cover
Contact Name
Tetti Seriati Situmorang
Contact Email
seriatitetti@gmail.com
Phone
+6281362184945
Journal Mail Official
lppm.stikesmitrahusada@gmail.com
Editorial Address
Jl Pintu Air IV Pasar 8 Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor. Provinsi Sumatera Utara. Kode Pos : 20142
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Excellent Midwifery Journal
ISSN : 26208237     EISSN : 26209829     DOI : https://doi.org/10.55541/emj.v4i2.175
Core Subject : Health,
Pregnancy Maternity Childbed Neonates, Infant, Under-fives and Pre-School Children Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Elderly Health Maternal Health Child Health Public Health
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL" : 11 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASI DENGAN KEPATUHAN IBU MEMBAWA BALITA IMUNISASI DI DUSUN V KECAMATAN TANAH JAWA KABUPATEN SIMALUNGUN Oktafiana Manurung
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.184

Abstract

Background : Immunization is a government program that is required for all children under five, especially basic immunization that aims to improve the National health degree. Providing immunization injections to babies on time is a very important factor for infant health.Goals : This study aims to determine the level of knowledge, compliance, and the relationship between knowledge with maternal obedience to bring toddlers immunization.Methods : The research design used in this research is descriptive correlation by using total sampling in sampling. The number of samples in this study were 40 respondents. The measuring tool used is questionnaire and medical record of subdistrict health center of Tanah Jawa Data analysis techniques used are Chi square, presentation of data in the form of tables and diagrams.Result : The results showed that 45% of respondents had less knowledge and did not adhere to the implementation of immunization 88.9%. Based on Chi square test results showed that there is a statistically significant relationship between knowledge and obedience of mothers to immunization with p value 0.004 <0.05.Conclution : From the research results can be concluded that the lower the mother's knowledge of immunization then the number of non-compliance to immunization will increase. It is recommended to the local health officials to improve health education on the importance of immunization for infants. Keywords: Knowledge, Compliance and Immunization
PERILAKU BIDAN DALAM PENATALAKSANAAN PENCEGAHAN INFEKSI TERHADAP KEJADIAN INFEKSI PADA PERTOLONGAN PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NATAM KUTACANE Ridha Maharani
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.185

Abstract

Salah satu indikator derajat kesehatan suatu negara adalah angka kematian Ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Menurut data WHO (World Health Organization) tahun 2019 bahwa setiap hari terdapat 830 kasus ibu hamil dan ibu bersalin meninggal dunia yang diakibatkan oleh komplikasi. Kematian ibu disebabkan oleh Perdarahan, Tekanan darah tinggi saat hamil (eklampsia), dan infeksi, Persalinan macet dan keguguran. Cara untuk menurunkan angka kematian dengan cara melaksanakan Pencegahan Infeksi (PI). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Aceh kasus infeksi dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sebesar 70-73%, yang artinya bahwa standar penanganan kasus infeksi yang dilakukan oleh tenaga kesehatan kompeten (Bidan) pada tingkat pelayanan dasar dan rujukan masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang memengaruhi perilaku Bidan dalam penatalaksanaan pencegahan infeksi terhadap kejadian infeksi pada pertolongan persalinan di wilayah kerja puskesmas natam. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey analitik dengan desain crosssectional. Jumlah populasi sebesar 84. Teknik pengambilan sampel scara purposive sampling dengan total sampel 42 orang. Analisa Data dilakukan secara Univariat, Bivariat dan Multivariat. Untuk Analisis Bivariat menggunakan Uji statistik Chi-Square.Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh antara variabel pengetahuan (a=0.015), sikap (a=0.013) dan tindakan (a=0.012) terhadap kejadian infeksi pada pertolongan persalinan dengan nilai sig a <0.05. Disarankan kepada petugas kesehatan khususnya bidan untuk lebih memperhatikan tindakan saat menolong persalinan dan juga menjalankan tindakan pertolongan persalinan sesuai dengan APN.Kata kunci              : Pengetahuan, sikap, tindakan, Perilaku Bidan, kejadian infeksi persalinan
BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM BANGKATAN KOTA BINJAI TAHUN 2018 Arsy Ayu
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.186

Abstract

Budaya Keselamatan pasien merupakan hal yang mendasar di dalam pelaksanaan keselamatan di rumah sakit. Upaya dalam pelaksanaan keselamatan pasien diawali dengan penerapan budaya keselamatan pasien, hal tersebut dikarenakan berfokus pada budaya keselamatan akan menghasilkan penerapan keselamatan pasien yang lebih baik. Terdapat beberapa faktor yang berkontribusi dalam perkembangan budaya keselamatan pasien yaitu peran kepemimpinan, penyusunan staf, pelaporan insiden dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa faktor yang berhubungan dengan budaya keselamatan pasien di RSU Bangkatan Kota Binjai. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh perawat ruangan di RSU Bangkatan Kota Binjai berjumlah 111 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada responden. Analisis data menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan peran kepemimpinan dengan budaya keselamatan  (p= 0,001 ;r = 0,720), ada hubungan pelaporan insiden dengan budaya keselamatan pasien (p= 0,001;r = 0,783), ada hubungan penyusunan staf dengan budaya keselamatan pasien (p= 0,001;r = 0,699), ada hubungan komunikasi dengan budaya keselamatan pasien (p= 0,001;r = 0,644). %). Saran dalam penelitian ini adalah bagi rumah sakit diharapkan meningkatkan pengawasan serta evaluasi berkelanjutan terkait keselamatan pasien untuk menerapkan budaya keselamatan pasien sesuai dengan standar KARS, serta melakukan program khusus seperti pemberian reward pada kegiatan wajib lapor isu keselamatan.Kata Kunci : Budaya Keselamatan Pasien, Peran Kepemimpinan, Pelaporan Pasien, Penyusunan Staf,Komunikasi
PERSEPSI PENGGUNA SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PASIEN RAWAT JALAN DI RSU BANGAKATAN BINJAI Asep Hendra
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.188

Abstract

Sistem informasi manajemen rumah sakit khususnya di bagian pendaftaran yang ada di rumah sakit di Indonesia masih menggunakan sistem manual, meskipun sebagian rumah sakit juga sudah ada komputer di bagian pendaftaran tapi penggunaannya kurang maksimal, untuk mempermudah semua kegiatan di bagian pendaftaran, salah satu solusi didalam melaksanakan kegiatan manajemen informasi di rumah sakit, yaitu dengan memaksimalkan penggunaan sistem informasi pendaftaran dengan membuat atau memiliki software yang lebih lengkap isinya, termasuk di dalamnya sistem informasi di bagian pendaftaran rawat jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui persepsi pengguna sistem informasi pendaftaran pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bangkatan Binjai dengan menggunakan metode PIECES yang terdiri dari : Performance, Information, Economy, Control, Eficiency, dan Service. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan persepsi pengguna berdasarkan aspek performance di RSU Bangkatan Binjai masih diakatakan lambat dalam pelaksanaannya, terkendala oleh proses pencatatan psien baru masih mengguanakan manual sehingga kinerja (performance) sistem informasi registrasi pasien terganggu dan memakan waktu yang lama, berdasarkan aspek information di RSU Bangkatan Binjai secara umum belum berjalan dengan baik, karena pengguna mengalami kesulitan untuk mengakses data pasien lama sering megalami eror, berdasarkan aspek econimic di RSU Bangkatan Binjai masih terkesan boros karena data pasien masih disimpan secara konvensional dan pihak rumah sakit harus menyediakan tempat untuk menyimpan arsip-arsip yang menumpuk serta biaya perawatan sistem bila ada yang rusak (teknis/non teknis), berdasarkan aspek control & security di RSU Bangkatan Binjai sistem masih aman dan terkendali baik dalam pengaksesan sistem maupun internal, karena password tidak bisa diberikan kepada pegawai siapapun, berdasarkan aspek efficiency di RSU Bangkatan Binjai sistem ini belum terintegrasi dengan baik, belum bisa dikatakan efisien waktu serta biaya serta bahan material untuk perekaman data manual pasien karena masih terkendala sarana dan prasarana yang ada kurang memadai, berdasarkan aspek service di RSU Bangkatan Binjai  memberikan pelayanan yang mudah di mengerti oleh penggunanya.Kata Kunci : Sistem Informasi, Pendaftaran, Rawat Jalan, PIECES
HAMBATAN DAN TANTANGAN PENDIDIKAN KEBIDANAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Rina Puspita
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.202

Abstract

Seperti halnya semua sektor pendidikan, pendidikan  kebidanan sangat terpengaruh oleh aturan lockdown yang diberlakukan oleh pemerintah. Terlepas dari pandemi COVID-19, semua mahasiswa  kebidanan diharapkan untuk memperoleh kompetensi kebidanan profesional, Sekolah dihadapkan pada dilema bagaimana memastikan bahwa mahasiswa kebidanan mereka mendapatkan pengalaman klinis perawatan pasien yang diperlukan untuk memenuhi syarat sebagai bidan. Di era digitalisasi ini pengajaran mereka melalui platform online menjadi satu-satunya pilihan kuliah dari rumah. Bagi beberapa dosen, ini merupakan tantangan besar, sementara  bagi dosen yang lain yang sudah terpapar digitalisasi dapat menggunakan platform online media pembelajaran dengan mudah, dengan demikian, perubahan yang disebabkan oleh COVID-19 berdampak pada digitalisasi pendidikan kebidanan. Sementara perkembangan positif pada pembelajaran jarak jauh dapat dicapai,  Pengajaran keterampilan kebidanan khusus pada masa new normal tetap menjadi tantangan yang jelas. Universitas-universitas mulai dibuka kembali di seluruh dunia dan pertanyaan penting yang muncul adalah bagaimana memberikan pendidikan kebidanan dengan terus menjaga jarak. Kebutuhan akan alat pelindung diri untuk staf dan mahasiswa kebidanan karena harus terus  menjaga jarak selama praktik kebidanan. Enam juta pekerjaan keperawatan baru dibutuhkan di seluruh dunia pada tahun 2030. Pandemi COVID-19 telah mengancam ketersedian tenaga bidan dan perawat.  Banyak dari tantangan ini masih ada di depan kita. Namun, meskipun pandemi, seperti biasa, pendidik kebidanan akan melakukan yang terbaik untuk menjamin bahwa kompetensi yang dibutuhkan dan keterampilan yang diperoleh akan dicapai pada tingkat yang sama seperti sebelumnya.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI LANJUTAN PADA ANAK BAWAH TIGATAHUN DI POSYANDU MAWAR KECAMATAN MEDANG DERAS KABUPATEN BATUBARA TAHUN 2021 Imran Surbakti
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.200

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Pemberian imunisasi dapat mencegah sekitar 2-3 juta kematian setiap tahunnya. Imunisasi lanjutan masuk ke dalam program imunisasi rutin dengan memberikan 1dosis DPT-HB-HIB (4) dan campak/MR (2) kepada anak usia 18-24 bulan.Indonesia memiliki target imunisasi lanjutan Baduta sebesar 70% pada tahun 2019, sedangkan cakupan imunisasi pada tahun 2019 hanya mencapai angka 64 %. Jenis penelitian bersifat adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh anak bawah tiga tahun di Posyandu Mawar  Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara Tahun 2021 sebanyak 79 orang. Teknik analisis data menggunakan uji statistik chi square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah ada pengaruh faktor Pendidikan (p value = 0,000), pekerjaan (p value = 0,000),  pengetahuan (p value = 0,001), dan  dukungan keluarga (p value = 0,000), terhadap Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Pada Anak Bawah Tiga Tahun Di Posyandu Mawar  Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara Tahun 2021.Ada pengaruh faktor Pendidikan, pekerjaan, pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap Kelengkapan Imunisasi Lanjutan Pada Anak Bawah Tiga Tahun Di Posyandu Mawar  Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batubara Tahun 2021. Saran Bagi petugas kesehatan khususnya bidan  untuk senantiasa memberikan informasi bagi masyarakat, khususnya ibu yang memiliki anak bawah tiga tahun mengenai pentingnya imunisasi lanjutan. Kata kunci : Faktor, Kelengkapan Imunisasi Lanjutan, Anak Bawah Tiga Tahun
DETERMINAN DENGAN TERJADINYA SISA MAKANAN PADA PASIEN RAWAT INAP KELAS 3 PENYAKIT DALAM RUMAH DAKIT HAJI MEDAN TAHUN 2019 Adi Suhendra
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.182

Abstract

Sisa makanan merupakan indikator keberhasilan pelayanan gizi di Rumah Sakit yang disesuaikan dengan keadaan pasien dan berdasarkan keadaan klinis, status gizi dan status metabolisme tubuhnya. Keadaan gizi sangat berpengaruh pada proses penyembuhan penyakit, sebaliknya proses perjalanan penyakit dapat berpengaruh terhadap keadaan gizi pasien. Sering terjadi kondisi pasien semakin buruk karena tidak diperhatikan keadaan gizinya. Untuk mengetahui determinan yang berhubungan dengan terjadinya sisa makanan pada pasien ruangan rawat inap kelas 3 penyakit dalam RSU Haji Medan tahun 2019.. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian sebanyak 71 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini didapatkan hubungan yang bermakna antara rasa makanan (p=0,008), kebiasaan makan (p=0,002), kebersihan makanan (p=0,001), dan makanan dari luar rumah sakit (p=0,001) dengan sisa makanan pada pasien rawat inap kelas 3  penyakit dalam Rumah Sakit Umum Haji Medan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dari empat variabel yang diteliti, terdapat satu variabel yang paling dominan mempengaruhi terjadinya sisa makanan yaitu makanan dari luar rumah sakit. Kata Kunci: Determinan, Hubungan, Sisa Makanan.
PENGARUH AROMATERAPI JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) UNTUK MENGURANGI MUAL DAN MUNTAH PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAGANnASAHAN KEC. TANJUNG BALAI KAB. ASAHAN TAHUN 2021 zaitun saragih
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.199

Abstract

Kehamilan merupakan kondisi yang fisiologis. Ibu hamil pertama kali akan melewati masa trimester I, yang akan mengalami suatu ketidaknyamanan antara lain miksi sering, pigmentasi kulit, anoreksia, mengidam, konstipasi, dan mual muntah. Mual dan muntah terjadi di dunia dengan angka kejadian di Amerika Serikat 0,5%-2%, di China 0,8%. Sementara itu, angka kejadian mual dan muntah di Indonesia adalah mulai dari 1% sampai 3% dari seluruh kehamilan. Berdasarkan profil Kesehatan Provinsi Lampung tahun 2015 tingginya angka kejadian mual muntah pada wanita hamil yaitu 50-90% di provinsi Lampung, dari jumlah ibu hamil yang ada yaitu sebanyak 182.815 orang (Dinkes 2015). Tujuan  dilakukan  penelitian  ini  untuk  mengetahui  pengaruh aromaterapi jahe (zingiber officinale) untuk mengurangi mual dan muntah pada ibu hamil. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest, rancangan ini tidak ada kelompok pembanding (kontrol) tetapi paling tidak sudah dilakukan observasi pertama (pretest) yang memungkinkan menguji perubahan-perubahan yang terjadi setelah adanya eksperimen (Notoatmodjo, 2010). Kesadaran responden di Puskesmas Bagan Asahan tentang kehamilan yang aman cukup tinggi dilihat dari umur responden terbanyak berada pada usia yang aman untuk hamil (21-25 tahun) sebesar 56,3%. Rata-rata hiperemesis gravidarum sebelum diberikan aromaterapi jahe pada ibu hamil sebanyak 2,38 kali/hari dengan standar deviasi 0,554 dan setelah diberikan aromaterapi jahe rata-rata hiperemesis gravidarum sebanyak 1,00 kali/hari dengan standar deviasi 0.000. Disarankan kepada responden  dapat mengonsumsi Aromaterapi jahe dalam mengurangi Hiperemesis gravidarum yang dialami dan disarankan kepada pelayanan peningkatan pengetahuan bahwa Aromaterapi jahe sebagai minuman penurun Hiperemesis gravidarum yaitu melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan tentang Hiperemesis gravidarum dan manfaat Aromaterapi jahe dalam mengatasi Hiperemesis Gravidarum Kata kunci : Aromaterapi, ibu hamil, mual muntah  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETIDAK LENGKAPAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PADA IBU HAMIL DI DESA PUJI MULIO KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG TAHUN 2021 seh malem; Edy Marjuang Purba; Eva Ratna Dewi; Ribur Sinaga; Magdalena Barus; Rumondang Sitorus
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.198

Abstract

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 memperlihatkan bahwa data cakupan Antenatal Care di Indonesia selama periode 3 tahun terakhir, pada tahun 2010-2013 yaitu tahun 2010 sebesar 92,7% dan tahun 2013 sebesar 95,4%. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan di Desa Puj Mulio pada bulan Februari diketahui bahwa 6 dari 10 ibu hamil  tidak melakukan kunjungan antenatal care. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ketidaklengkapan kunjungan antenatal care pada ibu hamil trimester pertama sampai trimester ketiga.. Jenis penelitian merupakan survey bersifat analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang hamil  yang melakukan kunjungan antenatal care di Desa Puji Mulio Kec. Sunggal Kab. Deli Serdang pada Juni 2021. Sampel dalam peneltian ini adalah sebanyak 30 orang. Dari hasil penelitian bahwa dari 30 responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 17 responden (56,7%), berpengetahuan kurang sebanyak 11 responden (36,7%) dan minoritas berpengetahuan baik sebanyak 2 responden (6,6%). Ada hubungan penghasilan keluarga, pekerjaan, pendidikan, pengetahuan dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC. dengan hasil uji statistik diperoleh p-value<0,05. Tidak ada hubungan paritas dengan ketidaklengkapan kunjungan ANC dengan hasil uji statistik diperoleh hasil p-value>0,05. Disarankanbagi tenaga kesehatan  yang ada dapat memberikan informasi dan penyuluhan tentang kunjungan ANC  pada ibu hamil supaya ibu hamil datang untuk melakukan pemeriksaan keadaan ibu hamil dan janin supaya dapat mencapai target penurunan  angka kematian ibu dan anak. Kata kunci : ketidaklengkapan, kunjungan ANC, pengetahuan 
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN DIET HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS ARIODILLAH Dewi Rury Arindari; Rina Puspita
Excellent Midwifery Journal Vol 5, No 1 (2022): EDISI APRIL
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v5i1.201

Abstract

Fenomena kejadian hipertensi yang semakin meningkat berhubungan dengan kurangnya kepatuhan penderita hipertensi salah satunya dalam diet hipertensinya. Perubahan gaya hidup masyarakat secara global membuat konsumsi sayuran segar dan serat berkurang, kemudian konsumsi garam, lemak, gula yang semakin terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Diet Hipertensi Pada Lansia di Puskesmas Ariodillah. Desain penelitian ini adalah Analitik cross sectional. Populasinya semua lansia yang terkena hipertensi di Puskesmas Ariodillah. Tekhnik sampling menggunakan total sampling dengan sampelnya sejumlah 54 orang. Variabel independent dukungan keluarga dan dependent kepatuhan diet hipertensi pada lansia.Instrument penelitian menggunakan lembar kuesioner dan wawancara dengan data editing, coding, scoring, tabulating dan uji statistic menggunakan chi-square. Hasil penelitian sebagian besar (66.7%) responden mendapatkan dukungan keluarga yang baik, sejumlah 37 orang hampir dari setengahnya (68,5%) responden patuh terhadap diet hipertensi. Uji chi-square menunjukkan bahwa nilai signifikansi = 0,004 <(0,05) sehingga H0 ditolak. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet hipertensi pada lansia di Puskesmas Ariodillah.Kata kunci: dukungan keluarga, kepatuhan, diet hipertensi

Page 1 of 2 | Total Record : 11