cover
Contact Name
Adrianus Trigunadi Santoso
Contact Email
jak@binainsani.ac.id
Phone
+628159901695
Journal Mail Official
jak@binainsani.ac.id
Editorial Address
http://ejournal-binainsani.ac.id/index.php/JAK/editorial_adress
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Administrasi Kantor
ISSN : 23376694     EISSN : 25279769     DOI : https://doi.org/10.51211/jak
Jurnal Administrasi Kantor (JAK) merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Bina Insani. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian yang bertemakan: Manajemen Pemasaran, Manajemen SDM, Manajemen Operasional, Manajemen Keuangan, Ekonomi Makro dan Mikro, Kesekretarisan, Komunikasi, Humas, Bahasa Indonesia, Bahasa Asing, dan Administrasi Kantor.
Articles 184 Documents
Kompetensi Sekretaris Terkini Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Di Sepuluh BUMN Indonesia Selfiana Selfiana
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Administrasi Kantor (Desember 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.405 KB)

Abstract

Abstrak: Sekretaris era revolusi industri memiliki tantangan baru dewasa ini. Pekerjaan manusia akan digantikan dengan mesin. Peluang bagi sekretaris di era ini adalah kemampuan beradaptasi di bidang teknologi. Pekerjaan sekretaris akan semakin terbantu dengan kecakapan para sekretaris profesional di bidang teknologi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pelamar posisi sekretaris BUMN di Indonesia. Sumber data berasal dari jobloker, trovit dan newjobvacancy dan iklan lowongan pekerjaan lainnya. Hasil penelitan menunjukkan kemampuan berkomunikasi menjadi kompetensi yang penting untuk dapat bekerja di BUMN, terutama kemampuan berbahasa Inggris. Sekretaris yang memiliki fleksibilitas yaitu kemampuan beradaptasi dengan mudah di pekerjaannya dan memiliki sikap positif dibutuhkan oleh BUMN. Penampilan yang menarik, motivasi yang tinggi untuk mencapai kinerja terbaik mereka, sangat dibutuhkan. Selain itu BUMN juga membutuhkan sekretaris yang memiliki kemampuan organisasional yaitu kemampuan mengorganisasi tugas - tugasnya dengan efektif dan cepat. Namun keahlian di bidang penguasaan teknologi tidak menjadi kompetensi yang disyaratkan oleh BUMN. Kata Kunci: Kompetensi, Revolusi industri 4.0, Sekretaris. Abstract: The secretary of the industrial revolution era has new challenges today. Human work will be replaced with a machine. The opportunity for secretaries in this era is adaptability in the field of technology. Secretarial work will be increasingly helped by the skills of professional secretaries in the field of technology. This study uses secondary data, namely data requirements that must be fulfilled by prospective applicants for BUMN secretary positions in Indonesia. Data sources come from jobloker, trovit and newjobvacancy and other job advertisements. Research results show that communication skills are an important competency to be able to work in a BUMN, especially in English. The secretary who has flexibility is the ability to adapt easily to his work and has a positive attitude needed by BUMN. Attractive appearance, high motivation to achieve their best performance, is needed. In addition, it also requires a secretary who has organizational capabilities, namely the ability to organize tasks effectively and quickly. But expertise in the field of mastering technology is not a competency required by BUMN. Keywords: Competencies, Revolution industry 4.0, Secretary.
Metode Task Based Learning Bahasa Inggris Dan Bahasa Mandarin Berpengaruh Terhadap Kemampuan Korespondensi Bahasa Asing Bakti Sri Rahayu; Siti Achaliyah
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 8 No 2 (2020): Jurnal Administrasi Kantor (Desember 2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.381 KB) | DOI: 10.51211/jak.v8i2.1447

Abstract

Abstrak: Penguasaan berbahasa asing bagi mahasiswa program studi sekretari merupkan kompetensi utama guna menunjang kompetensi lulusan. Metode pembelajaran bahasa asing dengan penugasan menulis dibuat guna memperoleh hasil pembelajaran yang baik dalam menguasai korespondensi bahasa asing. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh metode Task Based Learning bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin terhadap kemampuan korespondensi bahasa asing mahasiswa program studi Sekretari. Metode penelitian dilaksanakan dengan cara kuantitatif menggunakan metode analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t) untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koresopondensi bahasa asing mahasiswa program studi sekretari dipengaruhi oleh variabel metode Task Based Learning bahasa Inggris dan bahasa Mandarin. Secara parsial metode Task Based Learning bahasa Inggris dan bahasa Mandarin secara bersamaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan korespondensi bahasa asing mahasiswa program studi sekretari Politeknik Pratama Mulia Surakarta. Kata kunci: Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, Metode Task Based Learning, Penguasaan Korespondensi bahasa Asing. Abstract: Proficiency in foreign languages ​​for secretarial study program students is the main competency to support graduate competencies. The foreign language learning method with writing assignments is made to obtain good learning outcomes in mastering foreign language correspondence. This study aims to examine and analyze the effect of the Task Based Learning method in English and Mandarin on the foreign language correspondence skills of students of the Secretarial study program. The research method was carried out in a quantitative way using multiple linear regression analysis method, partial test (t test) to test the research hypothesis. The results showed that the foreign language correspondence ability of secretarial study program students was influenced by the Task Based Learning method variables in English and Mandarin. Partially, the Task Based Learning method of English and Mandarin simultaneously has a positive and significant effect on the foreign language correspondence skills of students of the Secretariat study program of Pratama Mulia Surakarta Polytechnic. Keywords: English Language, Chinese Language, Task Based Learning Method, Foreign Language Correspondence Mastery.
Perubahan Sosial dan Budaya Akibat Media Sosial Dahlia Sarkawi
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Administrasi Kantor (Desember 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.035 KB)

Abstract

Abstrak: Perubahan sosial budaya meliputi perubahan fungsi kebudayaan dan perilaku manusia dalam masyarakat dari keadaan tertentu ke keadaan lain. Hal ini mengandung arti bahwa perubahan yang terjadi meliputi perubahan sosial dan budaya, terjadi di masyarakat, serta menghasilkan keadaan baru bagi manusia. Kebudayaan harus dipahami menurut tiga lapisan berikut: lapisan teknologi adalah yang terendah, lapisan sosiologis yang menengah, lapisan filosofis yang tertinggi. Dampak lain adalah munculnya budaya berbagi yang berlebihan dan pengungkapan diri (self diselosure) di dunia maya. Budaya ini muncul dan terdeterminasi salah satunya karena hadirnya media sosial yang memungkinkan secara perangkat siapa pun dapat mengunggah apa saja. Hal tersebut menjadi sebuah budaya yang pada akhrinya memberikan penaburan terhadap batas-batas antara ruang pribadi dan ruang publik. Konsekuensi adanya media online dan semakin maraknya pengguna media sosial. Media sosial tidak hanya ditempatkan lagi dalam konteks saluran atau medium, tetapi media sosial itu sudah merupakan gaya hidup dari hubungan antara pengguna dan teknologi. Kata kunci: Sosial, Budaya, Media Sosial Abstract: Socio-cultural changes include changes in the function of culture and human behavior in society from a certain state to another state. This implies that the changes include the social and cultural changes, occurring in the community, as well as generating new situation for humans. Culture must be understood according to the following three layers: the technology is the lowest layer, middle layer sociological, philosophical highest layer. Another impact is the emergence of a culture of sharing redundant and self-disclosure (self diselosure) in cyberspace. This culture emerged and terdeterminasi one of them because of the presence of social media in a device that allows anyone to upload anything. It is a culture which gives akhrinya sowing the boundaries between private space and public space. The consequences of their online media and the proliferation of social media users. Social media is not only placed in the context of the channel or medium, but social media is already the lifestyle of the relationship between users and technology. Keywords: Social, Cultural, Social Media
Pengendalian Kualitas Produk Dengan Menggunakan Metode Statistical Process Control Miftakul Huda; Wiji Safitri; Nani Hartati
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 9 No 2 (2021): Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Administrasi Kantor
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.296 KB) | DOI: 10.51211/jak.v9i2.1593

Abstract

Penting bagi perusahaan untuk mempertahankan dan memperbaiki kualitas produksinya dengan cara menerapkan pengendalian kualitas produksi yang tepat dan optimal, agar kualitas produk semakin meningkat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beton siap pakai yang dikirim oleh PT.Adhimix RMC Indonesia pada proyek Transmart Bekasi sudahkah sesuai dengan spesifikasi teknis.Penelitian ini menggunakan sampel benda uji sebanyak 50 buah dimana 2 buah benda uji yang berpasangan berasal dari 25 adukan (truck mixer) yang berbeda, sehingga satu nilai uji tekan merupakan rata-rata kuat tekan 2 buah benda uji yang berpasangan. Perawatan benda uji dilakukan di laboratorium teknik adhimix dan pengujian dilakukan pada umur 28 hari.Hasil penelitian ini terbukti dengan uji tekan benda uji menggunakan alat tes kuat tekan DHR 2000 dan hasil kuat tekan dianalisis dengan salah satu alat bantu Statistical Process Control(SPC),yaitu metode peta kendali (Control Chart). Berdasarkan grafik peta kendali X dan R diketahui bahwa hasil uji sampel benda uji seluruhnya berada dalam batas kendali yang ditetapkan , Sehingga bisa dinyatakan bahwa kualitas produk beton siap pakai (readymix)yang dikirimkan ke proyek transmart bekasi terkendali atau tidak terjadi penyimpangan ( selalu konsiten ).Diketahui bahwa tidak ada satupun hasil uji tes sampel benda uji yang merupakan rata-rata dari 3 pasangan benda uji yang nilainya kurang dari 26,5 MPa. Sehingga produk beton siap pakai pada Adhimix RMC Indonesia di Plant Bekasi Timur yang dikirimkan pada proyek transmart bekasi dikategorikan telah memenuhi syarat sesuai spesifikasi teknis
SINTESIS DEONTOLOGI DAN TELEOLOGI (Sebuah Refleksi tentang Teori Etika) Zainal Abidin
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Kantor Bina Insani
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Etika yang berkembang saat ini dalah etika terapan atau etika praktis. Orientasi terapan diawali dengan munculnya etika khusus yang membahas masalah etis pada bidang tertentu. Dalam konteks yang lebih leas etika terapan dapat dilihat pada berbagai bidang seperti bidang bisnis, bidang politik, bidang profesi, dan yang yang lainnya. Ada dua teori etika yang berkembang yang dijadikan rujukan dalam pelaksanaan etika terapan, yaitu teori deontologi dan teori teleologi. Teori deontologi menilai baik buruknya satu perbuatan berdasarkan tanggungjawab atau kewajiban, sedangkan teleologi menilainya berdasarkan maksud dan tujuannya. Dalam prakteknya, etika terapan lebih banyak mengunakan teori teleologi, karena teori ini sejalan dengan kepentingan individu, kelompok, organisasi, dan profesi sehingga nilai-nilai moral yang utama dan universal seringkali dikesampingkan atas nama kepentingan-kepentingan tersebut. Untuk menyelesaikan persoalan moral di atas, maka sintesis merupakan sebuah pilihan, yaitu menggabungkan antara teori deontologi dan teori teleologi. Bisa dikatakan juga bahwa sintesis kedua teori tersebut membantu untuk menilai keputusan etis dan menyediakan kerangka yang memungkinkan bagi etikawan untuk memastikan benar tidaknya serbuah keputusan moral. Berdasarkan sintesis kedua teori tersebut, keputusan moral yang diambil bisa menjadi lebih beralasan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah kaftan literatur dan dalam menganalisa data digunakan content analysis (analisis isi). Kata-kata kunci: Deontologi, Teleologi, dan Sintesis Deontologi dan Teleologi. Abstract: The ethics developed today are applied ethics or practical ethics. Applied orientation begins with the emergence of special ethics that addresses ethical issues in a particular field. In the context of a more lease of applied ethics can be seen in various fields such as business, politics, professional fields, and others. There are two emerging ethical theories that are used as references in the implementation of applied ethics, namely the theory of deontology and teleology theory. The deontological theory assesses whether a deed is based on responsibility or obligation, while teleology is judged by its purpose and purpose. In practice, applied ethics uses teleological theory more often, because it is in line with individual, group, organizational and professional interests so that the main and universal moral values ​​are often set aside in the name of those interests. To solve the above moral problems, then synthesis is an option, which combines the theory of deontology and teleology theory. It can be argued that the synthesis of both theories helps to assess ethical decisions and provides an enabling framework for ethicists to ensure the correctness of any moral decision. Based on the synthesis of both theories, the moral decisions taken can be more reasonable. The research method used in this paper is caftan literature and in analyzing data used content analysis (content analysis). Keywords: Deontology, Teleology, and Synthesis of Deontology and Teleology.
Supply Chain Lima Bahan Pokok Kota Depok Sri Setiawati
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 8 No 1 (2020): Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Administrasi Kantor (Juni 2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.08 KB)

Abstract

Abstrak: Rantai pasokan yang merupakan suatu sistem yang melibatkan proses produksi, pengiriman, penyimpanan, distribusi dan proses penjualan produk untuk memenuhi permintaan. Saluran distribusi yang merupakan hal yang penting dalam rantai pasokan, yang menyangkut dengan pemindahan barang dari suatu tempat ke tempat lain secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi saluran distribusi rantai pasokan beras, cabai, bawang merah, daging sapi dan daging ayam di Kota Depok. Metode analisis yang digunakan bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan proses saluran distribusi beras, cabai, bawang merah, daging sapi dan daging ayam yang terjadi di Kota Depok harus melewati beberapa tangan meliputi petani, produsen, distributor (pedagang), baru sampai ke tangan konsumen. Petani yang ada di Kota Depok sebaiknya memotong saluran distribusi yang ada dengan menjual langsung hasil panen kepada pedagang tanpa melalui para pengepul. Kata Kunci: rantai pasokan, saluran distribusi, beras, cabai, bawang merah, daging sapi dan daging ayam Abstract: process of products to meet the demand. Distribution channels are important in the supply chain, involving the transfer of goods from one place to another effectively and efficiently. The purpose of this study was to identify the distribution channels of the supply chain of rice, chili, shallot, beef and chicken meat in Depok. The analytical method used is qualitative. Data collection techniques by observation, interview and documentation. The results showed process distribution channels of rice, chili, shallot, beef and chicken meat in Depok must pass through several hands covering farmers, producers, traders, new to consumers. Farmers in Depok should cut the existing distribution channels by selling direct harvest to the traders without going through producers. Keywords: supply chain, distribution channels, rice, chili, shallot, beef and chicken meat.
Indeks Harga Konsumen Dan Nilai Tukar Berpengaruh Terhadap IHSG Dengan Pendekatan Error Correction Model Tiar Lina Situngkir
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 8 No 1 (2020): Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Administrasi Kantor (Juni 2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.827 KB)

Abstract

Abstrak: Pasar Modal merupakan wadah bagi perusahaan untuk mendapatkan dana sehingga stabilitas pasar modal menjadi hal penting untuk diteliti dengan memasukan variabel makro yaitu suku bunga BI, nilai tukar, dan indeks harga konsumen. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variabel nilai tukar ,indeks harga konsumen terhadap indeks harga saham gabungan. Metodologi yang digunakan dalam menganalisa adalah Error Correction Model. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam jangka pendek nilai tukar dalam jangka pendek dan panjang berpengaruh negatif signifikan. Indeks harga konsumen dalam jangka pendek berpengaruh negatif tidak signifikan sedangkan dalam jangka panjang positif signifikan. Penelitian ini menggunakan data dalam periode 2006 – 2016 . Kata kunci: nilai tukar, indeks harga konsumen 2. Abstract: Capital Market is a place for companies to obtain funds so that capital market stability becomes an important matter to be examined by entering macro variables, namely BI interest rates, exchange rates, and consumer price indexes. The purpose of this study was to analyze the effect of the exchange rate variable, the consumer price index on the composite stock price index. The methodology used in the analysis is the Error Correction Model. The results found that in the short term the exchange rate in the short and long term has a significant negative effect. The consumer price index in the short term has no significant negative effect while in the long run it is significantly positive. This study uses data in the period 2006-2016. Keywords: exchange rates, consumer price index 2
Pengembangan Dan Pemberdayaan SDM Untuk Peningkatan Kinerja Amelia Putri; Novita Wahyu Setyawati
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Administrasi Kantor
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.108 KB) | DOI: 10.51211/jak.v9i1.1464

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah ada pengaruh dari Pengembangan dan Pemberdayaan SDM untuk peningkatan kinerja Pegawai di Kelurahan Padurenan. Penelitian ini menggunakan data primer yaitu dengan menyebarkan kuisioner kepada pegawai yang bekerja di Kelurahan Padurenan. Dengan teknik sampling jenuh yang menggunakan seluruh populasi sebagai sampel yaitu 36 pegawai. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, heterokedastisitas, uji analisis regresi berganda, uji hipotesis (uji t, uji f) dan uji koefisien determinasi (R2) dengan tingkat signifikansi 5% menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji parsial menggunakan uji t, dapat diketahui bahwa Pengembangan dan Pemberdayaan SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja. Dan secara simultan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja yaitu sebesar 83 % yang dimana 17% lainnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain di luar penelitian. Kata Kunci: Pengembangan SDM, Pemberdayaan SDM, Kinerja Abstract: This study aims to determine and analyze whether there is an effect of HR Development and Empowerment for improving employee performance in Padurenan Village. This research uses primary data, namely by distributing questionnaires to employees who work in the Padurenan Village. With a saturated sampling technique that uses the entire population as a sample, namely 36 employees. Data analysis techniques in this study include validity test, reliability test, descriptive statistical test, classic assumption test (normality test, multicollinearity, heteroscedasticity, multiple regression analysis test, hypothesis test (t test, f test) and determination coefficient test (R2) with 5% significance level using the SPSS ver 25 application. Based on the results of the partial test using the t test, it can be seen that HR Development and Empowerment has a positive and significant effect on improving performance. And simultaneously Human Resource Development and Empowerment has a significant effect on performance improvement, namely by 83%, where the other 17% are influenced by other factors or variables outside the research. Keywords: HR Development, HR Empowerment, Performance
Persepsi Kongruensi Pada Ritel Berbentuk Outlet Dan Daring Michael Christian
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Administrasi Kantor (Juni 2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.896 KB)

Abstract

Abstrak: Membandingkan kesamaan persepsi berdasarkan pengalaman pada satu outlet dengan yang outlet lain merupakan hal yang wajar terjadi di hampir semua konsumen. Perkembangan teknologi daring dalam hal ini turut membentuk konsep penjualan daring sebagai alternatif untuk mendukung penjualan suatu ritel. Tingkat kesamaan persepsi suatu ritel yang memiliki bentuk penjualan secara outlet dan daring memang menjadi hal yang secara sadar atau tidak dapat membentuk citra ritel secara keseluruhan. Penelitian ini berfokus pada investigasi persepsi kongruensi yang diukur melalui citra ritel yang memiliki dua konsep penjualan sekaligus (outlet dan daring). Penelitian kuantitatif pada responden (ber-KTP di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) yang pernah mengunjungi ritel tersebut (outlet dan daring) dalam enam bulan terakhir menjelaskan bahwa persepsi kongruensi dipengaruhi baik secara parsial maupun simultan oleh citra outlet dan citra daring ritel tersebut. Penelitian selanjutnya dapat menggunakan faktor citra merek ritel secara keseluruhan sebagai pelengkap dari pengukuran persepsi kongruensi. Kata kunci: citra, daring, kongruensi outlet, persepsi. Abstract: Comparing the perceived congruence based on the experience of one outlet to another has been commonly being done in almost to each consumer. Regarding to this issue, the development of online technology has formed the concept online selling. The level of perceived congruence (outlet and online) can form the image of retail holistically as a brand. This research is focused on investigating the perceived congruence measured by the store image and the website image. This quantitative research has inlvoved respondents (residents ID at Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) who has experience in visiting the retail (outlet and online) in the last 6 months. This research explains that partially and simultaneously the store image and the website image impacts the perceived congruence. The next researches are suggested to use the level of retail brand image to investigate the impact of level perceived congruence. Keywords: congruence, image, online, outlet, perceived.
Kebijakan Pemerintah Dalam Pemilikan Rumah Tempat Tinggal Bagi Orang Asing Dan Kewarganegaraan Ganda Nurhidayati Nurhidayati
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 6 No 1 (2018): Jurnal Administrasi Kantor (Juni 2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.887 KB)

Abstract

Abstrak: Adanya pekerja asing di Indonesia, menyebabkan kebutuhan akan tempat tinggal atau hunian juga juga meningkat. Kepemilikan rumah tinggal atau hunian bagi orang asing berhubungan dengan hak pakai yang diatur dalam Pasal 42 UU No.5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Untuk melaksanakan ketentuan Undang-Undang tersebut telah terbit Peraturan Pemerintah No.103 Tahun 2015 sebagai pengganti atas Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 1996. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pemilikan rumah tinggal bagi orang asing dan kewarganegaraan ganda. Bentuk penelitian ini adalah yuridis normatif, dengan menggunakan data-data sekunder atau kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam PP No. 103 Tahun 2015 orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia dapat memiliki hunian atau rumah tinggal di atas hak pakai selama 30 tahun, dapat diperpanjang 20 tahun dan diperbaruhi 30 tahun. Peraturan tersebut diperkuat dengan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 13 Tahun 2016. Peraturan Menteri tersebut berisi tentang tata cara pembelian, pelepasan dan pengalihan hak bagi warga negara asing yang ingin memiliki hunian tempat tinggal. Dengan adanya Peraturan Pemerintah No. 103 Tahun 2015 memudahkan bagi orang asing memperoleh hak pakai untuk rumah tinggal atau hunian. Produk hukum ini telah memberi kepastian hukum bagi orang asing untuk memiliki hunian dengan hak pakai di Negara Indonesia. Kedepannya diharapkan ada penilaian kritis terhadap produk hukum ini, mengingat kebutuhan akan hunian bagi warga negara Indonesia semakin meningkat, terutama untuk golongan menengah ke bawah. Kata Kunci: Pemilikan Rumah Tempat Tinggal, Orang Asing, kewarganegaraan ganda Abstract: The presence of foreign workers in Indonesia, causing the need for shelter or occupancy also increased. Ownership of residential houses or occupancy for foreigners relating to the use rights set forth in Article 42 of Law No.5 of 1960 on Basic Agrarian Principles (UUPA). To implement the provisions of the Law has been published Government Regulation no. (PP) 103 Year 2015 as a substitute for Government Regulation No.41 of 1996. The purpose of this paper is to know the ownership of residential homes for foreigners and dual citizenship. This form of research is normative juridical, using secondary data or literature. The results showed that in PP no. 103 Year 2015 states that foreigners who reside in Indonesia can have occupancy or residence might been granted rights of use for 30 years, and can be extended 20 years and 30 years. Previous PP No. 41 of 1996 allows foreigners to have a residence on rights of use for 25 years and can be extended for another 25 years. With the stipulation of Government Regulation no. 103 Year 2015 provides legal certainty and makes it easier for foreigners to obtain the right to a home or residence. This legal product has benefited foreigners to have housing in the State of Indonesia. In the future, it is expected that there will be a critical assessment of this legal product, considering the need for occupancy for Indonesian citizens is increasing. Keywords: House Ownership of Residence, Foreigner, dual citizenship

Page 9 of 19 | Total Record : 184