cover
Contact Name
Jonhariono Sihotang
Contact Email
jonhariono25@gmail.com
Phone
+6281322445478
Journal Mail Official
probisnis@joninstitute.org
Editorial Address
Perumahan Romeby Lestari Blok BB, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
ProBisnis : Jurnal Manajemen
ISSN : 20867654     EISSN : 28087240     DOI : 10.62398
ProBisnis: The Management Journal was previously published in print, then in 2020 it was changed to online. This journal has ISSN: 2086-7654( Print) and ISSN: 2808-7240(Online). The scope of this journal is Economics, Management, Marketing, Strategic Management, Entrepreneurship, Leadership etc.
Articles 1,053 Documents
Integrasi Tantangan dan Strategi Digitalisasi Pelayanan Publik: Kajian Literatur Irsad Munawir; Pandu Pamungkas; Rindy Putri Hapsari
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation in public service delivery has become a strategic agenda in Indonesia, yet its implementation continues to face complex challenges. This study aims to comprehensively identify and integrate the challenges and strategies of public service digitalization. A library research method with descriptive comparative analysis was applied to scientific literature, regulations, and policy reports from 2022-2026. The findings reveal four primary challenges: the digital infrastructure gap between urban and rural areas, low digital competency among civil servants (ASN) coupled with high vendor dependency, regulatory fragmentation generating inter agency digital silos, and low digital literacy among vulnerable groups. Strategies developed in response include strengthening SPBE policy, building human resource capacity through National Digital Literacy Movement, fostering multi stakeholder collaboration through regional platform innovations, and implementing community based inclusive digital education. The integration framework indicates that regulatory fragmentation is the root cause determining the effectiveness of all other dimensions. This study concludes that a fundamental paradigm shift from output oriented to outcome oriented approaches, supported by holistic, adaptive, and cross sectoral strategies, is essential for effective and inclusive digitalization.
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kinerja Karyawan Didit Darmawan; Moch. Avif Chilmi Yahya
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi revolusi industri 4.0 dan kemajuan perkembangan digital, berbagai sektor di Indonesia mengalami perubahan signifikan dalam sistem operasional, komunikasi, serta model bisnis yang semakin berbasis teknologi informasi. Tranformasi teknologi digital sudah mentransformasi struktur kerja organisasi di Indonesia, oleh karena itu memerlukan karyawan untuk menguasai literasi digital yang memadai guna menjaga kinerja mereka. Tujuan studi ini guna mengeksplorasi dampak literasi digital pada performa karyawan pada berbagai sektor organisasi di Indonesia. Pendekatan studi menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan studi kepustakaan atau literature review. Data dikumpulkan dengan pencarian publikasi nasional yang relevan serta diterbitkan dalam lima tahun terakhir pada basis data jurnal akademik terpercaya. Hasil analisis mengindikasikan jika literasi digital memberikan dampak pada kinerja karyawan secara positif dan signifikan. Karyawan yang memiliki tingkat literasi digital tinggi dapat mudah beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan produktivitas dalam pelaksanaan tugas, dan berkolaborasi secara efektif melalui alat digital. Temuan tersebut mengonfirmasi literasi digital merupakan aset penting yang memperkokoh keunggulan kompetitif organisasi, sesuai dengan pandangan Resource-Based View dan Human Capital Theory. Implikasi dari penelitian ini menyoroti perlunya kegiatan pembinaan literasi digital yang sistematis dan kontinu sebagai bagian dari perencanaan administrasi kepegawaian di era transformasi digital.
Pengaruh Persepsi Harga dan Citra Merek terhadap Keputusan Pembelian Indomie Goreng pada Masyarakat Kelurahan Simpasai-Dompu Nurul Fitratul Ramdani; M. Ikhwan Mansyuri; Risca Ariska Ramadhan
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to analyze the influence of price perception and brand image on purchasing decisions of Indomie Goreng products among the people of Simpasai Village. This study applied a quantitative method, with data collection techniques comprising observation, documentation, and questionnaire distribution. The sample consisted of 100 respondents selected using the incidental sampling technique. Data analysis was carried out through validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination testing using the SPSS application. The results showed that price perception partially had a positive and significant effect on purchasing decisions with a significance value of 0.043 < 0.05. Brand image also partially had a positive and significant effect on purchasing decisions with a significance value of 0.000 < 0.05. Simultaneously, price perception and brand image significantly influenced purchasing decisions. The coefficient of determination ($R^2$) was 0.169 or 16.9%, while the remaining 83.1% was explained by other variables outside this study
Analisis Komparasi Strategi Manajemen antara PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk Menggunakan BCG Matriks Fanny Kristin Tantyah Sitompul
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan strategi manajemen PT Telkom Indonesia Tbk dan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk dalam menghadapi persaingan industri telekomunikasi di Indonesia melalui pendekatan Boston Consulting Group Matrix. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan tahunan perusahaan. Analisis dilakukan dengan mengukur tingkat pertumbuhan pasar dan pangsa pasar relatif pada setiap divisi bisnis untuk menentukan posisi bisnis ke dalam kategori Star, Cash Cow, Question Mark, dan Dog. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk memiliki kondisi bisnis yang lebih stabil karena sebagian besar divisinya berada pada kategori Cash Cow dan didukung satu divisi kategori Star yang berpotensi mendorong pertumbuhan perusahaan. Sebaliknya, PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk lebih banyak berada pada kategori Question Mark, yang menunjukkan adanya peluang pertumbuhan namun belum didukung oleh penguasaan pasar yang kuat. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PT Telkom Indonesia Tbk lebih berorientasi mempertahankan keunggulan kompetitif dan optimalisasi profitabilitas, sedangkan PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk berfokus pada peningkatan daya saing dan perluasan pangsa pasar. Perbedaan posisi bisnis tersebut memengaruhi strategi perusahaan dalam menghadapi transformasi digital dan dinamika persaingan industri telekomunikasi.
Determination Of Development Inequality Between Regions On The Island Of Sumatra M. Khaikal Andeski; Zulgani Zulgani; Putri Intan Suri
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the condition and influence of urban hierarchy, road density, and the Human Development Index (HDI) on economic development inequality among regions in Sumatra Island during the period 2019–2024. Development inequality in Sumatra remains considerably high, as reflected by the significant disparities in economic growth rates, infrastructure quality, and human resource quality across provinces. This study employs secondary panel data from ten provinces in Sumatra, analyzed using panel data regression. Based on the Chow Test and Hausman Test, the Fixed Effect Model (FEM) was selected as the most appropriate model. The results indicate that partially, only the urban hierarchy variable has a positive and significant effect on economic development inequality, suggesting that the better and more structured the urban hierarchy of a province, the more evenly distributed its economic activities tend to be across regions. Meanwhile, road density and HDI do not show significant partial effects. Simultaneously, all independent variables together have a significant effect on economic development inequality, with the model demonstrating a very high ability to explain the variation in inequality across provinces. This study recommends the development of new growth centers beyond major cities, more equitable road infrastructure development toward remote areas, and the acceleration of human resource quality improvement in provinces with low HDI.
Analisis Peran Komite Medik dalam Peningkatan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng Eka Mei Lastuti; Nerys Lourensius L Tarigan
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Komite Medik dalam peningkatan mutu pelayanan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan deskriptif kualitatif didukung data kuantitatif dari 10 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komite Medik berperan penting melalui pelaksanaan kredensial, audit medis, dan pembinaan profesi tenaga medis. Namun, masih terdapat hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan waktu, dan belum optimalnya program pembinaan profesi. Kesimpulannya, peran Komite Medik telah berjalan cukup baik namun masih memerlukan optimalisasi melalui penguatan monitoring mutu klinis dan pembinaan tenaga medis secara berkelanjutan.
Peran Mediasi Customer Satisfaction Dalam Hubungan Antara Brand Image dan Customer Loyalty dengan Brand Love Sebagai Variabel Moderasi Howardi Visza Adha; Wiry Utami
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyse the effect of brand image on customer loyalty with customer satisfaction as a mediating variable. In addition, this study also examines the role of a moderating variable in strengthening the relationship with customer loyalty. The research was conducted on coffee shop customers using a quantitative approach through the distribution of questionnaires to respondents who had purchased and experienced consuming products at the research object. The research data were analysed using the Structural Equation Modelling (SEM) method based on Partial Least Square (PLS). The results of the study indicate that brand image does not directly affect customer loyalty. These findings suggest that customer loyalty is not solely formed by brand image, but is also influenced by the experiences and satisfaction perceived by customers. On the other hand, brand image was proven to have a positive effect on customer satisfaction. This indicates that the better the company’s brand image, the higher the level of customer satisfaction. The study also found that customer satisfaction has a positive effect on customer loyalty, meaning that satisfied customers tend to have the intention to repurchase and maintain relationships with the company. Furthermore, customer satisfaction was proven to mediate the relationship between brand image and customer loyalty. However, the moderating variable used in this study was unable to provide a significant effect on customer loyalty. This study implies that companies need to focus more on improving customer satisfaction as the main strategy for building sustainable customer loyalty.
Pengaruh Kompensasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan pada Perusahaan Jasa Didit Darmawan; Muhammad Zarkasih Nur; Rahayu Mahardikaningsih
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena tingginya turnover karyawan pada sektor jasa di Indonesia pasca pandemi menjadi isu penting dalam manajemen sumber daya manusia. Salah satu faktor yang banyak dikaitkan dengan kondisi tersebut adalah persepsi ketidakpuasan terhadap sistem kompensasi yang diterima karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bukti empiris terkini dampak kompensasi pada kepuasan kerja. Jenis studi ini ialah studi literatur sistematis dengan merujuk pada panduan PRISMA 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi artikel ilmiah rentang publikasi 2020-2024, menghasilkan sepuluh artikel jurnal empiris kuantitatif yang relevan dengan perusahaan jasa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tematik dan sintesis naratif untuk mengelompokkan serta menarik kesimpulan dari temuan-temuan penelitian terdahulu. Hasil sintesis menunjukkan bahwa mayoritas studi (8 dari 10 artikel) menemukan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kompensasi dan kepuasan kerja. Kompensasi juga berperan sebagai faktor hygiene yang berkontribusi dalam menurunkan turnover serta mendukung terbentuknya motivasi kerja. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat berperan sebagai variabel mediasi yang menghubungkan kompensasi dengan penurunan turnover intention dan peningkatan retensi karyawan. Namun demikian, terdapat temuan yang tidak konsisten pada sebagian kecil studi yang menunjukkan pengaruh tidak signifikan bahkan negatif. Hal ini mengindikasikan bahwa hubungan antara kompensasi dan kepuasan kerja bersifat kontingen, di mana faktor non-finansial seperti beban kerja, kondisi lingkungan kerja, serta kualitas komunikasi organisasi dapat memengaruhi kuat-lemahnya hubungan tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompensasi merupakan faktor penting dalam pembentukan kepuasan kerja karyawan pada sektor jasa, namun efektivitasnya akan lebih optimal apabila diintegrasikan dengan faktor organisasi lainnya yang bersifat non-finansial.
Pengaruh Kepercayaan Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Bloods yang Dimediasi E-WOM (Studi: Konsumen Bloods KabupatenTasikmalaya) Sahrul Muhamad Paujan; Ardhiansyah Ardhiansyah; Rina Madyasari; Aditia Abdurachman
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran electronic word of mouth sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian produk lokal Bloods pada marketplace Shopee. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner Google Form kepada konsumen Bloods di Kabupaten Tasikmalaya yang pernah melakukan pembelian melalui Shopee. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden berdasarkan rumus cochcran. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan software SmartPLS 4.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,510 dan p-value 0,000. kepercayaan konsumen juga berpengaruh positif terhadap electronic word of mouth dengan koefisien sebesar 0,681 dan p-value 0,000. Selanjutnya, electronic word of mouth berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien sebesar 0,311 dan p-value 0,008. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa electronic word of mouth mampu memediasi hubungan antara kepercayaan konsumen terhadap keputusan pembelian dengan nilai indirect effect sebesar 0,212 dan p-value 0,013. Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital melalui ulasan dan rekomendasi online memiliki peran penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk lokal fashion.
Strategi Pengembangan Destinasi Wisata Unggulan untuk Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Dompu Ryan Febrianto; Mahmud Mahmud; Hermansyah Hermansyah
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 03 (2026): June: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan destinasi wisata unggulan dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kabupaten Dompu. Meskipun volume kunjungan wisatawan di destinasi utama seperti Pantai Lakey dan Gunung Tambora tinggi, kontribusinya terhadap PAD belum optimal akibat kelemahan manajerial dan sistem retribusi manual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan alat analisis Matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata Kabupaten Dompu berada pada Kuadran II (Strategi Diversifikasi) dengan skor internal (IFAS) sebesar 2,45 dan eksternal (EFAS) sebesar 2,90. Hal ini mengindikasikan bahwa besarnya peluang eksternal masih tertahan oleh kelemahan internal birokrasi dan rendahnya kapasitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pemerintah daerah menerapkan reformasi tata kelola internal melalui digitalisasi sistem pemungutan (e-ticketing) dan mendiversifikasi sumber pendapatan dari sektor turunan guna menekan kebocoran fiskal secara berkelanjutan.