cover
Contact Name
Desy Ambar Sari
Contact Email
desyambars@gmail.com
Phone
+6281236295441
Journal Mail Official
jadm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. K.H Ahmad Dahlan no 1, Pagesangan
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM)
ISSN : -     EISSN : 27237788     DOI : -
The Journal Agro Dedikasi Masyarakat is aimed to disseminate the conceptual thought or ideas and research result that have been achieved in the area of agriculture and agricultural engineering , Journal of Agro Dedikasi Masyarakat contains various topic, such as: 1) Agricultural Engineering, 2) Agricultural Engineering and Biosystem , 3) Agriculture Technology, 4) Food Processing, 5) Food Safety and Security, 6)Health Nutrition, 7) Biotechnology, 8) Agriculture (Cultivation, Plant Culture, Soil, Social-Ecomic), 9) Microbiology (fermentation food etc)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 5 Documents clear
PEMBERDAYAAN USAHA EKONOMI PRODUKTIF BAGI MASYARAKAT MISKIN DI PEDESAAN Saputrayadi, Adi; Asmawati, Asmawati; Marianah, Marianah; putri, dina soes
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.924 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2782

Abstract

Desa Kuripan Kabupaten Lombok Barat adalah salah satu desa yang dikenal sebagai penghasil gabah/beras. Yang mana sebagian besar mata pencaharian penduduk sekitar adalah petani dan pedagang. Khusus untuk ibu-ibu dan remaja putri sebagian besar mendapatkan penghasilan tambahan dengan cara mengumpulkan limbah penggilingan padi (gabah) yang ada di tempat penggilingan padi di desa tersebut. Bekatul diperoleh dari proses penggilingan atau penumbukkan gabah padi menjadi beras. Dalam proses penggilingan padi di Indonesia, dedak dihasilkan pada proses penyosohan pertama, sedangkan bekatul diperoleh pada proses penyosohan kedua. Penyosohan pada penggilingan gabah padi menyebabkan hilangnya lemak, protein, serat kasar, abu, tiamin, riboflavin, niasin, serta alfa tokoferol. Serat pangan paling tinggi terdapat pada lapisan bekatul dan serat pangan terendah terdapat pada beras giling. Bekatul selain mengandung zat gizi yang tinggi juga mengandung komponen bioaktif. Komponen bioaktif tersebut adalah antioksidan tokoferol (vitamin E), tokotrienol, oryzanol, dan pangamic acid (vitamin B15) (Jubaidah, 2008). Pemanfaatan bekatul sebagai pangan fungsional bukan dalam bentuk tablet atau obat herbal, melainkan dapat dikonsumsi layaknya makanan atau minuman. Bekatul dapat dimodifikasi menjadi makanan yang mempunyai warna lebih menarik, mempunyai citarasa yang enak, dan pastinya kaya akan nutrisi yang akan memberikan pengaruh fisiologis yang baik bagi tubuh pengkonsumsi seperti yang ada pada syarat pangan fungsional. Berkaitan dengan pangan fungsional bekatul, pembuatan cookies bekatul dapat dipadukan dengan tepung kedelai, sehingga cookies yang dihasilkan memiliki nilai gizi yang tinggi terutama protein dan serat serta dapat menjadi alternatif pangan fungsional..
IbM INOVASI TEKNOLOGI OLAHAN BERBASIS PISANG UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI WANITA TANI DI SEKITAR HUTAN LINDUNG SESAOT DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA Ihromi, Syirril; Marianah, Marianah; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2132.045 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2784

Abstract

Desa Pakuan merupakan desa baru pemekaran yang terletak di dekat Hutan Lindung Sesaot. Dari data jumlah pendidikan dan pekerjaan penduduk Desa Pakuan, menunjukkan bahwa tingkat pendidikan di Desa pakuan sangat rendah, sedangkan dari data pekerjaan sebanyak 1263 orang merupakan buruh tani yang didominasi sekitar 60% adalah wanita. Keadaan masyarakat dengan pendidikan dan pendapatan yang sangat rendah menjadi permasalahan utama di desa baru tersebut. Mayoritas masyarakat di desa tersebut menggali rejekinya dari penjualan hasil hutan seperti kayu bakar, buah seperti, nangka, pepaya, rambutan, durian dan pisang. Pisang merupakan hasil hutan yang keberadaanya setiap hari dalam jumlah yang melimpah, akan tetapi jumlah tersebut tidak diikuti dengan harga jual yang tinggi karna  tidak jarang masyarakat menjualnya dalam keadaan masih muda dan segar tanpa adanya olahan lebih lanjut. Oleh karena itu dilakukan kegiatan penyuluhan tentang  penerapan IPTEKS BAGI MASYARAKAT (IbM) dengan PRA (Participatory Rural Appraisal ) yaitu melibatkan masyarakat dalam kegiatan. Pelaksanaan kegiatan ini melalui penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, pendampingan serta evaluasi untuk melihat efektivitas program sehingga program akan tersosialisasi dengan efisien. Partisipasi mitra ini ditunjukkan melalui proses pelaksanaan kegiatan yang berjalan lancer dengan peserta sepuluh wanita tani yang dibagi dalam dua kelompok yang bekerja secara bersama-sama dalam hal produksi aneka olahan pisang baik daging maupun limbah kulit pisang, analisis kelayakan usaha dan manajemen usaha sampai proses pemasaran.
PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI KAKAO SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI DI DESA PERSIAPAN PANSOR KECAMATAN KAYANGAN KABUPATEN LOMBOK UTARA Muliatiningsih, Muliatiningsih; Ihromi, Syirril; Romansyah, Erni
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.873 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2785

Abstract

Desa Persiapan Pansor yang terletak di Kecamatan Kayangan merupakan salah satu desa penghasil kakao yang potensial di Kabupaten Lombok Utara dimana sebagian besar sumber pendapatan masyarakatnya berasal dari hasil perkebunan. Akan tetapi produktivitas tanaman kakao sangat rendah yang dipengaruhi berbagai faktor, antara lain aspek sosial ekonomi, pengusahaan budidaya kakao masih bersifat konvensional dan belum mengikuti standar GAP (Good Agriculture Practise) serta adanya serangan hama dan penyakit pada tanaman kakao yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas produk kakao yang pada akhirnya akan berdampak pada penurunan pendapatan petani. Untuk itu penyuluhan tentang pengelolaan kebun sesuai GAP (Good Agriculture Practise) yaitu PsPSP (Panen sering, Pemangkasan, Sanitasi dan Pemupukan) dilakukan dengan tujuan meningkatkan kualitas kakao dan meningkatkan pemahaman petani tentang budidaya kakao sesuai dengan panduan budidaya kakao yang baik (Good Agriculture Practise).
TEKNIK PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI LINGKUNGAN BEBIDAS Suwati, Suwati; Wiryono, Budy; Marianah, Marianah
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (63.944 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2779

Abstract

Lahan pekarangan adalah sebidang tanah darat yang terletak langsung di sekitar rumah tinggal dan memiliki batas, yang dapat ditanami dengan satu atau berbagai jenis tanaman. Perkarangan adalah bidang tanah yang masih mempunyai hubungan kepemilikan dan fungsional dengan rumah yang bersangkutan. Dusun Bebidas merupakan salah satu Desa di Pagesangan Kecamatan Mataram. Jumlah penduduk di Kecamatan Mataram sebanyak 67.659 jiwa yang sebagian warganya bermata pencarian sebagai petani. Maksud dan tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan bagaimana cara mengelola sampah organik dari persiapan media hingga aplikasi pupuk organik dan cara memanfaatkan limbah disekitar lingkungan sebagai wadah tanaman secara baik dan benar sehingga lahan perkarangan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Kesimpulan yang didapatkan dari permasalahan yang dihadapi oleh warga masyarakat Bebidas adalah melakukan pemanfaatan lahan pekarangan dengan budi daya tanaman yang dapat memberikan sumber pendapatan bagi keluarga dengan memanfaatkan limbah organik sebagai pupuk.
PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK DI LINGKUNGAN BEBIDAS Wiryono, Budy; Muliatiningsih, Muliatiningsih; Dewi, Earlyna Sinthia
Jurnal Agro Dedikasi Masyarakat (JADM) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.224 KB) | DOI: 10.31764/jadm.v1i1.2780

Abstract

Sampah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, namun dalam kondisi dan pengolahan tertentu sampah masih dapat digunakan. Contohnya adalah sampah organik, sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (kompos). Sampah organik biasanya berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan maupun tumbuhan, sampah organik sendiri dibagi menjadi dua, yaitu : Sampah organik basah dimana sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi dan Sampah organik kering, biasanya sampah ini dari bahan yang kandungan airnya kecil. Sampah organik memiliki banyak manfaat salah satunya adalah sebagai penyubur tanah dan pupuk organik. Namun masih banyak masyarakat dan petani yang tidak tahu manfaat dari sampah organic dan cara mengolah sampah organik, padahal pengetahuan tentang teknik pengolahan sampah organik sangat diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui dan mempraktikkan secara langsung teknik pengolahan sampah yang baik dan benar, oleh karena itu melalui pengabdian ini diharapkan masyarakat dan petani dapat memiliki tambahan pengetahuan tentang bagaimana cara memisahkan sampah berdasarkan jenisnya dan teknik mengolah sampah organik menjadi pupuk organik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5