Jurnal Kependidikan Islam
Jurnal Kependidikan Islam is a double-blind reviewed academic journal published by Department of Manajemen Pendidikan Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Kependidikan Islam published be-annual, February and August. It concern in the development of Islamic education, conceptual innovation or empirical research in administration, management, leadership and supervision of Islamic educational institutions. Editors appreciately welcome all public especially academics, researchers, and educators to donate their intellectual dedication in the form of articles to be published in this journal which is original and has not been published in any media. The articles may be written in Indonesian, Arabic, or English.
Articles
184 Documents
Terapi Behaviour dalam Membantu Siswa Meningkatkan Kebiasaan Belajar "Studi Kasus pada Siswa Kelas X yang Kecanduan Jaran Kepang di Kelas IX SMP Negeri 1 Gedeg"
Ali Maksum;
Nur Machmullah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1629.451 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.389-419
Terapi behaviour adalah Teoriv yang dimana konseling membantu untuk merubah perilaku yang negatif dan menyimpang pada klien dan bisa memecahkan masalahnya. Peneiitian ini dilakukan untuk membantu siswa yang memiliki kebiasaan menurun akibat Kecanduan Jaran kepang dan peneliti menggunakan Tempi behaviour dalam mengatasi masalah ini. Dalam peneiitian ini, masalah yang diteliti adalah bagaimana terapi behaviour daiam membantu siswa untuk meningkatkan kebiasaan belajar di SMP Negeri 1 Gedeg dan faktor faktor penghambat dan pendukung proses terapi pada (Siswa N) yang kecanduan Jaran kepang. Sedangkan tujuan dari peneiitian ini adalah untuk mengetahui terapi behaviour dalam membantu siswa meningkatkan kebiasaan belajar dan mengetahui tentang faktor-faktor penghambat dan pendukung pada siswa X di SMP Negeri 1 Gedeg. Jenis peneiitian ini menggunakan peneiitian kualitatif dan dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi
Post-Standarisasi Kepemimpinan Lembaga Pendidikan Islam
Nikmatus Sholihah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2013): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1597.116 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2013.3.2.420-447
Secara sederhana, kepemimpinan setingkali dimaknai sebagai seni mempengaruhi seseorang. Selain itu, saat ini, kepemimpinan memiliki idiom-idiom khusus, yang fitur-fitur dan atribut dibentuk dan diilmiahkan.Padahal, sebuah kepemimpinan sangat bergantung pada karakteristik seseorang dalam mengahadapi realitas dan permasalahan. Penulis pun beranggapan bahwa konsep dan diskursus tentang sebuah kepemimpinan tidak bisa ditiru oleh orang lain. Oleh karena itu, penulis ingin mengangkat sebuah tema baru tentang tema kepemimpinan. Yakni. post-standarisasi kepemimpinan. Sebuah kepemimpinan yang berubah-ubah sesuai tuntutan situasi dan kondisi. Model kepemimpinan yang dialektis-progressif. Dalam konteks ini, penulis mengambil sampel kepemimpinan Kiai diPondok Pesantren. Dalam anggapan penulis, Kiai selalu mampu beradaptasi dengan zaman. Begitu halnya dengan model kepemimpinannya di Pondok Pesantren
Analisis Teori Otoritas Max Webber dalam Kepemimpinan Multikultural Kiai Sholeh Bahruddin Ngalah: (Studi Kepemimpinan Multikultural di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan)
Ibnu Shofi;
Talkah Talkah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 1 (2021): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.492 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.1.134-156
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengalisis teori otoritas kepemimpinan Max Webber dalam kepemimpinan pesantren, khususnya di Pondok Pesantren Ngalah Pasuruan. Bagaimana seorang Kiai memiliki otoritas yang menjadikannya dipatuhi oleh masyarakat, khususnya lingungan pesantren. Otoritas apa saja yang dimiliki seorang kiai, dan semua itu dianalisi dengan teori otoritas Max Webber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengalohan data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yang diproleh Kepemimpinan Kiai Sholeh memiliki otoritas tradisional dan kharismatik, namun kepemimpinan kiai Sholeh tidak termasuk ke dalam otoritas Legal Rasional. Temuan dalam penelitian ini Kiai sholeh tidak memiliki otoritas legal rasional atau berlawanan dengan otoritas rasional yang dikemukakan oleh webber
Komunikasi dan Implementasi Kebijakan Belajar dari Rumah (BDR) Selama Pandemi Covid-19 di SDN Bakalan Sewon Bantul Yogyakarta
Heni Rahmawati;
Sofia Khoirunnisa
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (960.512 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.166-177
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi dan implementasi terkait kebijakan Belajar dari Rumah (BDR ) selama pandemi Covid-19 di SDN Bakalan, Sewon, Bantul, Yogyakarta yang secara resmi tercantum dalam SE Sekjen Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan BDR selama masa darurat Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitaian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan perolehan data melalui wawancara, dokumentasi, dan library research. Subyek dalam penelitian ini yaitu guru-guru di SDN Bakalan Sewon, Bantul, Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di SDN Bakalan sepenuhnya dilaksanakan daring dari rumah karena pandemi Covid-19 yang belum dapat diprediksi kapan segera usai. Namun di SDN Bakalan ini, para guru tidak berhenti dalam melayani hak siswa dalam mendapatkan pembelajaran yang berkualitas. Komunikasi terkait kebijakan Belajar dari Rumah (BDR), Dinas setempat sudah memberikan pelatiahan dan sosialisasi dengan membekali guru untuk memaksimalkan penggunaan Teknologi dan Informasi (TIK). Keyword : komunikasi, implementasi, BDR
Pola dan Keberhasilan Kepemimpinan Kiai di Pondok Pesantren
Rahma Nuriyal Anwar
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (704.215 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.178-188
Artikel ini membahas tentang pola dan kepemimpinan kyai di pondok pesantren. Kepemimpinan merupakan salah satu aspek kunci sukses suatu lembaga pendidikan, termasuk pesantren. Pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional islam yang mengajarkan nilai-nilai keislaman. Kiai merupakan tokoh sentral dan sosok penting di sebuah pesantren sebagai pemimpin dan manajer, sekaligus sebagai penekan kekuasaan yang ditaati oleh seluruh penghuni pondok pesantren dan masyarakat sekitarnya. Kepemimpinan kiai dipondok pesantren sangat lekat dengan pola kepemimpinan otoriter. Berbeda dengan kepemimpinan kepala sekolah yang bersifat demokratis karena semua kebijkan sudah diatur dengan jelas. Pola kepemimipinan kiai dapat dilihat dari cara kiai tersebut memimpin, tipe dan ciri kepemimpinan apa yang menonjol, dan pola kepemimpinan seperti apa yang digunakan.
Gaya Kepemimpinan dalam Menghadapi Era Society 5.0
Nurhana Fakhriyah Imtinan
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (778.572 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.189-197
Kepemimpinan akan selalu berubah sesuai dengan zamannya termasuk dalam memimpin di era society 5.0. Kepemimpinan adalah seni dalam mengajak serta menggerakkan orang lain untuk bekerja dalam mencapai sasaran. Gaya kepemimpinan ada 4 yakni gaya kepemimpinan autoritarian/direktif/otoriter/otokratis, gaya kepemimpinan demokratis, gaya kepemimpinan pseudo demokratis, gaya kepemimpinan laissez faire. Era Society 5.0 merupakan sebuah masa di mana masyarakat berpusat sistem yang diintegrasikan secara online dalam menyelesaikan permasalahan sosial serta menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi. Manusia yang unggul di era society 5.0 harus memiliki 4 kompetensi yaitu Leadership, Language skills, IT Literacy, dan Writing skills. Pada era society 5.0 ini sebaiknya menggunakan gaya kepemimpinan demokratis yang di pasdukan denga gaya kepemimpinan laissez faire hal ini dikarenakan dalam masyarakat society 5.0 mereka telah memiliki pengetahuan dan pendidikan bukan seperti masyarakat pada zaman dahulu yang berpendidikan rendah yang lebih baik menggunakan gaya kepemimpinan autoritarian atau otoriter karena mereka belum tentu memikirkan dan memahami situasi dan permasalahan.
Kepemimpinan Perempuan dalam Mengembangkan Budaya Organisasi
Ismi Rohmattul Muslimah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.537 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.198-207
Artikel ini membahas tentang bagaimana kepemimpinan perempuan dalam mengembangkan budaya organisasi. Metode penelitian dilakukan berdasarkan kajian teoritis dan penelusuran jurnal-jurnal penelitian dan beberapa buku. Hasil penelitian-penelitian masalah gender menunjukkan tidak banyak perbedaan gender yang dihubungkan dengan kepemimpinan apalagi seorang perempuan yang memimpin sebuah organisasi. Namun jika gender dihubungkan dengan kepemimpinan apalagi perempuan pasti memiliki ciri khas tersendiri, tetapi bukan karena perbedaan jenis kelamin, namun lebih pada faktor karakteristik dan tuntutan pekerjaan itu sendiri. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh karakteristik kepemimpinan perempuan dengan budaya organisasi. Dan kepemimpinan pada budaya organisasi memiliki orientasi untuk membangun budaya yang kuat dan bagaimana cara mempertahankan secara terus menerus terhadap apa yang telah dicapai oleh suatu organisasi tersebut. Dan disinilah dibutuhkan seorang pemimpin yang efektif dalam mempertahankan strategi kepemimpinannya. Dan budaya organisasi yang kuat dapat dilihat dari visi dan misi sekolah, keyakinan dan nilai yang baik, dan hubungan yang baik antara pemimpin dan anggotanya.
Model Pembelajaran di PDF ULYA Al Fithrah di Masa Pandemi
Abdur Rachman;
Iksan Kamil Sahri
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (736.652 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.208-212
Pandemi Covid-19 di dunia termasuk di Indonesia menyangkut kebijakan pemerintah, termasuk di bidang pendidikan. Dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan siswa untuk belajar di rumah dengan bimbingan orang tua. Dengan kebijakan ini, guru dituntut kreatif dan inovatif dalam mengerjakan kurikulum sesuai dengan situasi dan kebutuhan yang ada. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari kurikulum dan pembelajaran selama pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang menganalisis dan kemudian menggambarkan secara jelas masalah yang bersumber dari tinjauan pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah: Komponen kurikulum adalah tujuan, pengaruh pembelajaran, dan proses pembelajaran
Pembelajaran Daring Ma’had Jami’ah Al-Fithrah di Tengah Wabah Covid-19
Muhammad Kharis Arwani
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (843.495 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.213-222
Pademi covid-19 telah mengganggu proses pembelajaran secara konvensional. Maka diperlukan solusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Pembelajaran secara daring adalah salah satu alternatif yang dapat mengatasi masalah tersebut. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh gambaran pelaksanaan pembelajaran daring di Ma’had Jamiyah Al-fithrah sebagai upaya menekan penyebaran covid-19 di Perguruan Tinggi. Subjek penelitian adalah santri di Ma’had Jamiyah. Data dikumpulkan dengan wawancara melalui zoom cloud meeting. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Santri telah memiliki fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk mengikuti pembelajaran daring; (2) pembelajaran daring memiliki fleksibilitas dalam pelaksanaannya dan mampu mendorong munculnya kemandirian belajar dan motivasi untuk lebih aktif dalam belajar; dan (3) pembelajaran jarak jauh mendorong munculnya perilaku social distancing dan meminimalisir munculnya keramaian mahasiswa sehingga dianggap dapat mengurangi potensi penyebaran Covid-19 di lingkungan Ma’had Jamiyah. Lemahnya pengawasan terhadap santri, kurang kuatnya sinyal di daerah pelosok, dan mahalnya biaya kuota adalah tantangan tersendiri dalam pembelajaran daring. Meningkatkan kemandirian belajar, minat dan motivasi, keberanian mengemukakan gagasan dan pertanyaan adalah keutungan lain dari pembelajaran daring.
Manajemen Pembelajaran dalam Meningkatkan Kreativitas Guru di Satuan Paud Sejenis (SPS) Puspa Giri II Dahanrejo Gresik
Ratna Pangastuti;
Mohammad Hazim Ahrori;
Putri Nur Afiah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 11 No. 2 (2021): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (713.908 KB)
|
DOI: 10.15642/jkpi.2021.11.2.240-251
Manajemen merupakan gabungan antara ilmu dan seni yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengawasan, pengarahan pada suatu organisasi dengan mengoptimalkan sumberdaya yang dimiliki capaian tujuan dan sasaran organisasi pada semua jenjang pendidikan. Adapun manajemen pembelajaran adalah kemampuan dan ketrampilan guru dalam menciptakan suasana proses belajar mengajar yang kondusif dan mengendalikan segala gangguan ketika pembelajaran berlangsung. Riset ini merupakan jenis riset deskriptif kualitatif, dengan subyek penelitian kepala SPS Puspa Giri II Dahanrejo dan semua guru. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara serta dokumentasi, dengan analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun tujuannya ingin mendeskripsikan: (1) kegiatan manajemen pembelajaran di SPS Puspa Giri II Dahanrejo Gresik; (2) kreativitas guru di SPS Puspa Giri II Dahanrejo Gresik; (3) manajemen pembelajaran di SPS Puspa Giri II Dahanrejo Gresik untuk meningkatkan kreativitas pendidik ketika mengajar. Dari data yang telah diolah, diperoleh hasil bahwa (1) manajemen pembelajaran yang terlaksana di SPS Puspa Giri II Dahanrejo Gresik telah sesuai dengan teori manajemen yaitu guru menyusun perencanaan pembelajaran sebelum mengajar, mengorganisasikan pembelajaran dengan menata lingkungan bermain dan pengelolaan kelas, melaksanakan pembelajaran dikelas atau luar kelas berdasarkan RPPH, mengawasi pembelajaran untuk membe rikan penilaian secara otentik kepada siswa, dan terakhir mengevaluasi pembelajaran untuk memperbaiki pembelajaran selanjutnya. (2) Berdasarkan hasil observasi secara umum guru-guru telah melaksanakan pembelajaran yang kreatif agar siswa memiliki antusias ketika proses belajar mengajar berlangsung, namun demikian masih terlihat beberapa guru yang belum memunculkan kreativitasnya sehingga perlu banyak latihan dan bimbingan dari kepada SPS. (3) Dengan terlaksananya manajemen pembelajaran di SPS Puspa Giri II Dahanrejo Gresik yang telah sesuai dengan teori tersebut menjadikan guru makin kreatif dalam pengajar karena ada kompetisi sehat agar para guru tidak mendapat penilaian buruk dari kepala SPS dan siswa selalu antusias walaupun masih tetap ada guru yang belum mampu menunjukkan kreativitasnya