air nya. Sedangkan untuk zat aditif jenis karbon aktif, semakin banyak penambahannya semakin berkurang kadar airnya, hal ini disebabkan karena karbon aktif yang digunakan berbentuk padat dan memiliki sifat mudah menyerap air. Penambahan zat aditif yang optimal diperoleh pada penambahan zat aditif madu 1 dan 3 ml yang menghasilkan kadar air yaitu sebesar 6 % dan 14 % dengan pH keduanya yaitu 7.Kata kunci : Sabun, Zat Aditif, Saponifikasi, Biji Alpukat.
Pengaruh Praktikum Aplikatif Berbasis Chemoentrepreneurship (CEP) terhadap Hasil Belajar Siswa di Kelas XI MAS Amaliyah Sunggal Nickyanti, Dinda; Maulina, Julia; Harahap, Dian Nirwana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.133 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh praktikum aplikatif berbasis chemoentrepreneurship (CEP) terhadap hasil belajar siswa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi koloid yang menggunakan metode praktikum aplikatif berbasis CEP dan metode ceramah. Penelitian ini dilakukan di X1 MAS Amaliyah Sunggal tahun ajaran 2018/2019 dengan menggunakan dua sampel kelas yaitu kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah, dan kelas eksperimen menggunakan metode pembelajaran praktikum aplikatif CEP. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan tes. Hasil penelitian  diperoleh rata – rata pretest siswa  pada kelas eksperimen bernilai 37, sedangkan pada kelas kontrol 39. Pada postest rata – rata meningkat untuk kelas eksperimen bernilai 56 dan pada kelas kontrol memiliki rata – rata 52. Persentase pada kelas eksperimen yaitu 51,4% sehingga termasuk kriteria sedang pada uji N – gain, sedangkan pada kelas kontrol tingkat persentase yaitu 33,3% sehingga termasuk kriteria pada uji N - gain rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh praktikum aplikatif berbasis CEP terhadap hasil belajar siswa materi koloid di kelas XI MAS Amaliyah Sunggal.Kata kunci: chemoentrepreneurship; hasil belajar; koloid
Penerapan Model Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Rumus Kimia dan Tata Nama Senyawa Pane, Eva Pratiwi; Manurung, Hisar Marulitua
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.142 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperartif tipe mencari pasangan (make a match) lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajarkan pembelajaran konvensional pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa dan untuk mengetahui berapa besar peningkatan hasil belajar kimia siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan November di kelas X semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Swasta Mars Pematangsiantar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Mars Pematangsiantar yang berjumlah 6 kelas. Sampel diambil secara acak (random sampling) dengan memilih 2 kelas dari 6 kelas, sehingga diperoleh satu kelas yang diberi pengajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) dan kelas lainnya diberi pengajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah (1) Hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) lebih tinggi daripada hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di SMA Swasta Mars Pematangsiantar pada materi rumus kimia dan tata nama senyawa, (2) Peningkatan hasil belajar kimia siswa pada pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match)  sebesar 68%  sedangkan peningkatan hasil belajar kimia siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional sebesar 62%. Jadi, terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar kimia siswa yang signifikan antara pembelajaran make a match dengan pembelajaran konvensional. Besarnya perbedaan peningkatan hasil belajar kimia siswa adalah 6%.
Pembelajaran Materi Sistem Periodik Unsur Menggunakan TGT (Team Games Tournament) Berbantukan Alat Peraga terhadap Hasil Belajar di Kelas X SMA UISU Medan Osnia, Osnia; Pohan, Lisa Aryanti; Lubis, Adilah Wirdhani
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.502 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan belajar materi sistem periodik unsur menggunakan TGT (Team Games Tournament) berbantukan alat peraga terhadap hasil belajar Di Kelas X SMA UISU Medan. Penelitian ini dilaksanakan di SMAS UISU Medan dan dilaksanakan pada Agustus 2019 s/d September 2019. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA UISU Medan Tahun Pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari kelas IPA dan IPS sedangkan sampel yang digunakan adalah pada kelas IPA yang berjumlah 33 siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experimental. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Microsoft Excel. Berdasarkan analisis data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa thitung sebesar 4,54 dan ttabel sebesar 1,669 pada taraf signifikan 5% atau α = 0,05. Karena thitung ttabel (4,54 1,669), maka hipotesis alternatif penelitian (Ha) diterima yang berarti bahwa Ha : Terdapat pengaruh TGT (Team Games Tournament) dengan menggunakan alat peraga terhadap materi sistem periodik unsur. Maka Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Pembelajaran Materi Sistem Periodik Unsur Berhasil Menggunakan TGT (Team Games Tournament) Berbantukan Alat Peraga Terhadap Hasil Belajar Di Kelas X SMA UISU Medan.Kata kunci: Quasi Experiment, TGT (Team Games Tournament)
Pembuatan Bakso dari Daging Ikan Tongkol (Eurhynnus affinis) Zamili, Seriana; Hulu, Mareti; Irmawati, Irmawati; Sihombing, Sri Fitriyani
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.576 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2597

Abstract

Bakso adalah salah satu jenis makanan yang banyak disukai oleh masyarakat luas. Bakso dalam penelitian ini adalah bakso dari ikan tongkol dengan menggunakan daging merah dan daging putih dengan perbandingan tepung 50 %, 70 % dan 80 %. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu bakso yang lebih disukai oleh responden antara bakso ikan tongkol yang menggunakan daging putih dan bakso ikan tongkol yang menggunakan daging merah dengan variasi perbandingan tepung yang sama antara bakso dengan menggunakan daging putih dan bakso dengan menggunakan daging merah. Bakso yang telah dihasilkan dianalisis secara kualitatif yaitu berdasarkan uji organoleptik meliputi uji rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil penelitian bahwa jenis daging pada ikan tongkol yaitu daging merah dan daging putih mempengaruhi rasa, warna dan tekstur pada bakso serta perbandingan tepung dengan daging  banyaknya daging ikan, dimana bakso dengan daging putih dan perbandingan tepung 70 % diperoleh data responden yaitu uji organoleptik rasa 80 %, aroma 90 %, warna 100 % dan tekstur 100 %. Kata Kunci : bakso ikan, daging putih ikan tongkol, daging merah ikan tongkol
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Menggunakan Model Inkuiri pada Materi Redoks di SMA Bukit Batu Riau Suherni, Suherni; Maulina, Julia; Harahap, Dian Nirwana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.814 KB) | DOI: 10.30743/cheds.v4i1.2598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peningkatan keterampilan proses sains  melalui model pembelajaran  inkuiri  dan untuk mengetahui aspek rata-rata keterampilan proses sains siswa yang  terukur  melalui model pembelajaran inkuiri pada materi redoks . Desain penelitian ini menggunakan  model penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen dalam penelitian ini adalah menggunakan instrumen tes keterampilan sains dalam bentuk non tes berupa lembar observasi dan tes berupa uraian. Tes keterampilan proses sains yang digunakan dalam penelitian ini meliputi keterampilan berkomunikasi, keterampilan  merumuskan  masalah, keterampilan menggunakan  alat dan bahan, keterampilan meramalkan (prediksi), keterampilan mengamati (observasi), keterampilan menafsirkan (interpretasi) dan keterampilan mengelompokkan (klarisikasi). Proses Sains yang terukur terlihat bahwa aspek mengamati (observasi) merupakan aspek yang tertinggi yang dicapai oleh siswa yaitu dengan nilai rata- rata 91%. aspek merumuskan masalah  merupakan aspek yang terendah yang dicapai siswa yaitu dengan nilai rata- rata 74%. Sedangkan peningkatan hasil belajar diperoleh nilai sebesar 0,52 dan dikategorikan sedang.Kata Kunci : Keterampilan Proses Sains, Inkuiri, Materi Redoks

Page 1 of 1 | Total Record : 7