cover
Contact Name
Avid Leonardo Sari
Contact Email
digilib.websttd@gmail.com
Phone
+6281221512892
Journal Mail Official
digilib.websttd@gmail.com
Editorial Address
Jalan Raya Setu No.89, Cibuntu, Cibitung. Bekasi-Jawa Barat
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat
ISSN : 20866569     EISSN : 2776351X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat adalah jurnal Ilmiah yang diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember) oleh Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Artikel yang dimuat di jurnal ini merupakan artikel dengan topik penelitian dan kajian Transportasi Darat. Selain Sebagai wadah Komunikasi Ilmiah Penerbitan jurnal ini bertujuan untuk menyebar luaskan hasil hasil penelitian yang berkaitan dengan bidang ilmu transportasi dan sumber daya manusia di bidang transportasi darat serta pengembangan Politeknik Transportasi Darat Indonesia- STTD. Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat telah terdaftar pada International Standard Serial Number (ISSN: 2086-6569 & e-ISSN: 2776-351X)
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8 No 1 (2017): June 2017" : 10 Documents clear
ANALISIS KARAKTERISTIK PERILAKU MENGEMUDI PADA GENERASI Z DI SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT Firga Ariani; Gloria N; Purwatiningsih Purwatiningsih; Aryanti Fitrianingsih; Khusnul Khotimah; Bobby Agung; Sudirman Anggada
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.013 KB)

Abstract

Dari World Health Organization (WHO) mengungkapkan 48 persen korban yang meninggal merupakan usia produktif (15-44 tahun).Korban kecelakaan lalu-lintas dengan tingkat pendidikan sekolah lanjutan atas (SLA) menempati angka paling banyak.Data dari Korps Lalu-Lintas POLRI menunjukan persentasi korban dengan latar belakang pendidikan SLTA mencapai 57 persen.Angka terbanyak kedua adalah latar belakang pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), sebesar 17 persen.Kemudian disusul latar belakang pendidikan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 12 persen.Dan kemudian latar belakang Perguruan Tinggi (PT) sebesar 6 persen. pengemudi muda sangat berpotensi besar penyebab kecelakaan di jalan raya. Pada saat sekarang ini pengemudi muda tersebut berada pada generasi Z yang memiliki usia antara 16-21 tahun.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, MOTIVASI PELAYANAN UMUM TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI STTD Bambang Drajat; J.R.C Hosang; Tonny C.M Korah; Djajadi Djajadi; Uriansyah P
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.018 KB)

Abstract

Kinerja pegawai adalah hasil kerja yang dicapai seseorang atau kelompok orang yang sesuai dengan wewenang atau tanggung jawab masing-masing pegawai selama periode tertentu. Penilaian hendaknya memberikan suatu gambaran akurat mengenai prestasi pegawai. Untuk tujuan ini sistem-sistem penilaian harus mempunyai standar dan menggunakan berbagai ukuran yang dapat diandalkan. Kondisi fisik kantor Sekolah Tinggi Transportasi Darat dapat dikatakan baik, dimana setiap bagian memiliki ruangan tersendiri. Akan tetapi masih terdapat beberapa ruangan yang dinilai kurang baik karena kondisi suhu udara yang ada dibeberapa ruangan tersebut dirasakan kurang sejuk, bahkan terkadang terasa panas. Hal ini disebabkan sistem pendingin ruangan yang sering tidak berfungsi dan tidak semua ruangan kerja mempunyai sitem pendingin ruangan. Demikian pula sirkulasi udara dibeberapa ruangan kerja pun dapat dikatakan kurang baik, karena ventilasi udara yang kurang baik. Kondisi ini menimbulkan rasa kurang nyaman bagi para pegawai. Selain berpengaruh terhadap Kinerja pegawai, budaya organisasi juga memiliki keterkaitan yang erat dengan kepuasan kerja. Kepuasan kerja dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan di mana para pegawai memandang pekerjaannya
PERENCANAAN RASS KAWASAN PENDIDIKAN RUAS JALAN RAYA KAMPUNG UTAN – SETU CIBUNTU, CIBITUNG -BEKASI Budiharso Hidayat; Widorisnomo Widorisnomo; Subarto Subarto; Eko Sudriyanto; Abadi Sastrodiyoto; F.X Bowo Priyambodo; Sumantri W. Praja
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.593 KB)

Abstract

Kegiatan perjalanan untuk menuju sekolah dan pulang sekolah khususnya bagi siswa Sekolah Dasar sangat dominan. Hasil dari pengamatan awal menunjukkan bahwa siswa yang diantar dan/atau dijemput sebagian besar menggunakan sepeda motor, setelah itu menggunakan angkutan umum serta berjalan kaki.. Salah satu permasalahan transportasi kota-kota besar di Indonesia antara lain adalah keselamatan dalam berlalulintas. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama dalam manajemen dan rekayasa lalu lintas. Pengguna jalan ini salah satu diantaranya adalah siswa dengan maksud perjalanan khusus untuk belajar. Siswa sebagai generasi penerus bangsa diharapkan keberlangsungan agar terhindar atau menjadi korban kecelakaan
KAJIAN RENCANA PEMBANGUNAN DOUBLE TRACK PADA EMPLASEMEN STASIUN CILAME (LINTAS CIKAMPEK – PADALARANG) Bambang Drajat; J.R.C Hosang; Tonny C.M Korah; Djajadi Djajadi; Uriansyah P
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.794 KB)

Abstract

Transportasi perkeretaapian mempunyai banyak keunggulan dibanding transportasi jalan antara lain: kapasitas angkut besar (massal), cepat, aman, hemat energi dan ramah lingkungan serta membutuhkan lahan yang relatif sedikit. Untuk pelaksanaan angkutan kereta satu diantara unsur lainnya sebelum kereta api beroperasi adalah unsur prasarana yang terdiri dari prasarana jalur berserta bangunan kereta api dan fasilitas operasi kereta api yang melingkupi persinyalan, kelistrikan dan komunikasi. Unsur prasarana merupakan fondasi angkutan kereta api yang sangat vital. Namun pembangunan jalur tunggal menjadi jalur ganda pada lintas tersebut tidak semudah pada pekerjaan seperti biasa dilakukan pada lintas lainnya karena terdapat kontur bukit, jurang dan lereng yang curam.
PENANGANAN POLA PENGERINGAN MELALUI PENATAAN SISTEM DRAINASE STASIUN KAMPUNG BANDAN Tri Yuli Andaru; Djoko Septanto; Fauzi Fauzi; Tarli Tarli; Bardi Bardi
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (836.331 KB)

Abstract

Manusia dan seluruh mahluk hidup membutuhkan air dan air merupakan material yang membuat kehidupan terjadi di bumi .namun demikian air juga dapat merupakan malapetaka yang sangat sangat dahsyat apabila tidak dikelola dengan baik dan terstruktur. contohnya sekelompok orang yang tidak mentaati aturan pemerintah misalnya dengan mengubah tata guna lahan yang sebenarnya untuk peresapan dan atau pembuangan air tetapi digunakan untuk fungsi lain misal dengan membuat bangunan sehingga dapat menghalangi aliran air sehingga air akan melebar kemana mana mencari tempat secara grafitasi namun apabila terbendung oleh suatu fasilitas maka menyebabkan peristiwa yang maha dasyat yaitu banjir dan atau pula perencanaan fasilitas pengendali banjir yang direncanakan tidak dengan sempurna misal bendungan yang jebol sehingga menyebabkan terjadinya banjir.
ANALISIS KOMPARASI TARIF SEWA ANGKUTAN WISATA AIR DALAM KOTA PALEMBANG ( STUDI KASUS DERMAGA BKB KE TUJUAN WISATA MUSI ) Chairul I. Ilham; Anwar Tuip; Kusnendy Kusnendy; Purboyo Purboyo
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.383 KB)

Abstract

Issue yang berkembang dalam pemberlakuan tariff angkutan wisata di sungai musi belum menggali aspek social ekonomi maupun financial harga(tariff) angkutan yang di gunakan atau diberlakukan pada saat ini. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan melakukan survai dan kajian perhitungan tariff yang ber indicator pada harga dalam rupiah perkilometer( KM 73 Tahun 2004), namun dilain pihak dilakukan juga kajian bagaimana share tariff yang diinginkan penumpang/wisatawan serta operator kapalnya sendiri. Dan sesungguhnya antara share harga yang ditawarkan operator bila dibandingkan dengan kemampuan membayar dan keinginan membayar penumpang (Willingness to pay and ablity to pay) bahwa nilai deviasi harga keduanya hamper tidak jauh berbeda atau sekitar 2,5-3,0 persen. Tetapi bila dibandingkan dengan hasil perhitungan yang berdasarkan tariff jarak(KM 73/2004), bahwa getek harganya Rp 192.600/kapal/trip dan speedboat Rp 179.760/kapal/trip. Harga ini lebih rendah sekitar 50 persen dari harga yang ditawarkan operator maupun keinginan dan kemampuan membayar penumpang wisata. Mengingat tingkat kesenjangan perhitungan yang cukup tinggi, maka perlu dikaji lagi ketentuan khusus untuk tariff kapal wisata.
KALIBRASI MODEL SIMULASI VISSIM Effendhi Prih Raharjo; M. Guntur; Siti Umiyati; Novita Sari; Dani Hardianto; Dessy Angga; Sabrina Handayani
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.031 KB)

Abstract

Dalam menganalisa transportasi suatu jaringan jalan, banyak ditemui keterbatasan dan kesulitan. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang digunakan untuk menganalisa dan mengetahui kinerja lalu lintas. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan adalah aplikasi PTV Vissim 9. Model Vissim itu sendiri pada dasarnya merupakan given atau terdapat pengaturan yang telah di atur oleh penciptanya dengan karakteristik negara asalnya, yakni negara Jerman dan negara maju lainnya dimana negara tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda, dilihat dari kebijakan lalu lintas, pengaturan, manajemen dan rekayasa lalu lintas, moda transportasi dan perilaku pengguna jalan yang didalamnya terdapat pejalan kaki dan pengendara kendaraan. Model simulasi Vissim merupakan permodelan dengan analisa microscopis yang didalamnya merumuskan variabel dan alogaritma berkaitan dengan Driving Behaviour atau perilaku pengguna jalan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui indikasi dari perilaku pengguna jalan terhadap kinerja lalu lintas secara komprehensif namun dalam lingkup mikro.
KAJIAN DAMPAK PENGOPERASIAN KERETA API BANDARA TERHADAP OPERASI KERETA API KOMUTER DI DAOP I - DKI JAKARTA I Made Suraharta; Bambang Istianto; Asrizal Asrizal; Rianto Rili
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.17 KB)

Abstract

Dalam wilayah operasi kereta api DAOP I Jabodetabek saat ini beroperasi kereta api komuter (loop line), kereta api jarak menengah dan jauh. Pada tahun 2018 akan direncanakan beroperasinya kereta api Bandara Soekarno Hatta (KA BASOETA). Adapun jalur KA BASOETA dan KA Komuter DAOP I Jabodetabek. Rencana pengoperasin Kereta Api BASOETA akan mengambil relasi Manggarai (MRI) – Dukuh Atas (DK) – Tanah Abang (THB) – Duri (DU) – Batu Ceper (BTC) – Bandara Soekarno Hatta (BASOETA). Sebagian dari relasi perjalanan KA BASOETA akan menggunakan rute KA eksisting, yaitu dari Manggarai sd Batu Ceper yang mana saat ini sudah beroperasi. Beroperasinya KA BASOETA yang diperkirakan membutuhkan kapasitas lintas 80 KA akan membebankan lintas KA Komuter (loop line) yang saat ini sudah mencapai 80 KA.
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP PEMILIHAN RUTE JALAN TOL BALI MANDARA Adi Susanto; Dewa Putu Punia; Santausa Purnama Salim; Juliaman Pangaribuan; Fery Subekti; Ricko Yudhanta
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.101 KB)

Abstract

Sebelum adanya jalan tol Bali Mandara ,By-passNgurah Rai merupakan satu-satunya jalan arteri primer yang menghubungkan arus lalu lintas orang dan barang dari Bandara Ngurah Rai menuju Nusa Dua. Lalu lintas pada jalan ini masih tercampur dan banyak hambatan samping berupa kawasan komersial yang menurunkan tingkat pelayanan, kenyamanan dan keamanan lalu lintas yang melewati rute tersebut. Kondisi lalu lintas pada jalan tersebut bisa dikatakan buruk dengan tingkat pelayanan jalannya antara D sampai dengan F baik pada ruas-ruas jalan By-passNgurah Rai dari/ke arah kawasan Nusa Dua maupun dari/ke arah kota Denpasar (Darmendra, 2014), pada kondisi seperti itu akan memerlukan waktu lebih lama untuk melintasinya. Keadaan tersebut jelas menjadi penghambat perkembangan aktivitas ekonomi dan sosial seperti pendistribusian orang dan barang di wilayah Bali Selatan.Dibangunnya jalan tol Bali Mandara bertujuan untukmemberikan alternatif pelayanan dan dapat meningkatkan tingkat pelayanan (level of service) jalan By-passNgurah Rai atau setidaknya mengembalikan fungsi serta kedudukan semula pada ruas jalan tersebut. Dengan análisis pemilihan rute diharapkan dapat menjadi referensi untuk mengurangi beban lalu lintas pada jalan By-passNgurah Rai.
UPAYA PENINGKATAN KESELAMATAN LALU LINTAS DI RUAS JALAN NGAWI-MANTINGAN KABUPATEN NGAWI Fitri Lutfiah Azizah; Handa Lesmana; Aryanti Fitrianingsih
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.963 KB)

Abstract

Keselamatan Lalu Lintas merupakan salah satu bagian yang penting dalam rekayasa lalu lintas untuk mencapai tujuan teknik lalu lintas yang aman, nyaman, dan ekonomis. Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab kematian tebesar di Indonesia. Frekuensi kecelakaan lalu lintas yang akhir-akhir ini cenderung meningkat, bukan saja disebabkan oleh faktor manusia (human error) yang selama ini diperkirakan sebagai faktor yang paling mempengaruhi penyebab kecelakaan dilihat dari kondisi prasarana jalannya. Dalam kecelakaan yang terjadi di jalan Ngawi-Mantingan kendaraan yang lebih banyak terlibat adalah kendaraan barang dengan motor. Jalan Ngawi-Mantingan ini merupakan akses yang cukup padat karena di dominasi oleh pergerakan antar kota pada daerah yang dilalui jalur utama Surabaya-Yogyakarta dan daerah yang dilalui jalur alternatif antar kota. Karena posisi geografis Ngawi jalan Ngawi-Mantingan ini merupakan jalur lintas angkutan barang dari Propinsi Jawa Tengah menuju Propinsi Jawa Timur maupun sebaliknya. Untuk mengurangi tingginya angka kecelakaan dan rendahnya keselamatan pada jalan Ngawi-Mantingan maka dilakukan inspeksi keselamatan jalan dengan memperhatikan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kecelakaan di jalan tersebut. Kegiatan inpeksi tersebut bertujuan untuk mengetahui Road Safety Management salah satunya maka perlu di lakukan upaya peningkatan keselamatan yang setidaknya dapat meminimalisir ataupun mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas terjadi lagi.

Page 1 of 1 | Total Record : 10