cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hang Tuah No 114 Palu
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
ISSN : -     EISSN : 25976052     DOI : https://doi.org/10.56338/mppki
Core Subject : Health,
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2597-6052 (Online - Electronic). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of health promotion and behavior science. The focus and scopes of the journal include: Health Literacy Community health empowerement and culture Health promoting hospital Health promotion in institution including tourism and industry Health media and communication technology Health promotion for infectious and non infectious diseases Lifestyle diseases including reproductive health,sexuality and HIV/AIDS Health promoting Occupational health and safety Health behaviour and education Intervention strategies in health promotion
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023" : 24 Documents clear
Pengaruh Teman Sebaya terhadap Kejadian Pernikahan Dini : Literature Review: The Effects of Peers on Early Marriage Incidents : Literature Review Meilia Rahmawati Kusumaningsih; Friska Realita; Maharani Cahyaningtyas
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3655

Abstract

Latar belakang: Masalah pernikahan dini yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pengetahuan, adopsi perilaku proses, sikap, pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, pola asuh orang tua, kepercayaan, ketersediaan pelayanan kesehatan, dan peran teman sebaya. Tujuan: untuk menelaah hasil dari hubungan teman sebaya terhadap kejadian pernikahan dini sesuai dengan penelitian – penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Metode: Metode yang digunakan ialah tinjauan literature review. Pengumpulan artikel menggunakan database Google Scholar dan BMC dengan seleksi kurun waktu 5 tahun terakhir. Pengumpulan data disesuaikan dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil: Dari beberapa faktor seperti faktor predisposisi, pemungkin dan penguat, didapatkan pengaruh teman sebaya berperan cukup kuat bagi remaja untuk melangsungkan pernikahan dini karena terlibat dalam memberikan keputusan dan mendukung untuk menikah dini dari teman sebayanya. Kesimpulan: Terdapat pengaruh ataupun keterlibatan teman sebaya dalam mendukung remaja lainnya untuk segera melangsungkan pernikahan pada usia dini.
Berat Lahir Bayi, Kepemilikan JKN dan Kebiasaan Merokok dengan Balita Stunting di Puskesmas Anggadita, Karawang : Birth Weight, Ownership of National Health Insurance, Smoking Habits of Parents, with Stunting Toddlers at the Anggadita Health Center Fairuza, Nur Laili; Elvandari, Millyantri; Kurniasari, Ratih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3687

Abstract

Latar belakang: Stunting merupakan status kurang gizi yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat karena malnutrisi jangka panjang. Stunting disebut juga bentuk gangguan pertumbuhan linear yang terjadi pada anak-anak, diantaranya mempunyai masalah gizi kronis akibat morbiditas, penyakit infeksi dan masalah lingkungan. Berat lahir merupakan berat badan bayi baru lahir pada saat kelahiran yang ditimbang pada saat satu jam setelah lahir. Anak yang terkena stunting sejak usia dini hingga usia 5 tahun akan sulit diperbaiki sehingga akan berlanjut hingga dewasa. Selain itu, faktor lingkungan mempengaruhi pertumbuhan anak salah satunya paparan polusi yang berasal dari asap rokok. Paparan asap rokok menjadi faktor risiko kejadian stunting pada balita karena nikotin dari paparan asap rokok mengganggu penyerapan mineral dan vitamin, selain itu rokok juga dapat mengurangi belanja keluarga khususnya belanja pangan. Selain itu kesehatan anak maupun ibu merupakan indikator penting untuk melihat derajat kesehatan. Untuk mendukung hal tersebut, di dalam Undang-Undang No 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional tertulis, setiap masyarakat berhak atas jaminan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar yang layak. Akses pelayanan kesehatan yang mudah akan memudahkan ibu untuk mengontrol tumbuh kembang anak secara rutin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Anggadita, diantaranya yaitu Berat Lahir Bayi, kepemilikan JKN dan Kebiasaan Merokok di wilayah kerja Puskesmas Anggadita, Kabupaten Karawang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain cross sectional. 66 responden penelitian adalah balita stunting dengan rentang usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Anggadita, Kabupaten Karawang. Penelitian dilakukan pada Maret-April 2022. Analisis dilakukan menggunakan uji spearman rank untuk menguji hubungan antara variabel terikat yaitu stunting dengan variabel bebas yaitu kepemilikan JKN, Kebiasaa merokok dan BBLR. Hasil: Penelitian menemukan hubungan Kepemilikan JKN dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Anggadita (0,049<0,05, ) dan terdapat hubungan antara variabel kebiasaan merokok dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Anggadita (0,012<0,05). Tidak terdapat hubungan antara berat lahir bayi dengan kejadian stunting dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Anggadita (0,591>0,05). Kesimpulan: Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepemilikan JKN pada anak dapat mempengaruhi kejadian stunting. Selain itu, kebiasaan merokok pada anggota rumah tangga terutama ayah dapat mempengaruhi kejadian stunting. Namun, tidak terdapat hubungan antara berat lahir bayi dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Anggadita, Kabupaten Karawang.
Hubungan Usia, Masa Kerja, dan Indeks Masa Tubuh dengan Kualitas Tidur Perawat Instalasi Rawat Inap pada Rumah Sakit X Gresik: Correlation Between age, Length of Service, and Body Mass Index with Sleep Quality of Inpatient Nurses at X Gresik Hospital Mufadhol, Ahmad Farras; Yustinus Denny Ardyanto
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3740

Abstract

Latar belakang: Kualitas tidur dapat diartikan sebagai hasil dari keadaan tidur seseorang yang menghasilkan kesegaran dan kebugaran disaat seseorang terbangun, kualitas tidur dapat dilihat dari seberapa optimal kondisi tidur seseorang. Kekurangan tidur dapat mengakibatkan peningkatan prevalensi kelelahan kerja, pelambatan proses berpikir, peningkatan kesalahan dalam pelayanan, serta penurunan daya ingatan yang dapat berakibat fatal bagi pekerjaan perawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel karakteristik individu yang terdiri dari usia, masa kerja, dan indeks masa tubuh dengan variabel kualitas tidur pada perawat instalasi rawat inap RS X Gresik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasi analitic dengan pendekatan cross-sectional, data diambil melalui bantuan kuesioner penelitian mengenai karakteristik individu dan kuesioner PSQI untuk mengetahui kualitas tidur perawat. Digunakan juga data sekunder untuk menunjang jalannya penelitian ini. Hasil: Terdapat 16 atau 30,2% responden yang memiliki kualitas tidur yang baik, sedangkan terdapat 37 atau 69,8% perawat yang memiliki kualitas tidur yang buruk. Berdasarkan analisis korelasi diketahui hubungan antara variabel usia dengan kualitas tidur dengan nilai p-value (0,010 < 0,05), diketahui juga bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel masa kerja dengan kualitas tidur dengan nilai p-value (0,309 > 0,05), diketahui pula bahwa terdapat hubungan antara variabel indeks masa tubuh dengan kualitas tidur dengan nilai p-value (0,000 < 0,05). Kesimpulan: Terdapat permasalahan kualitas tidur yang cukup tinggi pada perawat RS X, Gresik, ditandai dengan tingginya jumlah perawat yang mengalami kualitas tidur yang buruk (69,8%). Terdapat hubungan antara variabel usia dan status gizi dengan kualitas tidur yang dialami oleh perawat, sedangkan tidak ditemukan hubungan antara variabel masa kerja dengan kualitas tidur.
Strategi Inovatif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Dukungan Ibu dalam Praktik Pemberian ASI Eksklusif dan MP-ASI: Studi Kasus di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi: Innovative Strategy to Increase Mothers' Awareness and Support in the Practice of Exclusive Breastfeeding and MP-ASI: Case Study in the Gambesi Community Health Center Working Area Sitti Nurhidayanti Ishak
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3770

Abstract

Latar belakang: Dua tahun pertama kehidupan anak merupakan masa periode emas untuk pertumbuhan fisik tercepat dalam daur kehidupan dan perkembangan otak yang tidak akan pernah terulang. Untuk itu pemberian ASI dan MP-ASI sangat diperlukan bagi anak dalam perkembangan otak dan pertumbuhan badannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pengetahuan dan sikap ibu dalam rangka meningkatkan kesadaran dan dukungan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif dan makanan pendamping ASI (MP-ASI) di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi. ASI eksklusif dan MP-ASI merupakan aspek penting dalam memberikan nutrisi yang optimal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 ibu dengan bayi usia 0-2 tahun yang mengunjungi Puskesmas Gambesi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang terdiri dari pertanyaan terkait pengetahuan dan sikap ibu mengenai praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan setelah penerapan intervensi berupa penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif dan MP-ASI. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan ibu mengenai praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI setelah intervensi. Selain itu, sikap ibu terhadap praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI juga mengalami peningkatan yang positif setelah intervensi. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi berupa penyuluhan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terkait praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI berhasil dilakukan. Kesimpulan: Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan program intervensi yang fokus pada peningkatan pengetahuan dan sikap ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Gambesi. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat menjadi landasan untuk meningkatkan kesadaran dan dukungan ibu dalam praktik pemberian ASI eksklusif dan MP-ASI, serta berkontribusi pada upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan bayi di wilayah tersebut.
Pengaruh Media Video untuk Mengubah Pengetahuan dan Sikap pada Ibu Baduta Usia 6-24 Bulan tentang MP-ASI di Desa Paiton Kabupaten Probolinggo: The Effect of Video Media on Changing Knowledge and Attitudes of Baduta Mothers Aged 6-24 Months about MP-ASI in Paiton Village, Probolinggo Regency Madinatus Sahro; Ibnu Fajar; Bastianus Doddy Riyadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3773

Abstract

Latar belakang: Faktor utama penyebab stunting yaitu asupan makanan meliputi ASI dan MP-ASI yang tidak sesuai dengan praktik yang direkomendasikan tentang pengaturan waktu, frekuensi, dan kualitas. Maka dari itu sangat diperlukan pemberian informasi tentang MP-ASI pada ibu balita agar pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian MP-ASI semakin bertambah. Tujuan: Untuk mempelajari pengaruh media video untuk mengubah pengetahuan dan sikap pada ibu baduta usia 6-24 bulan tentang MP-ASI di Desa Paiton Kabupaten Probolinggo. Metode: Jenis penelitian Pre-eksperimental dengan desain One Group Pre-test dan Post-test design . Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 22 baduta usia 6-24 bulan. Perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah diberikan video tentang MP-ASI diuji menggunakan Paired Samples T-test. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian media video tentang MP-ASI terhadap pengetahuan dan sikap dengan p=0,000< α=0,05. Video media lebih berpengaruh pada perubahan pengetahuan. Kesimpulan: Media video tentang MP-ASI memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengetahuan dan sikap ibu baduta usia 6-24 bulan di Desa Paiton Kabupaten Probolinggo.
Faktor Risiko Hipertensi pada Wanita Pralansia (45-59 Tahun) Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar: Risk Factors of Hypertension in Preelderly Women (45-59 Years Old) Lhoknga District, Aceh Besar District Melania Hidayat; Erma Wina; Farrah Fahdhienie; Nopa Arlianti; Phossy Vionica Ramadhana
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3779

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan penting diseluruh indonesia karena prevalansinya yang tinggi sebesar 22% pada kelompok usia >18 tahun. Jumlah kasus hipertensi terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2018 prevalansi hipertensi di Aceh menduduki tingkat ke-10 tertinggi yaitu 9.32%, dan di Puskesmas Lhoknga sebesar 9.71%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggetahui hubungan antara obesitas, tingkat stress dan Riwayat dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kecamatan Lhoknga Kabupaten Aceh Besar Tahun 2020. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan design cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 orang diambil dengan metode proporsional random sampling. Sampel diambil berdasarkan laporan puskesmas dengan wilayah hipertensi tertinggi di Puskesmas Lhoknga. Analisis data menggunakan uji chi square dan melihat nilai Odds Rasio (OR). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara obesitas dengan (p value=0.014; OR=3.77 ), tingkat stress (p value=0.009; OR=4.44 ), dan riwayat keluarga (p value=0.001; OR=8.25) dengan kejadian hipertensi pada wanita pralansia (45-59 tahun) di 5 Desa Wilayah Kerja Puskesmas Lhoknga Kabupaten Aceh Besar tahun 2020. Kesimpulan: Bagi petugas Puskesmas bagian PTM, untuk dapat meningkatkan penyuluhan tentang bahayanya hipertensi dan pentingnya hidup sehat dengan cek kesehatan secara rutin
Pengaruh Unsur Budaya terhadap Perilaku Pencarian Pengobatan pada Pasien Stroke : Literature Review: The Influence of Cultural Elements on Health Seeking Behavior in Stroke Patients : Literature Review Dewi Gemilang Sari; Dian Ayubi; Mirnawaty; Ari Purwohandoyo
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3845

Abstract

Latar belakang: Unsur budaya sangat mempengaruhi perilaku pencarian pengobatan pasien stroke. Ketepatan pencarian pengobatan pada pasien stroke menjadi penting karena stroke merupakan penyakit kegawatdaruratan yang butuh penanganan segera untuk mencegah kecacatan dan kematian. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Metode: Penelitian menggunakan metode systematic review dengan menggunakan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini menggunakan empat mesin pencari dalam pengumpulan artikel, yaitu ProQuest, ScienceDirect, Scopus, dan EBSCO. Kata kunci pencarian artikel adalah “Culture”, “Health Seeking Behavior”, dan “Stroke Patients”. Artikel yang didapatkan sebanyak 353 artikel dan 5 artikel di review dalam penelitian ini. Hasil: Unsur budaya berpengaruh terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Terdapat beberapa unsur budaya yang berpengaruh pada perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Kesimpulan: Terdapat pengaruh antara unsur budaya terhadap perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke. Dibutuhkan strategi pendekatan melalui unsur budaya untuk meningkatkan ketepatan perilaku pencarian pengobatan pada pasien stroke sehingga kegawatdaruratan stroke dapat ditangani segera.
Peran Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dalam Meningkatkan Perilaku Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Pariaman: The Role of the Youth Information and Counseling Center (PIK-R) in Improving Compliance Behavior in Consuming Blood Supplement Tablets among Adolescent Girls at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pariaman City Imra’atul Hasanah; Widdefrita; Rapitos Sidiq; Neni Fitra Hayati; John Amos
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3847

Abstract

Latar belakang: Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menangani masalah anemia. Remaja putri di Provinsi Sumatera Barat yang sudah mendapatkan TTD di sekolah sebanyak 84,13%, sedangkan yang mengkonsumsi ? 52 butir hanya 1%. Penyebab remaja putri tidak mengkonsumsi TTD karena takut dan lupa, sehingga diperlukan teman sebaya menjadi role model dan membantu mengawasi konsumsi TTD di sekolah. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran PIK-R dalam meningkatkan perilaku kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode eksploratif yang bertujuan untuk menggali informasi mengenai peran pusat informasi dan konseling remaja dalam meningkatkan perilaku kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan telaah dokumen, informan dalam penelitian menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 10 anggota PIK-R sebagai informan utama, 2 orang guru sebagai informan kunci, dan 4 orang siswi sebagai informan tambahan. Hasil: Pengetahuan informan sebelum pemberian edukasi oleh teman sebaya mengenai anemia yaitu kekurangan darah merah, informan belum memahami secara detail mengenai anemia, setelah dilakukannya edukasi didapatkan bahwa adanya perubahan pengetahuan kearah yang lebih baik, informan sudah mengetahui mengenai anemia. Pengetahuan remaja putri terkait TTD sebleum pemberian edukasi menyatakan bahwa TTD obat untuk penyakit anemia. Sikap remaja putri terkait TTD sebelum pemberian edukasi yaitu penting bagi penderita anemia, setelah dilakukannya edukasi melalui teman sebaya adanya perubahan sikap remaja putri yang menyatakan TTD penting unntuk mencegah anemia. Tindakan remaja putri sebelum diberikan edukasi dan pengawasan konsumsi TTD oleh teman sebaya melalui organisasi PIK-R Sebagian besar reaja putri tidak mengkonsumsi TTD, sedangkan setelah dilakukan pemberian edukasi dan pengawasan oleh anggota PIK-R ada perubahan konsumsi TTD disekolah kearah yang lebih baik. Kesimpulan: Ada perubahan pengetahuan, sikap dan tindakan siswi mengenai konsumsi TTD untuk pencegahan anemia.setelah dilakukannya pemberian edukasi melalui kelompok teman sebaya (PIK-R) dan pengawsan konsumsi TTD.
Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengonsumsi Tablet Fe : Literature Review: Compliance of Pregnant Women in Consuming Fe Tablets : Literature Review Putri Febriyanti Ludin; Rr. Catur Leny Wulandari; Arum Meiranny
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3850

Abstract

Latar belakang: Ketidak patuhan Ibu hamil yang tidak mengkonsumsi suplemen zat besi dengan baik dapat mengalami anemia, yang dapat menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan yang sangat berbahaya bagi ibu dan bayinya, seperti keguguran, pendarahan yang dapat mengakibatkan kematian ibu, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah. Untuk mencegah anemia pada ibu hamil, mereka rutin meminum minimal 90 tablet penambah darah (TTD). Tujuan: Penelitian literatur ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan ibu hamil dalam penggunaan tablet Fe sehingga dapat menurunkan resiko gangguan kehamilan akibat masalah anemia. Metode: Dengan rentan waktu penerbitan 10 (sepuluh) tahun sebelumnya, pendekatan yang digunakan adalah literature review dengan mencari makalah internasional dan nasional di database PubMed, Google Scholar, dan profil Kesehatan. Hasil: Wanita hamil yang tidak mengonsumsi suplemen zat besi atau tablet Fe secara teratur berisiko tinggi terkena anemia. Dari beberapa jurnal terdapat rendahnya kepatuhan dan ketaatan minum obat. Ibu tidak patuh karna lupa dan mengalami efek samping. Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kepatuhan ibu dalam penelitian ini sangat rendah. Upaya harus diperkuat untuk meningkatkan kepatuhan pada ibu hamil tentang pentingnya mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan dan promosi kesehatan mengenai suplementasi zat besi.
Analisis Beban Kerja Perawat Pelaksana dalam Mengevaluasi Kebutuhan Tenaga Perawat di RS X : Literature Review: Analysis Of Implementing Nurse Workload In Evaluating Nurse Requirements In X Hospital : Literature Review Ernest Kissinger, Yulian; Cicillia Ika Wulandari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i10.3851

Abstract

Latar belakang: Beban kerja merupakan salah satu komponen penting dalam menghitung kebutuhan tenaga, Beban kerja perawat adalah jumlah total waktu keperawatan yang digunakan untuk melakukan kegiatan pokok, kegiatan penunjang dan kegiatan tambahan seorang perawat selama waktu kerja. Metode WISN (Workload Indicator Staffing Needs), berfungsi sebagai perhitungan dalam kebutuhan sumber daya manusia (SDM) dengan menggunakan beban kerja oleh SDM kesehatan pada seluruh unit kerja pada fasilitas pelayanan. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk melakukan literature review mengenai Workload Indicator Staff Needes dan menganalisa beban kerja perawat dalam mengevaluasi kebutuhan tenaga perawat. Sehingga hasil dari review jurnal dapat memberikan gambaran mengenai implementasi dari metode Workload Indicator Staff Needes. Metode: Metode yang digunakan dalam penelusuran sumber data pada Literature Review ini yaitu dengan penelusuran database terdiri dari Wiley, ProQuest, Pubmed dan Google Scholar. Jurnal tersebut diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Dengan menggunakan kata kunci “beban kerja, Workload Indicator Staff Needes, WISN, perawat” Hasil: Hasil analisis menunjukan secara keseluruhan artikel menjelaskan bahwa salah satu komponen perhitungan kebutuhan tenaga adalah dengan melihat beban kerja. Metode WISN merupakan suatu metode perhitungan kebutuhan SDMK berdasarkan pada beban kerja nyata. Kesimpulan: Metode WISN ini dapat digunakan dalam menghitung kebutuhan jumlah tenaga perawat sehingga kualitas pelayanan, kepuasan pasien dan tenaga kesehatan dapat ditingkatkan sehingga memungkinkan manajer kesehatan menganalisis beban kerja perawat, menghitung kebutuhan staffing sehingga perawat secara efektif berkontribusi pada proses perencanaan tenaga kerja.

Page 1 of 3 | Total Record : 24


Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2026): February 2026 Vol. 9 No. 1 (2026): January 2026 Vol. 8 No. 12 (2025): December 2025 Vol. 8 No. 11 (2025): November 2025 Vol. 8 No. 10 (2025): October 2025 Vol. 8 No. 9 (2025): September 2025 Vol. 8 No. 8 (2025): August 2025 Vol. 8 No. 7 (2025): July 2025 Vol. 8 No. 6 (2025): June 2025 Vol. 8 No. 5 (2025): May 2025 Vol. 8 No. 4 (2025): April 2025 Vol. 8 No. 3 (2025): March 2025 Vol. 8 No. 2 (2025): February 2025 Vol. 8 No. 1 (2025): January 2025 Vol. 7 No. 12 (2024): December 2024 Vol. 7 No. 11 (2024): November 2024 Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024 Vol. 7 No. 9 (2024): September 2024 Vol. 7 No. 8 (2024): August 2024 Vol. 7 No. 7 (2024): July 2024 Vol. 7 No. 6 (2024): June 2024 Vol. 7 No. 5 (2024): May 2024 Vol. 7 No. 4 (2024): April 2024 Vol. 7 No. 3 (2024): March 2024 Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024 Vol. 7 No. 1 (2024): January 2024 Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023 Vol. 6 No. 11 (2023): November 2023 Vol. 6 No. 10 (2023): October 2023 Vol. 6 No. 9 (2023): September 2023 Vol. 6 No. 8 (2023): August 2023 Vol. 6 No. 7 (2023): July 2023 Vol. 6 No. 6 (2023): June 2023 Vol. 6 No. 5 (2023): May 2023 Vol. 6 No. 4 (2023): April 2023 Vol. 6 No. 3 (2023): March 2023 Vol. 6 No. 2 (2023): February 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023 Vol. 5 No. 12 (2022): December 2022 Vol. 5 No. 11 (2022): November 2022 Vol. 5 No. 10 (2022): October 2022 Vol. 5 No. 9 (2022): September 2022 Vol. 5 No. 8 (2022): August 2022 Vol. 5 No. 7 (2022): July 2022 Vol. 5 No. 6 (2022): June 2022 Vol. 5 No. 5 (2022): May 2022 Vol. 5 No. 4 (2022): April 2022 Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022 Vol. 5 No. 2 (2022): February 2022 Vol. 5 No. 1 (2022): January 2022 Vol. 4 No. 4 (2021): November 2021 Vol. 4 No. 3 (2021): September 2021 Vol. 4 No. 2 (2021): May 2021 Vol. 4 No. 1 (2021): January 2021 Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020 Vol. 3 No. 2 (2020): May 2020 Vol. 3 No. 1 (2020): January 2020 Vol. 2 No. 3 (2019): September 2019 Vol. 2 No. 2 (2019): May 2019 Vol. 2 No. 1 (2019): January 2019 Vol. 1 No. 3 (2018): September 2018 Vol. 1 No. 2 (2018): May 2018 Vol. 1 No. 1 (2018): January 2018 More Issue