cover
Contact Name
-
Contact Email
pawiyatan@ivet.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pawiyatan@ivet.ac.id
Editorial Address
Jl. Pawiyatan Luhur IV No.16, Bendan Duwur, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50235
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Pawiyatan
Published by Universitas IVET
ISSN : -     EISSN : 27214702     DOI : -
Core Subject : Social,
Pawiyatan menyediakan sebuah platform untuk para dosen, peneliti, pelajar, praktisi dan akademisi untuk mempromosikan pengetahuan dan kredibilitas pada pendidikan. Jurnal yang diterbitkan dua kali setahun pada bulan januari dan juli berisi artikel-artikel yang terdiri dari makalah penelitian teoritis dan empiris berkualitas tinggi, makalah tinjauan dan pengabdian pada masyarakat.
Articles 207 Documents
Pendekatan Inkuiri Moral Sebagai Alternatif Metode Pendidikan Karakter Siswa Di SMP
Pawiyatan Vol 20 No 4 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemerosotan moral bangsa sebagaimana terlihat dalam kehidupan masyarakat, diyakini karena hilangnya nilai-nilai karakter yang di masa lalu dikenal santun dan beradab. Kondisi menjadi keprihatinan bersama dikalangan para pendidik dan juga orang tua. Perubahan perilaku anak-anak muda yang cenderung bebas tanpa dilandasi nilai-nilai moral, berdampak negatif bagi tumbuhnya perilaku kekerasan dan budaya permisif yang semakin parah. Melihat kenyataan ini, dunia pendidikan diharapkan menjadi institusi yang mampu menghidupkan nilai-nilai karakter bangsa tersebut melalui transformasi pendidikan yang diselenggarakannya. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengelaborasi konsep pendidikan karakter secara universal dan sekaligus menganalisis peluang penggunaan pendekatan inkuiri moral sebagai alternatif metode dalam pendidikan karakter bagi siswa didik.Kata Kunci : Inkuiri, Moral, Karakter, Siswa, Pendidikan.
Pemahaman Pengertian Kreativitas, Inovasi Kewirausahaan Dan Strategi Pemasaran Untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan yanto, tri
Pawiyatan Vol 26 No 01 (2019): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.083 KB)

Abstract

Saat ini di pedesaan telah tumbuh berbagai macam bentuk kegiatan usaha mewujudkan kemandirian bangsa melalui penciptaan kerja dan pemberdayaan UKM (Usaha Kecil dan Menengah). Di antaranya yang saat ini ada adalah usaha kerajinan batik yang hampir setiap daerah bermunculan. Usaha tersebut masih dilakukan dengan menonjolkan kekhasan daerahnya masing-masing, termasuk kerajinan batik yang ada di daerah Kabupaten Grobogan. Mereka belum bisa memenuhi permintaan sesuai dengan kebutuhan pasar, dan masih memenuhi pasar daerah masing-masing. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Grobogan yang terdiri dari 23 Kecamatan. Dari 23 Kecamatan sebagian besar mereka memiliki usaha batik. Sesuai pendekatan penelitian yang digunakan yaitu dengan pendekatan kuantitatif dan berdasarkan data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, maka teknik yang dipergunakan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut: (1) Dengan kuesioner, (2) Dokumentasi yang dimiliki oleh Dinas Koperasi dan Dinas Perdagangan serta para pengraji, (3) Wawancara, dan (4) Obaservasi. Hasil analisis secara parsial di antara variabel-variabel bebas (X1, X2 dan X3) terhadap vaviabel terikat (Y) dapat dijelaskan bahwa pemahaman pengertian kreativitas tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan untuk pemahaman inovasi dan pemahaman strategi pemasaean mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Koefisien determination (Adjusted R Square) sebesar 93,90 atau 93,90%. Ini berarti bahwa pengaruh antara X1, X2 dan X3 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 93,90%, sedangkan sisanya 6,10% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Atau dapat diartikan pula bahwa kinerja perusahaan itu 93,90% dipengaruhi oleh pemahaman pengertian tentang kreativitas, inovasi dan strategi pemasaran. Sedangkan hanya 6,10 % kinerja peusahaan itu yang dipengaruhi oleh fakto lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini ada kemungkinan di antaranya berupa selera konsumen, harga dan lain-lain.
Analisis Kinerja Alumni IKIP Veteran Semarang
Pawiyatan Vol 20 No 3 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data penilaian kepala sekolah  terhadap kinerja alumni IKIP Veteran. Data tersebut diharapkan dapat dianalisis untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan kompetensi alumni, dan kinerja alumni dalam melaksanakan tugas pokok guru dalam merencanakan dan melaksankan pembelajaran,  dan menjadi input bagi IKIP Veteran Semarang khususnya Jurusan Pendidikan Ekonomi untuk mengambil kebijakan dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran yang lebih berkualitas guna memenuhi harapan pengguna lulusan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan eklektif pada domain kualititatif dan  kuantitatif. Teknk sampling yang digunakan insidental sampling berdasarkan data alumni yang melakukan legalisir pada FPIPS. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, instrumen yang digunakan mengadopsi borang penilaian akreditasi program studi tentang penilaian pihak pengguna alumni, penilaian kompetensi mengadopsi indikator kompetensi yang disusun oleh LPMP Jawa Tengah, dan penilaian kinerja alumni mengadopsi penilaian tugas guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran sesuai  indikator penilaian dalam sertifikasi guru. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan umum, kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan kompetensi sosial, dan kinerja alumni dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran rata-rata pada kategori “cukup tinggi”, kemampuan umum yang paling rendah dimiliki oleh alumni adalah kemampuan Bahasa Inggris dan penggunaan teknologi informasi. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan umum, kompetensi dan kinerja alumni antara alumni yang berasal dari mahasiswa transfer dengan mahasiswa reguler dan tidak ada perbedaan yang signifikan kemampuan umum, kompetensi dan kinerja antara alumni yang menjadi guru PNS dengan alumni yang menjadi guru swasta.Rekomendasi yang diberikan dari hasil penelitian ini adalah perubahan kurikulum, dengan menambah dan mengintensifkan pembelajaran pada mata kuliah Bahasa Inggris dan Teknologi informasi, sehingga alumni memiliki bekal yang memadai untuk mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran di sekolah.  Kata Kunci : kompetensi, kinerja alumni
Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory Sebagai Upaya Peningkatan Minat Wirausahawan Lulusan SMK Sutristiyanti, Nunuk
Pawiyatan Vol 27 No 02 (2020): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.03 KB)

Abstract

Model pembelajaran teaching factory adalah suatu konsep pembelajaran di SMK berbasis produksi atau jasa yang mengacu pada standar dan prosedur yang berlaku di industri dan dilaksanakan dalam suasana seperti yang terjadi di industri. Melalui model pembelajaran teaching factory dharapkan siswa mempunyai minat untuk berwirausaha. Penerapan model pembelajaran teaching factory bertujuan untuk membentuk kompetensi siswa melalui satu kesatuan lingkungan sekolah dengan berbasis pada industri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan model dengan menggunakan Four-D model, meliputi tahap define, design, develop, dan disseminare. Rancanagan model dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap ketiga yaitu pengembangan. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI Program Pengelasan dan guru kewirausahaan. Pengumpulan data melalui angket, dokumentasi, dan observasi, sedangkan analisis data digunakan teknik analisis deskriptif dan mutivariate analysis of covariance (Mancova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) model pembelajaran teaching factory layak digunakan di SMK; dan 2) model yang diterapkan di dalam kelas eksperimen lebih efektif dalam meningkatkan minat berwirausaha. Kata Kunci: Model pembelajaran teaching factory, minat wirausahawa
MODEL MATEMATIK UNTUK MEMPREDIKSI KEKASARAN PERMUKAAN HASIL PROSES CNC BUBUT PADA KONDISI PERMESINAN TANPA PENDINGIN
Pawiyatan Vol 20 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Turning is one of the machining operations that widely used in variety of manufacturing industries. The quality of surface plays very important role in the performance of turning that significantly improves fatigue strength, and corrosion resistance. It is also affects functional attributes of parts such as light reflection, coating and heat treatment. This research aim to develop a mathematical model to predict surface roughness based on machining parameter selected (spindle speed, feed, and depth of cut) with cutting codition dry. The experiment was tested by using Trun Master TMC 320 Sinumerik 802 S machining center. After 27 specimens were cut for experimental purposes, they were measured off-line with a surface roughness tester to obtain the roughness average value. The surface roughness (Ra) could be predicted effectively by applying spindle speed (n), feed rate (Vf) and depth of cut (a) in the multiple regression model as: Y = -0.1228 – 0.0001 n + 20.940 Vf + 0.7444 a. The  average percentage deviation of the testing set was 6.429 %  for training data set This showed that the statistical model could predict the surface roughness with about 93.571 % accuracy of the testing data set. Keywords : CNC Turning, Surface Roughness, Multiple Linier Regression 
Penyederhanaan Birokrasi Melalui Agile Governance Menuju Layanan Prima Padmaningrum, Padmaningrum
Pawiyatan Vol 28 No 02 (2021): PAWIYATAN
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.849 KB)

Abstract

Penyederhanaan birokrasi merupakan salah satu prioritas kerja dari Presiden Jokowi periode kedua (2019-2024). Penyederhanaan birokrasi dimaksudkan untuk mempercepat layanan terhadap masyarakat, sehingga pelayanan publik akan lebih mudah, cepat, dan biaya murah. Melalui penyederhanaan birokrasi dapat memberikan layanan prima, salah satunya diterapkan paradigma agile governance (layanan yang gesit). Paradigma ini mendorong sistem birokrasi untuk bekerja lebih strategis, fleksibel, dan adaptif terhadap perubahan di era revolusi industri 4.0, sehingga layanan prima dapat segera dicapai. Tujuan pelayanan prima adalah memberikan layanan yang dapat memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta fokus kepada pelanggan/masyarakat dengan sangat baik atau terbaik. Pelayanan prima bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat sebagai pelanggan dan sebagai acuan pengembangan penyusunan standar pelayanan. Adapun fungsi pelayanan merupakan salah satu fungsi primer yang harus dijalankan pemerintah untuk mencapai tujuan Negara Indonesia. Lebih tegas bahwa pelayanan berarti melayani suatu jasa yang dibutuhkan publik di segala bidang, kareba kegiatan pelayanan kepada masyarakat adalah salah satu tugas dan fungsi administrasi negara. Kata kunci: agile governance, layanan prima.
PROSES DAN DAMPAK URBANISASI
Pawiyatan Vol 21 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Urbanisasi merupakan suatu proses pindahnya penduduk desa kekota dalam rangka untuk mengubah nasib dari tidak baik menjadi baik, tidak maju menjadi maju, tidak berpengalaman menjadi berpengalaman, tidak berwawasan luas menjadi berwawasan luas. Dengan keadaan itu maka namanya urbanesasi tidak akan dapat di berhentikan karena akan membatasi hak asasi manusia untuk hidup lebih baik dan maju, kreatif dan tanggung jawab. Pindahnya penduduk desa kota memang membawa dampak baik di kota maupun di desa yang ditinggal, untuk kota misalnya perubahan demografis, poltik, ekonomi, budaya,sosial, tetapi untuk desa dampaknya, kurangnya tenaga pertanian, kerawanan didesa, terjadinya alih fungsi tanah pertanian, desa akan selalu tertinggal. Pembangunan kota akan terbantu dengan adanya Urbanisasi kalau orang yang datang kekota punya skill (keahlian), keahlian ini tidak banyak membebani kota karena oaring yang datang kekota akan memanfaatkan sarana dan prasarana, memanfaatkan kondisi yang ada di kota dengan cepat. Dampak Urbanesasi untuk Negara maju perubahan fisik kota berkembang dengan pemukiman elite di pinggiran kota yang di tunjang kemajuan teknologi. Untuk Negara berkembang secara fisik kota akan tumbuh menjadi besar dan luas dengan tingkat teknologi dan kualitas kehidupan kota yang kurang memadai.  Kata Kunci : urbanisasi, penduduk
ANALISIS KEBIJAKAN KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA ( KKNI)
Pawiyatan Vol 22 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam persepektif ekonomi, pendidikan merupakan human investment yang harus dapat menghasilkan SDM penggerak pembangunan ekonomi nasional, meningkatkan daya saing nasional dan kemandirian bangsa,yang menjadi syarat mutlak dalam persaingan dalam era globalisasi. Era globalisasi memiliki cirri utama,  persaingan yang semakin ketat dalam kehidupan terutama tantangan dalam menyiapkan SDM sehingga tuntutan terhadap pengelolaan serta peningkatan mutu tenaga kerja  kesetaraan kualifikasinya dengan tenaga kerja asing akan menjadi satu tantangan  perekonomian Indonesia. Penetapan KKNI sebagai pedoman untuk menetapkan kualifikasi, skema pengakuan kualifikasi dan menetapkan skema pengakuan kualifikasi capaian pembelajaran, pelatihan atau pengalaman kerja serta menyetarakan kualifikasi antara capaian pembelajaran, pelatihan atau pengalaman kerja, mengembangkan metode dan sistem pengakuan kualifikasi sumberdaya manusia dari negara lain. Hubungan KKNI dengan kerangka kebijakan makro pendidikan yaitu merupakan sistem yang berdiri sendiri dan merupakan jembatan antara sektor pendidikan dan pelatihan untuk membentuk SDM berkualifikasi, bersertifikasi. Implementasi KKNI akan berdampak pada kerangka manajemen pengembangan SDM dan perubahan sosial sebagai konsekuensi dari peningkatan kualitas SDM  dalam KKNI. Kata Kunci : KKNI, kebijakan
Pengembangan Aplikasi Pengenalan Lingkungan Sekitar Dengan Menggunakan Engine Unity 3D
Pawiyatan Vol 22 No 3 (2015)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan lingkungan sekitar untuk anak usia dini sangatlah penting guna menambah informasi dan pengetahuan dasar mereka. Untuk itu dibutuhkan tampilan visual yang dapat menggambarkan lingkungan sekitar dalam bentuk 3D. Sehingga pengguna khususnya anak usia dini dapat mengetahui informasi lingkungan sekitar dari berbagai sisi. Tujuan pengembangan aplikasi pengenalan lingkungan menggunakan engine Unity 3D adalah membuat sebuah rancangan awal game yang bertemakan lingkungan sekitar dan game ini dimainkan dengan mode first person yaitu pandangan pemain terhadap player adalah pandangan orang pertama. Juga menggunakan setiap fitur-fitur yang ada didalam Engine Unity untuk membuat aplikasi pengenalan lingkungan. Dengan memainkan aplikasi ini, pengguna khususnya guru serta anak usia dini akan mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekitar mulai dari bentuk pepohonan, tanaman, tempat bermain, gunung, bukit dan suara binatang yang dihasilkan masing-masing objek apabila didekati oleh pengguna. Kata Kunci : Lingkunganku, Media Pembelajaran, Unity, 3D
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KINERJA DOSEN BIMBINGAN DAN KONSELING IKIP VETERAN SEMARANG
Pawiyatan Vol 23 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan dan hak asasi setiap manusia untuk mempersiapkan kehidupannya, baik sebagai makhluk pribadi maupun sosial. Pendidikan sebagai wahana yang tepat dalam meningkatkan kualitas  SDM, sehingga wajar bila melalui pembangunan bidang pendidikan dapat memberikan peningkatan mutu secara signifikan dalam pengembangan SDM.  Oleh karena itu, kualitas pendidikan harus dioptimalkan, salah satu peran penting adalah  pada dosen,  karena dosen merupakan ujung tombak dalam proses pembelajaran. Dosen menduduki posisi strategis yang akan memberikan kontribusi langsung terhadap kualitas hasil pembelajaran bagi mahasiswa. Penelitian ini  mengkaji secara empirik beberapa permasalahan penting dalam manajemen pendidikan, khusunya manajemen SDM.  Terlebih setelah pemerintah mencanangkan berbagai kebijakan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan mutu. Kebijakan pemerintah dalam pendidikan itu diberlakukan berdasarkan berbagai analisis, pertimbangan dan prediksi yang realistis, sehingga tujuan utama pendidikan  untuk mencerdaskan manusia Indonesia dapat terwujud. Namun apakah para dosen yang mengajar di progdi BK  pada Fakultas Ilmu Pendidikan di IKIP Veteran Semarang  telah memiliki kualitas dan profesionalitas sesuai tuntutan Undang-Undang No: 14/2005 tentang Guru dan Dosen?, maka peneliti memandang perlunya dilakukan penelitian ini. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan model deskriptif kuantitatif yang diberikan kepada seluruh mahasiswa reguler progdi BK berjumlah 97 orang. Alat pengumpul data adalah dokumen dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen Bimbingan Konseling pada Fakultas Ilmu Pendidikan di IKIP Veteran Semarang berada pada kriteria sangat baik, hal ini dapat dilihat dari indikator-indikator: (1) dukungan dalam pengentasan perilaku menyimpang 83,81%, (2) pemberian motivasi untuk berperilaku positif 86,24%, (3) dukungan dalam penyesuaian dengan lingkungan 78,87%, dan (4) motivasi dalam kebiasaan belajar yang baik 77,37% dari keseluruhan responden yang berjumlah 97 mahasiswa BK.     Kata Kunci: Persepsi mahasiswa, kinerja dosen BK.

Page 5 of 21 | Total Record : 207