Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dengan cakupan bidang :Pembangunan manusia dan daya saing bangsa, Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan, seni, sastra, dan budaya, serta Integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
136 Documents
PROGRAM UMKM GO DIGITAL, KAMPANYE ZERO WASTE, DAN REVITALISASI OBYEK WISATA DI DESA KESIMAN KERTALANGU, KECAMATAN DENPASAR TIMUR, KOTA DENPASAR
Ida Ayu Agung Idawati;
Anak Agung Istri Pradnyani Dewi;
Ni Luh Putu Indiani
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (645.349 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3268
Sebagian besar masyarakat Desa Kesiman Kertalangu secara sosial ekonomi bertumpu pada sektor pariwisata dan jasa perdagangan penunjang pariwisata. Terdampaknya sektor pariwisata Bali oleh pandemi Covid-19 berimbas pada penurunan pendapatan masyarakat. Kondisi ini mendorong masyarakat mencari peluang lain dan merintis usaha kecil. Permasalahan ini menjadi salah satu sasaran program pengabdian masyarakat. Solusi yang ditawarkan untuk membantu UMKM adalah dengan melaksanakan pelatihan pemasaran digital. Permasalahan lain adalah pengelolaan sampah residu akibat kurangnya pemahaman masyarakat. Solusi yang ditawarkan yaitu mengintensifkan program edukasi masyarakat tentang zero waste dan 3R. Permasalahan ketiga adalah obyek wisata Subak TeBA Majalangu yang belum dikenal khalayak akibat belum intensifnya promosi dan fasilitas belum lengkap. Solusi yang ditawarkan yaitu mengintensifkan promosi di media dan memberikan bantuan dalam melengkapi fasilitas obyek wisata. Metode pelaksanaan kegiatan ini: 1) pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah dan praktik, 2) Edukasi pengelolaan sampah dilakukan menggunakan media poster yang diedarkan ke setiap banjar di lingkungan desa, 3) Promosi obyek wisata TeBA Majalangu melalui media baliho, brosur, dan video Tiktok; sedangkan kegiatan revitalisasi dilaksanakan dengan melengkapi fasilitas antara lain spot foto, map navigasi di lokasi obyek wisata, papan informasi, dan patok penunjuk arah. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: tercapainya tujuan kegiatan, tercapainya target yang direncanakan, dan keberlanjutan program. Tingkat ketercapaian ketiga indikator ini menunjukkan nilai di atas 75% sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Program tersebut perlu dijaga keberlanjutannya dengan menjaga konsistensi aktivitas pemasaran digital UMKM, menjaga kontinuitas promosi Subak TeBA, dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan sampah residu demi mewujudkan Desa Kesiman sebagai zero waste city.
SOSIALISASI CARA MENDAFTARKAN MEREK DAGANG DI KEDISAN KINTAMANI
I Gede Agus Kurniawan
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (553.945 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3289
Sejak pandemi Covid-19 banyak usaha baru yang muncul di masyarakat termasuk masyarakat di pedesaan. Guna menunjukkan identitas maupun kekhasan produk dagang yang dimilikinya maka dibuatkanlah merek dagang. Permasaahannya adalah merek ini membutuhkan pendaftaran terlebih dahulu agar mendapat perlindungan hukum. Metode kegiatan yang dilakukan adalah dengan observasi dan sosialisasi. Hasilnya masyarakat dapat mengikutinya terkait cara membuat merek dagang serta tahap-tahap dalam melakukan pendaftaran mereknya.
PEMANFAATAN VIDEO EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KETERTIBAN DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN DI DESA PEMECUTAN KELOD
A.A.Ngr. Eddy Supriyadinata Gorda;
Gauri Bhargo
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (428.771 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3295
Indonesia saat ini sedang mengalami guncangan yang disebabkan oleh virus COVID-19. Desa Pemecutan Kelod merupakan Desa yang terkena dampak dari virus tersebut dengan data sebaran positif sebanyak 870 jiwa, dinyatakan sembuh sebanyak 635 serta dalam masa perawatan 218 jiwa dan terkonfirmasi meninggal dunia sejumlah 17 jiwa. Oleh sebab itu, artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjalankan protocol kesehatan di masa seperti ini. Yang bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat Desa Pemecutan Kelod mengenai kesehatan. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berdampak pada terbentuknya kesadaran masing-masing warga untuk tetap menjaga diri serta ketaatan masyarakat akan himbauan pemerintah. Penyuluhan ini dilakukan melalui media video yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar Desa Pemecutan Kelod. Membangun masyarakat yang tertib dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan protocol kesehatan diharapkan dapat membantu memutus penyebaran virus.
MEMPERKENALKAN DESA SUDIMARA SEBAGAI DESA WISATA MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL DAN KATALOG
Putu Pramilla Seftyta Devi
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (204.746 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3349
Desa Sudimara merupakan desa yang terletak di Kecamatan Tabanan Kota, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Memiliki letak yang cukup strategis untuk dijumpai, daerah Desa Sudimara dikelilingi persawahan dan desa ini juga dekat dengan pantai. Pemandangan yang indah serta berbagai potensi unik yang dimiliki Desa Sudimara mempunyai peluang yang cukup besar untuk maju khususnya dalam hal perekonomian, hanya saja desa ini dapat dikatakan kurang dikenal oleh masyarakat luas, baik masyarakat Pulau Bali sendiri maupun wisatawan lokal maupun mancanegara. Banyak hal yang sebenarnya dimiliki desa ini yang dapat memikat atau menarik perhatian luar seperti pemandangannya yang indah, beberapa tempat yang seharusnya bisa menjadi tempat tujuan para wisatawan untuk dijadikan salah satu destinasi untuk berliburnya, akan tetapi keberadaan desa ini masih kurang dikenal oleh masyarakat luas. Melihat hal ini kami memiliki suatu tujuan yaitu memperkenalkan Desa Sudimara melalui katalog dan video profile yang berisi tentang daerah dan budaya Desa Sudimara dengan menyisipkan beberapa potensi yang dimiliki desa ini. Melalui alat branding yang telah kami ciptakan yaitu katalog dan video, kami akan melakukan branding Desa Sudimara ini melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan YouTube. Adapun harapan kami dari memperkenalkan desa ini tentunya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas dan dapat menarik perhatian masyarakat untuk mengunjungi Desa Sudimara, dan dengan itu perekonomian masyarakat Desa Sudimara bisa meningkat dan Desa Sudimara bisa lebih maju.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI PENGERAJIN TANAH MERAH DESA PEJATEN MENUJU DESA INDUSTRI YANG MANDIRI
I Dewa Agung Ayu Arinda Jayathi
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.237 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3350
Desa Pejaten merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Desa Pejaten ini merupakan Desa Industri tanah merah yang terkenal di Bali.Salah satu hasil Industrinya yaitu genteng, bata, serta gerabah. Di setiap pinnggir jalan Desa Pejaten ini dihiasi dengan rumah industri yang dijadikan mata pencaharian masyarakat Desa Pejaten. Selain masyarakat asli Desa Pejaten beberapa penduduk diluar Bali juga ikut bekerja di rumah industry tanah merah tersebut.Dari hasil penelitian terkait kualitas dari hasil industri tanah merah desa Pejaten tersebut, seharusnya produk ini bisa lebih berkembang di luar Provinsi Bali hingga ke mancanegara tetapi karena teknik pemasaran produk ini masih dengan cara dari mulut ke mulut membuat produk tanah merah ini belum begitu dikenal oleh masyarakat luas.Melihat dari potensi tersebut peneliti mengangkat strategi pelatihan dan pendampingan khususnya untuk para pengerajin di desa Pejaten. Tujuan dari dilakukannya pelatihan dan pendampingan kepada para pengerajin adalah untuk bisa lebih memperkenalkan rumah industry tanah merah Desa Pejaten yang nantinya bisa dikenal masyarakat diluar Bali bahkan hingga ke Mancanegara. Dari hasil penelitian muncul solusi berupa ajakan kepada para pengerajin tanah merah untuk lebih mengenal bagaimana teknik-teknik yang bisa dilakukan untuk memasarkan produk rumah industri tanah merah mereka melalui teknik pemasaran digital.
PENGEMBANGAN MODUL SUMBER DAYA MANUSIA DI KUSAMBA
Ni Kadek Sukma Juninten
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.003 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3351
Desa Kusamba adalah satu Desa dari 12 Desa yang ada di Kecamatan Dawan dengan memiliki 16 Banjar dan 5 Dinas Banjar yang pada jaman kerajaan Klungkung merupakan benteng pertahanan kota Kerajaan Klungkung yang berada di wilayah Timur. Desa Kusamba yang jaraknya 7 Km dari kota Kabupaten Klungkung dan 3 Km dari Kota Kecamatan Dawan. Desa Kusamba juga memiliki potensi perekonomian yaitu adanya Gram, Pemindangan Ikan dan KUB Abon Ikan, tidak hanya itu Desa Kusamba juga memiliki Pelabuhan Penyeberangan menuju Nusa Penida yang bertempat di Tri Bhuwana dna tentunya keindahan pantai pada sore hari. Melihat sumber daya alam yang sangat mendukung, kendala yang terjadi pada masyarakat Desa Kusamba adalah sumber daya manusia yang kurang dan untuk meneruskan pengelolaan sumber alam ini sedikit sekali karena melihat generasi saat ini sudah terpengaruh oleh teknologi jaman sekarang. Hal ini sangat disayangkan karena jati diri dan ciri khas Desa Kusamba tidak ada yang mewariskan untuk menjaga sumber alam tersebut.
STRATEGI PENGHIJAUAN DESA SESANDAN MENUJU DESA EKOWISATA
Luh Ayu Purnama Sari;
Putu Agus Alit Mahendra;
Yohanes Rikardus Wade
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (206.955 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3352
Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Krisis lingkungan yang saat ini terjadi sudah sepatutnya diantisipasi dan ditangani dengan langkah dan upaya yang baik supaya lingkungan hidup akan selalu terjaga dan terlindungi dikemudian hari. Desa Sesandan yang masih alami ini memiliki potensi wisata alam tracking dengan pemandangan yang indah dan sudah tertata dengan baik. akan tetapi wisata tracking tersebut belum banyak diminati oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara dan juga masyarakat desa yang ada masih kurang sadar akan potensi pariwisata yang ada di Desa Sesandan. Keberadaan BPDASHL (Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung) Unda Anyar telah berkontribusi besar membantu memberikan bibit sejumlah 1100 bibit untuk mendukung kegiatan penghijauan di wilayah Desa Sesandan. Ketika wisata tracking di Desa Sesandan semakin asri dan tertata tentunya akan banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang berkunjung ke Desa
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BUMDES MENGGUNAKAN APLIKASI KEUANGAN MILIK DESA DELOD PEKEN TABANAN
Ni Gusti Ayu Pitria
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.316 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3353
Laporan keuangan milik desa adalah proses pencatatan dari transaksi yang terjadi di desa, dibuktikan dengan nota-nota kemudian dilakukan pencatatan dan pelaporan keuangan sehingga akan menghasilkan informasi dalam bentuk laporan keuangan yang digunkan pihak-piihak yang berhubungan dengan desa. Tujuan dari pembuatan laporan keuangan milik desa adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas, efisiensi dan kebermanfaatan pengelolaan sumberdaya ekonomi oleh pemerintah desa. Salahsatu pendapatan yang diperoleh oleh desa adalah dengan terbentuknya badan usaha milik desa ( BUMDes ). Badan usaha milik desa (atau diakronimkan menjadi Bumdes) merupakan usaha desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa, dan berbadan hukum. Untuk mempermudah dalam pembuatan laporan keuangan badan usaha milik desa (BUMDes) Delod Peken Tabanan, Bali dibutuhkan sebuah aplikasi yang mengacu pada kegiatan dan pendapatan yang diperoleh oleh BUMDes. Pendapatan yang diperoleh oleh BUMDes adalah dari penjualan bahan pokok, makanan dan minuman, peralatan tulis dan pemberian pinjaman kepada masyarakat. Aplikasi yang digunakan adalah aplikasi dalam bentuk Miscrosft Exel yang didalamnya terdiri dari daftar kode akun, kode pembantu, jurnal umum, buku besar, buku besar pembantu, neraca, neraca lajur dan laba rugi.
UPAYA PECEGAHAN COVID-19 PADA ANAK DENGAN OPTIMALISASI PERAN POSYANDU MELALUI MEDIA VIDEO DI DESA PADANGSAMBIAN KLOD, DENPASAR BARAT
Alfi Rismayanthi;
Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.533 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3444
Balita dan anak-anak merupakan salah satu dari kelompok rentan, meskipun risiko kesehatan akibat infeksiCovid-19 pada anak lebih rendah dibandingkan dengan kelompok usia yang lebih tua. Dengan penularan yang sangat mudah dampak terbesar pandemic Covid-19 telah melumpukan aktivitas harian masyarakat khususnya pelayanan posyandu yang sempat terhenti otomatis berakibat penurunan cakupan pelayananan. Berdasarkan hasil survey awal yang dilakukan menemukan bahwa minimnya pemahaman tentang pencegahan infeksi Covid-19 yang menimbulkan suatu kecemasan/ketakutan akan terinfeksi Covid-19 tetapi kecemasan itu sendiri tidak sebanding dengan perilaku dalam mematuhi protocol kesehatan pada saat posyandu dilaksanakan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui efektivitas edukasi pencegahan Covid-19 melalui media video tentang tingkat pengetahuan dan sikap ibu yang memiliki balita terhadap pencegahaan Covid-19 pada anak di Desa Padangsambian Klod Tahun 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan melalui proses observasi dan pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner untuk mengetahui masalah yang ada selama pandemic dan memberikan edukasi berupa video kepada ibu-ibu posyandu yang di sebarkan di media sosial. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita dan melaksanakan posyandu dengan jumlah sampel 37 orang. Hasil pengabdian menunjukan bahwa pemberian edukasi melalui video tentang upaya pencegahan Covid-19 pada anak dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu posyandu.
PENGOLAHAN PUPUK ORGANIK DARI SEKAM PADI YANG RAMAH LINGKUNGAN DI DESA LUWUS, KEC. BATURITI, KAB. TABANAN
Ni Made Wulandari;
A.A.Ngr.Eddy Supriyadinata Gorda
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.914 KB)
|
DOI: 10.38043/parta.v2i2.3445
Sector pertanian sedang mengalami penurunan penjualan hasil panen dan juga melemahnya harga hasil panen petani. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh menurunnya daya beli masyarakat dikarenakan dampak dari pandemic covid-19 dan juga dikarenakan berubahnya pola hidup masyarakat. Pandemic covid-19 menyebabkan masyarakat mulai menyadari pentingnya menjaga kesehatan terutama menjaga setiap asupan yang masuk kedalam tubuhnya, oleh karena itu saat ini masyarakat sangat gemar mengkonsumsi segala sesuatu yang ditanam secara organic, berdasarkan fenomena tersebut dibuatlah pupuk organic sendiri yang berasal dari sekam padi, biaya produksi yang rendah serta kaya akan manfaat membuat pupuk ini cukup menarik dan banyak diminati masyarakat. Metode atau strategi yang akan digunakan untuk mengimplementasikan solusi ini yaitu melalui pemberian edukasi dan sosialisasi terkait pupuk organic dari sekam padi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menyatakan bahwa setelah masyarakat mengetahui informasi ini melalui edukasi serta sosialisasi yang diberikan saat pemberdayaan kuliah kerja nyata, dapat dilihat bahwa antusias masyarakat terhadap kehadiran pupuk organic ini sangat tinggi. Hal ini dikarenakan dengan menggunakan pupuk ini mereka bisa menghemat biaya pemeliharaan tanaman sehingga akan meningkatkan laba yang diterima serta meningkatkan nilai tambah produk pertanian, dengan tagline organic.