cover
Contact Name
Fuad Zaini
Contact Email
fuadzaini06@gmail.com
Phone
+6282360501584
Journal Mail Official
fuadzaini06@gmail.com
Editorial Address
Jl. Williem Iskandar No. K-2/22, Medan, Provinsi Sumatera Utara, 20226
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA)
ISSN : -     EISSN : 2808831X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat (PUSDIKRA) merupakan jurnal yang berfokus kepada penerbitan artikel pada bidang penelitian-penelitian sosial. jurnal ini berupaya memberikan sumbangsi ilmu pengetahuan pada bidang pendidikan, penelitian, sosial science, dan pengabdian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 5 Nomor 4 November 2025" : 6 Documents clear
Perspektif Nilai Kekeluargaan dalam Pengasuhan Alternatif pada Film 1 Kakak 7 Ponakan Fardana, Valdavi Rachma Otta; Amaliyah, Amaliyah; Dimisyqiyani, Erindah; Aji, Gagas Gayuh; Sinulingga, Rizky Amalia
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2881

Abstract

Keluarga merupakan institusi sosial dasar yang berperan penting dalam membentuk nilai, norma, dan identitas individu. Nilai kekeluargaan, seperti tanggung jawab, kasih sayang, solidaritas, dan pengorbanan, menjadi pondasi utama dalam menjaga kesejahteraan anggota keluarga, khususnya anak-anak. Namun, tidak semua anak dapat tumbuh di bawah asuhan orang tua kandung, sehingga pengasuhan alternatif atau kinship care menjadi bentuk praktik yang sering ditemui, terutama dalam keluarga besar di Indonesia. Kondisi ini menuntut keterlibatan penuh dari anggota keluarga lain yang mengambil alih peran pengasuhan dengan menghadirkan dukungan emosional, sosial, maupun ekonomi. Media populer, khususnya film, dapat menjadi sarana representasi sosial yang memperlihatkan bagaimana praktik pengasuhan alternatif sekaligus nilai kekeluargaan dijalankan dalam keseharian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai kekeluargaan dalam pengasuhan alternatif melalui kajian terhadap film “1 Kakak 7 Ponakan”. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi, di mana data primer bersumber dari adegan-adegan film, sementara data sekunder diperoleh dari literatur relevan mengenai keluarga dan pengasuhan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini menekankan empat nilai kekeluargaan utama, yaitu tanggung jawab, kasih sayang dan kepedulian, pengorbanan, serta gotong royong dan solidaritas. Keempat nilai tersebut membentuk gambaran utuh tentang bagaimana keluarga besar menjaga keberlangsungan pengasuhan anak meski dalam keterbatasan. Temuan ini memperlihatkan bahwa film sebagai media populer bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana refleksi sosial yang menegaskan pentingnya nilai kekeluargaan bagi ketahanan keluarga dan keberlanjutan generasi.
Implementasi Kepemimpinan Adaptif dalam Mengatasi Krisis Lingkungan dan Sosial dari Film Moana Rahma, Dinda Aulia; Amaliyah, Amaliyah; Dimisyqiyani, Erindah; Aji, Gagas Gayuh
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2882

Abstract

Krisis lingkungan dan sosial modern adalah masalah adaptif yang menuntut kepemimpinan baru. Hal ini secara langsung berhubungan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya point ke-6, yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh. Moana sebagai pemimpin, tidak hanya berurusan dengan masalah teknis, tetapi juga dengan masalah adaptif yang mendasari krisis tersebut. Kajian ini menganalisis bagaimana gaya kepemimpinan Moana berkontribusi dalam mengatasi krisis lingkungan yang ditandai dengan matinya sumber daya alam dan krisis sosial berupa hilangnya identitas budaya suku Motunui. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis naratif, data dikumpulkan melalui observasi mendalam terhadap adegan, dialog, dan simbolisme pada film. Hasilnya menunjukkan Moana berhasil mendiagnosa masalah adaptif, dan mengelola konflik dengan empati. Ini membuktikan film dapat menjadi alat yang efektif untuk mengajarkan bahwa kepemimpinan sejati adalah tentang memfasilitasi perubahan yang mendalam dan membangun komunitas yang tangguh. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana narasi populer dapat menginspirasi pendekatan kepemimpinan adaptif untuk mengatasi tantangan di dunia nyata.
Analisis Faktor Penyebab Ketidaktahuan Pengendara Sepeda Motor dalam Mengguankan Helm di Jalan Raya Annisa, Nur; Pane, Sabrina Umami; Pandiangan, Inriyani; Sitepu, Nazwa Sabila; Manalu, Syuratti Astuti Rahayu
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2903

Abstract

Traffic safety is a crucial aspect in maintaining public security amid increasing mobility and vehicle density on the roads. One of the main forms of protection for motorcycle riders is the use of helmets, which have been proven effective in reducing the risk of head injuries and fatalities caused by accidents. However, many riders still fail to comply with this regulation due to factors such as habit, comfort, risk perception, weak law enforcement, and social influence. This study employs a descriptive qualitative method through observation and interviews with several riders to identify the causes of non-compliance in helmet use. The results show that although most riders understand the importance of wearing helmets, this awareness has not yet translated into consistent behavior. The main reasons for non-compliance include short travel distances, discomfort, and the lack of police enforcement. The impact of this disobedience increases the risk of fatal accidents, weakens social discipline, and imposes greater economic and social burdens on society. Therefore, comprehensive efforts are needed through strict law enforcement, continuous education, and the development of a culture of discipline from an early age so that road safety becomes a shared responsibility.
Pendampingan Pendidikan Umum, Al Qur’an dan Sosial untuk Pengembangan Anak di Rumah Asuh Yakesma Berbasis Al-Qur’an Medan AS, Weli Tridayatna; Nasution, Mawaddah
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2922

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri yang diselenggarakan oleh Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) khususnya Program Studi Pendidikan Agama Islam ini dilaksanakan di Rumah Asuh Berbasis Al Qur’an Yakesma Medan dengan tujuan memberikan pendampingan pendidikan umum, pendidikan Al Qur’an, dan pembinaan sosial berbasis nilai-nilai Islam. Program ini dirancang sebagai upaya terpadu untuk meningkatkan kemampuan akademik, spiritual, dan sosial anak-anak atau santri yatim dan dhuafa yang tinggal di rumah asuh tersebut. Bentuk kegiatan meliputi pembelajaran tahsin dan tahfidz Al Qur’an, bina pribadi islam, bimbingan belajar mata pelajaran umum seperti Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, serta pelatihan karakter melalui kegiatan sosial dan gotong royong. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah mentoring individual dan pembelajaran kelompok kecil yang memungkinkan pendekatan personal. Anak-anak mendapatkan bimbingan sesuai kemampuan dan karakteristiknya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek kemampuan baca Al Qur’an, kedisiplinan belajar, serta sikap tanggung jawab sosial. Pendekatan berbasis Al Qur’an terbukti mampu menumbuhkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan anak asuh berbasis nilai-nilai Qur’ani yang dapat diterapkan di berbagai lembaga sosial. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat peran mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pendidikan Islam secara nyata di masyarakat. Program ini diharapkan menjadi model pembinaan anak asuh yang terintegrasi antara aspek pendidikan umum dan keagamaan, serta mampu menginspirasi lembaga sosial lain dalam mengembangkan program serupa di Indonesia.
Implementasi Nilai Pancasila dalam Praktik Non-Publik Khairunnisak, Desty Surya; Kholifah, Dwi Nur; Faizin, Moh.
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.2981

Abstract

Pancasila merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebagai ideologi dan pandangan hidup, Pancasila berfungsi sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam tataran pemerintahan maupun masyarakat. Makalah ini menitikberatkan pada implementasi nilai-nilai Pancasila di luar sektor publik, meliputi bidang sosial, pendidikan non-formal, ekonomi, dan kehidupan beragama. Nilai-nilai dasar seperti kemanusiaan, keadilan, persatuan, dan ketuhanan memiliki relevansi yang besar dalam menciptakan harmoni sosial. Dalam dunia pendidikan non-formal, misalnya, nilai disiplin dan gotong royong menjadi fondasi pembentukan karakter bangsa. Pada sektor ekonomi, prinsip keadilan sosial diwujudkan melalui tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan pengembangan usaha kecil menengah. Di bidang keagamaan, nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama memperkuat persatuan bangsa. Makalah ini juga menguraikan tantangan implementasi nilai Pancasila di era globalisasi dan digitalisasi, seperti arus budaya asing, kapitalisme digital, serta menurunnya semangat nasionalisme di kalangan masyarakat modern. Dengan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, diharapkan masyarakat Indonesia mampu menghadapi tantangan global dengan tetap mempertahankan identitas dan jati diri bangsa.
TINJAUAN SOSIOLOGI DAN TINJAUAN HUKUM TERHADAP ANAK-ANAK YANG BEKERJA SEBAGAI BADUT DIKOTA RANTAUPRAPAT KABUPATEN LABUHANBATU Sitompul, Winda Kartika; Lubis, Khairul Fahmi; Adi, Panggih Nur
Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat Volume 5 Nomor 4 November 2025
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jpspr.v5i4.3023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan sosiologi dan tinjauan hukum terhadap anak-anak yang bekerja sebagai badut dikota rantauprapat kabupaten labuhanbatu. Anak-anak yang bekerja sebagai badut dikota rantauprapat adalah anak yang masih berusia sekolah atau dibawah umur yang dipekerjakan oleh seseorang yang memanfaatkan suatu keuntungan dari anak yang bekerja sebagai badut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah mengguakan metode kualitatif deskriftif dan adapaun tempat penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Rantauprapat. Tempat penelitian ini dilaksanakan di instansi pemerintahan dalam peninjauan langsung terhadap ke empat informan pemberi informasi yaitu kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu (DP3A), Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Polres Labuhanbatu, Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LPPA), dan juga anak yang bekerja sebagai badut yang bernama Indro. Adapun hasil wawancara kepada ke empat sumber informasi yaitu bahwa terjadinya suatu pelanggaran terhadapa hak-hak anak yang seharusnya menjadi suatu perhatian kepada pemerintah untuk anak-anak yang bekerja sebagai badut anak yang ada dia Kabupaten Labuhanbatu. Dan juga anak-anak mendapatkan suatu perlindungan agar anak dapat tumbuh hidup dan berkembang sesuai dengan Undang- undang Nomor 35 Tahun 2014 yakni bahwa anak dan hak anak agar dapat hidup tumbuh dan berkembang sesuai harkat dan martabat kemanusian serta mendapatkan perlindungan dan kekerasan dan diskriminasi”. Hal ini dituangkan pada Peraturan Daerah tentang perlindungan anak kabupaten labyhanbatu nomor 5 tahun 2015 yaitu pasal 1 ayat 8: Hak anak adalah bagian dari hak asasi manusia yang wajib dijamin, dilindungi dan dipenuhi oleh orang tua, keluarga, wali, masyarakat, pemerintah dan negara.

Page 1 of 1 | Total Record : 6