cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
yasintamariafono@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 27751589     EISSN : 27751589     DOI : -
Jurnal Citra Pendidikan (JCP) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti. Jurnal Citra Pendidikan (JCP) didekasikan untuk karya tulis berupa kajian pustaka, hasil penelitian, dan kajian meta-analisis dalam bidang pendidikan dan ilmu pendidikan (pendidikan dasar, pendidikan anak usia dini, pendidikan matematika, pendidikan musik dan pendidikan IPA). JCP menggunakan Turnitin untuk mengecek plagiasi naskah artikel. JCP diterbitkan 4 kali dalam setahun yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 539 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI TEKNIK MEMAINKAN ALAT MUSIK LABA BU’U PADA SISWA KELAS VIII DI SMPK YOS SOEDARSO KECAMATAN JEREBUU KABUPATEN NGADA Yustus Demu Watu; Kanzul Fikri; Florentianus Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan atau R&D (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip yang terdiri dari tiga tahap yaitu planning, design, dan development. Penelitian ini dilakukan di SMPK Yos Soedarso Jerebuu pada siswa kelas VIII. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket, wawancara, dan dokumentasi. Uji coba produk ini peneliti menggunakan instrumen kuesioner yang dinilai oleh ahli materi, ahli desain, dan ahli media serta angket respon siswa untuk mengukur kevalitan suatu produk yang dikembangkan oleh peneliti. Teknik analisis yang digunakan peneliti yaitu teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini diketahui melalui uji alpha terhadap media audio visual diperoleh hasil validasi dari ahli materi 96,875% dengan kriteria sangat valid, ahli media sebesar 95% dengan kriteria sangat valid, dan ahli desain sebesar 97,2% dengan kriteria sangat valid. Sedangkan perolehan hasil dari uji beta dari prodak yang dikembangkan peneliti melalui uji coba perorangan diperoleh hasil 92% dan uji coba lapangan skala kecil diperoleh hasil 96%. Dari hasil data yang diperoleh dapat di simpulkan bahwa media audio visual pada materi teknik memainkan alat musik Laba Bu’u layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa SMP dan dapat digunakan dalam pembelajaran seni budaya.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKNIK PERMAINAN ALAT MUSIK BHEGO SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 GOLEWA Theresia Ludwina Liku; Kanzul Fikri; Ferdinandus Bate Dopo
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1094

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar modul teknik permainan alat musik bhego. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kulitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, obervasi, angket dan dokumentasi. Materi yang terdapat dalam produk bahan ajar modul ini memuat tentang alat musik tradisional kabupaten Ngada yang terdapat di kampung Malanuza. Hal pertama yang dilakukan peneliti dalam menyusun bahan ajar modul yaitu membuat draf dan mendesain bahan ajar dan materi. Untuk mendapatkan hasil yang baik, peneliti melakukan uji coba terhadap 3 ahli yakni ahli materi, ahli bahasa indonesia, dan ahli desain. Uji coba yaitu dengan memberikan lembar kusioner/angket kepada para ahli dengan skala 4-1. Hasil uji coba yang dilakukan peneliti terhadap ahli materi ( Bapak Florentianus Dopo,S.S.,M.Pd) dan mendapatkan nilai dengan skor 92,85% kategori sangat valid, selanjutnya uji coba produk dilakukan pada ahli bahasa indonesia (Bapak Pelipus Wungo Kaka,M.Pd) mendapat nilai dengan skor 90,62% kategori sangat valid, dan yang terakhir uji coba produk dilakukan kepada ahli desain ( Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd ) dan mendapatkan hasil dengan skor 98,58% dengan kriteria sangat valid. dari hasil penilaian tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar modul ini layak untuk digunakan.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA “MAKANAN SEHAT” MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD CITRA BAKTI) Dolina Saltilitas Susik; Yosefina Uge Lawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada tema makanan sehat pada siswa kelas IV SD Citra Bakti kecamatan Golewa kabupaten Ngada melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitrian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Citra Bakti yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 laki-laki dan 7 perempuan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknis tes dan instrumen penelitian berupa tes obyektif. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 65 yang berada pada tingkat persentase 60-69% yang berada pada kategori cukup baik. Pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 80 dengan persentase 80% yang berada pada kriteria sangat baik. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahawa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Citra Bakti tahun ajaran 2021/2022.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA TEMA PEDULI TERHADAP MAKHLUK HIDUP BAGI SISWA KELAS IV SDK MBARUNGKELI Maria Hilda Wona; Yosefina Uge Lawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik dengan menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada siswa kelas IV SDK. Penelitian ini merupakan Subyek dalam penelitian ini adalah siswa/siswi kelas IV SDK Mbarungkeli berjumlah 10 orang yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, sedangkan objek penelitian ini adalah Hasil Belajar siswa. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes berupa pilihan ganda yang dilakukan pada akhir siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 60 dan nilai rata-rata persentase sebesar 60%, sedangkan ketuntasan klasikalnya 60% berada pada kategori cukup dan dilanjutkan pada siklus berikutnya pada tindakan siklus II diperoleh rata-rata 83,0, nilai peroleh rata-rata persentase 83,0% dengan ketuntasan klasikal 90% berada pada kategori sangat baik. Hasil data pada kegiatan siklus II telah memenuhi KKM yang telah ditentukan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik yang diperoleh siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa mengalami peningkatan rata- rata sebesar yaitu 30%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Pembelajaran berbasis masalah belajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran tematik pada siswa kelas IV SDK Mbarungkeli Tahun Ajaran 2020/2021.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBANTUAN LKS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV SDK SADHA Raymunda Yosefina Wea; Yosefina Uge Lawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1193

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar Ipa pada siswa kelas iv sdk sadha tahun ajaran 2021/2022. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDK Sadha berjumlah 33 orang siswa,yang terdiri dari 12 orang siswa perampuan dan 22 orang siswa laki-laki. Penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas IV SDK Sadha. Hal ini dapat diketahui dari rata-rata presentase aktivitas belajar IPA siswa dari siklus I yaitu 12,98% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus II sebesar 20,04% dengan kategori sangat aktif. Rata-rata peningkatan aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II sebesar 7,06 atau dalam bentuk persen 42,76%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan contextual teaching and learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar Ipa pada siswa kelas IV SDK Sadha Kecamatan Golewa Selatan Tahun Ajaran 2021/2022.
TEORI MULTIPLE INTELLIGENCES DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN Dinda Berliana; Cucu Atikah
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas teori multiple intelligences serta implikasinya dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian kualitatif melalui studi pustaka. Hasil dan pembahasan penelitian ini membahas teori multiple intelligences oleh Howard Gardner serta implikasinya dalam kegiatan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini ialah setiap individu memiliki potensi yang beragam. Potensi itu dibawa anak sejak lahir yang meliputi kecerdasan linguistik, kecerdasan logis matematis, kecerdasan visual spasial, kecerdasan musikal,kecerdasan kinestetik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan eksistensial. Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting dalam mengembangkan potensi yang dimiliki setiap anak. Oleh karena itu, guru perlu merancang pembelajaran yang bermakna dan berkualitas sesuai dengan kecerdasan yang dimiliki oleh setiap anak sehingga kecerdasan tiap anak dapat berkembang secara optimal.
PERAN ANIMASI SEBAGAI TONTONAN ANAK DALAM MEMBENTUK IDENTITAS GENDER Laily Surayya
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1287

Abstract

Identitas gender sangat penting bagi anak usia dini karena dapat menentukan bagaimana peran, sikap, dan perilaku anak di kehidupan sehari-hari, maupun di masa mendatang. Namun, banyak yang tidak paham perbedaan antara gender dan jenis kelamin bahkan tidak sedikit pula yang mengartikan bahwa gender dan jenis kelamin adalah hal yang sama. Tulisan ini bertujuan memberikan informasi tentang penggambaran peran gender pada animasi tontonan anak untuk mengenalkan peran gender dalam pembentukan identitas gender anak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif tipe kajian literatur berdasarkan temuan artikel ilmiah yang relevan bersumber dari Google Scholar, ResearchGate, dan Science Direct. Temuan dari literatur-literatur memaparkan bahwa, di dalam animasi terdapat informasi peran gender yang dapat memengaruhi anak dalam pembentukan identitas gender, meskipun tidak sedikit pula kesan negatif gender ditampilkan dalam animasi. Animasi memiliki pembawaan yang menarik sehingga anak tertarik untuk menonton dan secara tidak langsung dapat membantu anak dalam pembentukan identitas gender.
PENGEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA DINI MELALUI METODE BERCERITA Dhika Setya Ningrum
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1397

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang metode yang digunakan dalam pengembangan nilai moral anak usia dini. Beberapa metode yang digunakan antara lain : bercerita, bermain, karya wisata, bernyanyi, outbond, pembiasaan, teladan, syair, dan diskusi. Dari beberapa metode yang sering digunakan adalah metode bercerita. Metode pengembangan nilai moral ini ternyata dapat berpengaruh terhadap perubahan perilaku anak. Melalui bercerita, orang tua maupun guru bisa menceritakan secara menarik mengenai suatu tokoh yang berperilaku baik, sehingga dengan begitu anak akan terdorong untuk berperilaku dari yang tidak baik menjadi baik. Adapun kendala yang dihadapi dalam metode pengembangan nilai moral tersebut adalah kurangnya pengetahuan atau teknik dalam bercerita dan kurangnya media yang digunakan dalam bercerita, sering terjadi ketidaksesuaian antara apa yang dilakukan oleh guru disekolah dengan apa yang dilakukan oleh orang tua dan lingkungan sekitar tempat ia tinggal.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS MELALUI PENDIDIKAN INKLUSI Tiara Yanuar; Diah Anggraeny; Siti Mahmudah
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1787

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pemahaman terkait dengan meningkatkan kemampuan sosial ABK melalui pendidikan inklusi. Metode yang digunakan merupakan sebuah telaah deskriptif kualitatif yang dilakukan melalui studi kepustakaan. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa pendidikan inklusi dapat memberikan kesempatan bagi ABK dalam menerima dan memahami perbedaan yang ada pada tiap anak. Penempatan mereka dalam kelas regular memberikan manfaat seperti citra diri yang positif, keterampilan sosial lebih baik, perilaku yang sesuai di kelas, dan prestasi akademik yang baik atau lebih tinggi. Program inklusi berdampak positif pada pengembangan kognitif dan sosial peserta didik, sehingga ABK dapat mempunyai kemampuan sosial lebih baik ketika berada di sekolah inklusi.
STRATEGI MENGAJAR GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Diah Rahmasari
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i3.1831

Abstract

Sekolah merupakan tempat bagi siswa dalam menuntut ilmu. Sering kita jumpai bahwa masalah yang sering dihadapi di dalam kelas adalah adanya peserta didik yang kurang fokus atau perhatian memperhatikan guru dalam mengajar. Siswa juga suka mengobrol sendiri dengan temannya serta sering siswa bermain sendiri karena merasa bosan dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengajar guru dalam meningkatkan minat belajar siswa di sekolah. Strategi mengajar guru yang diterapkan dalam meningkatkan minat belajar siswa, yakni: (1) guru menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi; (2) memberikan motivasi kepada peserta didik; (3) mengelola kelas dengan baik; (4) merangcang media pembelajaran yang efektif dan efisien; (5) memberikan reward atau hadiah kepada siswa, dan (6) buatkan kelompok belajar siswa.