cover
Contact Name
Asep Hidayat
Contact Email
asep.hidayat.1204@gmail.com
Phone
+6282219434646
Journal Mail Official
red.jp2ea.fkip@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Langlangbuana Jl. Karapitan No. 116 Bandung 40261 Tel / fax : (022) 421 5716 / (022) 423 7144
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi
ISSN : 26213486     EISSN : 26213478     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi (JP2EA) ditujukan untuk mempublikasikan dan mendesiminasikan hasil penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta kajian para pakar dan praktisi yang berkenaan dengan pendidikan dan pembelajaran ekonomi dan akuntansi. JP2EA diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Langlangbuana setiap bulan Juni dan Desember dengan terbitan pertama bulan Desember 2015.
Articles 80 Documents
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Terhadap Minat Belajar Siswa Chantrika Putri; Uus Manzilatusifa; Sungging Handoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1166.356 KB)

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas lintas minat. Secara garis besar model pembelajaran contextual teaching and learning merupakan model pembelajaran yang menekankan pada konsep mengaitkan materi yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari siswa sehingga menghasilkan suatu pengalaman yang dimana pengalaman tersebut mampu mempengaruhi minat belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap minat belajar siswa di kelas lintas minat. Penelitian ini merupakan studi eksperimen yang bersifat kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan desain Non Equivalent Control Group. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar RPP, pedoman observasi, dan lembar angket. Data yang dikumpulkan kemudian di analisis menggunakan bantuan SPSS. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan. Maka dari itu dapat dikatakan bahwa penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning mampu mempengaruhi secara signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di kelas lintas minat.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (Stad) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Shinta Puri Aswatinur; Uus Manzilatusifa; Sungging Handoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1922.978 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi tentang model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan memperoleh informasi tentang prestasi belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Penelitian ini bersifat kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik. Metode dalam penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, unjuk kerja dan tes tertulis.  Berdasarkan hasil pengolahan data yang dianalisis, diperoleh nilai siswa dalam pembelajaran ekonomi materi persamaan dasar akuntansi. Terdapat perbedaan yang signifikan dari prestasi belajar siswa antara kelas eksperimen setelah mendapatkan perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dan kelas kontrol tanpa perlakuan tersebut yang dibuktikan melalui uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis (uji-t).
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator And Explaining Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Ita Pitriyanti; Rita Zahara; Cucu Lisnawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1368.949 KB)

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang mampu mengubah sikap atau kepribadian siswa menjadi lebih baik, perubahan kepribadian siswa menjadi baik sangat ditentukan oleh kemampuan dan pengalaman guru dalam mengorganisir atau mengelola pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining terhadap mata pelajaran ekonomi dalam upaya meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa IPS kelas XI SMA Negeri 12 Bandung.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and expaining memiliki keunggulan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining. Keunggulan itu baik dilihat dari masing-masing indikator kemampuan mengemukakan pendapat siswa  yang mencakup kemampuan  mengemukakan  pendapat,gagasan serta idenya secara jujur dan langsung tetapi siswa pun menjadi percaya diri untuk berbicara didepan kelas dan mampu berfikir secara logis, analisis dan sistematis serta mampu menghargai pendapat orang lain setelah diberikan perlakuan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooporatif Tipe Student Teams Achievement Division (STAD) Terhadap Peningkatan Minat Belajar Siswa Evi Djumiati; Ria Herdhiana; Bella Anantha Sritumini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1524.213 KB)

Abstract

This research is in the background of the lack of student interest in economic subjects caused by rarely the presence of a teacher in teaching learning, is also found in the learning process in the classroom which only use the usual learning used by teachers, where the learning activities are still centered on the teacher, and there is no interaction in involving students resulting class becomes monotonous and lead to a lack of interest in learning the economic lesson. This research entitled "The Influence of Cooperative Learning Model Type Student Team Achievement Division (STAD) Against Increasing Student Learning Interest". The test of this research is to know the influence of cooperative learning model of Student Team Achievement Division (STAD) to increase student interest in learning. The research used is pre-test-Post-test Nonequivalent Control Group Design. The population in this research is the students of class XI IPS SMAN 21 BANDUNG as many as 106 students and the sample in this research is class XI IPS 2 And XI IPS 1 where the class as experiment class and control class. The data were collected by using questionnaires used to collect student interest in experiment and control class. Based on the result of data analysis, it can be concluded that there is influence of cooperative learning model of Student Team Achievemen Division (STAD) type toward the increasing of student's interest in economic subject at SMA Negeri 21 Bandung.
Pengaruh Model Problem Based Learning (Pbl) Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi Rini Supreni; Rita Zahara; Bella Anantha Sritumini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1273.748 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the description of the implementation of Problem Based Learning model on Critical Thinking Ability of students on economic subjects. The lack of students' critical thinking skills becomes the background of the problem in this study. Lack of students 'critical thinking skills can be seen from (1) there are still many students emphasizing on the knowledge and understanding aspects of the material (2) more exercises are given to the students' Worksheet (LKPD) or package books. This is caused by several factors one of which is the less effective teachers in choosing the model of learning. The research design used was a non-equivalent control group, with two two groups in this study that is experimental group in the learning using Problem Based Learning model and control group which in learning using conventional learning model. The population in this study is the students of class XI SMA Negeri 25 Bandung, with a sample of two classes. Quantitative data analysis in the form of test is done to the result of pretest and postes of both classes using t-test. Based on the results of research explains that there is the influence of Problem Based Learning model of learning on improving students' critical thinking skills in the eyes of economic pursuit. Improvement of students' critical thinking skills in the economic pursuit of learning using Problem Based Learning model is better than students using conventional learning model.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa dalam Memahami Konsep Dasar Ilmu Ekonomi Yogi Aditia; Ria Herdhiana; Bella Anantha Sritumini
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1468.922 KB)

Abstract

This study was conducted to determine the effect of using a model of learning that is model problem based learning (PBL) on improving students' cognitive ability in understanding the basic concepts of economics, with the purpose of using PBL model can be one of effective learning model alternatives and can affect the improvement of ability cognitive students, the reason for the implementation of research is to test the theory that the model can cultivate the cultivation of students' cognitive abilities and creativity both individually and in groups. This research uses quantitative approach with quasy experiment / quasi experimental method with non equivalent control group design design, Experiment class group that is class X IPS 2 and control class group that is class X IPS 1 with population of student of class X IPS SMA Negeri 21 Bandung. The results of this study indicate that the use of PBL model can improve the cognitive ability of the experimental class students compared with the control class using the learning method commonly used by teachers, as well as the PBL model has an effect on the improvement of cognitive ability compared to the method of learning commonly used by teachers. This can be seen from the average value of experiment class is higher than the control class. It is recommended that the PBL model should be applied by the teacher in an effort to improve students' cognitive abilities on economic subjects.
Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Dewi Sinta; Erliany Syaodih; Sungging Handoko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1259.892 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya semangat belajar siswa pada pembelajaran ekonomi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu inovasi baru dalam pembelajaran yang bertujuan untuk menemukan suatu model pembelajaran yang cocok untuk meningkatkan semangat belajar siswa yaitu model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournamen (TGT) yang dipadukan dengan permainan Crossword Puzzle. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) termasuk didalamnya penggunaan model deskriptif dan penelitian tindakan. Populasi yang digunakan dalam penelitian adalah siswa kelas X lintas minat SMA Negeri 25 Bandung dengan desain penelitian Quasi Experimental Design bentuk Nonequivalent Control Group Design. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-anova dan uji-t menunjukan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT memiliki perbedaan yang lebih tinggi dibandingkan dengan yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT secara signifikan dalam meningkatkan semangat belajar siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe TGT lebih efektif digunakan dalam pembelajaran ekonomi dalam meningkatkan semangat belajar siswa dibandingkan dengan model pembelajaran langsung (direct instruction).
Efektivitas Penggunaan Media Sosial Line Messenger Terhadap Motivasi Belajar Siswa Puput Sriyuni Bukhori; Asep Hidayat; Ilyas Ilyas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1266.164 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan suatu yang penting untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bermutu guna untuk membangun suatu bangsa.  Dimana pendidikan diarahkan pada upaya agar siswa memiliki bekal hidupnya, karena maju mundurnya suatu bangsa tergantung pada pengetahuan dan keterampilan warga negaranya. Proses pendidikan memerlukan peran-peran yang mendukung untuk terlaksananya tujuan pendidikan. Dalam hal ini lembaga pendidikan formal,  sangat berperan penting dalam terlaksananya tujuan pendidikan dan proses belajar yang terjadi di dalam kelas, proses pendidikan tentunya diperlukan beberapa komponen tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan serta sarana penunjang dalam berlangsungnya kegiatan pembelajaran. Tenaga pendidik atau guru merupakan faktor yang sangat menentukan dalam menciptakan kondisi dinamis karena guru merupakan penggerak utama dalam kegiatan pembelajaran. Keberhasilan dalam pembelajaran terletak pada guru, berhasil tidaknya tujuan pendidikan tergantung pada proses pembelajaran yang dilaksanakan. Sehubungan dengan itu guru harus mendorong siswa agar aktif dalam pembelajaran Guru bertindak sebagai motivator dalam proses belajar, guru yang selalu berusaha mondorong siswa supaya aktif secara fisik maupun psikis dalam pembelajaran, demikian pula siswa dapat memperoleh materi secara mendalam, yang diharapkan dari siswa akan terwujud apabila dalam pembelajaran siswa aktif atas usaha sendiri dalam mencerna pelajaran yang diterima dari guru.
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning dalam Meningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Dina Sopia; Dadang Sadeli; Ria Herdhiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.23 KB)

Abstract

Model Discovery Learning adalah salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Model ini dapat membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di Sekolah. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental atau eksperiman semu dengan pola Nonequivalent Control Group Design. Dalam penelitian ini, kelas eksperimen mendapat pembelajaran dengan model Discovery Learning, sedangkan kelas kontrol dengan menggunakan metode pembelajaran yang biasa digunakan guru. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan tes. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi dan soal tes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang dapat dilihat antara skor kelas eksperimen yang menggunakan model Discovery Learning dalam pembelajarannya dengan skor kelas kontrol yang menggunakan metode pembelajaran yang biasa digunakan pendidik. Oleh karena itu, penerapan model Discovery Learning dapat menjadi model pembelajaran alternatif dalam upaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di Sekolah.
Pengaruh Persepsi Siswa Pada Fasilitas Belajar Terhadap Minat Belajar Siswa Deyanti Rosdianasari; Dadang Sadeli; Ria Herdhiana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Ekonomi Akuntansi Vol. 3 No. 2 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1782.61 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh persepsi siswa pada fasilitas belajar terhadap minat belajar siswa di SMAN 21 Bandung Tahun Ajaran 2017/2018. Populasi penelitian seluruh siswa yang terdaftar di SMAN 21 Bandung  Tahun Ajaran 2017/2018. Untuk mencapai tujuan penelitian ini maka penarikan sampel yang di ambil ditentukan dengan cara random dengan teknik simple random sampling  dengan rumus taro yamane sehingga terpilihlah siswa sebanyak 274 responden yang tersebar ke dalam 26 kelas di SMAN 21 Bandung Tahun Ajaran 2017/2018. Instrumen penenlitian yang digunakan studi dokumentasi dan kuesioner yang dibuat sebanyak 60 pernyataan  kuesioner masing masing 30 pernyataan untuk fasilitas belajar dan 30 pernyataan untuk minat belajar siswa yang  disebarkan di kelas. Data hasil kuesioner siswa tersebut kemudian di analisis  dengan microsoft excel 2013 untuk mengetahui validitas dan reabilitas pernyataan mengenai fasilitas belajar dan minat belajar siswa.Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji analisis deskriptif dan uji regresi sederhana menunjukan bahwa gambaran tentang fasilitas dan minat belajar siswa di SMAN 21 Bandung Tahun Ajaran 2017/2018 menunjukan adanya pengaruh positif signifikan antara fasilitas belajar dan minat belajar siswa dan fasilitas belajar merupakan salah satu faktor yang bisa menentukan minat belajar siswa.