cover
Contact Name
Sri Maryuni
Contact Email
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Phone
+6281352534411
Journal Mail Official
jurmafis@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
ISSN : 24423424     EISSN : 27757501     DOI : https://dx.doi.org/10.26418%2Fproyeksi
Core Subject : Social,
Proyeksi adalah Jurnal ilmiah di bidang ilmu sosial dan humaniora mencakup ilmu administrasi, sosiologi, sosiatri, ilmu politik, administrasi negara, ilmu pemerintahan, hubungan internasional, ilmu komunikasi, antropologi dalam cakupan yang mendalam.
Articles 129 Documents
NETWORK MANAGEMENT ON TOURISM POLICY DEVELOPMENT AT SINGKAWANG MUNICIPALITY Ira Patriani
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 22, No 2 (2017): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.518 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v22i2.2441

Abstract

Tourism management system is a very complex things. The production of its components is obviously handled by a variety of institutionsand coordination, both private and state and civil society. The emergence of a network approach in public policy studies because experts through various studies have found that so far, especially in developingcountries, including in Indonesia, policy activities are heavily laden with the dominance of government roles, both from planning/ formulation, implementation to policy evaluation, and provide a very minimal space for the participation of public / other public entities, such as the business world / private organizations, NGOs, interest groups, social groups(civil society)and so on. Even though it is known that this element of society is also an important element in solving the policy problem. The method used is direct observation, in-depth interviews and FGD,as well as documentation on the problem. The results obtained that the phenomenon appears in singkawang municipalityis the involvement of stakeholders outside the city of Singkawang(government)itself, including the actors or parties in question are the government supported by ODTW owners and managers, hotel owners and management, travel agents, airlines, agro-tourism community, art community, tourism event donors and others(out of state diminants). But the involvement of the parties networks has not been coordinated intensively, not on regulatedand in an ambulatory manner. 
Gender Roles, Work, and Women’s Mobility in Indonesia: Labour Migration Contexts Zakiah Hasan Gaffar
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 24, No 1 (2019): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v24i1.2454

Abstract

Previous studies suggest that women’s migration may pose particular difficulties, both for the individuals involved and for their families and communities because it conflicts with the usual expectation that women will fulfil their ascribed gender roles as daughters, mothers, and wives. To understand this conflict, it necessarily involves the examination of the prevalent cultural and social values in the local context of West Kalimantan,and in Indonesia, in particular how gender and power relations influence the bargaining position of women as workers and members of society. My emphasis is on the cultural norms and practices regarding gender roles and gender responsibilities in Malay societies in West Kalimantan, particularly, and in Indonesia, generally. This paper provides a context for discussion of women’s migration experiences and mobility, by firstly identifying the relevant literature which discusses issues of gender roles, work, and gender and mobility. The link between gender, mobility, and labour migration is then explored.
PERAN DAN TIPE MODAL SOSIAL DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA TERTINGGAL Edy Agustinus; Albertus Albertus; Resky Nanda Pranaka
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 25, No 2 (2020): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.036 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v25i2.2617

Abstract

Ditinjau dari aspek ekonomi, rendahnya pendapatan masyarakat dan tingginya harga komuditas pangan menyebabkan kemampuan untuk membeli pangan cenderung rendah. Keadaaan ini menjadi ancaman bagi masyarakat di Desa Tertinggal untuk menjamin ketersediaan atau ketahanan pangan rumah tangga mereka. Oleh karena itu, keberadaan modal sosial merupakan aspek yang sangat penting bagi mereka untuk menjamin agar pangan tetap tersedia. Data primer penelitian yang bersifat kualitatif ini dikumpulkan pada tahun 2016 dan dianalisis kembali ditahun 2020. Lokasi penelitian yakni di Desa Bilayuk, Kecamatan Mempawah Hulu Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat. Pada tahun 2016 dan 2020, Desa Bilayuk menyandang predikat Desa Tertinggal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran sekaligus tipe-tipe modal sosial dalam rangka mendukung ketahanan pangan di Desa Tertinggal. Rujukan utama yang dijadikan pisau analisis dalam penelitian ini adalah teori modal sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran modal sosial khususnya rasa picaya’, telah melahirkan sikap kepedulian, toleransi, kebersamaan, tanggungjawab, partisipasi, simpati, empati, dan sifat altruism. Sikap-sikap itulah yang selama ini telah berkontribusi menjamin ketahanan pangan di Desa Biayuk. Sementara itu, tipe modal sosial yang ditemukan di Desa Tertinggal tersebut terdiri dari dua tipe yakni modal sosial horizontal dan modal sosial vertikal.
Perilaku Tim dan Badan Anggaran Dalam Formulasi Kebijakan Umum Anggaran Kota Pontianak Ngusmanto, Bima Sujendra
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 20, No 1 (2015): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.576 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v20i01.911

Abstract

Perilaku Tim dan Badan Anggaran Dalam Formulasi Kebijakan Umum Anggaran Kota Pontianak Tahun 2011, dilatar belakangi fenomena adanya keterlambatan yang terus menerus terjadi. Untuk itu, permasalahannya dirumuskan: “Mengapa formulasi Kebijakan Umum Anggaran yang dilakukan tim anggaran dan badan anggaran mengalami keterlambatan ?”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterlambatan formulasi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) terjadi karena perilaku tim dan badan anggaran yang kurang bertanggung jawab. Tanggung jawab yang kurang terlihat dari penyerahan draf KUA dan pengesahan dokumen KUA yang terlambat, kehadiran yang tidak optimal dalam proses pembahasan formulasi KUA dan tidak dipatuhinya jadual pembahasan formulasi KUA. Keterlambatan dalam hal ini dapat dikategorikan sebagai wujud perilaku yang kurang bertanggung jawab, ada unsur kesengajaan dan dimotivasi untuk mendapatkan keuntungan materi dan non materi. Kata Kunci: Perilaku, Formulasi Kebijakan, Anggaran dan Tanggung Jawab 
Partisipasi Politik Pedagang Kaki Lima di Kota Pontianak Terhadap Kegiatan Organisasi Elyta *; Burhanuddin *
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 21, No 1 (2016): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.921 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v21i01.1250

Abstract

Objek dari penelitian ini adalah partisipasi politik pedagang kaki lima terhadap kegiatan organisasi. Faktor yang seringkali berpengaruh terhadap pola pandangan serta kekayaan, jenis kelamin, umur, partisipasi politik masyarakat terhadap pemerintah khususnya kota Pontianak terhadap aktivitas pedagang kaki lima misalnya kebijakan penggusuran lokasi perdagangan mereka dengan tanpa memberikan alternatif pemecahan masalahnya, sementara sebagai warga negara keberadaan mereka juga sebenarnya dilindungi oleh Undang-Undang terutama menyangkut hak hidup dan berusaha.Metode penelitian adalah cara ilmiah yang berfungsi untuk memperoleh data berdasarkan tujuan tertentu. Metode ‘’deskriptif’’ merupakan suatu gambaran variabel demi variable secara satu per satu. Studi kepustakaan sebagai pendukung dalam penulisan terutama yang berkaitan dengan teori-teori yang releven dengan penelitian ini. Penelitian terjun langsung ke lokasi penelitian atau tempat-tempat dimana   subyek dan obyek penelitian ini berada. Terdapat pula teknik dan alat pengumpulan data berupa. 1) Observasi langsung, adalah pengamatan pengumpulan data pada saat peneliti melakukan penelitian secara langsung.         2) Wawancara adalah pertanyaan yang diajukan untuk mengumpulkan data secara langsung.Adapun buku catatan pada saat melakukan pengamatan di lapangan berupa 1) Pedoman wawancara, adalah serangkaian daftar pertanyaan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu sebagai bahan acuan pada saat peneliti melakukan wawancara dengan informan. 2) Subyek penelitian yang dimaksudkan di sini adalah 10 orang pedagang kaki lima kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang kaki lima memiliki partisipasi yang cukup besar yang tercermin dari peran aktif mereka seperti kegiatan pemilu dan aktivitas organisasi politik lainnya yang berhubungan dengan pejabat pemerintahan. Selain itu partisipasi para pedagang kaki lima yang tinggi juga dibuktikan ketika mereka memberikan hak suara, tenaga, dukungan ketika berlangsungnya pemilu.Kata Kunci : partisipasi politik, pedagang kaki lima, kegiatan organisasiPolitical Participation of Street Vendors in The City of Pontianak to The Activities of The OrganizationABSTRACTThe object of this study is the political participation of street vendors to the organization's activities. Factors that often affect the pattern of view as well as wealth, gender, age, political participation of the people against the government, especially the city of Pontianak to the activities of street vendors eg eviction policy trading locations them without providing alternative solutions to the problem, while as citizens where they are protected by Law particularly the right to life and endeavor.The research method is a scientific way that serves to obtain data based on specific objectives. The method '' descriptive '' is a picture of a variable-by-variable one by one. Study of literature as a support in the writing, especially with regard to the theories releven with this research. Research go directly to research locations or places where the subject and object of the research is. There are also techniques and tools in the form of data collection. 1) Direct observations are observations at the time of data collection conducted a study directly. 2) The interview is the questions asked to collect data directly. The logbook at the time of observation in the field in the form of 1) Guidelines for the interview, is a set list of questions prepared in advance as a reference when the researchers conducted interviews with informants. 2) The subject of research is meant here is the 10 vendors Pontianak city.The results showed that vendors have a sizeable participation as reflected in their active role as electoral activities and the activities of other political organizations dealing with government officials. Besides the participation of the vendors high also evidenced when they are given voting rights, energy, support when the ongoing elections.Keywords: political participation, street vendors, the organization's activities
Diaspora Sebagai Multi Track Diplomacy Indonesia Guna Mewujudkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Hardi Alunaza
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 22, No 2 (2017): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.733 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v22i2.2434

Abstract

Persebaran warga Indonesia tidak hanya merupakan aset bagi pembangunan ekonomi Indonesia. Namun juga dapat dijadikan mitra kerja sama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Keberadaan diaspora Indonesia di luar negeri tidak lantas menghalangi mereka untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa. Tulisan ini bertujuan untuk melihat peluang diaspora Indonesia dan perannya membantu diplomasi Pemerintah Indonesia guna menunjang pembangunan Indonesia dalam konstelasi politik dan ekonomi global. Tulisan ini menjadi menarik untuk dijelaskan lebih jauh karena diaspora dipandang mampu berkontribusi dalam peningkatan perekonomian Indonesia. Selanjutnya, dalam bidang politik, diaspora dinilai berhasil mempererat hubungan antara Negara Indonesia dengan Negara tempat mereka tinggal. Penulis berargumen bahwa Indonesian Diaspora Network dengan pelaksanaan Global Summit berfungsi sebagai platform kolaborasi yang baik bersama seluruh stakeholder untuk saling berbagi informasi dan solusi guna meningkatkan masa depan pembangunan Indonesia dengan turut andil dalam memberikan masukan kepada para pembuat Kebijakan terkait diplomasi Indonesia. Hal tersebut dipandang sesuai dengan visi jangka panjang ekonomi Indonesia 2005-2025 serta strategi pembangunan Ekonomi Indonesia dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia yakni mewujudkan masyarakat Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur. Di sisi lain, diaspora Indonesia juga menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, melakukan promosi citra Indonesia seperti demokrasi, pluralistik dan toleransi. Kata Kunci: Diaspora; Pembangunan Indonesia; Diplomasi Baru
Persepsi Masyarakat tentang New Normal COVID-19 Widha Anistya Suwarso
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 25, No 2 (2020): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.308 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v25i2.2603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang new normal COVID-19, karena persepsi berkaitan erat dengan perilaku. Banyak perubahan dalam tatanan kehidupan akibat COVID-19 terutama berkaitan dengan interaksi antarmanusia. Masyarakat mungkin menghadapi culture shock dalam menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan cara hidup di masa new normal sehingga perilaku masyarakat tidak serta merta berubah sesuai yang diharapkan pemerintah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah masyarakat dengan berbagai background yang tersebar di beberapa wilayah Kalimantan Barat, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Ketapang, dan Kabupaten Sanggau. Sedangkan objek penelitian ini adalah persepsi masyarakat terhadap new normal COVID-19. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan persepsi masyarakat tentang new normal COVID-19 beragam. Sebagian besar mempersepsi secara positif karena menyadari tetap tinggal di rumah tidak selamanya bisa dilakukan untuk memutus penyebaran virus. Namun di sisi lain, masih ada masyarakat yang mempersepsi new normal secara negatif karena menganggap pemerintah memiliki kepentingan tertentu. Oleh karena itu, dibutuhkan pendekatan komunikasi yang lebih baik agar terbentuknya persepsi yang seragam di masyarakat dan perubahan perilaku hidup baru sesuai protokol kesehatan di masa new normal dapat tercapai.
Imperialisme Barat dan Implikasi Ke Atas Pengislaman Borneo Hashim Fauzy Yaacob
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 20, No 2 (2015): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.112 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v20i02.905

Abstract

Sepertimana kesultanan-kesultanan yang lain di Nusantara, beberapa kesultanan di Borneo memainkan peranan yang aktif menyebarkan Islam di wilayah berkenaan. Sebahagian masyarakat pribumi seperti kaum Melanau di Sarawak memeluk Islam seacara serentak dalam kumpulan yang besar. Hal ini berdasarkan kekeliruan dalam menentukan siapakah Melayu yang sebenamya kerana banyak suku kaum yang menerima Islam tidak mengiktiraf diri mereka sebagai "Melayu tulin" walaupun telah memeluk Islam bagi membezakan diri mereka daripada golongan "Melayu tulin". Bagaimana pun kedatangan imperialis Barat seperti Sepanyol, Belanda, British, dan Portugis telah merencatkan perkembangan Islam di Borneo. Kertas kerja ini cuba menggarap implikasi daripada kedatangan imperialis ke atas penyebaran Islam. Hal ini kerana, Islam tidak meratai Kepulauan Borneo sepertimana Islam merupakan kelompok paling besar di kepulauan Nusantara yang lain seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi, dan Tanah Melayu. Dengan keupayaan Kesultanan Brunai dan beberapa kesultanan di Kalimantan, Borneo sebenarnya berpotensi untuk di islamkan secara lebih meratai bcrbanding hari ini jika tidak kerana kcwujudan imperialisme Barat. 
Penempatan Pegawai Negeri Sipil di Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Kalimantan Barat - Rusdiono
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 19, No 1 (2014): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.336 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v19i01.925

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah penempatan pegawai negeri sipil di Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Kalimantan Barat dalam pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam suatu jabatan atau perpindahan dalam jabatan struktural maupun non struktural tidak mempertimbangkan persyaratan jabatan sesuai dengan kompetensi, prestasi kerja dan jenjang pangkat yang ditetapkan untuk jabatan itu, serta syarat obyektif lainnya tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras atau golongan dan penilaian prestasi kerja sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Kepegawaian Pasal 17 Ayat 2 dan Pasal 20 serta aturan pelaksanaannya Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 Tentang Pengangkatan PNS dalam Jabatan Struktural Pasal 5. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman serta menemukan konsep baru melalui analisis empirik dari penempatan pegawai negeri sipil di Badan Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Kalimantan Barat. Adapun penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data diperoleh dari informan dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa penempatan pegawai negeri sipil di Badan Pengelolaaan Kawasan Perbatasan dan Kerjasama Provinsi Kalimantan Barat dalam pelaksanaan pengangkatan pegawai negeri dalam jabatan maupun perpindahan pegawai dalam jabatan struktural dan non struktural dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan keahlian, kompetensi, prestasi kerja dan sesuai prosedur, justru sebaliknya penempatan pegawai negeri sipil mengindikasikan adanya unsur primordialisme yang berdasarkan nepotisme, patron-client dan kepentingan politik. Kata Kunci: Penempatan, Pengangkatan jabatan, Rotasi jabatan, Persyaratan Jabatan, Primordialisme 
KUALITAS PELAYANAN PERIJINAN PADA KANTOR BADAN PELAYANAN PERIJININAN TERPADU (BP2T) KOTA PONTIANAK Pardi Pardi
Proyeksi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 22, No 1 (2017): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.457 KB) | DOI: 10.26418/proyeksi.v22i1.2429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kualitas Pelayanan Perijinan pada Kantor Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak. Jenis penelitian adalah jenis penelitian deskriptif. Penentuan jumlah sampel penelitian berdasarkan ketentuan dalam penguuran IKM berdasarkan Kepmenpan No 25 Tahun 2004, dengan menggunakan 9 unsur pelayanan yang dipilih maka jumlah sampel didapat 100 orang responden. Pemilihan sampel dilakukan secara accidental sampling artinya sampel yang dipilih adalah mereka yang sedang melakukan pengurusan perijinan pada Kantor BP2T Kota Pontianak dalam periode waktu bulan Agustus sampai dengan Oktober 2016. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dengan alat pengumpul data berupa kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif dengan sofware microsoft excel. Hasil analisis menunjukkan bahwa ke sembilan unsur pelayanan yang dipilih dan dianalisis secara keseluruhan Indeks Kepuasan Masyarakat atas pelayanan perijinan pada Kantor BP2T Kota Pontianak dengan nilai 78,33 yang berada pada rentang 62,51 – 81,25 artinya sudah cukup baik dan nilai rata-rata masing-masing unsur pelayanan di atas 3,00 pada sekala 1 – 4. Dengan hasil tersebut pelayanan perijinan pada Kantor BP2T harus ditingkatkan agar mencapai standar maksimal sangat baik, dengan memperbaiki kekurangan-kekurangan terutama dalam kecepatan pelayanan.

Page 2 of 13 | Total Record : 129


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 30, No 1 (2025): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 29, No 2 (2024): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 29, No 1 (2024): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 28, No 2 (2023): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 28, No 1 (2023): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 27, No 2 (2022): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 27, No 1 (2022): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 26, No 2 (2021): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 26, No 1 (2021): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 25, No 2 (2020): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 25, No 1 (2020): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 24, No 2 (2019): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 24, No 1 (2019): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 21, No 1 (2016): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 23, No 2 (2018): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 23, No 1 (2018): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 22, No 2 (2017): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 22, No 1 (2017): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 21, No 2 (2016): PROYEKSI, Jurnal Ilmu Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 20, No 2 (2015): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 20, No 1 (2015): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 19, No 1 (2014): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 19, No 2 (2014): PROYEKSI, Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora More Issue