Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education (AJMAEE)
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education (AJMAEE) published in June and December Special editions are also planned according to scope and needs. AJMAEE publishes research articles that have never been published before. Every article submitted to the editorial staff will be reviewed and researched by the editor for eligibility or publication without reducing the substance of the article.
Articles
14 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1 No 2: Desember (2021)"
:
14 Documents
clear
Paradigma Pendidikan Vokasi: Tantangan, Harapan Dan Kenyataan
Wargijono Utomo
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (731.335 KB)
Tingginya tingkat pengangguran mencerminkan bahwa sampai saat ini mutu lulusan belum mampu memenuhi tuntutan dunia kerja. Salah satu pendidikan yang seharusnya menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi keahlian profesional adalah pendidikan kejuruan, namun sepertinya tujuan tersebut belum sepenuhnya tercapai. Pendidikan vokasi yang selama ini diharapkan oleh Pemerintah serta masyarakat agar dapat memberikan suatu keterampilan bagi peserta didiknya sehingga dapat dengan mudah diterima di dunia kerja pada saat lulus, namun ternyata masih belum sesuai yang diharapkan. Penulisan ini bertujuan menganalisis permasalahan pengangguran pendidikan vokasi, tantangan, harapan dan solusi. Dalam penulisan artikel, penulis menggunakan metode kualitatif dengan cara mengumpulkan data-data dari berbagai pustaka, membaca, mencatat serta mengolah dari berbagai sumber pustaka yang berkaitan dengan permasalahan pendidikan vokasi di indonesia. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pendidikan vokasi di indonesia masih belum dapat memenuhi harapan sehingga masih perlu dilakukan perbaikan-perbaikan secara struktural dan sistematis untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Upaya Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pada Materi Menulis Puisi Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Islam Serambi Mekkah
Mulita Dewi
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (724.368 KB)
Tujuan penelitian tindakan kelas ini untuk meningkatkan hasil belajar, aktivitas siswa kelas XI IPS SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2020/2021. Penelitian kelas ini berjudul ”Penggunaan model Kontekstual Berbasis Masalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI IPS pada materi Menulis Puisi di SMA Islam Serambi Mekkah ” yang dilakukan pada Tahun Ajaran 2020/2021pada semester ganjil. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan, dari bulan awal bulan Januari 2020 sampai dengan akhir bulan Maret 2020. Sumber data berasal dari siswa kelas XI IPS pada semester genap tahun 2020 yang melakukan pembelajaran dengan Metode Kontekstual Berbasis Masalah. Alat pengumpulan data berupa butir soal test. Pengamatan dilakukan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dengan menandai siswa aktif saat PBM yang sesuai dengan kolom yang tersedia. Validasi data dilakukan dengan memasukkan nilai-nilai tes siswa ke dalam daftar nilai yang telah disiapkan sebelumnya. Analisis data menggunakan analisis data deskriptif persentase. Prosedur penelitian terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I sebesar 68.18%, dengan nilai rata-rata 66.81 sedangkan pada siklus II persentase ketuntasan mencapai 81.81%, dengan nilai rata-rata 80.22 dan siswa yang tuntas dalam memahami materi ini sebanyak 18 siswa dari 22 siswa. Penerapan Metode Kontekstual Berbasis Masalah dalam pembelajaran ekonomi sangat besar manfaatnya bagi guru maupun siswa. Oleh karena itu, hendaknya model ini dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan motivasi, keaktifan dan hasil belajar siswa. Guru hendaknya mengajar dengan menggunakan metode/model pembelajaran yang bervariasi sehingga membuat siswa lebih bersemangat dan menyenangi materi yang diajarkan.
Upaya Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Suggestion And Offer Menggunakan Model Discovery Learning Pada Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Islam Serambi Mekkah
Nova Shintya Dewi
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (707.934 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Motivasi dan hasil belajar Bahasa Inggris pada materi Suggestion and offer siswa kelas XI IPA 1 SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2021/2022. Model yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Model Discovery Learning. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas XI IPA 1 SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2021/2022. Jumlah siswa adalah 26 siswa. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 bulan yaitu dari bulan Juli s/d September 2021 pada semester ganjil. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus satu,pelaksanaan tindakan siklus satu, pengamatan siklus satu, refleksi siklus satu, perencanaan siklus dua, pelaksanaan tindakan siklus dua, pengamatan siklus dua dan refleksi siklus dua. Teknik pengumpulan data yaitu mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrument soal (tes tertulis). Data observasi dilakukan dengan melihat keaktifan siswa proses pembelajaran. Data dianalisis dengan cara statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari 34,62% pada pra penelitian meningkat menjadi 73,08% pada siklus I dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II. Motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik dan kategori baik meningkat menjadi sangat baik. Penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan Motivasi dan hasil belajar Bahasa Inggris pada materi Suggestion and offer siswa kelas XI IPA 1 SMA Islam Serambi Mekkah Tahun Ajaran 2021/2022.
Meningkatkan Hasil Belajar Kue Indonesia Pada Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe “Team-Assisted-Individualization (TAI)
Sari Marini
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (769.043 KB)
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Hasil Belajar Tata Boga Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team-Assisted-Individualization (TAI) Pada Materi Kue Indonesia Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021. Metode yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah Melalui Model Team-Assisted-Individualization (TAI), Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021. Jumlah siswa 26 yang terdiri dari 1 siswa laki-laki dan 25 siswa perempuan. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2020/2021. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan yaitu dari Awal Bulan Juli sampai dengan Akhir Bulan September 2020 pada semester ganjil. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus satu, pelaksanaan tindakan siklus satu, pengamatan siklus satu, refleksi siklus satu, perencanaan siklus dua, pelaksanaan tindakan siklus dua, pengamatan siklus dua dan refleksi siklus dua. Teknik pengumpulan data yaitu mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrument soal (tes tertulis). Data observasi dilakukan dengan melihat hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran. Data dianalisis dengan cara statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar dan hasil belajar siswa dari 38,46% pada pra penelitian meningkat menjadi 61,54% pada siklus I dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik dan kategori baik meningkat menjadi sangat baik. Hasil belajar Tata Boga Pada Materi Kue Indonesia Siswa Kelas XI Tata Boga SMK Negeri 3 Meulaboh Tahun Ajaran 2020/2021.
Pengunaan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) dalam Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Materi Pengaruh Perkembangan Agama Dan Kebudayaan Hindu-Buddha
Yushendri Saputra
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (786.315 KB)
Melalui Pengunaan model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Dapat Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI IPS 2 Materi Pengaruh Perkembangan Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha. Pelajaran Sejarah Pada SMA Negeri 1 Woyla Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Apakah pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar sejarah pada kompetensi dasar materi pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 18 siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis diskriptif komparatif dengan membandingkan kondisi awal dengan hasil-hasil yang dicapai pada setiap siklus, dan analisis deskriptif kualitatif hasil observasidengan membandingkan hasil observasi dan refleksi pada siklus I dan siklus II. Dengan penerapan pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada kompetensi dasar pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia pada siswa kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Woyla tahun ajaran 2020/2021. Peningkatan nilai rata- rata yaitu 40,35 pada kondisi awal menjadi 60,67 pada siklus I dan menjadi 70,86 pada siklus II. Nilai rata-rata siklus I meningkat 42,29% dari kondisi awal, nilai rata-rata siklus II meningkat 14,84% dari siklus I. Sedangkan ketuntasan belajar pada siklus I ada peningkatan sebesar 57,89% dari kondisi awal, pada siklus II ketuntasan belajar 88,89% dari siklus I. Peningkatan nilai rata-rata kelas secara keseluruhan sebesar 58,59%.
Teacher’s Politeness Implication in Teaching and Learning Process
Rohima Nur Aziza Al Hakim
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (708.561 KB)
Prinsip – prinsip kesantunan dalam berbahasa seyogyanya diterapkan dalam proses belajar mengajar, dan tentunya prinsip - prinsip tersebut memiliki maksud tertentu ketika diutarakan, untuk itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implikasi dari prinsip kesantunan atau kesopanan yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam proses belajar mengajar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Dalam melakukan penelitian, peneliti melakukan observasi dan wawancara. Partisipan penelitian ini adalah seorang guru bahasa Inggris dan siswa di kelas II SMP Negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implikasi prinsip kesopanan dalam proses belajar mengajar adalah untuk menciptakan kebersamaan antara guru dan sisw, dalam membangun perilaku hormat siswa, menciptakan interaksi kerja sama antara guru dan siswa, membantu siswa untuk memiliki perasaan positif terhadap pelajaran dan memotivasi siswa untuk lebih berpartisipasi dalam proses belajar mengajar.
Improving Students Vocabulary Through Word Search Puzzle: A Classroom Action Research
maulizan Za;
Sri Wahyuni;
Juli Maulidar
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (729.85 KB)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar kosakata bahasa Inggris dan menjelaskan bagaimana menerapkan metode teka-teki kata kepada siswa dalam situasi pandemi covid 19. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan tes. Tes digunakan sebagai instrumen utama. Dalam menganalisis data digunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Data observasi dianalisis secara kualitatif dan data hasil tes dianalisis dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kartika XIV-1 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Selama situasi pandemi COVID-19, jumlah siswa yang menghadiri pertemuan belajar sedikit berkurang. Dan penerapan Word Search Puzzle telah berhasil meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Kosakata Bahasa Inggris siswa di SMP Kartika XIV-1 Banda Aceh.
Analysis of the Relationship between “merdeka belajar” and the Progressivism Philosophy
Nanang Faisol Hadi;
Khojir
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (747.238 KB)
Progresivisme merupakan aliran filsafat modern yang menghendaki pelaksanaan pembelajaran dengan lebih maju. Aliran ini lebih mengutamakan penyelenggaraan pendidikan yang berpusat kepada peserta didik sedangkan pendidik sebatas fasilitator, pembimbing, dan pengarah. Tujuan aliran progresivisme dalam pendidikan adalah mengubah praktik pendidikan yang selama ini hanya berpusat pada pendidik. Di mana praktik yang demikian cenderung membatasi perkembangan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Konsep merdeka belajar yang merupakan sebuah tawaran dalam merekonstruksi system pendidikan nasional, dengan tata ulang sistem pendidikan dalam rangka menyongsong kemajuan perubahan dan kemajuan bangsa yang menyesuaikan perubahan zaman. Aliran progresivisme merupakan aliran filsafat pendidikan yang menghendaki adanya perubahan praktik pendidikan ke arah yang lebih maju, berkualitas dan modern secara cepat serta memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik. Progresivisme menghendaki adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan mengeksplorasi kecerdasan dan kemampuan peserta didik sesuai dengan potensi, minat dan kecendrungannya masing-masing peserta didik secara demokratis, fleksibel dan menyenangkan. Konsep “merdeka belajar” yang dicetuskan oleh Mas Nadiem memiliki kesejajaran dengan konsep pendidikan “merdeka belajar” perspektif progresivisme, keduanya sama-sama menekankan adanya kemerdekaan dan keleluasaan lembaga pendidikan dalam mengekplorasi secara maksimal.
Improving Students’ Vocabulary By Using Pictures
Andrian Andrian
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (733.879 KB)
Penelitian ini tentang Meningkatkan Kosakata Siswa Dengan Menggunakan Gambar (Studi Eksperimental di Kursus Fast Learning Center). Gambar digunakan sebagai media dalam proses pengajaran. Studi ini berfokus pada poin-poin berikut: Bagaimana guru meningkatkan kosakata siswa dengan menggunakan gambar? Sampel penelitian ini adalah siswa kelas Basic A dan B (Keseluruhan Siswa SMP) dengan jumlah sampel 27 siswa untuk pre-test 27 untuk post-test di setiap kelas. Data dalam penelitian ini dikumpulkan sejak tanggal 4 Juni 2021 dan selesai pada tanggal 8 Juni 2019. Instrumen yang digunakan adalah tes. Data tes dianalisis dengan menggunakan rumus t untuk mengetahui t-score. Nilai pre-test dan post-test bisa menjadi bukti peningkatan mereka setelah melakukan penelitian. Untuk percobaan ini, peneliti menggunakan taraf signifikansi 5% (0,05) alpha(α). Jumlah siswa dalam penelitian ini adalah 27. Derajat kebebasan (df) adalah n-1= 27-1=26. Untuk tingkat alpha (α) 5% dan 27 derajat kebebasan, tidak ada tabel skor kritis yang pasti. Itu perlu untuk menemukan skor pasti untuk mendapatkan skor kritis terdekat dalam t-tabel. Peneliti memperoleh t-score sebesar 16,15, sehingga t-score lebih tinggi dari nilai kritis pada tabel (t=16,15 > t tabel = 2,035) sehingga peneliti menyimpulkan bahwa penerapan Picture untuk kelas eksperimen memiliki perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar tanpa Gambar dalam pengajaran membaca kosakata. Artinya H0 ditolak dan Ha diterima.
Online Learning in Pandemic Era: Readiness and Obstacles English Teachers
Syarfuni Syarfuni;
Maulizan ZA;
Aan Iswandi
Almufi Journal of Measurement, Assessment, and Evaluation Education Vol 1 No 2: Desember (2021)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (712.571 KB)
This study aimed to know the obstacles faced by the teachers while distance learning at Junior High school Banda Aceh. This research employed a descriptive qualitative method. The research participants were the three English teachers. The instrument of collecting the data used in this study was an interview. The objectives of this research were to know the teachers' readiness when distance learning and to know the obstacles faced by the teachers while distance learning. The result revealed that three Englishteachers' readiness is good because their preparation when distance learning is still well. The teachers actively shared the lesson on a group in Whatsaap, ensuring students understandind. The teachers are open to the students if they do not understand the teachers available to meet them one by one. The obstacles of three English teachers are coming up from the student because the students sometimes do not have a mobile phone to study or there is no quota, the students often forget their class, so they miss the lesson and the teachers are questions themselves whether the lesson is accepted well of the students or not. However, the teachers tried their best to ensure the teaching and learning process is run well.