cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
yasintamariafono@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : 27751589     DOI : -
Jurnal Citra Pendidikan (JCP) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) didekasikan untuk karya tulis berupa kajian pustaka, hasil penelitian, dan kajian meta-analisis dalam bidang pendidikan dan ilmu pendidikan (pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan matematika, pendidikan musik dan pendidikan IPA). JCP menggunakan Turnitin untuk mengecek plagiasi naskah artikel. JCP diterbitkan 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBINGUNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA SELALU BERHEMAT ENERGI UNTUKSISWA KELAS IV DI SDN LINAJAWA TAHUN AJARAN 2020/2021 Patrisia Menge; Maria Desidaria Noge; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar tematik siswa dengan menerapkan model Inkuiri Terbimbing pada siswa kelas IV SDN Linajawa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan desain penelitian yang dikemukakan oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari tiga komponen yaitu perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Pelaksanaan tindakan dalam penelitian dilakukan dalam dua siklus. Waktu penelitian dijalankan selama satu bulan yakni, pada tanggal 23 juli – 23 agustus 2021. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Linajawa yang berjumlah 14 orang siswa, yang terdiri dari 5 orang siswa perempuan dan 9 orang siswa laki-laki. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar tematik siswa kelas IV SDN Linajawa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes pilihan ganda yang dilakukan pada akhir siklus. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif.Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I menunjukan rata-rata hasil belajar tematik siswa 68,85%, ketuntasan klasikalnya sebesar 42,85%, dan kriteria penggolongan berada pada kategori cukup. Sedangkan hasil analisis data pada siklus II,menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar tematik siswa 86,57%,dan ketuntasan klasikalnya sebesar100 %, dari kriteria penggolongan berada pada kategori sangat baik. Terjadi peningkatan rata-rata hasil belajar tematik siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 17,72%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV di SDN Linajawa Tahun Ajaran 2020/2021.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN LINGUISTIK SISWA Destriani
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi Guru dalam Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Siswa (Studi pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rejang Lebong kelas XII Teknik Informatika Komputer)”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan linguistik siswa serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi guru dalam mengembangkan kecerdasan linguistik siswa. Berdasarkan latar belakang masalah yaitu siswa enggan mengulang yang telah dipelajari, siswa tidak mampu menyampaikan materi yang telah dipelajari dengan bahasanya sendiri. Hasil dari penelitian memperoleh simpulan: Pertama, dalam mengembangkan kecerdasan linguistik siswa di SMKN 1 Rejang Lebong kelas XII Teknik Informatika Komputer berdasarkan indikator kecerdasan linguistik itu sendiri. indikator mendengar menerapkan strategi Dictogloss, indikator membaca menerapkan strategi Know Want to Learning, indikator menulis dengan menerapkan strategi penulisan terbimbing, indikator berbicara menggunakan strategi pembelajaran kooperatif (SPK) dengan menerapkan metode diskusi dengan hasil siswa mampu menjelaskan meteri yang telah dipelajari degan baik. Kedua, Faktor pendukung dalam mengembangkan kecerdasan linguistik siswa seperti kreatifitas guru, kesiapan guru, kondisi siswa, gaya belajar siswa, kondisi emosi siswa dan program sekolah.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERMUATAN MULTIMEDIA PADA TEMA BENDA DI SEKITARKU UNTUK SISWA KELAS III DI SDI MALANUZA Dionisia Alfiana Jojon; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku untuk siswa Sekolah Dasar kelas 3. Subyek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 SDI Malanuza sebagai ahli materi/isi, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, ahli desain dan ahli multimedia serta siswa sebagai pengguna produk. Sedangkan obyek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 3 SD pada benda di sekitarku untuk dijadikan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia . Bahan ajar elektronik bermuatan multimedia ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Metode pengumpulan data antara lain sebagai berikut : (1) data mengenai kebutuhan sumber belajar dikumpulkan melalui analisis kurikulum 2013 dan melalui angket. Analisis kebutuhan dilakukan bersama antara peneliti dan guru SD ,(2) data mengenai potensi sekolah atau wilayah dan karakteristiknya yang relevan dengan kebutuhan sumber belajar tematik SD dalam bentuk bahan ajar elektronik, (3) data mengenai kualitas bahan ajar elektronik dilihat dari isi, penyajian, kebahasaan dan kelayakan penggunaan diperoleh dari guru dan siswa dalam uji coba terbatas menggunakan angket.Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,8, (3) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,1, (4) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,8 dan (5) Uji coba pada siswa sebagai pengguna produk ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,6. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku untuk siswa kelas 3 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA 1 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP PADA SISWA KELAS III SDI RUTOSORO KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA TAHUN AJARAN 2020/2021 Maria Goreti Marsuni; Pelipus Wungo Kaka; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan hasil belajar tematik Tema 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup pada siswa kelas 3 SDI Rutosoro Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada Tahun ajaran 2020/2021 dengan menerapkan model pembelajaran Model Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain penelitian yang dikemukakan Kemmis dan Mc Taggart terdiri atas tiga yakni perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Penelitian ini terdiri atas dua siklus, dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 7 orang yang merupakan siswa/siswi kelas III SDI Rutosoro. Objek dalam penelitian ini yakni hasil belajar. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa tes subjektif yang diberikan pada akhir untuk masing-masing siklus. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data hasil belajar yaitu berupa tes objektif dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 15 soal yang akan dilaksanakan pada akhir siklus. Data kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan belum adanya peningkatan hasil belajar pada siklus 1 yang dibuktikan dengan perolehan nilai rata-rata 64,28 dan nilai rata-rata sebesar 64,28%, ketuntasan klasikal 14% dengan kategori cukup. Sedangkan perolehan hasil belajar pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 85,71 dan nilai rata-rata sebesar 85,71%, ketuntasan klasikal 100% dan berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan, bahwa penerapan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas III pada tema 1 “Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup”.
HUBUNGAN ANTARA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAHDENGAN KEPUASAN KERJA GURU SE-GUGUS l KECAMATAN INERIE KABUPATEN NGADA Maria Yasinta Ytu; Ermelinda Yosefa Awe; Yosefina Uge Lawe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan kepala sekolah dengan kepuasan kerja guru digugus 1 Kecamatan Inerie Kabupaten Ngada. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 33 guru. Sampel dalam penelitian ini diambil dari keseluruhan jumlah populasi berjumlah 33 guru. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan angket dengan mengikuti pola Likert. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis menujukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepemimpinan dengan Kepuasan kerja guru dengan persamaan regresi Y= 63,134 + 0,315X dengan kontribusi sebesar 0,215%. Hasil analisis korelasi atau nilai R2= 0,215 (R≠0).Besarnya nilai korelasiR2=0,215 atau 0,215 x100%=21,5%, Ini menunjukan bahwa variabel kepuasan kerja dipengaruhi oleh variabel kepemimpinan kepala sekolah sebesar 21,5%. Untuk sisanya kepuasan kerja guru 100%-21,5% = 78,5% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain seperti kondisi sekolah, karakter siswa, dan lain – lain. Hasil Uji hipotesis diperoleh Nilai F-hitung = 5,129 dan F-tabel adalah 4,16 pada taraf signifikan 5%, dimana 5,129 >4,16 pada taraf signifikan 5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak yang artinya ada pengaruh yang signifikan antara Kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru sekolah Dasar (SD) se-Gugus 1 kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA I ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA PADA SISWA KELAS V ESTIANA NESI; MARIA PATRISIA WAU; YOSEFINA UGE LAWE
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes on the theme 1 Animal and Human Movement Organs in fifth grade students of SDI Rutosoro, Golewa District, Ngada Regency through the application of the guided inquiry learning model. This type of research is classroom action research (CAR) developed by Kemmis and Mc Taggart, which consists of two cycles and each cycle consists of planning, implementing, and observing, and reflecting. The subjects of this study were 6th grade students of SDI Rutosoro. Research data were collected using test techniques and research instruments in the form of a description test. Data were analyzed by quantitative descriptive statistics. The results of the first cycle of action research obtained that the average student learning outcomes in thematic learning theme I of animal and human movement organs was 63.34, with a percentage of 63.34% and was in the fairly good category. In the second cycle, the average student learning outcomes in thematic learning theme I animal and human movement organs were 94.83 with a percentage of 94.83%. And is in a predetermined category, namely the results criteria with a percentage of 80-100%. the increase from cycle I to cycle II was 31.43%. Based on the data above, it can be concluded that the application of the guided inquiry learning model can improve the learning outcomes of the fifth grade students of SDI Rutosoro for the 2021/2022 academic year.
PENGEMBANGAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF PUZZLE JAM UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI TKK ST. ALBERTUS MAGNUS SARASEDU KECAMATAN GOLEWA MARIA ANISTA NGAO; ELISABETH TANTIANA NGURA; JOSEP MARSIANUS REWO
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan media puzzle jam pada aspek kemampuan kognitif AUD di Tkk St. Albertus Magnus Sarasedu di Kecamatan Golewa. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) yang dikembangkan oleh Reiser dan Mollenda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan angket. Analisis data menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pengembangan dideskripsikan dalam langkah-langkah sistematis pengembangan media pembelajaran puzzle jam yakni: 1) Analysis; (a) analisis kurikulum; (b) analisis kebutuhan peserta didik; (c) analisis kompetensi. 2) Design; (a) perancangan desain produk; (b) penyusunan materi; (c) penyusunan instrument. 3) Development; (a) pengembangan produk; (b) validasi ahli; (c) revisi ahli 4) Implementation; (a) uji kelayakan para ahli; (b) uji kelayakan pengguna media 5) Evaluation dari kriteria kelayakan seluruh ahli dan kelayakan dari uji perorangan serta kelompok kecil. Kelayakan media pembelajaran puzzle jam adalah. 1) review ahli materi memperoleh skor 90 (sangat valid); 2) review ahli media memperoleh skor 97,14 (sangat valid); 3) review ahli desain memperoleh skor 86 (sangat valid); 4) uji coba kelayakan perorangan memperoleh skor 83,33 (valid). 5) uji coba kelayakan kelompok kecil memperoleh skor 96,67 (sangat valid). Dapat disimpulkan bahwa melalui uji coba yang telah dilakukan oleh ahli dan anak sebagai pengguna produk maka alat permainan edukatif puzzle jam dinyatakan layak untuk digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
CEGAH KEKERASAN DENGAN SOP PENANGANAN PELANGGARAN SISWA DI SEKOLAH BINAAN Petrus EY Ngilo Rato
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah sebagai tempat belajar seharusnya menjadi tempat yang nyaman bagi siswa. Pada kenyataannya sekolah belum menjadi tempat yang nyaman bagi siswa karena masih terdapat tindak kekerasan terhadap siswa yang dilakukan oleh guru. Guru melakukan tindak kekerasan terhadap siswa karena mereka tidak memiliki panduan atau pedoman penanganan pelanggaran siswa sehingga guru menyikapi pelanggaran siswa seturut perspektifnya masing-masing.Untuk mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap siswa, dilakukan pelatihan menyusun SOP (Standar Opoerasional Prosedur) penanganan pelanggaran siswa. Dengan pelatihan tersebut sekolah memilik dokumen SOP penanganan pelanggaran siswa untuk dijadikan pedoman bagi guru dalam mengangani kasus-kasus pelanggaran siswa. Setelah sekolah memiliki dokumen SOP penanganan pelanggaran siswa, tindak kekerasan yang sering dilakukan guru terjhadap siswa dapat dicegah. Dengan tercegahnya tindak kekerasan terhadap siswa, sekolah menjadi lebih mudah untuk mewujudkan suasana dan iklim belajar yang nyaman dan kondusif. Sehingga diharapkan agar pematuhan terhadap SOP penanganan pelanggaran siswa diberlakukan secara konsisten.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PECAHAN MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS IIA SD WIDIATMIKA Jesika Nopiaty Tarigan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan melalui penerapan pendekatan kontekstual pada siswa kelas iia SD widiatmika tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Subjek Penelitian ini adalah siswa kelas 2A di SD Widiatmika, yang berjumlah 19 siswa yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 9 orang siswa perempuan pada mata pelajaran tematik muatan matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklusi. Masing-masing siklus di lakukan 4 tahap yaitu: Tahap perencanaan tindakan, Tahap pelaksanaan tindakan, Tahap observasi dan evaluasi dan Tahap Refleksi. Dari hasil tes dan hasil observasi yang telah dilakukan, yaitu observasi aktivitas siswa, proses pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II, pada siklus II telah tercapainya ketuntasan belajar klasikal dan proses pembelajaran sudah sangat baik. Dengan adanya peningkatan hasil belajar dan peningkatan keaktifan siswa pada setiap siklus, maka dapat dinyatakan bahwa penerapan pembelajaran contextual teching and learning ini efektif untuk digunakan sebagai salah satu model pembelajaran Matematika
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS PADA MATERI PARTS OF BODY MELALUI MEDIA LAGU PADA SISWA KELAS IVD SD WIDIATMIKA I Gede Sumerjaya
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris Pada Materi Parts of Body melalui Media Lagu pada Siswa Kelas IVD SD Widiatmika Tahun Pelajaran 2021/2022. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian yaitu siswa kelas IV SD WIDIATMIKA yang berjumlah sebanyak 22 orang, yang terdiri dari 7 orang putri dan 15 orang putra. Sedangkan, obyek penelitian ini adalah penerapan media Lagu dalam pembelajaran Bahasa Inggris materi Parts of Body. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis, dokumentasi dan catatn lapangan. Dari hasil konfirmasi terhadap pemberian angket tersebut kepada peserta didik, diperoleh 20 jawaban Kurang Setuju, 10 jawaban Tidak Setuju, 45 jawaban Setuju dan 55 jawaban Sangat Setuju. Bila dipresentasekan antara pendapat Kurang Setuju dan Tidak Setuju diperoleh hasil 23% sedangkan bila pendapat Setuju dan Sangat Setuju dipresentasekan, maka diperoleh hasil 77%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar peserta didik memberikan suatu penilaian yang baik/puas terhadap penerapan media lagu dalam pembelajaran Bahasa Inggris.

Page 11 of 54 | Total Record : 539