cover
Contact Name
Muh Nadzirin Anshari Nur
Contact Email
nadzirin@uho.ac.id
Phone
+6281355027386
Journal Mail Official
muzakum.uho@gmail.com
Editorial Address
Gedung Vokasi UHO, JL. HEA Mokodompit Kampus Baru UHO Kendari Sulawesi Tenggara 93231
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 26862921     DOI : -
Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dengan ISSN : 2686-2921 dikelola oleh Program Pendidikan Vokasi Universitas Halu Oleo. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) adalah jurnal ilmiah nasional yang merupakan sumber referensi akademisi di bidang Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil pengabdian kepada masyarakat. JPMIT terbit 2 (dua) kali setahun, yaitu pada bulan Oktober dan April. Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) sebagai bagian dari semangat menyebarluaskan hasil dari pengabdian pada masyarakat. Situs Jurnal Pengbadian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) menyediakan artikel-artikel jurnal untuk diunduh secara gratis.
Articles 26 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 26 Documents clear
Bimbingan Teknis Pembuatan Material Batako dari Pasir Wanggu Faslih, Arman; Umar, Muhammad Zakaria; Agus, Masfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.53 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8727

Abstract

Di Kelurahan Watu Bangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari tersedia material pasir. Material pasir berasal dari Sungai Wanggu. Sungai Wanggu adalah sungai yang mengalir di sekitar permukiman warga. Selama ini pasir Wanggu cenderung kurang dimanfaatkan secara optimal. Hal ini disebabkan pasir Wanggu tidak mampu bersaing dengan pasir dari daerah Pohara dan Nambo. Berdasarkan hasil penelitian bahwa material batako dari pasir Wanggu memiliki daya serap air Mutu I dan kuat tekan Mutu II dalam SNI 3-0349-1989. Dengan demikian bahwa pasir Wanggu bisa diimplementasi dan didesiminasikan kepada masyarakat di sekitar sungai Wanggu. Pengabdian ini ditujukan untuk membimbing masyarakat di Kelurahan Watu Bangga untuk membuat material batako dari pasir Wanggu. Pengabdian ini dilakukan dengan tahap-tahap sebagai berikut: (1) metode pelaksanaan kegiatan; (2) memberi materi pelatihan; (3) rancangan evaluasi; (4) jadwal pelaksanaan kegiatan. Pengabdian ini disimpulkan bahwa proses adopsi kewirausaahaan pembuatan batako oleh masyarakat Wanggu berlangsung dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan sikap puas dalam menerima materi, paham terhadap materi yang diberikan, dan masyarakat mampu mengaplikasikan dalam bentuk pembuatan batako dengan baik. Kata Kunci: Batako beton, Pasir Wanggu.
EFEKTIFITAS WORKSHOP EDUKASI MEMBACA INFORMASI DAN BERETIKA DALAM MEDIA SOSIAL DI MTS MA’ARIF CIKERUH Amalia, Rosaria Mita; Nurjannah, Intan; Sianturi, Veronika; Nurfauziah, Alisha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.145 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8854

Abstract

Terdapat tiga poin penting dalam Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan implementasi dari penelitian dan pengembangan guna menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif dari mahasiswa. Untuk mewujudkannya, kami melakukan observasi, pengambilan data, serta mengadakan workshop mengenai hoax dalam media sosial di kelas IX-A MTs Ma’arif Jatinangor. Workshop kami berfokus pada membaca informasi dan beretika dalam menggunakan media sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melihat tingkat literasi media pada siswa kelas IX-A MTs Ma’arif Jatinangor sebelum dan setelah diadakannya kegiatan tersebut.
CAPASITY BUILDING OF FISH FARMERS IN THE MODIFICATION OF THE FAMILY NUTRITION MENU TO PREVENT STUNTING EVENTS IN CHILDREN WITH FTAD (FARMERS TEAM ACHIEVEMENT DIVISION) APPROACH Rahayu, Atikah; Rahmi, Parida; Anggraini, Lia; Rahman, M. Anshori
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.629 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8857

Abstract

The implication of a long malnutrition in baduta called stunting, the impact will experience growth barriers / height according to age and brain development so that there is a chance of losing the next generation (lost generation). This condition is likely to occur given the data from the Health Office, Banjar District is one of the largest contributors to short cases in South Kalimantan, and the largest case is found in the working area of Sungai alang puskesmas as much as 41.7% (2015) and Rahayu and Putri's research results in Sungai alang found that the majority of children under five experienced stunting of 62.7% or a total of 79 people. Ironically, this region is located on a riverbank, so the area should not be included in the category of areas with very poor public health problems with a stunting prevalence of ≥ 40%, because the local commodity produced ie the largest fish in South Kalimantan is 12,595.9 tons per year. Fish is one source of protein which is at the same time a macro nutrient that contributes energy to the body. Considering that the Alang River region is one of the areas located along the riverbanks and most of the residents' livelihoods are fish farmers, it is therefore necessary to educate these farmers so that the fish obtained are not only sold but utilized by processing fish food by modifying variants based on the menu local fish. One of the methods used so that the knowledge and skills of modifying local fish menus to farmers is effective, so the active learning method using the FTAD (Farmers Team Achievement Division) approach is used. The results of the activities showed that before giving education to farmers most of them had a level of knowledge of less than 63.3% and after providing education the knowledge of farmers increased to 76.7% had a level of knowledge of the category quite well. Based on statistical analysis it was stated that by providing education about modifying nutrition menus for families to prevent stunting in children meaningfully by using the FTAD (farmers team achievement division) approach.
Pengeringan Gabah Menggunakan Kompor Gasifikasi Sekam Padi Mangalla, Lukas Kano; Pagiling, Luther P; Sudia, Budiman S
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2456.309 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8767

Abstract

Salah satu permasalahan utama bagi para petani padi adalah pengeringan pasca panen. Pengeringan yang kurang bagus dapat menurunkan kualitas panenan dan merugikan para petani. Pengabdian ini dimaksudkan memberi solusi pengeringan dengan memanfaatkan limbah buangan seperti sekam padi. Teknologi tepat guna untuk pengering alternative menggunakan energy panas biomassa seperti sekam padi, kayu kering dan limbah pertanian lainnya untuk memanaskan gabah dalam ruang pengering. System konversi energi ini menggunakan kompor gasifikasi yang mengubah bahan bakar padat menjadi gas panas untuk digunakan sebagai pemanas atau pengeringan.Kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui program kemitraan masyarakat yang digelontorkan oleh DRPM Kemristekdikti tahun 2019 ini dimaksudkan untuk memberikan pengertahuan dan bahkan teknologi tepat guna bagi masyarakat desa yang mayoritas bertani seperti yang dilakukan di Desa Pambulaa Jaya Kecamatan Konda Solawesi Tenggara. Dalam pelaksanaan kegiatan ini tim pelaksana memberikan bimbingan dan pendampingan pemanfaatan limbah sekam padi dari penggilingan padi untuk menjadi sumber panas bagi pengeringan padi hasil panenan. Kagiatan dimulai dengan penyiapan alat dan bahan, perakitan atau pembuatannya dan pengoperasian dan penggunaannya.Masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan sangat tertarik dengan technology pengering yang disosialisasikan dan didemonstrasikan kepada mereka. Kegiatan ini membantu masyarakat menangani pengeringan mereka dan mengedukasi pemanfaatan limbah pertanian untuk mengeringkan panen. Diharapkan dengan pengembangan teknologi ini di masyarakat maka petani tidak lagi mangalami kerugian akibat pengeringan pasca panen.
Pelatihan PSG Anak Usia Dini Melalui Kurva Pertumbuhan WHO pada Guru TK Wulele Sanggula I dan II Kota Kendari Fithria, Fithria; Yunawati, Irma; Ruwiah, Ruwiah; Harleli, Harleli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.543 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.10081

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas merupakan modal dasar bagi pembangunan bangsa. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dilakukan secara sistematis, berkesinambungan dan sejak dini. Saat ini, Indonesia mengalami masalah gizi ganda, tidak hanya masalah gizi kurang saja, tetapi prevalensi overweight dan obesitas juga meningkat. Anak yang menderita gizi buruk dapat mengalami gangguan bicara, apatis, penurunan skor intelligence quotient (IQ), penurunan perkembangan kognitif, penurunan intelegensi sensori, gangguan pemusatan perhatian, gangguan penurunan rasa percaya diri dan merosotnya prestasi akademik di sekolah sedangkan anak dengan status gizi obesitas juga dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler, DM tipe 2, asma dan stres pada masa kehidupan selanjutnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam memantau tumbuh kembang anak adalah melalui penilaian status gizi anak. Penilaian status gizi terhadap anak usia prasekolah perlu dilakukan karena belum adanya petugas kesehatan atau kader kesehatan yang secara khusus menangani anak usia prasekolah sehingga salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan sosialisasi dan pelatihan terhadap para guru TK dan orangtua tentang penilaian status gizi anak usia dini melalui kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO). Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat mencakup binasuasana dan sosialisasi, pembuatan modul kegiatan, diseminasi informasi, pelatihan penilaian status gizi anak usia dini serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan analisis statistik menggunakan uji Mc Nemar menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan penilaian status gizi anak usia dini melalui kurva pertumbuhanWHO terhadap pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan (pre dan post test) dengan nilai p-value = 0,000.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Desa Labengki Melalui Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Hasbi, Muhammad; Sudarsono, Sudarsono; Jaya, Ld.M.Golok; Pagiling, Luther; Nurjannah, Irma; Kadir, Abd.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.399 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.9900

Abstract

Sampah plastik menjadi persoalan karena susah terurai. Salah satu upaya mengurangi sampah plastik dengan mengolah sampah plastic tersebut menjadi bahan bakar. Desa Labengki merupakan salah satu tujuan wisata yang ada di kabupaten konawe utara, sehingga kebersihan dan keindahan pulau labengki harus terus dipelihara. Olehnya itu KKN Tematik FT UHO menawarkan pengolahan sampah plastik menjadi pirolisis. Hasil dari pirolisis dapat dijadikan sebagai bahan bakar seperti bensin. Penggunaannya dapat diterapkan pada kendaraan, sehingga kebutuhan akan kelangkaan bahan bakar juga dapat teratasi.
Optimalisasi Sistem Pembuatan Surat Pelayanan Masyarakat Desa berbasis Online Di Kabupaten Konawe Selatan menggunakan OpenSID Pagiling, Luther; Nur, Muhammad Nadzirin Anshari; Galugu, Indrayati; Lolok, Agustinus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.23 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.9669

Abstract

Pelayanan persuratan di desa sering terkendala dengan kurangnya pemahaman aparat desa dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi olehnya itu sistem ini hadir untuk menjawab permasalahan aparatur desa dalam pelayanan pembuatan sistem melalui optimalisasi software OpenSID yang tujuannya antara lain  untuk : (1) Untuk melatih aparatur desa untuk menggunakan sistem pembuatan surat pelayanan masyarakat Desa Ranooha dan Desa Kota Bangun Kecamatan Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan (2) Melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat Desa Ranooha dan Desa Kota Bangun Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (3) Melaksnakan pendampingan kepada aparatur Desa Ranooha dan Desa Kota Bangun Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara Metode yang digunakan adalah  dengan mengembangkan sistem persuratan berbasis online untuk digunkana oleh aparatur desa dan juga masyarakat desa mitra serta melaksanakan pelatihan kepada aparatur desa selain itu melakukan evaluasi terhadap sistem yang berjalan sehingga diharpkan kegiatan pengabdian dapat berkesinambungan walaupun program PKMI ini telah berakhir. Hasil pengabdian berupa sistem persuratan pelayanan masyarakt menggunakan OpenSID yang dapat diakses secara online. Kata Kunci: Desa Ranooha, Desa Kota Bangun, Surat, Online, OpenSID
Pelatihan Penguatan Interpretasi Analisis Deskriptif Data Pendidikan Bagi Guru-Guru SMA Di Kota Kendari Baharuddin, Baharuddin; Makkulau, Makkulau; Laome, Lilis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.388 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8729

Abstract

Kebutuhan akan guru yang profesional adalah hal yang urgen. Salah satu upaya peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah pelatihan guru-guru dalam pemanfaatan data pendidikan. Tujuan kegiatan pelatihan ini adalah untuk memberikan penguatan interpretasi analisis deskriptif data pendidikan bagi guru-guru SMA di Kota Kendari. Kerangka pemecahan masalah kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam beberapa tahapan sebagai berikut: (1) persiapan, (2) inventarisasi peserta pelatihan, (3) penyusunan materi pelatihan, (4) penyajian materi pelatihan, (5) evaluasi hasil kegiatan dan (6) penyusunan laporan. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan jadwal. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peserta pelatihan telah mampu menginterpretasikan hasil analisis deskriptif data pendidikan.   Kata Kunci: Pelatihan guru, data pendidikan.
Pelatihan Desainer dengan Menggunakan CAD Designer bagi UKM Garment Kecamatan Batu Aji, Batam Maulana, Algifanri; Candra, Joni Eka; Realize, Realize
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.482 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.8870

Abstract

Pelatihan Perancang dengan Menggunakan Perancang CAD untuk UKM Garmen Kabupaten Batu Aji, Batam. Industri garmen di Batam menjadi perhatian khusus pemerintah kota Batam untuk mempersiapkan keterampilan para pekerja dan juga para pemain industri garmen kecil untuk menghadapi tantangan-tantangan ini. Kondisi seperti itu tentu saja ideal untuk meningkatkan produktivitas dan dapat memasarkan hasil produksi garmen yang dihasilkan berdasarkan teknologi informasi dan komputer. Dalam layanan ini, pengembangan usaha kecil industri / garmen dalam pembuatan desain mode menggunakan sistem CAD sebagai solusi alternatif untuk menggantikan cara manual dalam membuat desain mode. CAD adalah teknologi yang terkait dengan penggunaan sistem komputer untuk membantu dalam penciptaan, modifikasi, analisis, dan optimalisasi desain. Alat yang digunakan adalah Marvelous Designer 3 Software yang memiliki fungsi untuk mempermudah proses pembuatan pakaian dan dapat meningkatkan kepuasan konsumen yang memesan karena memiliki fungsi memberikan tampilan nyata bagaimana pakaian yang akan dirancang terlihat. Sehingga membuat desain menggunakan sistem CAD tentu memiliki keunggulan dalam akurasi, kemudahan, kesesuaian dengan hasil, biaya dan waktu yang dihasilkan.
Teknologi Tepat Guna Pembuatan Gula Aren Kristal Di Desa Mabodo Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara Asranudin, Asranudin; Holilah, Holilah; Sadimanatara, Muh. Syukri; Karimuna, La; Ernawati Harfi, Wa Ode; Josaphat, Josaphat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.253 KB) | DOI: 10.33772/jpmit.v1i1.9578

Abstract

Southeast Sulawesi is a region that rich in various agricultural products including cocoa commodities which are widely known to foreign countries. Southeast Sulawesi is divided into two regions, namely the land divided into nine and the islands divided into eight administrative regions. Muna is the Southeast Sulawesi archipelago rich in various agricultural products, especially from sugar palm plants. Specifically, palm sugar is abundant in Mabodo with a plant density of 30m2 so that it has the potential to develop various diversified products. The technology transfer applied to PPTTG activities was a method or process of palm sugar processing into organic crystal sugar. The purpose of the PPTTG was to apply appropriate technology through the stages of Participatory Rural Appraisal (PRA), participatory Technology Development, community development, Persuasive to Educational. To maintain the existence of PPTTG in Mabodo Village, product assistance was carried out such as design and registration of trademark IPRs, packaging. Packaging of product distribution licenses and product socialization to local government stakeholders. In this activity, it can be seen that all the women who are members of “Kelompok Usaha Nira Sejahtera Mabodo” have been skilled in crystallizing of the roomie manually or with crystallizers. This success has opened the gap for the presence of new MSME centers that produce a variety of palm-based diversified products. Eventhough their entrepreneurial spirit was intrigued through their curiosity to process other parts of the sugar palm plant into food products or crafts of high economic value that will sustain the family economy. The sustainability of the technology and products of PPTTG activities requires evaluation and assistance for the next few years that can bring Mabodo Village to become the Aren Tourism Area.

Page 1 of 3 | Total Record : 26