cover
Contact Name
Megan Asri Humaira
Contact Email
publikasiilmiah@unida.ac.id
Phone
+62251-8243357
Journal Mail Official
jurnalalmujtamae@unida.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ekonomi Islam Universitas Djuanda Bogor Gedung B Lantai 4 Jalan Tol Ciawi No. 1 Bogor 16720 Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat Indonesia No. Telp (0251) 8243357
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2809347X     DOI : https://doi.org/10.30997/almujtamae.v1i1
Core Subject : Economy,
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat | ISSN 2809-347X (Online) | is an official journal published by the Faculty of Islamic Economics, Djuanda University, Bogor as a medium for disseminating, exchanging information and communication carried out by devotees as a result of community service activities. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat is an electronic journal that is professionally managed using the Open Journal System, published 3 times a year in April, August, and December. Journal scope of ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat covers several fields of knowledge based on community service activities in the economic sector including: Islamic Economics, Islamic Banking, Micro, Small and Medium Enterprises, Economic Empowerment, Product Innovation, and others related to the economic field.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2024): Desember" : 15 Documents clear
Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Keuangan Syariah melalui Pemahaman Istilah Bahasa Asing Perbankan Syariah Yasir, Mohamad; Kristianti, Tri; Aziz, As’ad Shidyq
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.16271

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta pra-pensiun tentang kosakata bahasa Inggris yang berkaitan dengan perbankan syariah, guna mendukung pengelolaan keuangan berbasis syariah setelah pensiun. Pengenalan istilah-istilah asing seperti mudarabah, murabahah, ijarah, profit-sharing, asset-backed financing, Sharia Bank, Sharia principles, financial shocks, internal factors, customer’s decision, income, Sharia financial assets, basic banking, finance, saving, dan Islamic banking products sangat penting agar peserta dapat memahami produk dan layanan keuangan syariah yang berkembang. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan penyuluhan melalui sesi interaktif. Peserta diberikan materi, penawaran pengelolaan dana pensiun serta contoh kasus yang berkaitan dengan istilah-istilah perbankan syariah. Kegiatan ini dilengkapi dengan tanya jawab dan diskusi untuk memastikan pemahaman yang lebih baik. Selain itu, peserta juga diberikan modul pembelajaran berupa pamflet yang mudah dipahami dan dapat dipelajari lebih lanjut setelah sesi. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan dari peserta terhadap istilah-istilah perbankan syariah dalam bahasa Inggris. Sebagian besar peserta mampu mengenali dan mengaplikasikan istilah-istilah tersebut dalam konteks pengelolaan keuangan pribadi. Evaluasi melalui wawancara singkat menunjukkan bahwa mereka merasa lebih percaya diri dalam menggunakan layanan perbankan syariah. Kesimpulannya, program sosialisasi dan penyuluhan ini efektif dalam meningkatkan literasi keuangan syariah bagi peserta pra-pensiun. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai kosakata bahasa Inggris dalam perbankan syariah, peserta lebih siap mengelola keuangan mereka sesuai dengan prinsip syariah setelah pensiun.
Pendirian BMT Berbasis Masjid Sebagai Lembaga Pemberdaya Ekonomi Masyarakat Komarudin, Muhamad; Mardoni, Yosi; Zulfahmi; Suhartono; Munawar, Wildan; Pratomo, Muhammad Rasyid Guntur
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.16354

Abstract

Masjid dapat menjadi salah satu tempat untuk memberdayakan ekonomi masyarakat melalui kehadiran Baitul Maal wa Tamwil (BMT). Dengan BMT, masyarakat atau jamaah di sekitar masjid dapat memanfaatkan untuk menyimpan dana serta mengajukan pembiayaan dalam peningkatan usaha masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pendirian BMT berbasis masjid sebagai Lembaga pemberdaya ekonomi masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan The Training Cycle. Lokasi kegiatan bertempat di Desa Ciherang Pondok dengan focus peserta adalah pengurus dewan kemakmuran masjid yang akan menjadi pendiri dan pengurus BMT. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat yaitu 51,3 persen dari masyarakat yang mengikuti sosialisasi BMT. Selain itu, pendiri dan pengurus masjid yang mengikuti pelatihan juga mengalami peningkatan dalam keterampilan produk-produk penghimpunan dan pembiayaan yang akan digunakan oleh BMT. BMT yang didirikan juga sudah memiliki dokumen-dokumen yang digunakan untuk operasional BMT meliputi buku tabungan, formulir keanggotaan BMT, formulir setor modal awal, formulir permohnan pengajuan pembiayaan, dan formulir Surat pernyataan bagi calon anggota BMT.
Pemberdayaan Disabilitas Melalui Inovasi Pemasaran Pada UMKM Inklusi Craft Kotamadya Balikpapan Mardatillah; Hidayat, Muhammad; Yuniar, Erika; Arsyad, Alda Albania; Syafiah, Nurhidayah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.16446

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang dikelola oleh Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Balikpapan yang sekretariat resminya terletak di Kelurahan Telaga Sari memiliki potensi besar untuk berkembang, namun sering kali menghadapi tantangan dalam akses pasar. Pemanfaatan pemasaran digital menjadi solusi strategis untuk meningkatkan daya saing dan jangkauan pasar UMKM disabilitas. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan UMKM Inklusi Craft yang berkaitan dengan pemasaran non digital dan pemasaran digital. Luaran yang penulis hasilkan adalah pemasaran non digital berupa mendesaian spanduk dan pemasangan di tempat sekretariatan dan pelatihan pemasaran non digital bersama-sama UMKM lain di Kelurahan Telagasari dan Klandasan Ulu. Pemasaran digital yang dilakukan berupa pembuatan desain logo baru, akun sosial media, konten dan instagram ads untuk promosi. Setelah dilakukan pendampingan sebagai kegiatan pengabdian masyarakat ini para disabilitas telah memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk pengelolaan sosial media melalui pendampingan dan juga pelatihan pemasaran digital. Selain itu tersedia spanduk yang lebih menarik. Bukan hanya itu tersedia di platform instagram baik tampilan baru juga konten pemasaran dengan Instagram adv dengan durasi iklan. Namun demikian perlu pendampingan terus menerus dan penguatan agar lebih menarik dan berkelanjutan di masa depan.
Pemberdayaan Perempuan Desa Ulak Kembahang II Melalui Pelatihan Pembuatan Rengginang dari Ubi, Beras, dan Ketan Mardalena; Harunurrasyid; Nida, Rahma; Imelda; Azwardi; Igamo, Alghifari Mahdi
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.16794

Abstract

Pelatihan pembuatan rengginang dengan sayur sebagai pewarna makanan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada perempuan desa dalam mengolah bahan-bahan lokal menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Pelatihan ini akan mencakup pemilihan bahan, teknik pengolahan, proses pewarnaan, dan pengemasan yang baik. Selain itu, aspek pemasaran juga akan diberikan agar perempuan desa dapat menjual produk rengginang dengan strategi yang efektif. Manfaat dari pengabdian ini ditujukan pada pihak pelaku UMKM dan anak-anak muda di lingkungan Desa Ulak Kembahang II. Para pelaku usaha Desa Ulak Kembahang II, khususnys perempuan, dapat memanfaatkan hasil tani sebagai produk usaha. Para pelaku usaha Desa Ulak Kembahang II, khususnys perempuan, dapat juga membuat rengginang berbahan ubi, ketan, dan beras serta pewarna makanan dari sayur. Selain manfaat yang diberikan kepada masyarakat desa, pengabdian juga mampu memicu mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam organisasi dan keikutsertaan dalam suatu program. Hasil evaluasi pelatihan kepada peserta menunjukkan meraka telah memahami materi yang diberikan oleh pelatihan dengan capaian mencapai 81 persen. Hal ini berarti peserta sudah mengerti tentang bagaimana cara membuat rengginang.
Pengolahan Kelapa Menjadi Produk Lokal Berkualitas dalam Meningkatkan Nilai Jual Hafidloh; Basri, Muhammad; Toyiburahman; Hasany, Ahmad; Fitriyani; Kholifah; Fatimah
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v4i3.17933

Abstract

Desa Pasak Piang merupakan salah satu desa yang memiliki banyak sumber daya alam melimpah diantaranya kelapa. Namun, pemanfaatan kelapa tersebut masih sebatas menjual secara langsung. Pengolahan kelapa menjadi coconut chips menawarkan solusi inovatif untuk memanfaatkan potensi tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan nilai jual kelapa melalui pengolahan menjadi produk lokal berkualitas. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan, sosialisasi pangan aman dan halal, serta pelatihan pengolahan coconut chips. Pendekatan yang digunakan termasuk pertemuan awal dengan kepala dusun, wawancara dengan warga setempat, serta pelatihan langsung di lapangan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa pengolahan kelapa menjadi coconut chips meningkatkan nilai jual produk, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan masyarakat setempat. Proses pengolahan yang relatif sederhana, mulai dari pemotongan daging kelapa hingga pengemasan, memungkinkan masyarakat untuk menerapkan keterampilan yang diperoleh secara mandiri. Program ini juga berkontribusi pada pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Page 2 of 2 | Total Record : 15