cover
Contact Name
Arif Mansyuri
Contact Email
ayiekku@gmail.com
Phone
+6281359067234
Journal Mail Official
jurnalki@uinsa.ac.id
Editorial Address
Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Jend. A. Yani 117 Surabaya, Jawa Timur 60237
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kependidikan Islam
ISSN : 20889305     EISSN : 27770532     DOI : https://doi.org/10.15642/jkpi
Jurnal Kependidikan Islam is a double-blind reviewed academic journal published by Department of Manajemen Pendidikan Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya. Jurnal Kependidikan Islam published be-annual, February and August. It concern in the development of Islamic education, conceptual innovation or empirical research in administration, management, leadership and supervision of Islamic educational institutions. Editors appreciately welcome all public especially academics, researchers, and educators to donate their intellectual dedication in the form of articles to be published in this journal which is original and has not been published in any media. The articles may be written in Indonesian, Arabic, or English.
Articles 184 Documents
Pelaksanaan Total Quality Management (TQM) dalam Pendidikan di Sekolah Alam Saka Kediri Muslimah, Ismi; Karimah, Karimah; Yasin, Muhammad
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.1.87-95

Abstract

Filosofi Total Quality Management (TQM) dalam pendidikan didasarkan pada konsep peningkatan kualitas pembelajaran, manajemen sekolah dan layanan kepada siswa dan kelompok kepentingan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidik dengan memfokuskan pada perbaikan secara terus-menerus, kepuasan semua pihak dan efektifitas proses pembelajaran di sekolah alam SAKA Kediri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Instrument yang digunakan adalah wawancara kepada kepala sekolah, fasilitator dan staf. observasi dengan mengamati dan ikut serta dalam proses pelaksanaan TQM di sekolah alam SAKA Kediri. Serta dokumentasi, sebagai pendukung tambahan dalam pelaksanaan TQM. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, di mana peneliti mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah menerapkan project atau program kerja yang berkualitas dengan menerapkan konsep alam sebagai media utama dan evaluasi secara berkala untuk menghadapi masalah yang dihadapi. Dampak yang ditimbulkan dengan adanya TQM adalah reputasi atau citra sekolah menjadi baik, serta banyaknya siswa-siswi yang berprestasi sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.
Implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di Perguruan Tinggi Ramadhan, Muhammad Aryo; Setyaningsih, Rini; Irawati
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.1.23-33

Abstract

Abstract This article aims to identify the steps for implementing the Internal Quality Assurance System (SPMI) in higher education to improve education quality, to understand the causes of disparities in the implementation of SPMI in higher education, and to explore strategic steps that can be taken to optimize SPMI implementation in universities. The method used in writing this article is a literature study. Data were obtained from secondary sources, consisting of journal articles. The data analysis technique employed in this article is documentation, where journal articles related to the topic were collected using tools such as Google Scholar, DOAJ, and Publish or Perish. The results of the study show that the implementation of SPMI in Indonesian higher education institutions still faces significant challenges. Issues such as limited resources, low commitment to quality, lack of technological support, and uneven policy distribution have created disparities in SPMI implementation. These disparities impact graduate quality, accreditation achievements, and the ability of institutions to compete globally. Strategic measures are proposed to address these challenges, including strengthening institutional resources, integrating information technology, fostering a quality culture, enhancing policy support, and adopting holistic approaches such as the Balanced Scorecard. With these strategies, higher education institutions are expected to optimize SPMI implementation, reduce quality disparities, and establish an equitable, sustainable, and globally competitive higher education system. Keyword: implementation, SPMI, improvement, quality, higher education. Abstrak Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah implementasi SPMI di perguruan tinggi dalam peningkatan mutu pendidikan, untuk mengetahui penyebab terjadinya disparitas dalam pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi, untuk mengetahui langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mengoptimalkan penerapan SPMI di perguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur. Data diperoleh melalui data sekunder, data sekunder yang dipakai berupa artikel-artikel jurnal. Teknik analisis data yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah teknik dokumentasi, pengumpulan artikel-artikel jurnal yang terkait dengan judul dilakukan dengan bantuan Google Scholar, DOAJ dan Publish or Perish. Hasil penulisan menunjukkan bahwa implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di perguruan tinggi Indonesia masih menghadapi berbagai kendala signifikan. Permasalahan seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya komitmen terhadap mutu, kurangnya dukungan teknologi, dan tidak meratanya kebijakan menciptakan disparitas dalam pelaksanaan SPMI. Disparitas ini berdampak pada kualitas lulusan, capaian akreditasi, serta kemampuan institusi untuk bersaing di tingkat global. Langkah-langkah strategis diusulkan untuk mengatasi kendala tersebut, termasuk penguatan sumber daya institusi, integrasi teknologi informasi, pengembangan budaya mutu, peningkatan dukungan kebijakan, serta penerapan pendekatan holistik seperti Balanced Scorecard. Dengan strategi ini, diharapkan perguruan tinggi dapat mengoptimalkan penerapan SPMI, mengurangi kesenjangan mutu, dan mewujudkan sistem pendidikan tinggi yang merata, berkelanjutan, dan kompetitif secara global. Kata Kunci: implementasi, SPMI, peningkatan, mutu, perguruan tinggi.
Model Pengawasan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Berkualitas Menurut Perspektif Judad Ezzat Atwi dalam Buku Al-Idarah Al-Madrasiyyah Al-Hadistah Maidita, Fariska Septi; Muhlis, Achmad
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.2.124-134

Abstract

Kesenjangan antara konsep ideal supervisi akademik dan praktik yang berlangsung di sekolah hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana kepala sekolah dapat mengimplementasikan ke pengawasan akademik secara efektif dan berkelanjutan agar mampu benar-benar meningkatkan Mutu pendidikan yang berkualitas, hal ini mengacu pada Data terkini dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2025 menunjukkan ada lebih dari 260 ribu sekolah di berbagai jenjang pendidikan yang harus menerapkan standar pendidikan sehingga mendapatkan lulusan berkualitas dan bersaing secara nasional maupun global, dengan adanya laporan Rapor Pendidikan Indonesia 2025 menunjukkan masih adanya tantangan signifikan, seperti penurunan indeks keamanan dan kebinekaan di sekolah yang mencapai lebih dari 10% pada beberapa jenjang pendidikan, maka menandakan perlunya pengawasan yang lebih efektif untuk menjamin lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi siswa, Artikel ini bertujuan untuk memahami model pengawas oleh kepala sekolah dalam buku Al-Idarah Al- Madrosiyah Al-Hadistah oleh Judad Ezzat Atwi, yang diterbitkan di Jordan oleh penerbit Daral Thaqafa pada tahun 2001. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mampu sebagai konsultan mengatasi kendala pembelajaran berdasarkan bukti, bukan hanya sebagai pengawas administratif.  Studi lanjutan harus dilakukan guna mengukur transformasi budaya sekolah untuk peningkatan mutu pendidikan yang lebih bermakna dan berkelanjutan. Fokus penelitian ini dapat memperdalam pemahaman mengenai model kepala sekolah dalam menjalankan sebagai pengawas yang bertanggung jawab terhadap sekolah maupun lembaga untuk menunjukkan pendidikan yang berkualitas.
Total Quality Management (TQM) dalam Perencanaan Mutu Pendidikan Islam: Langkah Strategis Menghadapi Tantangan Global Perspektif Edward Sallis Nur Alfiyah
Jurnal Kependidikan Islam Vol. 15 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jkpi.2025.15.2.135-148

Abstract

Dewasa ini, pendidikan Islam menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, seperti kesenjangan mutu antar lembaga, keterbatasan sumber daya, serta kurangnya inovasi pembelajaran, sehingga memerlukan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu secara berkelanjutan. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi langkah-langkah strategis, menganalisis penerapan prinsip-prinsip Total Quality Management (TQM) perspektif Edward Sallis, dan merumuskan integrasi nilai-nilai Islam dalam perencanaan strategis untuk mutu satuan pendidikan Islam. Dengan menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa prinsip-prinsip TQM, seperti fokus pelanggan, perbaikan berkelanjutan, dan pendekatan sistematis, relevan untuk meningkatkan mutu pendidikan Islam. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan ukhuwah Islamiyah, merupakan elemen penting dalam memastikan bahwa mutu pendidikan tidak hanya berorientasi teknis tetapi juga memperkuat spiritualitas Islam. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antar pemangku kepentingan dan evaluasi berkelanjutan sebagai upaya menciptakan sistem pendidikan Islam yang bermutu dan kompetitif di era globalisasi.